
Seperti biasa. Nayya dirumah dengan kegiatannya, sesekali ia kemakamnya Rindu untuk ziarah. Kadang-kadang juga ia mengunjungi keluarga Rindu selama satu bulan ini. Habib? Ia sangat sering bertemu dengannya. Habib dengan terang-terangan datang kerumahnya namun selalu dipukul mundur oleh ayahnya dengan makian, bahkan dengan batu dan juga pisau biasanya namun Habib tetap kekeh ke rumah demi mengucapkan aku "mencintai Nayya" dengan gila.
Haha memikirkannya membuat nayya tak bisa mengelak tertawa. Keluarga Nayya memang sekeras itu dan Habib sebodoh itu. Mereka sama-sama dianggap orang gila disekitar sini. Keluarga Nayya juga selalu kehilangan senyum dan juga tawa dari Nayya. entah kenapa itu membuat mereka sakit, mereka merasa jika semakin lama Nayya semakin jauh dari mereka dan itu adalah beban bagi mereka.
Seperti pagi ini sarapan dimulai. Disana ayah Nayya menatap anaknya yang sudah siap dengan baju jas dokternya.”Nayya..”Ujarnya. Nayya mendongak menatap ayahnya sembari memakan lagi nasi goreng buatannya tadi pagi. Ayah Nayya tersenyum dan bertanya.”Kemarin ada Rey yang datang. Katanya dia ingin menikahi kamu.. karena wasiat Rindu.”Ujarnya membuat Nayya kaget dan membelalakkan mata.
Arga yang disisinya Nayya ikut mendongak menatap ayah dan ibu nayya.” Nenek dan kakek jangan bercanda..!!! Arga tau sebesar apa cintanya ayah Rey untuk bunda Rindu. Dan Arga tidak mau Umi menikah dengan ayah Rey.”Ujarnya dengan datar.
Ayah Nayya disana menghela nafas menatap nayya. nayya disana diam tak berkutik merasa desiran hatinya menggebu bertanya-tanya ada apa Rey hendak menikahinya? Apa karena Rindu beneran? Ia tak yakin sebab ia sangat tahu jika Rey adalah orang pertama yang paling menolak untuk mengkhianati Rindu. Bahkan ketika Rindu mati sekalipun. Apa katanya tadi? Wasiat Rindu? Haha lolucon macam apa itu? Rindu hidup dan memaksanya menikahi dirinya saja ia menolak mentah-mentah dan memilih kekantornya dijerman selama dua bulan dan tak pulang demi menghindari Rindu..!! itu tidak mungkin.
Nayya bangkit dari kursinya dan juga tersenyum tipis.”Nay berangkat yah.. bu. Assalamu’alaikum.”Ujarnya Nayya tak mau memperpanjang obrolan lelucon ini.. baginya ini sangat-sangat tidak lucu...!!
Ayah Nayya menerima salim Nayya dan bertanya,” Nay ayah serius. Dia datang kerumah semalam dan mengatakan hal itu.. apakah kamu tidak mau membuka hati untuk Rey? Dia lelaki baik, bahkan sangat baik dan bertanggung jawab.. bahkan anak-anakmu dia yang bantu membesarkannya.”Ujar Ayah nayya disana dengan tegas.
“Lalu ayah lupa bagaimana baiknya mbak Rindu dengan Nayya selama ini? bahkan mati karena menolak Nay dan ACha luka? ayah lupa? meski itu permintaan Rindu?”Tanya Nayya dingin.
Wajahnya berubah masam dan gak enak dipandang. Ia menatap mata ayahnya dalam dan tajam,.”Sudahlah yah. Nay tidak mau memperdebatkan masalah ini. Nayya sudah menuruti apapun kata ayah dan ibu. Tidak menerima Habib lagi Nay turuti.. tidak menemui Acha Nay turuti.. bahkan menetap disini Nay turuti yah.. apa sekarang ayah mau mengatur pernikahan untuk Nayya yang bahkan luka Nay masih menganga?”Tanya Nayya masam. Ayahnya bungkam.
Nayya tersenyum masam dan berkata.”Lakukan apapun yang ayah dan ibu mau. Lakukan saja..!!! Nay tidak akan menolak. Tapi ayah dan ibu harus ingat. Jika Nay capek.”Ujarnya dengan mata yang menatap kedua orang tuanya dalam. Ayah dan ibunya diam menatap anaknya yang merapuh dan lelah. Nay disana kembali berjalan dan menjauh dari sana.
...----------------...
Dilain tempat ada Rajja yang menatap ayahnya tajam, sebab semalam ia datang kerumah nayya juga bersama ayahnya. Ia kaget ketika ayahnya mengatakan ingin menikahi Nayya dan mengkhianati ibunya. Bahkan belum satu bulan..!!!
Ayahnya yang makan dengan tenang pun mendongak menatap anaknya dengan heran.” Ada apa? Ada yang salah?”Tanyanya disana. Raja menghela nafas dan juga menaruh sendok dipiring dan memilih pergi meninggalkan ayahnya. Rey disana pun menghela nafas menatapnya. Ia tau anaknya marah tapi ia bisa apa?
Ia ingat semalam ia datang kerumah nayya mengatakan ingin menikahi Nayya. keluarga Nayya bahagia dan senang mendengarnya. Bahkan sangat menerimanya, sedangkan Nayya? Nayya semalam lembur dan ia pulang jam 9 malam. Jadi ia dan Nayya tak bertemu dan ia pun disana hanya bisa pasrah.l
Rey disana tersenyum menatap foto Rindu dan dirinya yang menikah terpampang nyata didinding ruang tersebut. Ia menghela nafas dan berkata.”Tunggu sebentar lagi yah Rin. Saya yakin apa yang kamu inginkan tercapai.. saya akan bantu mereka...”Ujarnya dengan senyumnya lalu memilih berangkat kerja.. ia memang memiliki rencana untuk hal ini.
dengan pura-pura hendak menikahi Nayya dan mencoba supaya Habib bisa bertindak lebih kuat dan lebih besar untuk Nayya..!!! ia dua minggu lagi akan pindah ketempat tinggalnya sebelumnya bersama dua anaknya jadi ia harus bergerak cepat. Makam Rindu? Biarlah disini sebab Rindu berada disisinya selalu.
__ADS_1
Lalu kenapa ia tak mengatakan pada Raja atau anak-anaknya yang lain? Ia hanya mu semua terlihat senatural mungkin, dan hanya dirinya dan Willy yang tahu. Selebihnya tidak..!!! ia tidak ingin ada yang tahu....
"Habib..!!!! keluar kamu..!!! Habib..!!! "
Teriakan dari luar membuat Habib, Acha dan Rian kaget diselah sarapannya. Siapa pagi-pagi ini yang berteriak dan menendang pintu mereka sekeras itu? Apakah tidak punya sopan santun? Ia pikir rumah ini rumah tahanan apa?”Siapa si pagi-pagi udah cari masalah kayak gini?”Tanya Acha disana meringis tak suka sembari memegang jantungnya. Tangannya sudah mulai termor karena gemetar kaget.
Habib pun kaget hingga hampir tersedak tadi. Rian? Ia yang paling tenang dan menenangkan istrinya.”Tidak tahu.. ayo coba kita keluar,.”Ujar habib disana.”Tapi Acha tidak apa-apakan sayang? Jantung kamu baik-baik aja kan?”Tanya Habib membuat Acha mengangguk saja, mereka memilih keluar.
Baru sampai keruang tamu ternyata mereka berada disana mengacak-acak rumah habib. Habib melebarkan mata menatap siapa pelakunya..!! Somat Dan Argi ayah dan ibunya Khumairo dan Aron..!! mata kedua orang tua Khumairo memerah menatap habib dan mendekat.. Plak.. Plak... Habib kaget ketika ayah Khumairo menamparnya kuat hingga ia merasa pening dan dengungan hangat ditelinganya.
“Kurang ajar kamu Habib..!!! laki-laki biadab apa yang kamu lakukan terhadap putri dan putra saya..!! teganya kamu membuat anak saya semenderita ini..!! anak saya kamu buat bagaikan kucing yang baru saja mencuri ikan. Kamu pikir anak saya binatang ha?!!!” Teriak ayah Khumairo disana menganar dengan suara yang habis dan mata yang memerah. Ia ditahan oleh Fatih disana dengan erat.
Habib disana kaget mendengarnya. Rian dan ACha? Meeka tetap diam menatap mereka. Ayah Khumairo memberontak.” Jangan tahan saya setan..!!! saya disini menuntut Habib..!!” Teriaknya disana nanar lagi.. “ Anak saya sekarang buta..!! lidahnya cacat. Dan tubuhnya lumpuh..!! manusia biadab mana yang membuat anak saya begini...!! kalian sangat tega dengan anak saya..!” Teriaknya lagi.
Ibu Khumairo menangis sesegukan disana menatap suaminya yang marah dan memberontak. Ibu dan ayah mana yang tidak marah dan juga terima mendapatkan anak kesayangannya Dalam keadaan yang sangat menyedihkan.. Khumairo dihantar oleh orang suruhan Willy pulang kerumahnya dengan keadaan yang menyedihkan. Ia diletakkan begitu saja didepan rumahnya. Ibunya kaget waktu pertama kali membuka pintu disana.. hingga ayahnya nanar dan mengunjungi Habib disini.
Bukan hanya itu. Aron juga dikirim oleh keluarga Willy dengan tubuh tak berbalut dengan sehelai benangpun, diikat didepan pagar dengan tak sadarkan diri. Aron memang tidak separah Khumairo. Namun karir anaknya hancur sehancur-hancurnya karena berita dirinya yang begitu. Mungkin kedepannya Aron tak akan berani keluar rumah lagi..! anaknya luka tembakan disisi kaki dan bahunya namun ia sudah diobati.
“Apa-apaan ini? Kenapa? Habib melakukan kesalahan apa lagi Somad?”Tanya Kyai Abu disana dengan tanda tanya kaget ia mendapatkan kabar dari pelayan jika Habib didatangi oleh kedua orang tua Khumairo dan kediamannya dihancurkan. Ia pun segera kesini bersama keluarga lainnya.
Somad menatap kyai Abu dan berkata dengan nada yang keras.”Kemarin anak-anak saya menghilang selama dua bulan..!! dan sekarang ia dipulangkan dengan keadaan yang tak manusiawi..!! hati saya sakit melihat kedua anak saya yang begini..!!! “Teriaknya nanar dan juga mata yang bergelimpangan air mata.”Ini semua pasti ulahnya Habib dan Nayya si4lan itu..!! wanita sial4n yang sudah membuat anak saya menderita..!!!! ini semua pasti kalian yang melukainya..!! dimana wanita sialan itu dia yang pasti sudah membuat anak saya butakan. Supaya dia juga merasakan buta..!!” Teriaknya nanar dan menatap Acha tatapan tajam. ”Dimana ibu jalal4ngmu itu?!!” Teriaknya kuat.
Acha disana kaget mendengarnya, tubuhnya ditarik oleh rian kebelakangnya namun ia menahannya.”Kamu yang si4lan..!” Teriaknya bahkan lebih kuat. ayah Khumairo menatapnya dengan tatapan taja, “Ibuku tidak si4lan..!! dia baik dan kamu yang jahat..!!! jika anak kamu tidak dimanusiakan harusnya kamu bercermin, apakah anak kamu benar-benar manusia atau bukan.!!” Bentaknya membuat Habib tertegun melihat anaknya.
Hahaha... tawa Acha menggema Disana dengan kuat menatap ayah Khumairo.. Ibu Khumairo bahkan mendatanginya dan Tak... ia menampar nayya namun tangannya dengan mudah ditahan olehnya. Acha disana menghempasnya dan juga menyekiknya kuat membuat semuanya kaget.
”Acha..!” Teriak mereka dengan nanar.
Ayah Khumairo disanapun menarik diri membantu istrinya yang merasa kesusahan nafas.. tubuhnya bahkan terangkat disana dengan disisi dinding. Ia hendak memukul Acha namun Achapun segera menendangnya kuat dan ibu Khumairo yang tetap ia cekik.”Sayang lepas..!” Ujar Rian disana lembut
.
__ADS_1
Acha disana menatap mereka dengan tajam.”Tarik ucapan kalian tentang Umi Acha. Umi Acha adalah manusia yang baik bukan sialan..!!!! “Ujarnya disana membentak. Semua panik melihatnya.
Acha disana mencekiknya kuat. ibu Khumairo disana memerah tak bisa bernafas dan tak berkutik. Nafasnya masih menipis dengan tenggorokan yang pedih.
" Acha lepasin nak..." Ujar umi Anna cemas. Sebab Khumaira sudah memerah.
“Lepaskan istri saya anak sialan..!! kamu gila ingin membunuh istri saya ha?!” Teriaknya masih diposisinya terjatuh yng segera bangkit dibantu Kyai Abu disisinya.
Bugh.. Acha melempar ibunya ke hadapan ayah Khumairo. Dan tersenyum.”Saya bisa gila ketika kalian menghina ibu saya..!” Ujar Acha dengan dalam ia berdecih.”Bagaimana bisa kalian menuntut hal begini kepada abi Habib yang tidak tahu apa-apa, dan menyalahkan Umi saya karena ia pernah buta..!! tolong jangan lupakan ulah kalian yang menghancurkan pernikahan ibu dan ayah saya..!! belum lagi menculik dan juga membuat ibu saya diperkosa..!!! bahkan ia hampir dibunuh dan dijual dibudak pasaran yah kan?”Tanyanya sinis.
“Oh kalian tidak lupakan? Andai kalian tahu bagaimana jahatnya anak-anak kalian yang menyewa puluhan bandit-bandit busuk itu karena hendak menculik ibu saya untuk ditukar wajahnya dengan wajah jelek anak kalian Khumairo supaya bisa dicintai oleh Habib. Hingga Umi saya dan saya masuk rumah sakit selama dua Minggu? Kalian juga jangan lupakan acara pernikahan saya yang hancur karena ulah anak kalian... sebenarnya disini memang anak kalian bukan manusia mangkanya tidak dimanusiakan..”Ujarnya dengan tegas dan menekan kata-katanya.
“Tapi tidak begini caranya. Anak saya manusia..!” Teriak ibu Khumairo berteriak keras dengan wajah bergelinangan air mata.”Lagian apa yang kamu katakan itu tidak ada buktinya.. jika ada buktinya barulah kalian bisa mengatakan hal itu. Anak saya baik dan tidak mungkin melakukan hal sekecil itu. Ibu kalian yang iblis..” teriaknya kuat.
Acha disana tergelak disana.”Kalian butuh bukti?”Tanyanya dengan sinis. “Oke fiks tunggu sebentar yah saya ada poto copiannya dari ayah Rey..”Ujarnya dan memasuki kamarnya. Tak lama ia kembali dan melemparkannya semua pada keluarga Khumairo hingga beberapa kaset disana terkapar. Matanya memerah dan berkata.”Silahkan ditonton betapa tidak manusianya anak-anak kalian.. “Ujarnya sinis dan berkecak pinggang.
Kedua orang tua Khumairo tak terima membuat ia menghempaskan semuanya hingga hancur. menginjaknya dihadapan Acha. Acha disana hanya memandangnya sinis.”Ini tidak benar. Anak saya anak baik. Kalian harus tanggung jawab atas apa yang anak saya rasakan..!” Teriaknya. Ia pun disana segera mendekati Acha dan hendak memukulnya.”Kamu anak sial4n beraninya kamu yah..!” teriaknya.
Sebelum tangannya disana menyentuh tangan Acha ada tangan kekar menahan tangannya dan mendorongnya mundur. Kekuatannya sangat kuat disana dan itu adalah Rian. Rian menyembunyikan Acha dibalik punggung kekarnya. Acha kaget namun hanya diam saja. Habibpun bangkit.”Jangan berani kamu menyentuh istriku yah..!!!!”Teriak habib kuat disana.
“Dia anak wanita sialan itu..! jangan pernah lindungi dia dihadapan saya..!!” teriaknya Somad kuat dan tetap hendak menyerang Acha.
“Berhenti..!” Geramnya Rian dengan suara dalamnya matanya mengilat dalam disana dan berkata.” Jangan pernah mendekati istri saya.!!! “Ujarnya disana tegas.
“Kalian disni tidak ada gunanya atau bagaimana? Bagaimana bisa kalian diam saja melihat pertengkaran ini..!!! apa kalian mendadak bodoh hanya menonton..!!” Teriaknya membuat beberapa yang melihat kaget dan segra menahan ayah Khumairo.
Rian disana menatapnya dalam dan berkata.”Datangi kantor polisi dan ajukan laporan anda. Kami menunggu siyding dan keadilan... tapi jika kalian tidak bisa membuktikan kami bersalah maka jangan salahkan saya jika saya akan menuntut balik atas ulah kalian...!!! karena kami sudah memegang bukti yang sangat kuat.!!!”Ujarnya dalam. Ayah Khumairo memerah menatapnya terdiam kaku.
Rian menunjuk pintu rumahnya.”Saya rasa a
tidak ada sambutan ketika kalian masuk, jadi saya ingin kamu punya kesadaran diri untuk pergi tampa diusir..!!! atau perlu saya yang melapor dengan polisi?”Tanya Rian dalam lagi. Ayah Khumairo diam sebab tak memiliki bukti apapun.. matanya memerah menatap Acha.
__ADS_1
Wleele.. ACha dibalik punggung Rian menjulurkan lidahnya kepada ayah Khumairo dan tersenyum mengejek membuat ayah khumairo disana hendak sekali membunuh anak kurang akar itu. Tapi apa daya tangan tak sampai hoho..