
...Sudah author putuskan jika Novel baru sudah meluncur karena novel Keyna sudah mau tamat.. hanya beberapa up lagi aja.. dengan judul "DENDAM (DeLet) Jadi mari dibaca tahannya soalnya tinggal di up aja... Udah separuh selesai. ...
.....
Langkah tegas dari sang ayah dan ibu berlari menyurusri koridor rumah sakit. Isak tangis mereka menggelagar disana karena mendengar kabar jika sang anak tiba-tiba masuk rumah skaot dari pihak rumah sakit. Kabar ini begitu mengejutkan bagi mereka, dan untuk putri satu-satuhya mereka..
“Sus dimana anak saya sus..!!” Tanya ayahnya Khumairo bernama Anwar disana nanar kepada meja refsionir cepat.. istrinya sudah terisak dipelukan sang suami yang memeluknya erat.. ia tak sanggup untuk berbicara barang sedikitpun.
“Siapa namanya pak?!!”tanyanya suster yang menunggu dimeja sana sopan. “Khumairo.. Khumairo Viona. Gadis yang baru masuk rumah sakit malam ini.”Ujarnya. sebab dia datang dipukul 2 malam bertepatan ketika mereka sedanng tidur mereka dikejutkan dengan kabar ini.
Dengan mengangguk sang suster mencari nama itu dibayar monitornya dan memberkan arah petunjuk menuju kamar Khumairo.”Gadis yang baru saja ditemukan dikolong jembatan dengan tubuh yang diperkosa. Itu pasien yang baru saja datang. Dan dia berada diruang Mawar nomor 15 sudah ditangani, kalian bisa cek disana.!” Ujarnya.
“Diperkosa..!!”Bentak ayah Khumairo merasakan dadanya sakit. Istrinya pun terasa keluh dan kering dalam tengorokan. Air matanya mendadak terhenti mendengar hal itu.
“ Dikolong jembatan..!!” Teriaknya lagi nanar disana semakin melemah.
“Maaf pak kami tidak tau. Bapak silahkan cek diruangan saja. .”Ujar suter sopan. Dengan nanar ayahnya Khumairo dan istrinya pergi menyusuri lorong rumah sakit. Ruangan Khumairo berada dilantai empat. Rumah sakit ini tidak ada lift untuk pengunjung hanya ada untuk para pegawai dan juga untuk pengguna VVP yang ada dilantai atas.
Malam ini sangat panas terasa disana, mereka mendadak tak mengantuk barang sedekitpun, dengan nanar menaiki tangga satu persatu dan menuju dimana ruang Khumairo.. dan setelah sampai disana mereka memeriksa nomor disetiap kamar hingga mata mereka terasa pusing.
”S1alan..!! dimana kamarnya argh..!” Teriak ayahnya kalut tak menemuiakn nomornya. Karena terlalu cemas membuat ia kehilangan kosnentrasi.
Tak sengaja melihat satu ruangan Mawar dan segera masuk, disana ternyata masih terbagi lagi ruangan dengan cepat telunjuknya melihat kekanan dan kekiri. Dan dapat tepat disana ada lelaki yang menunggu anaknya.
Dengan cepat mereka mendekat.”Khumairo.. ini ruangan khumairo. Kamu siapa?!!”Tanyanya nanar.”Ini ruangan khumairo benarkan?!!”Tanyanya Anwar disana membentak lelaki tersebut.
Lelaki itu tanpa berdiri dan mengangguk."Saya Bryan yang menemukan anak bapak,. Saya menemukan anak bapak dalam keadaan yang mengenaskan karenanya saya langsung membawa kerumah sakit. Maaf.”Ujarnya disana dengan santai dan juga raut cemasnya.,
__ADS_1
“Yah... bagaimana keadaanya?!!”Tanya ayahnya Khumairo nanar.
“ Keadaannya cukup buruk. Organ intinnya terinfeksi dan juga robek akibat pemerkosaan yang diperkirakan dilakukan oleh lebih dari satu orang, ia juga mengalami defresi karena tadi sempat bangun dari pingsan namun dia menangis histeris membuat pada dokter memberikanya obat penenang dan sekarang ia tidur lagi.”Jawabnya. ayah Khumairo memegang dadanya sakit mendengarnya.
“Bapak bisa menanyakan kepada dokter Madio yang menanganinya, ruangannya ada didepan ruang mawar, disana ada ruang nama dokter Madio. Masalah kasus sudah saya laporkan kepada polisi dan sekarang sedang dalam penyelidikan.”Ujarnya lagi. Dengan tersenyum tipis melihat ayah khumairo yang disana nanar.
“Ayah jangan jatuh.. hiks hiks..!!” istrinya Argi menangis memegang suaminya yang hampir jatuh. Ia juga dipegang Bryan yang disana menatapnya takut.
“Terimakasih.”Ujar Anwar disana.”Saya ayahnya Khumairo. Kamu bis apanggil saya Anwar saja.”Gumamnya. istrinya menangis melihat suaminya yang mengusap wajah kasarnya nanar.
Diperkosa....?
Lalu ia tergelak menatap istrinya.” Buk bukankah anak kita sanmgat baik?!!”Tanyanya nanar kepada istrinya.”Dia penghafal, selalu mengaji dan sholat, Puasa senin dan kamis hingga solat Tahajut dan Duha ia tak pernah tinggalkan... Dia cantik, sopan dan cantik? Kenapa dia dibeginikan? Kenapa takdirnya begitu kejam?!! Kenapa..!!!” Teriak Anwar keras menggema dilorong rumah skait..
Sang istri memeluk kepalanya erat membenamkan kepala suaminya didadanya. Bryan mebatapnya diam disana.”Kenapa Gi kenapa? Kenapa Tuhan begitu kejam kepada anak kita? Bukankah anak kita begitu baik dan sholeha hiks hiks kenapa?!!”Tanyanya Anwar lemah.
Anwar menggeleng lemah.”Kau saja. Aku tidak sagup..”Gumam suaminya nanar disana.. istrinya pun diam disana tak juga terasa mau masuk karena belum siap. Tapi rasa penasaran lebih besar membuat ia segera masuk dan menemui Khumairpo dengan nanar meninggalkan sang suami.
Anmwar menghela nafas dengan memukul dadanya sendri. Bryan tersneyum tipis.
” Sabar yah pak..”Gumamnya disana ‘ Maafkan saya. Karena saya melakukan ini karena dia sudah menyakiti Nayya.. andai saja dia bergenti sedari dulu.. aku tidak ikhlas melihat air mata Nayya setiap hari jatuh karena anak anda’ Itulah yang ia gumam dalam hati.
Ayah Khumairo hanya diam menatap nanar kedepan. Bryanpun sekarang pamit ingin keluar meninggalkan mereka.. dan Bryan pun segera pergi menyusul beberapa orangnya tadi untuk pergi meninggalkan tempat ini sesegera mungkin. Melompori mereka didesa terpencil dan tinggal disalah satu kebun yang sudah ia siapkan.. karena ia yakin nanti akan ada penyelidikan dan sebagainya. Setidaknya dengan ini mereka akan aman dan terhindar dari masalah,
...----------------...
Dilain sisi Nayya yang menguap karena baru sudah sholat tahajud bersama Habib itupun meringkuk menunggu Habib muroja'ah ... sudah satu jam lebiih. Katanya Habib sedang muroja'ah hafalan yang sedikit memudar diingatannya. Jadi Nayya diam saja menemaninya hafalan Nayya tidak sebanyak hafalan Habib..
__ADS_1
Habib menghela nafas melihat Nayya bagaikan ular yang terdampar.. ia mendekat namun suara dihapenya membuat gerakan itu melamban.. ia melihat hapenya dan segera memindahkan kepala Nayya diatas pahanya dan mengangkat telepon dengan berbisik..” Hallo asaalamu’alaikum..”Gumamnya disana mengusap kepala Nayya membawa Nayya kembali kealam mimpi..
“Assalam’alaikum habib.. Khumairo.. masuk rumah sakit.. hiks hiks..!” Suara dari ibu Khumairo membuat Habib tertegun disana sembari menatap wajah nayya.”Dia memanggil nama kamu dari tadi.” Ujarnya lagi.
Habib disana menghentikan gerakan tangan dikepala Nayya dan kembali bertanya.” Khumairo sakit apa bu?”Tanyanya cukup kaget dan cemas.. “Bukannya dia dindalem ?”Tanyanya lagi disana sebab ia tak tau apa apa.
“Tidak nak. Khumairo dirimah sakit. Cepatlah kemari liat Khumairo. Dia dari tadi menangis memanggil namamu..!” Ujar diseberang pilu.
Habib disana menatap jam dihapenya lalu menatap wajah lelap Nayya yan damai. Ia menghela nafas.”Maaf bu Habib tidak bisa kesana,, sebab istri Habib tidak ada yang menemani dirumah. ”Ujarnya disana memberi alasan. Ia harus tau mana yang harus ia dahulukan dan mana yang harus ia tinggalkan. Khumairo bukan tanggung jawab dia lagi kan?
Disebrang terdegar teriakan ayah Khumairo..” Apa Habib..!! apa maksud kamu ha?!!”Teriaknya. untunglah spiker hape Habib itu pelan jadi tak akan membangunkan Nayya. tapi tetap ia jauhi dari telinganya. “ Khumairo itu calon istri kamu dan berani-beraninya kamu bilang kamu punya istri..!!” Nampaknya Anwar sangat marah. Wajar belum tau Habib sudah menikah.
“Maaf ayah tapi saya memang sudah menikah dan istri saya lebih membutuhkan saya. Insyaallah besok kami akan segera kerumah sakit..”Ujarnya disana gugup lagi.
Entah dapat ketegasan dan rasa berani dari mana namun sudah tak lagi ada terasa untuk khumairo. Bahkan cemas dan khawatir yang ia rasakan tak ada seperempat dari rasa khawatir Habib ketika Nayya kembali marah karena dia yang tak mampu menjaga hati.
“Habib jaga bicara kamu..!!” Bentak ayah Khumairo. Habib terkejut dikalah nayya disana bergumam dan berbalik badan.. Dengan cemas ia menjauhkan hapenya dan mengabaikan teriakan Anwar. Ia kembali mengusap kepala Nayya dan mengusap kening Nayya yang mengerut. Mungkin kaget.
“Maaf ayah besok kita bicara lagi.. semoga Khumairo lekas sembuh Assalamu’alaikum. ”ujarnya dan mematikan hapenya tanpa mau mendengar makian diluar sana.. dengan segera ia mendekati nayya dan membawanya kekasur untuk tidiur kembali.. dengan mengecup singkat bibir Nayya dan mengambil Salep dipingir nakas..
“Supaya syaraf mata kamu cepet sembuh dan kamu bisa melihat lagi Nay, kamu bau melihat wajah suami kamu kan? ”Gumamnya mengoles disekitar mata Nayya. itu memang obat untuk Nayya. ia akan mengoleskan ketika Nayya sudah tidur,. Biasanya Nayya akan terbangun tapi sekarang tidak karena sudah terbiasa. Bahkan itu sudah menjadi pekerjaan wajib untik Habib...
Ia menarik selimut keatas dada Nayya dan mengecup singkat hidung Nayya dan begumam..” Aku tidak akan menyia-nyiakan kamu lagi.. cup.”Ujarnya lalu kembali tidur dengan memeluk nayya erat didalam selimut. Nayya cukup terganggu namun Habib mengusap kepalanya lembut membawa kenyamanan.
Sebab Nayya tipekal yang tidur tidak suka dipeluk atau diganggu. Mangkanya habib harus sabar dan memberi ketenangan tidur diNayya supaya ia bisa memeluknya. Jika tidak Nayya tak akan tidur bahkan akan memukulnya. Entah Habib tidak tau. Mungkin karena memang Nayya tidak terbiasa. Bahkan dulu ketika Nayya tidur dan Habib tak sengaja menyenggolnya ia bangun dan terkejut.. setelahnya merasakan kaki yang memeluk kaki Nayya itu terbuang kesisinya.
Nayya memang sekejam itu ketika tidur....
__ADS_1
....