Istri Butaku

Istri Butaku
Pertemuan


__ADS_3

“Acha..!!” Gumam Arga disana meringis. Ia memeluk sang adik errat supaya tak lagi marah “Jangan marah-marah. Acha engak boleh marah kan Acha sedang puasa.”Ujarnya Arga disana dengan menahanya supaya tak lagi marah.


Acha yang baru sadar segra beristighfar disana dan meredamkan amarahnya, meski bagaimana pun ia adalah anak kecil bukan orang dewasa. Ia menatap pria tua didepannya itu dengan tajam lalu melihat nama sang pelaku tajam yang ada dijasnya.” Pak Satpan.. liat ada yang parkir sembarangan..!!!” Teriak Acha disana kuat. Arga melotot mendengarnya hingga sosok didepanya Acha itu melotot.


Acha mentapnya tajam dan menunjuk matanya dan mata sang pelaku tajam. “ Urusan kita belum seelsai. Inget...!” Ujarnya lalu melangkah pergi, namun sebelumnya ia mengeluarkan uang ditasnya dan ia membuangnya dihadapan lelaki itu hingga mata lelaki itu melotot. “Itu ganti lecet mobilnya. Dan ini.. “Ia member kartu namanya. “Ambil. Bilang berapa kurangnya. Biar ayah yang bayar..!” Ujarnya tanpa tahu malunya dan melangkah meninggalkan tempat.


Arga menatapnya dengan bingung, dari mana acha belajar begituan? Ia menatap Aron yang mengepalkan tanganya menatap Arga tajam. Arga disana menonduk.”Maaf pak tua. Adiik saya memang sedikit tidak sopan. Jika kurang uangnya bisa hubungi kami. Terimakaish. ”Ujarnya Arga disana tak enak memilih pergi.


Aron memejamkan matanya erat ditengah uang yang Acha hamburkan tadi. Ia menatapnya tajam dan menghela nafas, ia menatap kartu nama itu. Namun setelahnya melotot tak percaya. Nathan Reyandra A. itu keluarga rey..!! salah satu orang terkaya nomor 2 dikota ini...!! ia yang menyumbangkan setengah hartanya sebelumnya untuk Negara tetangga berupa makan dan minuman serta air bersih ,..! siapa yang tidak mengenalnya?


Bahkan dengan hal dermawan yang ia lakukan itu mendapatkan sorotan public hingga perusahaan dan juga rumah sakit miliknya melejit naik, karena rumah sakitnya juga menampung orang yang tidak mampu beberapa presentase dan juga beberapa persyaratan... sayangnya karena hal itu banyak dari kolagen besar malah mau berobat disana saja. Karena rumah sakit yang besar, rapi dan penjaga yang sangat diseleksi untuk mendapatkan yang terbaik..!!!.


Siyalan, ia salah berurusan, wajar saja anak tadi tak suka disamakan dan direndahkan hanya karena uang.


“Siyalan.. anak Rey sekarang benar-benar kuat.”Gumamnya Aton “Wajar saja. Ayahnya saja sangat kuat dan cerdas. Wajar saja anak-anaknya begini.”Ujarnya dan memainkan kartu itu. Ia menyimpanya saja untuk kepentingan nanti. Bukan tak tahu malu . ia memilih masuk meninggalkan uang yang berserakan.


“Permisi pak... sampahmu tolong dipungut..!! dan pergi dari sini, sebab disini bukan area parker..!” Aron kaget ketika dibelakangnya ada yang tanag. Ia membalikan wjahnya dan sang pembiara menghela nafas.


”Anda lagi-ada lagi. anda tidka kapok apa? sudah ku bilang anda tidak boleh masuk ke area sini.!!” Ujarnya disana dengan tajam,.”Dan pungut sampahmu itu.!” Ujarnya menunjukan uang dibawah kakinya Aron.


Aron membulatkan mata. what? Sampah? “ambil saja denganmu.”Ujar Aron disana dan memilih memasuki mobilnya meninggalkan uang dan penjaga itu. “Silahkan tinggalkan jika mau saya laporkan kepihak berwajib karena sudah membuang sampah sembarangan diperumahan elit ini. “Ujarnya lalu pergi meninggalkan Aron setelah la sudah mengambil gambar Aron.


Sitt.... Aron mengumpat dibuatnya. Ia turun dan memungut lagi uang itu.. turun harga dirinya kali ini. Niat hati mau menunggu Nayya keluar namun ia dikagetkan anak kecil yang menendang mobilnya da menampar wjahnya. Dan sejarang uang yang diberi anak itu dianggap sampah. Hello ini uang loh..! apa penjaga disini tak butuh uang.


Oh ia ingat dan baru sadar, jika gaji dari penjaga disini sama dnegan gaji manager diperushaan besar. Waw yah..!! siyalan wajar saja ia tak mau memungut uang yang jatuh. Ia juga orang kaya. Siyalan. Ia kembali dijatuhkan disini. Ia bagai kurcaci disini.


Hari berlalu hingga tak sadar beranjak saja. Nayya memilih cuti selama satu minggu, lagian ia sudah 5tahun tidak mengambil cuti jadii cutinya masih banyak. Ia memilih pindahan darii rumah Rindu kerumah sebelahnya. Dan juga ada Rey dan Rindu yang menyewa tukang untuk menyambung saja pagar rumah keduanya, disana akan ada dua penjaga yang menjaga. Jadi mereka akan tetap dekat.


“Humm..’Gumam Nayya disana lelah ketika sudah membantu membersihkan dan juga memindahkan barang-barangnya dari rumah Rindu kerumahnya. Hanya sedikit hanya barang pribadi. Masalah kasur dan lainnya ia lebih banyak beli baru, dan juga barang rumah yang tertinggal, seperti shofa dan kursi,. Ada alat masak juga jadi ia tak perlu beli lagi.


“Lagian kamu jadi malam ini mau ngajakin Habib makan malam dirumah ini saja bukan dicafe?”tanyanya Rey kepada Nayya.


Nayya mengangguk “Iya mas, sepertinya. Aku tidak mau bertemu diluar nanti akan terganggu dengan orang-orang lain. Kalo disini ia bisa bertemu dan menjelaskan kekeliruan yang ada.”Ujarnya.


Rey disana mengangguk saja. Nayya menatapnya diam dan menghela nafas.”Mas dan mbak tidak keberatankan jika Nay bilang mas suaminya Nay? Sampai kebenaran semuanya terungkap.”Ujarnuya Nayya takut. Ia melirik Rindu disisinya Rey namun ia Nampak tak peduli pun. Ia malah menimak saja.


Rey menatap istrinya. Rindu mengangguk membuat Rey mengusap kepalanya. “Iya boleh, tapi kamu harus ingat intruksi mas masalah Aron. Jangan lupakan earphone kamu pasang terus ditelinga atau jam kamu. Jika ada masalah apa-apa kamu hanya perlu aktifkan dan kamu bicara skeuat tenaga. Nanti itu akan terhubung dengan kita. kami takut kejadian dulu terulang kembali.”Ujarnya disana dengan sendu.


Earphone bukan untuk telinga saja haha lucu namanya sama. Namun itu ada dijam nya. Itu aktit dan terhubung dengan jamnya Rindu dan Rey. Nayya disana mengangguk dan tersenyum.”Terimakasih. mas Mbak. Kalian sangat baik”Ujarnya disana lirih.


“Yaudah yuk. Ayok kita masak. Nanti ada Habib kesini. Siap-siap yuk,,”Ujarnya Rindu disana.


Nayya mengangguk dengan semangat kepada Rindu. Rey disana menatap istrinya dengan senyumnya. Entah kebaikan apa yang ia buat hinga bisa mendapatkan dia sebagai istrinya? Andai saja ia br3ngs3k yang memiliki nafsu yang melampau batas, mungkin ia bisa memiliki istri dari 4, bahkan lebih. Appalagi ia cukup finansial.


Sudah berkutat selama beberapa jam dirumah. Semuanya mengambil cuti, hanya anak-anak saja yang tidak cuti dan tetap sekolah. Dan kabar baiknya adalah semua anak-anak Rindu akan pulang besok hari. Akan ada Rian dan Rani, ada Nichol dan Rajja. Karena sebentar lagi akan lebaran jadi mereka diperbolehkan pulang dan akan libur selama empat minggu hingga lebaran ke2minggu. Katanya si Rian dan Rani akan mengambil tesis lagi untuk tamat. Jadi Rindu sangat senang.


Malam sudah datang. Nayya sudah menghubungkan Habib untuk datang dan menggatakan pada penjaga jika ia mengundang teman yang tak lain ayah kandung si kembar. Satu hal yang tak bisa Habib pungkiri, ia sangat gugup malam ini. “ Gimana menurutmu Fatih? Kakak cocok pakek baju yang mana?”Tanyanya mondar mandir menatap bajunya.

__ADS_1


Fatih disana menghela nafas panjang. Ia yang sudah siap saja bingung diibuatnya. Ia menatap sang kakak kesal dan berkata.” Baju biasa saja kak. Bila perlu baju partai.”Ujarnya disana dengan delikan .


“HHe.. kamu ngada-ngada saja yah.”Ujar habib disana dnegan kekehan.” Kakak bingung. Kakak takut mereka tidak suka kakak. Nayya si ngasih kabar dadakan, jadi kakak engak siap. Apa kakak cancel aja dulu yah.”Ujarnya disana dengan gugup.


“Eh jangan ngadi-ngadi yah kak. Nanti kalo Nayya marah dan engak mau ngajakin kakak ketemu sama anak lagi gimana? Baru tau rasa." Ujar Fatih membantah.”Udah pakek aja yang nyaman sama kakak. Bentar lagi bakal buka puasa dan tempatnya cukup jauh. Jadi cepetan nanti telat.”Ujarnya disana dengan helaan nafas dan pergi.


Habib malah mengabaikanya dan menatap bajunya.”Baju batik ajalah.. biar rapi. Tapi kayak tua banget secara nayya masih sangat muda. Nanti dia engak suka lagi sama saya.”Gumamnya bingung. Ia sibuk mengobrak abrik lemarinya hingga hancur dan melebur dan pilihannya tertuju pada batik lagi yang berwarna coklat. batik basurek yang berasal dari Bengkulu. Sangat cantik dan juga elegan menurutnya. Jadi segera ia siap-spaiap dan berangkat menuju rumah Nayya.


Perjalanan kerumah Nayya cukup lama hingga memakan waktu dua jam dari rumahnya. Yang nyetir Fatih, dan ternyata Nayya masuk keperumahan elit..! yang Habib bingung disini rumahnya sederhana-sederhana meksi tidak tau isinya. Sungguh ia kagum akan perumahan ini, disepanjang jalan masuk ia tak melihat satupun sampah..!! dan disetiap rumah ada pohon didepannya dengan subur dan juga banyak bunga disepanjang jalan. Gila.. ini perumahan bagaikan negeri dongeng.”kakak yakin ini alamat yang dikasihi mbak Nay?”Tanyanya meringis..


Habib mengangguk.”Iytma. memangnya kenapa dek?”Tanyanya. ia tak tau saja ini rumah dan perumahan elit.


Faith meringis dan menatap Habib.”Anu kak. Ini perumahan mahal. Jual semua sawah dan kebun kita aja enggak bakal dapet beli satu rumah.”Ujarnya meringis merasa kupingnya gatal.


Habib melotot dibuatnya. “Jual pesantren?”TanyavRey disana melotot.


Fatih mengeleng.” Bleum juga. Belum setngah harga pajak.”Ujarnya disana dengan helaan nafas sesak.


“Berapa emang?”Tanya Habib disana dengan berbisk,.


“Hmm mungkin satu rumah paling murahnya 100M kak. Dan pajak itu ada yang dibayar pertahun atau seumur hidup. Dan ada bayaran untuk bersih-bersih dan sebagainya juga si. Fatih tidak terlalu tau tapi nyatanya ini salah satu desa idaman dari banyaknya orang kaya dikota ini. karena nyaman dan juah dari keramayan, ini segar dan tanpa polusi juga. Aman dan juga damai. “Ujarnya. Habib jadi menelan saliva kering dibuatnya.


“jadi bagaimana bisa mbak Nay tinggal disini? Apa suaminya yang baru kaya Raya kak?”Tanyanya disana dnegan ringisan. Muka Habib menjadi suram mendengarnya. Aolpa benar? Ia hanya menggeleng dengan gelisah dan tidak enak. Ia melirik kelain arah hingga mobil itu terhenti dimana diangka rumah no 90.


Rumah sedrhana yang hanya dua tingkat dan terlihat ada pembenahan diluar yang baru selesai. Waw.. diluar pun ada penjaga lagi ada berapa si penjaganya? Habib jadi kepo hingga Habib menunjukan Chat Nayya kehapenya.


Pejaga menunjukan rumah baru Nayyya.”Disana pak.”Ujarnya.


Habib mengangguk disana.”Tunggu pak. Kalian silahkan masuk biar kami yang menyimpan mobilnya.”Ujarnya disana.


Habib disana mengerjab tak paham,.” Kalian ikuti saja penjagga ini,.”Ujarnya mennunjukan penbjaga lain. Habib dan Fatih mengangguk saja tak paham. Sumpah Habib baru kali ini insecure sebab rumah ini terlihat kecil namun sangat mewah. Ia malu ingin pulang saja rasanya..! ia merasa beda khasta dibuatnya...


“Kak pulang saja yuk.”Ujar Fatih disana menatap kakanya memerah. Habib disana menatap adiknya dengan pias dan mengangguk namun terdiam dikalah penjaga itu menunjuk arah.”Silahkan masuk pak. Keluarga sudah menunggu didalam, sebentar lagi sudah akan berbuka puasa.”Ujarnya disana. Habib terdiam nanar dibuatnya.


“He pak Collan.” Habib dan Fatih diam dikalah ada sosok wanita berniqob disana memanggil penjaga itu. Sosok itu mengabaikan habib dan Fatih. Ia disana memberikan makanan yang dikotak dnegan rapi.”Ini tadi kami masak banyak hehe bapak suka rendang kan. Kami masak rendang tadi. Ini dicoba pak. Istri bapak pasti suka kan lagi hamil.”Ujarnya.


Penjaga itu Nampak binar dan kehilangan wajah tegasnya tadi.”Terimakasih nona. Nona selalu baik. “Ujarnya disana menerimanya tersenyum.


.”Nona memang sangat baik. Istri saya sangat suka ini.”Ujarnya terkekeh.


Sosok itu kembali memberikan satu klotak. ”Ini untuk yang lain. Nanti bagi-bagi yah hehe. Aku mau memberi ketetangga lain dulu. Bay pak Colan. Tamunya disuruh masuk saja.”Ujarnya disana. Penjaga itu mengangguk patuh


Habib membaasahi bibirnya dan menatap kedalam,”Mari pak masuk.”Ujarnya. “Itu tadi siapa pak?”\Tanya Fatih kepo. Namun penjaga itu bahkan tak melirik. Faith menepuk mulutnya yang bertanya ceroboh. Bisa –bisanya ia bertanya tak tau tempat. Emang dia siapa?


...----------------...


Didalam ada Acha yang masih dibujuk oleh Rey didalam kamar. “Acha cepetan, udah mau buka ini. kenapa masih tidur? Enggak mau ketemu ayahnya apa?”Tanyanya disana dengan helaan nafas menatap anaknya itu.

__ADS_1


Acha bangun dengan lelahnya dan menggaruk pipinya.”Iya ayah, acha cuma tidur siang saja.,”Ujarnya dengan mata merahnya.”Soalnya acha capek banget tadi disuruh ujian puasa-puasa.”Ujarnya polos sekali. Ia menguap lagi.


“Kamu enggak inget kata bunda kamu? Kamu engak takut kena marah sama dia?”Tanya Rey disana dneg4an pelototan godaan.


Acha melotot dan menadadak panik.”Ih ayah jangan dibilangin. Acha khilaf suer.”Ujarnya disana dnegan pelototan tak terima dan mendadak bangkit.”Nih Acha udah bangun ." Ujarnya mellotot. Secara memang di agama kita ada larangan—larangan akan tiudur salah satunya setelah jam 4 dan magrib dan Rindu menerapkan pada anak-anaknya.


Waktu Tidur yang Dilarang dalam Ajaran Islam


Tidur Setelah Salat Subuh.




Setelah Salat Ashar dan Menjelang Maghrib.




Sebelum Melaksanakan Salat Isya.




Setelah Makan.




Tidur Seharian Penuh.


“Ayahh MAU LAPOR AKH..”Ujar Rey bangkit dan menjauhi Acha,


Segera acha tarik.”Ih ayah jangan. Acha baru baikan masa marahan lagi ayah..”rengek acha disana. Rey menahan tergelak dibuatnya.


“biarin wlelele..”Ujarnya Rey menjulurkan lidahnya.


“Ahhh ayah ppliss..”Ujar Acha disana menariknya dan memeluknya.


Rey tak peduli dan mendekati toiulet.”Cuci dulu mukanya Cepet. Udah mau buka.”Ujar Rey.


“Tapi janji enggak lapir bunda.”Ujar Acha disana merengek.


”Enggak bisa janji.”Ujarnya.

__ADS_1


“Ihh ayah..!!” Ujar Acha merengek disana membuat Rey tergelak. Dan tanpa mereka sadari jika suara mereka itu terdengar hingga dapur, sebab acha iitu tadi tidur dibawah dekat ruang dapur jadi yah terdengar.


__ADS_2