Istri Butaku

Istri Butaku
Kaya raya


__ADS_3

”Karena tangan saya tidak pernah SUSAH..!! SAKING BISANYA ORANG TUA SAYA MENJAGA DAN JUGA MENYAYANGI SAYA..!!! ANAK KAMU DIAJARIN MASAK YAH? OH.. Maaf yah kita beda tempat dan beda didikan. Jika anak kamu dijadiin babu saya dijadikan ratu.”Ujarnya membuat semua keluarga pias bukan hanya Aisya.. tampa Acha sadari ucapannya membuat mereka bungkam dan sadar jika keluarganya dibandingkan keluarga Rindu tidak ada apa-apanya..!!


Aisya disana menatap Acha dengan senyum sinisnya. “Memasak bukan berarti menjadi babu. Wanita itu wajib bisa memasak karena seorang wanita itu harus bisa berada didapur. Mentang-mentang dibesarkan dari orang kaya bukan berarti kamu ti—“


“Kata siapa wanita wajib bisa memasak? ”Tanya Avha menurunkan sendoknya.


”Cha..” Gumam Rian menahan Acha namun Acha mengangkat tangannya mengusap tanganya.


”Bentar sayang. Acha jelasin dulu biar TANTE Ini tau.”Ujarnya menahan membuat Rian menghela nafas menatap Acha dengan tatapan nanar. Acha disana kembali menatap Aiysa dengan tatapan tajam.”Tolong sebutkan hadist. Atau ayatnya atau apapun itu yang menyertakan jika wanita wajib bisa memasak?..!!!” Titahnya tegas.


Aisya disana menatapnya tajam.” Kamu sama sekali tidak punya sopan santun ternyata. Dimana sopan santun kamu memotong pembicaraan orang tua ha?!!! Kamu tidak dididik yah dengan orang tua kamu?!!” Tanyanya dengan keras. " lagi pula seorang wanita memang harus bisa masak,..!!"


Brak.. semua terdiam ketika Aisya menggeprak meja dan tersenyum sinis.”Oh maaf tante... jika dibandingkan dengan pendidikan saya mungkin satu bulan SPP saya mampu membeli perusahaan suami tante..!” Ujar Acha disana sinis. “Tante mau tau berapa SPP untuk PENDIDIKAN ACHA? Itu 100juta tidak cukup..!, belum lagi jempurtan acha pakek mobil BMW dan Sport? Hahah mau bicara pendidikan acha yang mana yang gagal hmm? kalo sopan santun sepertinya tante lebih tidak sopan karena merasa lebih bagus dibandingkan orang lain.”Ujarnya disana dingin.


“Saya tadikan bilang hadis dan ayat mana yang mengatakan wajib wanita bisa masak? Tidak ada..!! jangan membenarkan dan mengalihkan apa yang menurut tante benar sedangkan semua itu tidak selalu benar..!!! bilang saja tante iri melihat hidup saya bahagia kan? Hahah bahkan hidup saya jauh lebih bahagia dari apa yang tante iri saat ini. bahkan terlampau indah..!!” Ujarnya sombong disana.


Aisya disana mengepalkan tangan.”Anak kurang ajar..!” Bentaknya.”


“Siapa yang anda bilang kurang ajar..!!!” Bentak Rian disana membuat Aisya kaget dan menatap Rian. Rian disana menatapnya tajam dan dingin.”Siapa yang anda bilang kurang ajar?!!!” Tanyanya membentak membuat siapapun terdiam kaku disana.


“Aisya kamu keterlaluan..!” Gumam Habib disana dnegan nanar.


Suami Aisya disana menatap keluarga itu dalam dan menjawab.”yang dikatakan istri saya memang benar. Anak ini terlampau kurang ajar. Bagaimana bisa dia mejawab apa yang dikatakan istri saya.” Ujarnya disana sinis. " lebih baik kamu kembalikan saja dia kepada orang tuanya karena bisa jadi dia di sini ini hanya akan merusak hidupmu kembalinya.. pasti nanti akan banyak yang mengatakan kamu gagal mendidik anak sedangkan kamu kan ada Gus di pesantren ini. "

__ADS_1


Acha tergelak disana dan berkata.”Wajar si kalian berjodoh.. kalian sama-sama stopit.. sama-sama bodoh.. dan sama-sama hidup dalam lingkaran gelap. Wajar saja tidak pernah bahagia.. haha hidupnya masih numpang yah dirumah abi mangkanya enggak suka sama Acha kesini? Takut acha ambil harta abi? Maaf yah harta Acha bahkan jauh diatas rata-rata milik kalian.. sorry yah tante kalo mau saingan sama Acha kita beda level.. “Ujar Acha disana dengan memainkan lidah bagaikan anak kecil disana. Ia ingin membuat Aisya tambah panas disana.


Dan benar..”Seberapa banyak si uang dan tabungan kamu acha? Bukannya selama ini kamu hidup dengan Rey yah? sadar dia bukan ayah kamu. Kamu bukan dari orang kaya. Kamu orang miskin..”Ujar dari Aisya disana tekekeh mengejek.


Acha disana menatapnya dengan remeh.”Yah Acha emang bukan anak kandung ayah Rey tapi ayah Rey dan bunda Rindu tetap orang tua Acha. Dan abilang aja tante iri kan kalo Acha bisa hidup bahagia dengan harta yang berlimpa. Tante enggak bisa kan?”Ujar Acha disana menutup bibirnya.”Oh iya.. tabungan acha hm.... 19triliun. Belum lagi dengan harta rumah dan juga warisan dari ayah Rey. Gimana masih mau ngalahin Acha?”Tanyanya dengan meremeh lalu mengeluarkan hpnya menampilkan tabungan lewat aplikasi membuat siapapun terdiam pias melihat angkah dan nol yang sangat banyak.


Aisya pias.... ternyata Acha sangat kaya dan banyak uang.. Wanda dan Fanya disana terdiam melihatnya karena ACha yang tidak punya akhlak. Kyai Abu dan juga umi Ana disana diam menatapnya.


Acha disana menaruh lagi hapenya kedalam saku dan menatap semuanya.”Yaampun acha kenyang. Terimakasih kakek nenek.. ayah. Paman atas makannnya.. makananya enak tapi maaf membuat suasanya panas. Acha si sebenarnya enggak mau panas, tapi gimana yah. disini ada tukang kompor... jadi kalo enggak dilawan nanti bisa-bisa kita tambah dijatuhin lagi.. ups canda dijatuhin.,”Ujar ACha dan memilih pergi. Namun webelumnya menatap aisya dan berkata.”Sekali lagi anda menyalahkan pendidkkan atau didikan orang tua saya.... maka jangan salahkan saya menghabisi mulut bauh sampah anda..!!! saya tidak segan-segan loh menghabisi orang yang sudah menghina ibu saya.”Ujarnya dingin dan pergi.


Umi Ana dan kyai Abu diam masih tak menyangkah jika Acha sekaya itu. Mereka saja tak memiliki tabungan sebanyak itu sungguh..!! Habib? Pias, ia merasa jika tak akan bisa membahagiakan Acha jika begini caranya.


Rian disana menghela nafas.”Sebenarnya Acha tidak pernah menyombongkan hartanya dengan siapapun.. bahkan mungkin kekayaan Acha jauh dibanding apa yang dia bicarakan.. Dia juga tidak menuhankan uang.. hanya saja terkadang mulut manusia memang bisa dibungkam dengan uang supaya bisa diam.. dan Acha bukan manusia serakah. Ia hanya butuh ketenangan. Jadi jangan salah paham.”Ujarnya membuat semua menatapnya.”Acha tidak gila harta kok yang bahagianya karena uang. Tenang saja, “Lanjutnya lagi.


Rian terkekeh. Ia bangkit dan menggeleng. ”Sepertinya kalian memang harus belajar dari dia. Dia memang unik, jangan sekali-kali buat masalah dengannya jika mau hidup tenang. Sebab sifatnya kayak anak kecil. Jika berani melukainya maka dia akan membalas ribuan kali lipat... dia dulu bahkan pernah mematahkan tangan teman sekolahnya hanya karena mencolet pipinya yang gambul tampa seizinnya.. dia juga dulu bahkan pernah hampir membunuh dosennya karena pernah mengajaknya kek hal yang tidak benar.”ujarnya disana dingin. Semua terdiam dibuatnya. Sekali lagi ia berbisik.”Dan bahkan dia jua pernah menghabisi puluhan lelaki dijalanan karena hampir diperkosa. Dia tidak hanya kuat diucapan tapi juga fisik.. jadi jangan main-main.. jika tidak mau terluka.”Ujarnya disana dengan wajah dingin.


" saya tahu apa yang dia lakukan itu adalah suatu hal yang, tapi tapi saya rasa tante Aisyah jauh lebih bersalah, dan Acha berhak memberi pembelaan pada dirinya..."


Aisya dan semuanya terdiam mendengarnya..tulangnya bahkan terasa lemah dan gugup. Ia mengeleng ia yakin apa yang dikatakan Rey adalah suatu kebohongan dan suatu alasan..! tidak mungkin Acha Saikokan..!!


...----------------...


Disisi lain ada rey yang diam dikamar, sudah dua hari ia tak makan teratur. Tidurnya tak nyenyak. Semuanya sulit untuk ia lalui sungguh. Ketika makan lidahnya merasa asing akan makanan tersebut,, semuanya berubah, tak ada yang mampu menandingi masakan istrinya. Ketika tidur? Rindu suka sekali mengusap kepala Rey karena Rey itu sosok yang Insom akibat terlalu banyak pekerjaan jadi susah tidur. Makanya Rindu suka mengusap kepalanya dan menciumnya berkali-kali supaya ia tidur. Namun sekarang tidak ada lagi.

__ADS_1


Belum lagi pakaian dia yang selalu Rindu siapkan, pilihkan. Subuhnya Rindu siapkan untuk ia sholat kemasjid hingga kesepatu sekalipiun. Semuanya hilang, semuanya merasa hampa. Bagaimana bisa semuanya berubah dengan sekejab mata? Ia memejamkan mata ketika matanya sudah lelah menangisi Rindu. Memeluk foto pernikahannya berdua dan berakhir dengan tidur karena kelehan. Ia selalu merasa gagal saat ini.. karena gagal mengikhlaskan Rindu.


Malam ini ia lebih sulit untuk tidur, ia memilih duduk dibalkon kamar saja, namun sebelumnya ia memilih kebelakang didapur. Ia mau buat teh hangat, ia rindu teh herbal dari Rindu. Sungguh, namun ia berhenti ketika didepan pintu kamar Willy, disana ia bisa melihat Willy yang sibuk dengan laptopnya, ia bisa lihat jika Willy disana memantau dan juga terus memantau.


Ia memilih masuk dan menatap Willy”Apa yang kakak lakukan?”Tanyanya disana.


Willy disana kaget hingga berdii dan menatap Rey. Ia mengusap jantungnya meringis dan menatap laptopnya lagi memeriksa file- miliknya yang ternyata sudah ter keluar dari aplikasi.”Akhh sial.. dia hilang lagi.”Gumamnya disana memukul mejanya keras membuat Rey meringis.


“Maaf.”Gumam Rey membuat Willy mengusap wajahnya.


” lu ngapain sih tiba-tiba nongol di belakang gue.. iya kau salah..”Ujarnya sinis membuat Rey meringis mengangkat bahu acuh.


”Ngomong-ngomong. Kau sedang apa? Sepertinya kau sangat serius?”Tanyanya disana menatap laptop Willy.


Willy disana menatap laptonya nanar dan Rey.ia mendengus kesal.”Gue udah nyari dan berusaha beberapa hari ini nemuin anak itu, tapi baru tadi gue nemu titik terakhir dia. Dan gara-gara loe..!! gue kehilangan jejaknya dan keluar dari situs. Sialan..!!” ujarnya membentak sinis kepada Rey.


Rey disana menatapnya dengan tanda Tanya.”Siapa?”Tanyanya heran.. Willy disana menelusuri mata Rey.”Gue yakin loe dan gue punya pemikiran yang sama. Cuma loe engak mau kasih tau gue ajakan tentang bocah ingusan itu?”Tanyanya disana.


Rey disana diam mendengarnya. Ia disana menatap Wiilly dengan tersenyum.”My be yes.”gumamnya membuat Wiilly kembali duduk menatap Rey.”Dia tinggal di rumah orang tua Khumairo terakhir kali.”Ujar Rey membuat Willy bangkit menatapnya.”Dan selebihnya dia hilang tepat dimana kita eksekusi Khumairo.. yahhh gue sekarang juga lagi cari dimana dia dan bakal cari tau dia siapa sebenernya.. "Ujarnya menatap langit.”Gue yakin buat ngejalanin rencana selanjutnya.”Ujarnya dengan helaan nafas dalam.


“Jangan ngotorin tangan loe.”Ujar Willy disana menyeringai.”Gue bakal habisin mereka, dengan cara gue sendiri..! yang perlu loe lakuin adallah diam dan nikmatin... “Ujarnya lalu kembali kekursinya. Willy disana tersenyum dibuatnya.


Ia menghela nafas dan kembali berkata.”Perlu bantuan?”Tanyanya disana.

__ADS_1


Willy menggeleng”Gue butuh kopi anget. Buatin sana.”Ujarnya membuat Rey mendengus. Namun pergi juga.


__ADS_2