Istri Butaku

Istri Butaku
Putusan Rey


__ADS_3

Nayya menatap Rey lirih. Lalu Habib menatapnya tak paham. Rey disana kembali angkat bicara.”Bicaralahlah apa yang mau kau bicarakan Habib. Masalah status kau akan tau sendiri nanti, dan ku harap kau bisa selesaikan masalahmu dengan wanita serakah dan keluarganya itu. Jika tidak kamu akan kehilangan anak-anakmu dan juga harapan.”Ujarnya menekan kata-katanya tajam.


“Maksudnya?”Gumam Habib. Nayya menatap Rey lirih karena ia tak menyangkah Rey tak mengakuhinya sebagai stri padahal mereka sedari awal sudah sepakat jika mereka akan menyembunyikan hal ini semua.


Rey disana menatap Nayya dan Habib.” Kamu masih ada hubungan dengan Khumairo?”Tanyanya. habib diam menatapnya nanar, sebab bukan sekali atau dua kali ia mengajukan talak diagama tapi tak direspon karena jabatan dan uang dari keluarganya itu.


Rey disana mengepalkan tangan supaya tidak memukul habib.”Selesaikam apapun masalah kalian, saya dan Nayya masih terikat. Dan jika kamu mau bersama Nayya saya yang akan menjadi orang pertama yang harus kamu lawan..!!” Ujarnya tegas nan dingin. Fatih diam mendengarnya dan Habib pun mengangguk.


“Karena disini saya sebagai kepala keluarganya. “Ujar Rey dengan tegas membuat siapapun gugup.”Jadi saya mau Habib menjelaskan semua yang ia lewati kepada anak-anaknya. Supaya tidak terjadi kesalapahaman. Saya tidak mau kalian semakin berlarut dalam masalah ini. saya fikir umur kalian sudah mau 50tahun. Malu dengan anak kalian yang masih memikirkan keegoisan kalian.”Ujarnya disana tegas dan dingin.


“Sebenarnya untuk Habib saya katakan sekali lagi. kesemppatan kamu untuk bersama Nayya dan anak-anak hanya satu kali. Jika kamu gagal, saya tidak akan membiarkan kalian bersama barang semenitpun. Ketemulah dengan anak-anakmu jika mau kami tak ada yang melarang, tapi jangan pertemukan mereka dengan istri perusakmu itu. Jika seujung kuku anak-anakku luka. Maka kamu orang pertama yang aku cari...!” Ujarnya sangat tegas.


Habib bisa melihat jika Rey sangat tulus mencintai anak anaknya. wajar saja anak anaknya mengidolakannya sebagai ayah mereka. Habib jadi tambah insecure...


Fatih bahkan seorang yang tegas tak berani membantah akan ucapan Rey. Ia bisa merasakan aurah mematikan dari Rey. Sungguh..


Habib jadi diam dan menatap kebawah lirih. Rey sangat tegas dan juga tak terbantah, lembut dan juga penyayang. Wajar saja ia memiliki dua istri. Dan apa tadi? Jadi ia memiliki kesempatan memiliki Nayya? “Kenapa kau mau melepaskan Nayya untukku? Apa karena kau hanya mencintai istri pertamamu?”Tanyanya lirih. "Apa kau tidak mencintai Nayya?? " Lanjutnya lagi dengan tatapan namarnyam


“Iya..”Ujar Rey disana tegas. Acha dan Arga diam mendengarnya. Ia menatapp Rey nanar dan Rey menatap Nayya da nana-anaknya diselah Habib mengepalkan tangannya. “Tapi dengan anak-anaknya aku sangat mencintai mereka dengan tulus bagai anak kandungku sendiri. Karena dihidupku aku sudah berjanji jikapun aku berpoligami aku hanya berpoligami dengan satu orang. Rindu, Rindu dan seterusnya Rindu. Bukan wnaita lain.”Ujarnya dingin menatap habib tajam,.”Memangnya kau menggadaikan sesuatu hal hanya karena ketakutan tiada landasan. Cih.”Gumamnya disana dengan kesal.


“Jadi ayah tidak mencintai Umi?”tanya Acha nanar.


Rey menatap anaknya dengan diam.” Cinta namun hanya sebatas cinta karena ia ibu kalian. Karena ayah mencintai bunda kalian. Tapi bukan berearti kalian tidak ada tempat dihati ayah. Kalian ada ditempat yang special.”Ujarnya.


Acha yang masih tak paham hanya mengangguk dan legah setidaknya ayah yang ia anggap selama ini cinta kepada mereka. Sedangkan Arga? Ia hanya diam mendengarnya. Rasa kagumnya kepada Rey semakin dalam bahkan.


“Lalu apa kau akan menceraikan Nayya jika aku memintanya kembali untukku?”tanyanya Habib.


Rey tersenyum mengejek dibuatnya.”Kau punya apa untuk memintanya kembali kepadamu hm? Rumah? Harta? Bahkan kesetian saja kau tak mampu memberinya apalagi perlindungan dan juga kenyamanan. Punya Cinta.? Basi..! Hidup tidak cuma butuh kata kata bulshitmu saja..! Karena hidup butuh Action...! ”Ujarnya sinis. Ia tak suka sikap Habib.


Habib semakin terdiam malu.”Lanjutkan ceritamu tentang hidup mu kenapa kau bisa menikahi wanita ular itu. Supaya anak kalian tau mana yang harus mereka tentukan dalam hubungan kalian. “Ujarnya disana sinis. Faith diam tak lagi berkutik mendengarnya. Acha memilih menyenderkan tubuhnya kepundak Rey. Rey mengusap kepalanya sayang dan Habib menatapnya lirih.


Nyit. Sakit sekali epribadi...


“Oke.. sebaiknya aku saja yang bercerita. Sebab takutnya nanti kalian ada kelebihan dan pengurangan dalam cerita.”Ujar Fatih yang mentap kakaknya diam saja.


Rey disana malah menatap Habib sinis.”Tidak bisa, yang disini ada masalah itu kakak kalian kamu, bukan kamu. Dia itu laki-laki masa takut bercerita. Takut dibenci? Ingat anak-anakmu tidak akan membencimu kaena kami sudah mendidiknya dengan baik jika ayah harus dihormati bagaimanapun bentuknya. Bahkan ‘penjahat sekalipun ataui peselingkuh’.” Ujarnya disana dengan tajam.” Tugasmu hanya memberi kebenaran. Masalah lain belakangan itu nanti.”Ujarnya lagi.


Habib meneguk saliva keringnya.”Ba-baik.”Ujarnya. Acha dan Arga menyiapkan telinganya, dan Rey yang menyimak dingin. Nayya dan Fatih pun menyimak menatapnya menuntut penjelasan. Habib menghela nafas dan mulai menceritakan semuanya dimulai dari pernikahan mereka yang bahagia dan Nayya yang buta.

__ADS_1


Ia menicntai Nayya dan datang Khumairo yang mengajar disekolah, ia sudah tak lagi mencintai khumaro hingga ia hamil. Aron yang mengancamnya dan juga akan menghancurkan pesantren. Nayya yang hilang ketika ia melakukan akat. Ia tak tau dikalah itu Nayya diculik. Nayya hanya diam mendengarkanya.


Sampai pada ia sakit-sakitan dan memiliki gejala aneh hingga tak mampu berdirih ternyata dikalah itu Nayya hamil, ia terkekeh dan merasa itu adalah azab yang ia dapatkan. Sekali lagi ia bercerita ia mencari nayya dimanapun namun tetap tak bertemu. masalah Khumairo Ia menjelaskan jika ia tak pernah berhubungan apapun kecuali sebatas anak. Ia sudah mengajukan talak dipengadilan namun tak diproses akibat orang dalam. Semuanya menjadi sulit karena keluarga itu


Berkali—kali Habib diancam oleh keluarga itu karena sudah menghilang dan tak mau lagi bertemu tapi mereka berkali-kali nmengancam Hbaib lkagi hingga selama 17tahun Hbaib menabung untuk menghilanhklan hutang itu dna terkumpul. Sekarang ia punya dan ia tak akan mau lagi dikekang oleh hal itu.


Fatihpun menyambung cerita bagaimana tersiksanya kakaknya yang hampir mati mencari nayya tapi tetap tak juga bertemu. Ia memberi bukti foto-foto Habib yang hamper gila menangis sendiri ditengah malam, mengamuk dan juga badan yang sangat kurus hingga ketulangnya kelihatan.


Acha dan Arga diam tak tau harus bilang apa. sebab ada rasa kasihan mendengarnya namun Kesal juga karena ayah mereka yang ingkar janji dan meninggalkan Iming didanau.


Nayya hanya diam mendenarnya. Habib tersiksa? Tapi jika ia bersama Habib maka ia yang akan tersiksa akan masalah rumit antara Khumairo dan Habib? Jadi sekarang ia harus menyesal atau harus apa? Ada secuil rasa penyesalan meningalkan Habib, tapi kebih banyak rasa sakit ketimbangnya. Sakit karena Habib menjadi lelaki yang lemah.


“Aku tidak tau sunghuh, aku tidak bisa menjadi lelaki yang baik. Maaf aku gagal menjadi suami sekaligus menjadi ayah.”Ujar Habib disana mengusap kepalanya. Ia menatap kedua anaknya.”Jika mereka membenciku tidak apa-apa. Yang penting mereka tau aku ayahnya yang gagal namun sangat mencintai mereka, merindukan mereka setiap saat meski tak pernah berjumpa, mereka tau jika aku akan selalu menjadi ayah yang ingin menjadi ayah terbaik untuk mereka meskipun terlambat,.”Ujarnya lirih.


Lalu matanya menatap nayya yang sudah menangis,”Dan untuk Nayya aku memang gagal jadi suami, maaf.. aku tidak bisa menjaga hati kamu supaya tidak tersakiti,. Tak apa jika kau membenciku, tapi satu hal yang harus kamu ketahui jka hati aku tidak pernah lengah mencintai kamu, tak pernah lupa untuk mengingat kamu. Dan satu lagi, terimakasih karena sudah menjadi ibu yang kuat untuk anak-anak kita.,”Ujarnya disana.


Rey disana sudah paham alurnya, “Sejujurnya sebelum kamu cerita saya sudah menyelidikinya sedari awal Nayya bilang jika ia akan mempertemukan kamu dengan nanak-anakmu.”Ujar Rey. Habib dan Nayya diam ,menatapnya. Rey disana menatap habib dan kembali berkata.,”Belum terlambat. Kamu memang menjadi gagal dimasa lalu tapi saya harap tidak dimasa depan.”Ujarnya.


“Tapi benar kata kamu,, saya tidak punya apa-apa untuk membahagiakan kedua anakku dan Nayya. aku lelaki yang tidak punya apa-apa, bahkan menjaga mereka saja ku tak bisa.”Ujarnya terkekeh lirih. Sungguh kata-kata Rey melekat dihatinya.


“Kamu punya kejujuran dna ketulusan.”Ujar Rey.


“Ini sudah ku pikirkan secara matang, karena sedari awal aku sudah mencari tau semua tentang Habib, dan Habib membicarakan semuanya tanpa dilebihkan. Masalah pesantren itu biar kau bawakan surat sertifikatnya biar aku yang membelinya jadi kau tak perlu khawatir lagi akan ancaman busuk itu. namun yang mengelolahgnya tetap keluargamu. Aku mau itu menjadi amalku saja.”Ujar Rey.


Habib menatap rey nanar. Rey menatap Nayya yang menatapnya mengenggelng.”Nayya tidak boleh egois yah. Ini untuk kebahagiaan kalian. Nayya masih mencintai Habib kan? Dan Habib butuh Nayya dan anak-anak. Mari berdamai dengan diri dan masa lalu. Nayya mau hidup bahagiakan?”Tanyanya lembut kepada Nayya.


Nayya diam tak mau menjawab lagi. habib menatap Rey nanar dan menatap kedua anaknya. Rey mengusap kepala Acha dan Arga yang diam. “Kalian maukan jika kedua orang tua kalian rujuk lagi?”tanyanya disana.


Acha menatap kakaknya, ia takut salah bicara namun Arga diam saja disana.”Acha tidak apa-apa si. Bisa dapet jajan dobel kalo punya ayah dua.”Ujarnya langsung dipelototi oleh Arga dna digelaki oleh semua orang.”Ih acha jujur tauk. Kan nanti ada dua yang jagain Acha.”Ujarnya polos.


Habib menahan geli dihatinya. Sedangkan Arga menatap Habib dalam.” Kamu benar-benar mencintai umi dan kami?”Tanyanya disana.


Ia menatap Nayya dengan nanar.”Karena jika kamu menyakiti Umi, itu berarti kamu mengajak saya berperang.”Ujarnya tegas.


Habib mengangguk nanar. Arga disana menatapnya tajam.”Ayah janji,”Gumamnya.


“Jangan berjanji, dirumah ini ada larangan untuk tidak berjanji.”Ujar Arga tegas.


Habib diam dibuatnya.”Karena kami menerapkan janji itu harapan sedangkan kami butuh kepastian. “Ujarnya tegas lagi.

__ADS_1


“Ih abang jangan gitu. Liat muka pak Resek jadi takut..”Ujarnya Acha kepada Arga.


“Acha mulai deh bahasanya.”Ujar Rey disana kepada Acha datar.


“Ih ayah tau engak muka pak Resek kalo tegang enggak bagus. Bagusan kalo dia marah-marah kayak biasa. Lebih bagus Acha suka.”Ujarnya. Habib harus tertawa atau sedih ini tolong. Dibilang pak Resek dengan anaknya sendiri.


“Jadi keputusanya bagaimana? Kalian mau menerima perintah saya atau tidak? Dan saya akan melakukan gugatan pembatalan perkawaninan kami, dan kalian akan menikah lagi. kalian sudah berpisah terlalu lama dan kita ambil menikah lagi saja takutnya pernikahan kalian tidak sah lagi.,”Ujar Rey.


“Tapi mas.”Gumam Nayya lirih. Rey menatapnya dengan Tanya.” Nay takut.”Ujarnya lirih.”Nay takut jika nanti anak-anak yang jadi imbasnya dan Nay takut nanti Mas Habib kembali nyakitin Nay.”Ujarnya lirih disanna.


“Jika kamu disakiti maka pulang kesaya. Saya akan menerima kamu bagaimanapun keadaanya. Dan untuk Habib jika berani menyakiti Nayya. maka jangankan Habib. Bahkan seluruh keluarga dan pesantrenya akan saya hancurkan. “ujarnya tegas.”Lagian Hba4ib kan paham agama, hapus sajalah titel Gus kamu itu. Muak saya denger dan liatnya. Apakagi dipanggil ustad dan juga anak Kiyai. Demi apapun kamu tidak pantas.”Ujarnya tegas dan nyelekit. .


“Karena ketika kamu mendahuli orang lain dibanding istri kamu, itu tandanya kamu sudah durhaka sama istri, bukan Cuma istri saja yang durhaka. Apalagi jka istri kamu sudah sujud dan menangis. Mengaduh kepada Tuhan. Nah disitu kamu sudah menunjukan jika kamu menjadi pemimpin yang gagal. Saya bukan ahli agama, tapi wetidaknya saya tidak akan pernah menyakiti istri saya yah.”Ujarnya sombong.


“Tapi Khumairo?”Tanya Nayya lirih. “ Aron? Dia sangat berbahaya. Sebab yang menculiku kan Aron.”Ujarnya lirih. "Aku tidak lagi mau berurusan dengan keluarga itu sungguh,”Ujarnya.


“APA? Aron?”Tanya Habib dengan menaiki okta suaranya.”Jadi Aron yang culik kamu diwaktu itu?’'Tanyanya disana kepada Nayya.


Nayya mengangguk membuat mata Habib melnyilau marah dan juga datar.,”Kenapa kamu tidak bilang?”Tanyanya.


“YAH MAS ENGGAK NANYA.”Ujar Nayya polos.


Habib diam kan sekali lagi salah dia. Emamgnya lelaki selalu salah dimata wanita. “Lagian Aron itu masalaluku. Dia mantan pacar yang Toxic. Dia psikopat. Aku bahkan sudah berkali-kali hampir mati karenanya.''|Ujar Nayya disana dengan datar.


Habib menatap Nayya kaget.”Kalian saling kenal?”Tanyanya disana dengan heran.”Kok bisa?”Tanyanya lagi.


“Yah bisalah Nay lan cantik. Banyak yang suka sama Nay. Bahkan dia ngemis-ngemis sama Nya. Mas saja yang sia-sia’in Nay. “Ujarnya Nayya disana dnegan kesal.


Habib hanya diam salah terus perasaan sedari tadi..!


“Yah mas enggak tau nay.”Ujar Habib disana dengan helaan nafas.”Maaf.”Ujarnya.


“Andai aja mas kata maaf tu bisa ngembaliin semuanya. Enak tapi enggak bisa, jadi simpen saja yah.”Ujarnya ketus lagi.


.


.


Yoo... merapat yoo

__ADS_1


__ADS_2