Istri Butaku

Istri Butaku
Ketemu


__ADS_3

Acha dan Habib sampai dirumah pukul 10malam, dan disana posisinya Acha sudah tertidur. Habib yang tak tega melihat anaknya yang sudah tidurpun segera menggendongnya dan membawanya kekamar untuk segera diistirahatkan. Acha yang tak sadar apapun hanya melanjutkan tidurnya.


Saat pintu rumahnya terbuka disaat itu juga Rian yang duduk dikursi tamu dengan membaca Al-Qur’an terjemahan segera bangkit dan menyelesaikan bacaannya.


“Sudah pulang Bi?”Ujarnya dengan sopan. Ia mendekat dan menatap habibd engan tatapan sopan dan menatap Acha dengan tatapan Tanya.”Acha kenapa Bi?”Tanyanya khawatir


.


Habib disana tersenyum.”Dia hanya ketiduran aja karena kecapean kok.. abi bawa kekamar kalian aja yah.”Ujarnya. Rian disana mengangguk dan menyuruh Habib memasuki kamar mereka. Habib menaruh Acha dikasur dan mengusap kepala Acha. Ia menciumnya dan berdiri. Rian hanya diam saja menatap kearanya dengan santai.


Habib disana menatap Rian dan tersenyum.”Terimakasih yah... karema sudah mau membuat abi bertemu dengan Umi Nayya. Abi seneng banget.”Ujarnya. rian disana tersenyum dan mengangguk., tadi Rian yang dihubungi oleh Arga dan menyuruhnya segera datang ke tokoh pusat pembelanjaan sampai-sampai Rian harus kembali kesini dari kampusnya. Tapi tak apa demi istrinya bahagia.


“Jaga Acha yah Rian..”Ujar habib menepuk pundak Rian lirih.”Jangan sampai kamu mengecewakan dia kayak Abi ngecewain Umi Nayya. cukup abi saja yang berbuat kesalahan begitu dalam untuk wanita kuat seperti mereka.”Ujarnya.


Rian disana tersenyum.”Rian juga ngucapin terimakasih, karena udah melahirkan Acha, wanita cantik dan juga kuat seperti Acha didunia ini. Rian bahagia bisa memiliki Acha.”Ujarnya. habib disana menatapnya nanar dan tersenyum. Ia mengangguk memilih undur diri karena lelah.


Rian menghela nafas dan menatap Acha. Ia menghela nafas lagi karena ingat Acha tak mandi hari ini, ia memilih mengambil air untuk mengompres tangan, kaki dan beberapa bagian tubuh Acha, sebab ia tak mau Acha tidur dalam keadaan jorok begini. Ia takut nanti Acha sakit.


Setelah selesai. Acha hanya mengeliat saja membuat ia terkekeh. Matanya tertuju pada bibir Acha dan Cup.... jujur ini ciuman pertamanya membuat ia disana terdiam sesaat dan terkekeh.”Maaf yah acha, mas belum berani menyentuh kamu secara jauh. Mas mau kamu siap terlebih dahulu.”Gumamnya.”Terimakaih karena sudah mau jadi milik mas. Mas janji akan bahagian kamu.”Ujarnya dan memilih tidur disampingnya Acha. Tangannya dengan lancang memeluk pinggang Acha dan menaruh kepalanya dicengkuk kepala Acha. Ia memang sudah melepaskan hijab acha dan ia menghirup aroma vanilla dirambutnya, aroma yang kerap kali ia rindui. Aroma yang membuat ia nyaman dan nyaman.


...----------------...


Disisi lain tempat sosok Khumairo yang tertidur sudah selama satu minggu itu merasakan sakit luar biasa dibagian kepala dan sekujur tubuhnya.. ia merasa jika jiwanya ditarik paksa untuk disadarkan kembali. Dengan sakit dan berusaha ia membuka matanya.


Namun ia merasa matanya sakit dan perih.”Ahhr.. Tio—long.”Gumamnya. tengorokannya terasa tervakar dan juga serak. Bagai ada api didalamnya. Yah dia masih hidup dan tinggal diruang rahasia milik nya keluarga Rindu. Bukankah sudah dijelaskan sedariawal jika Rindu itu bukanlah dilahirkan dari keluarga baik-baik dan pandai agama? Bahkan kejam dari apa yang orang lain pikirkan..!!


Hahaha... suara tawa itu membuat Khumairo meringis dan diam, ia merasa kepalanya hendak mendidih dan tenggorokan yang sakit. Mata yang perih dan menyilau. Ketika ia mencoba membuka matanya yang ada hanya gelap..”Arghh... gelap.. Tolong...!” Teriaknya. Namun suaranya tertelan alam. Entah kenapa tak ada yang keluar. Semuanya gelap dan ia tak mampu bergerak dan juga melakukan apapun.

__ADS_1


Disisi lain sosok paru baya itu menatapnya tajam, ia disana duduk di kursi kebesarannya mendekati Khumairo, matanya menatapnya nanar dan juga tajam. Hatinya sesak dan juga terenyum sinis.”Sudah bangun wanita iblis?”Tanyanya disana dengan dingin. Sangat dingin bahkan..!!


Khumairo disana merasakan dunianya hancur., kenapa semuanya gelap dan ia tak mampu bicara..!! dadanya bergetar dan bergemuru. Bibirnya komat kamit bertanya pada alam seakan-akan meminta keadilan, namun dengan pasrah alam mengatakan jika inilah keadilan miliknya,


Ia merasa pipinya diusap kasar oleh seseorang.”Kenapa hm? Kamu bingung kenapa tidak bisa melihat? Lumpuh dan juga tak mampu bicara?”Tanyanya disana. Khumairo mengangguk nanar mendengarnya meski dengan kesadaran yang tipis. Ia panik dan ia takut.


Sosok itu terkekeh dan juga tersenyum sinis. “Karena ini adalah balasan yang telah kau lakukan untuk anakku..!!! karena kamu anak saya mati..!! karena kamu Putriku meninggal..!!” Teriaknya histeris. Ia disana memegang dadanya yang sakit. Ingat putrinya meningalkannya membuat dunianya hancur.


Khumairo berteriak dalam diamnya. Siapa putrinya itu? Ia memohon maafkan dirinya namun ia bisa apa selain hanya memberontak dalam diam? Bagai mayat yang tak mampu melakukan apapun. ia merasa pipinya diapit oleh suara besar itu.


”Dan nikmati kehidupanmu. ..!!!”Gumamnya disana dnegan sinis dan dalam. Khumairo ingin menangis hingga mati saat ini.,.! ia tak mau hidup lagi sungguh..! ia harap ini hanya mimpi..!!!


Sosok pria itu hendak mengambil pisau dari sakunya dan juga membunuh Khuairo. Ia ingin membunuh sosok yang sudah membunuh anaknya Rindu..! yah dia Gio nio ayah kandung Rindu, sosok yang dulu menyuruh istrinya ibu kandung Rindu membunuh anaknya didalam kandungan. Namun gagal ketika Tuhan berkehendak lain. Rindu bisa masih hidup dan selamat. Ketika ia dihidupkan dan dilahirkan Gio tetap tak menginginkan anak itu dan menyuruh istrinya membuang anak mereka.


Akhirnya Rindu dibuang dan ditemukan oleh ayah angkat Rindu. Awal hidup Riindu yang keras, ayah yang mengangkat Rindu ternyata mantan dari ibu kandung itu sendiri, ia disana melarang ibu rindu membuang rindu dan meminta untuk merawatnya. Disana lah awalnya Rindu diajarkan hidup keras, ia berusaha keras akan hidupnya, dimarah, dimaki dan didiik hingga kuat sampai Rindu berfikir orang tuanya membencinya. Ternyata salah..!! ayah angkat Rindu memang mengajarknya keras karena tau jika hidup rindu kedepanya tidaklah mudah. Ia harapkan dengan apa yang ia didik rindu tetap bertahan dan tetap bisa melewatinya. Ternyata benar. Rindu mengidap penyakit kangker hati, dan kemungkinan penyebabnya karena ditubuh Rindu terdapat bahan kimia yang merusak system dalam tubuhnya, bukan hanya itu, ia juga mengalami paru-paru dan jantung yang bermasalah akibat kangker ganas itu... dan itu semua dikarenakan obat-obat terlarang ibu kandung rindu konsumsi untuk menggugurkanya dulu.


Hidup rindu hancur..!! dan ayah kandungnyalah yang membuatnya. Kakak rindu mengamuk ketika tau adiknya dibuang. Bukan hanya kakak kandung tapi juga kakak sepupu hingga keluarganya hancur. mereka mencari rindu untuk kembali, namun keluarga angkat Rindu pindah dan hilang.


Khumairo menangis histeris dalam diam. Ayah rindu menggila, ia menatap Khumairo penyebab qnaknya meninggalpun menjadi menggila dan berubah menjadi iblis. Ia bangkit dan menarik rammbut Khumairo.”Wanita iblis..!” Teriaknya. Khumairo terpekik nyaring merasa nyeri dikepalanya. Tangan Gio yang lain memegang pisau.


“yah..”Gumam seseorang dibelakangnya menahan tangan Gio. Gio semakin kuat menarik rambut Khumairo hingga banyak rambutnya tercabut dari sana. Matanya memerah dangat panas seakan hendak keluar dari sarangnya.


Sosok dibelakangnya menggeleng dan menahan tangan Gio.”Yah sadar... nanti Rindu sedih melihat ayah begini.. ayo dong ayah sadar.”Gumamnya. dia Rey, dia memang tadi hendak melihat Khumairo untuk melihat keadanya namun melihat mertuanya menggila ia pun mereraikannya. Ia menahan tangan Gio yang hendak menarik kepala Khumaira sampai kepalanya terlepas.


Gio disana diam semakin menariknya kencang. Rey disana dengan nanar berkata.”Yah stop tolong istri Rey. Jangan biarkan dia disana menderita dan disiksa karena ayah. Stop ayah stop... rindu orang baik dan dia tidak akan mau ayahnya membunbuh seseorang ayah.”Ujarnya lirih dan memeluk Gio.”Ayah berhenti. Rey tidak mau rindu disana bersedih melihat ayah menjadi pembunuh. Biarkan Khumairo hidup dengan hukumannya.”Gumamnya lirih disana.


Ia disana terdiam dan menangis lagi. “Rey hiks hiks. Dia pembunuh putriku Rey. Dia membunuh istri kamu.”Gumam Gio menjadi menangis dan melemah. Inilah yang terjadi seusai rindu pergi ayahnya kacau dan mendadak gila..!!!

__ADS_1


Rey disana mengangguk.”Dia memang membunuh rindu tapi bukan berarti ayah ikut menjadi pembunuh dia. Ayah lelaki yang dibanggakan oleh istriku. Jangan mengotori tangan ayah. Rey mohon sama ayah jangan hambat perjalanan istri Rey kesyurganya, dengan ayah kayak gini ayah hanya akan membuat Rindu disiksa disana. Rey mohon jangan.”Gumamnya disana.


Rey disana menatap Khumairo dengan nanar. Khumairo kembali pingsan akibat terlalu menahan sakit.”Biarkan dia hidup dengan karmanya. Bagi Rey ini sudah cukup baginya. Ayah jangan bersedih lagi yah. nanti ayah sakit jika begini terus.”Ujarnya membuat ayahnya Rindu disana menatapnya nanar.


“tapi Rey apa nanti ayah bisa ketemu dengan Rindu sedangkan kita beda Tuhan?”Tanyanya nanar. Matanya memerah mengharapkan jika dirinya diberi kesempatan untuk dihidupkan lagi. ia berjanji akan memperbaiki semuanya untuk anaknya itu.


“Rey bukan Tuhan. Tapi rey hanya tau satu hal, jika Tuhan kita saja berbeda Rindu dan Rey bisa apa? Rey sudah pasti yakin jika ayah lebih tau yang terbaik. “Ujarnya. Ayah Rindu menangis lagi hingga terjatuh pingsan. Rey hanya iam menatapnya dan segera membantunya. Keadaan semua memburuk.


Matanya menatap kearah Khumairo, ia menghubungi Willy dan berkata.” Kak tolong bawa wanita iblis dan juga kakaknya pergi dari sini. Keadaan ayah semakin memburuk., rey takut ayah lebih buruk lagi nantinya. Bawa dia kekeluarganya saja dan biarkan dia hidup damai.”Ujarnya dan mematikan nya.


Bukan apa. Ayah Rindu selalu kekamar ini setiap malamnya hanya untuk berusaha membunuh Khumairo, ia selalu menggila setiap harinya. Bahkan dua hari sebelumnya semua keluarga panic ketika mengetahui ayah Gio hilang tak tau dimana dipagi harinya.


Mereka berusaha keras mencari dan menemukanya dan ternyata ia berada dimakam rindu dengan keadaan tertidur nyenyak diatas nisannya. Kepala dengan memeluk nisan itu, tubuhnya menggigil dan bibir yang pucat. Keadaan yang sangat tidak baik itu membuat semua keluarga disana kaget dan juga menangis. Ia tak lagi bisa makan banyak. Makan hanya beberapa sendok saja. Tubuhnya kurus saat ini. ia yang awalnya sehat sekarang tampak sakit-sakitan.. hal yang membuat semua keluarga khawatir.


Ketika usai menaruh mertuanya tidur dikasurnya. Rey disana menghela nafas, jika dikatakan gila maka ia bisa saja gila jika tak punya iman yang tinggi. Punggungnya dipukul oleh seseorang membuat ia kaget. Disana ternyata ada Willy yang menatapnya dengan dengusan.”Loe ngapain si tetiba nelpon tetiba matiin. “Ujarnya.


Rey menghela nafas disana.” Ayah keadaannya semakin memburuk.”Ujarnya disana. Willy menatap ayahnya na, nanar sebab ayahnya sangat terpukul ditinggal oleh sang adik. Rey menatap Willy “Lepasin Khumairo dan Aron... biarin mereka hidup diluar sana.”Ujarnya lirih.


“Gila loe..!!” Ujarnya disana membantah. ”Nggak-ngak ada yang bakal pergi dari kami ketika udah ngancurin apa yang kami sayang. Ini nyangkut nyawa adekk gue..! dan gue yang jamin hidupnya sengsara Sampek mau mati tapi nggak mati-mati..!! rey itu nggak bakal terjadi..!” ujarnya menekan kata-katanya.


“ Kak.”Ujar Rey lirih pada Wlly. Willy menatapnya dengan helaan nafas.”Rindu disana bakalan e


sedih lihat kita kayak gini, dengan kita ngelakuin hal apa yang mereka lakuin ke rindu itu artinya kita sama kayak mereka. Bukanya Rindu pernah ngajarin kita buat selalu berjalan dijalan Tuhan bagaimana pun keadaannya? Ingat dengan kita menghakimi dan membunuh itu artinya kita keluar dari arena perintah Tuhan..!!” Ujarnya.


“Rey nggak mau kak Rindu disana kenapa-napa. Apalagi Rey takut apa yang kalian lakuin menghambat rindu disana. Rey takut rindu disiksa disana kak. Tolong Rey nggak mau. Rey takut, Rey mau disana Rindu baik-baik aja kak. Rey enggak mau dia sedih lihat kalian.”Ujarnya lirih.”Nggak semua hal yang orang lakuin dan nyakitin kita harus kita balas. Karena sebaik-baiknya balasan. Balasan dari Tuhanlah yang paling baik.”Ujar Rey disana menghela nafas legah,.”Rey Cuma ngingetin., jangan sampai kalian salah langkah. Yang menurut kalian baik kadang tak baik bagi orang lain.”Ujarnya.


Wily diam disana mendengarnya. Benar apa kata Rey. Ia menghela nafas dan mengangguk.”Mala mini gue bakal suruh penjaga kita buat nganterin mereka kekeluarganya. Ini demi Rindu. Inget... gue Cuma nggak mau Rindu sedih dan juga disiksa disana karena kita. rindu orang baik dan nggak pantes disiksa Cuma gara-gara kita.” Gumamnya disana ikhlas tak ikhlas.. siapa ikhlas?

__ADS_1


Siapa yang ikhlas jika adiknya dibunuh didepan mata? Jika bisa Willy siap mati untuk adiknya dikalah itu, ia tak segan membunuh siapapun untuk melindungi sang adik. Tapi sayang Tuhan berkehendak lain.


Rey tersenyum disana dan mengangguk.”Ohh masalah Abu.”Ujarnya.. ia diam sebentar dan menatap Willy.”Gue udah tau dia sekarang dimana.”Ujarnya. willy menatapnya dengan tuntutan penjelasan yang jelas dan lanjut.


__ADS_2