Istri Butaku

Istri Butaku
12 bab terakhir


__ADS_3

Sayu-sayu mata Abu menatap kedepannya yang samar-samar ia melihat sosok yang paling ia sayangi tersenyum kepadanya dan juga mengusap pipinya membuat ia tersenyum.”Bunda...”Gumam Abu disana dengan lirih. Tubuhnya memanas dan juga pedih, pedih luka lama ditambah engan luka baru.


Sosok Somad mengepalkan tanganya dan menghempaskan cambuk ditangannya. Matanya menatap Abu geram dan Bugh..!!!


Argha.. uhukuhuk... Tampa hati ia menendang perut Abu hingga sosok itu terbatuk-batuk darah dan juga mengerang. Keadaanya sangat mengenaskan saat ini.. sungguh siapapun yang melihatnya akan sangat memaki Somad


“Dasar anak si4alan tidak berguna...!!! mati kau mati..!” Teriaknya mengunjak perut Abu dengan kuat mengutarakan kekesalannya sebab rencanaya diberi tahu oleh Abu membuat semuanya gagal total. Yah, ia mengetahui itu sebab mendapatkan kabar dari orang suruhannya yang mengawasi Abu.


Abu disana terkekeh menatap kedepan, sungguh tak lagi ada rasa sakit ditubuhnya. Entah karena terlalu rindu pada sosok bunda Rindunya atau dirinya yang mendadak menjadi gila akibat luka baik fisik maupun batinnya. Ia merasa bundanya malah tersenyum dan juga mengusap kepalanya sayang. Rasanya ia berada diawan-awan. Rindu memangkunya dan juga terkekeh melihatnya membuatnya ikut tertawa ditengah luka dan juga batuk berdarahnya.


Somad menatapnya mengerang dan aneh.”Dasar..! selain tidak berguna ternyata kau juga sudah gila..!! dasar anak tidak berguna..!” Gumamnya dan memilih pergi dari sana.. ia meninggalkan Abu yang tersenyum dan memejamkan matanya.


Keperegian Somad membuat Abu disana meringis merasa pedih dipunggungnya. “Bunda sakit... punggung Abu sakit bund.. bantuin Abu bund. Abu lelah.. ajakin Abu pergi sama bunda tolong..”Gumam Abu merintih. Tak lamapun ia tak sadarkan diri. Samar-samar ia melihat Rindu tersenyum kepadanya dan pingsan..


...----------------...


Disisi lain ada sosok yang cemas melindungi keluarga Nayya dengan beberapa penjaga. Ia membawa keluarga nayya kerumahnya. Bahkan keluarga Habib juga cemas-cemas menunggu dirumahnya Rey. Dipukul 2 yang sebagaimana Rey katakan. Namun itu sudah terlewatkan dan sekarang sudah jam 3. Tapi tanda-tanda sosok Abu kerumah Habib tak ada, tanda-tanda dirumah nayyapun tak ada. padahal disana sudah ada jebakan dan juga beberapa kamera membuat mereka bingung dan juga bersyukur.


Lebih kekecewa juga karena Rey membohongi mereka. Ralat bukan membohongi si tepatnya, tapi lebih ke memberikan berita palsu. Rey disana juga diam saja heran menatap keadaan disana. Habib yang tak tahanpun bertanya.” Gimana Rey? Kok mereka nggak ada si?”Tanyanya disana.


Rey menggeleng tak tahu. Namun ia mencoba tenang.”Mungkin sebentar lagi. kita tunggu saja. Saya yakin Abu tidak akan berbohong.”Ujarnya. habib dan lainnya mengantuk, membuat beberapa orang tidur termasuk Acha. Arga dan juga Raja. Selebihnya tidak termasuk nayya karena cemas. Kedua orang tua Nayya ia bawa kehotel saja.. karena takut ada keributan jika disatukan dengan habib. sedangkan keluarga Habib juga ditaro dihotel supaya tidak ada keributan serupa.


Waktu sudah berlalu hingga jam 4 dan semuanya tidak ada tanda-tanda apapun membuat Fatih disana kembali bertanya.” Sepertinya kamu sedang ditipu oleh Abu Rey. Dia tidak datang karena ingin mempermainkan kita saja.”Ujar Fattih tegas disana.


Rey menggeleng dan juga menatap mereka nanar.”Tidak mungkin, ia mengatakan hal itu tadi sangat serius, ia tidak mungkin berbohong, saya mempercayainya.”Jelasnya disana tegas kepada semua orang yang ada disana. Sebab hatinya lebih yakin.. ia sendiri menatap mata Abu yang menangis penuh ketulusan, tubuh yang penuh luka dan tusukan.


“Tapi jika tidak, kenapa tidak ada terjadi apapun?”Tanya Habib mengernyit heran.”Tidak mungkinkan dia memberi tahumu jika memang benar. Jujur saya sedari awal tidak percaya hal ini. kata Willy dia adalah pengkhianat yang sudah terlibat dalam beberapa kasus yang kita alami.”Ujarnya.

__ADS_1


Rey mengusap kepalanya gusar.”Heeey bahkan kau bersamanya hampir 18tahun dan kau tidak tahu dia bagaimana. Sungguh kamu ayah yang buruk,”Gumam Rey marah disana. Habib terdiam mendengarnya. Rey disana menatapnya tajam,”Kita harus cari tahu dimana Abu, saya yakin sekarang dia dalam bahaya. Sebab mungkin bisa jadi ia ketahuan sudah membocorkan semua itu kepada kita dan sekarang dia disiksa.”Gumamnya mengutarakan pendapatnya. Ia sangat percaya dan sangat yakin.


Habib disana terdiam mendengarnya, ada rasa desiran tak enak didadanya ketika Rey mengatakannya ayah yang buruk, seburuk itukah ia? Sejahat itukan dirinya? Namun ucapanya Willy membuat ia kembali yakin.”Dan semua itu hanya memanipulatif Rey. Sebab jika semua orang jahat mengakuh dirinya jahat, maka tidak akan ada hukum, tidak akan ada penjara bahkan tidak akan ada persidangan sepertinya. Jangan terlalu baik jadi orang. Saya yakin jika dia komplotan dari keluarga jahat itu.”Ujarnya tegas.


“Tapi saya sependapat dengan Mas Re.”Ujarnya Nayya menengah membuat Rey dan lain menatap nayya yang angkat bicara dengan serius.”Sebab saya tahu Abu bagaimana meski baru kenal dan bertemu, dia hanya anak rapuh yang butuh dukungan dan pengakuan jika dia anak yang istimewa dan juga bisa dibanggakan. Maka tidak mungkin sekarang ia melakukan kejahatan begitu. Ia anak yang baik.”Ujarnya disana.


Habib disana diam mendengarnya.”Tapi dia membenci kamu Nay.”Ujarnya Habib membuat nayya bungkam.” Dia membenci kamu yang membuat ibunya terluka, ia membenci kamu karena kamu ia dilahirkan didunia ini. andai kamu dan saya tidak bersatu pastilah ibunya menikah dengan saya dan mereka hidup bahagia. ia berfikir sepicik itu memang.”Ujarnya disana.


”Memangmmmsaya yakin dia anak yang baik.. tapi saya tidak yakin jika dia anak yang tidak melakukan hal yang jahat,.”Ujarnya.


Plak.. kepalanya langsung ditempeleng oleh Rey karena marah. Mata Rey menatapnya kalap dan menggelap sedangkan nayya dan Fatih terdiam menatapnya. Willy? Ia hanya datar melihatnya. Tangan Rey mengepal dan terangkat.”YaTuhan Habib..!! jika saya tidak ingat Tuhan sudah saya bunuh kamu saat ini, selain menjadi orang tua yang tidak becus kaku juga tidak pantas dibilang seorang ayah.. sungguh pantas kamu dan Nayya pisah hingga saat ini.. karena kamu memang tidak pantas bersamanya,”Ujarnya disana dengan nanar.


Habib terdiam kaku disana. Matanya menyenduh dan juga terkaku. Ia ingat bagaimana ABU BICARA DULU ‘Aku membenci istri abi Habib yang sudah merebut abi dari Umi.. andai tidak ada istri abi pasti kita hidup bahagia. gara-ara istri abi Abu tidak bahagia’ kata-kata Abu kecil mengiang apa ia salah jika berfikir Abu bersalah dan bisa jadi terlibat dan hanya mempermainkanya saja.


Nayya mendengarnyapun terdiam. Tangan Rey yang tadinya terangkat dan mengepal. Rey ingat kata pepatah. Jika kau marah pada anak yang mudanya dibawahmu maka hitung sampai 10. Jika ia lebih tua dibandingkan kamu maka hitung sampai 30, jika seumuran denganmu maka hitung sampai 20.. jika itu anakmu maka hitung sampai 100, tatap dan juga diam. Sebab marah butuh akal sehat dan otak. Jika tidak maka yang bertindak bukanlah dirinya ataulah otaknya. Tetapi amarahnya.


Habib menatap Rey dan juga berkata.”Abu memang anak baik dan juga sopan, tapi saya bilang jika dia memang tidak bersalah atau membohongi kita kenapa dia tidak disini?


Sungguh saya memang tidak percaya pada dirinya tapi kalian bisa lihatkan jika dia selalu hilang disetiap kejadian celakanya keluarga kita. saya tidak menyalahkan dirinya. Saya memang ayah yang buruk mangkanya sekarang saya tidak mau mempercayai siapapun untuk keselamatan anak-anak dan istri saya termasuk Abu. Abu memang sedari kecil dengan saya tapi kalian jangan lupa jika dia adalah anaknya siapa..!!! dia bukan nak saya..!! dan saya tidak akan mudha mempercayai siapapun sekarang. Bukankah itu adalah ajaran kamu sendiri ey?”Tanya Habib disana.


Rey disana menatap Habib nanar dan tak percaya kenapa ada manusia sebodoh Habib. Hingga ia disana berdecih dan menatap kearah nayya.” Siap-siaplah Nay. Kita akan menikah tiga hari dari sekarang. saya tidak akan ikhlas kamu dengan lelaki bodoh seperti dia.. bahkan wanita gila saja tidak pantas bersanding dengannya.”Ujarnya dan memilih pergi.,


Nayya terdiam mendengarnya lalu menatap Habib,,, sedangkan Habib tertegun mendengarnya lalu menatap Rey dengan tatapan tak percayanya. Ia menggeleng tak percaya dan juga terkekeh.”Itu tidak mungkin kan? bagaimana bisa kau ingin menikahi istriku..!!” Bentaknya.


“Dan karena kamu tidak pantas dengannya..!!! kamu banci..!” Bentak Rey dengan amarah yang menggebu-gebu. Biarkan amarahnya menguasainya saat ini melihat sifat Habib begini. Ia sangat-sangat tidak ikhlas anaknya Abu difitnah. Memang Abu bukan anak kandungnya tapi baginya Abu adalah anak kandungnya yang harus ia jaga bagaimanapun caranya.


Habib disana maju dan Bugh.. ia memukul pipi Rey dan Rey terdiam. Pipinya berdarah merasakan pukulan itu. Tangan Habib mengepal, urat lehernya keluar dan mata yang memerah.” Jangan berani-berani kau Rey..!!!! sekali kau menikahi Nayya maka saya pastikan kamu akan hancur.”Ujarnya menekan kata-katanya yang teramat dalam. Bahkan matanya memerah tak suka.

__ADS_1


Rey disana malah terkekeh dengan mengusap sudut bibirnya yang berdarah, ia disana menjilat darahnya yang tersisah disudut bibirnya dan berkata.”Dan saya tunggu apa yang sudah kamu katakana. Saya rasa manusia banci dan bodoh seperti kamu tidak akan bisa melakukan apapun, emang kamu bisa apa hm???? Otakmu saja bahkan aku yakin sangat kecil. Lebih baik kau pergi kedokter untuk memeriksanya, siapa tau kau sudah menukarnya dengan otak Barbie mainannya Acha..”Ujarnya sinis.


Habib mendengarnya hendak menghajar lagi wajah rey hingga hancur dan juga tak berbentuk. Ucapan Rey membuat ia sangat terbakar dan juga tak terima. Namun belum ia melakukannya tangannya sudah ditarik oleh rey dan Bugh.. ia dibanting kuat oleh Rey.


Krak.. argh.. tangannya patah disana karena dipatahkan oleh Rey. Rey menatapnya yang berada dibawahnya itu dingin.,”Saya sudah sangat-sangat cukup mentorerer kamu Habib.. dan kali ini tidak akan. Saya tidak akan mentolerir kamu lagi..!!! saya akan ambil semuanya dari kamu termasuk Nayya..!!lelaki bodoh seprtimu memang pantas ditinggalkan siapapun.”Ujarnya lalu pergi menarik Nayya.


Nayya yang sedari tadi diam saja menatap Habib nanar. Tangannya yang ditarik Rey itu ia tahan. Namun bisikan Rey membuat ia terdiam.’Ikuti saya dan biarkan ia mengenakan otak bodohnya untuk berfikir..” Itulah yang ia ucapkan. Meski nayya tidak paham tapi ia menuruti saja. Ia yakin Rey memiliki rencana lain.


“kakak.”Gumam Fatih mendekati kakanya yang meringis merasakan tulang tangannya patah. Ia terduduk disana memegang tangannya. Pantatnya kebas akibat dibanting oleh Rey dan saat ini ia hanya terdiam menikmati sakit ditubuhnya.


Fatih bukannya tak mau membantu, hanya saja ia memilih diam dan bungkam. Jujur ia sependapat dengan Rey, ia sendiri sudah melihat bagaimana Abu mencintai Bunda Rindu dan Rey, ia sendiri sebagai saksi bagaimana Abu menghormati mereka dan tak mungkin Abu membuat mereka kecewa bukan? Lagian tidak ada gunanya juga jika Abu menuruti kata-kata kakek dan neneknya itu. Sebab tidak ada satupun dari mereka menyayangi Abu seperti Rindu dan Rey menyayanginya. Bahkan Habib saja yang dikenal sebagai ayahnya tak begitu memperhatikannya membuat ia tak memiliki siapapun. Dan Fatih yakin ucapan Rey tadi benar adanya..!


rey berjalan disisinya Nayya menuju kamar mereka. Nayya diam dan Rey diam, nayya disana melirik Rey namun Rey tak meliriknya. Jika boleh jujur. Rey itu idamannya sungguh..!! lelaki tegas, baik, setia? Kurang apa lagi coba? Ada si kurangnya satu., ia begitu mencintai Rindu hingga melupakan siapapun. Bahkan dulu jika ditanya kepadanya. Kau lebih mencintai istri atau anaknya? maka Rey menjawab istrilah. Karena tak ada istri tak akan ada anak..!!


ada juga yang bertanya. Jika disuruh memilih antara istri dan anak? Maka Rey menjawab akan memilih istri, sebab anak hanya lah titipan dan tamu, lagipula jika diberi pilihan pada anaknya antara cinta dan orang tua maka mereka akan memilih orang tua tetapi akan tetap pergi bersama cintanya yang artinya tak tetap dan tak ada yang setia istrinya. Sungguh bagi semua orang Rey itu adalah budak cinta. Tetapi bagi Rey itu adalah dunianya..!!!


“ Kita benar-benar akan menikah?”Balik lagi pada Nayya. nayya yang sedari terdiam membuka mulutnya untuk bertanya pada Rey yang diam saja menghantarkannya kekamar.


Kamar Nayya memang paling atas dan berjarak dengan kamar yang lain. Rey juga sebab hotel ini penuh membuat mereka berpisah dengan jarak yang cukup jauh dari kamar satu sama lain.


Rey mendengarnya melirik Nayya.”Kamu tidak mencintai saya kan Nay?”Tanyanya membuat nayya menggeleng cepat. Nayya merasakan dadanya ingin meledak jika Rey tau ia mengaguminya. Rey menghela nafas disana dan tersenyum kepada Nayya.”Saya tidak akan menikahi siapapun kecuali satu orang.. yaitu istri saya Rindu. Dan jikapun saya menikah lagi maka itu dengan dia.. bukan dengan kamu atau dengan siapapun.”Ujarnya tulus.. mukanya masam mengatakan itu meski matanya bersedih akan ketulusan.


Nayya disana menghela nafas dan juga menatapnya lagi.”Jika begitu kenapa kau melamarku?”Tanya Nayya gugup. Tepat ketika ia sudah sampai didepan pintu kamarnya dan Rey disanapun diam menatapnya.


Rey disana tersenyum dan mengusap kepala Nayya yang ada kerudung itu, ia tersenyum dan berkata.”Kamu sudah saya anggap adik saya sendiri. Dan saya hanya ingin kamu bahagia Nay. “Ujarnya lirih disana.”Jika hal itu nanti kau akan mendapat kan jawabannya tapi tolong terima saya melamar kamu dan rencananya akan berhasil.”Ujarnya lalu pergi. Nayya yang mendengarnya ingin kembali bertanya, namun melihat Rey sudah berbalik dan pergi ia menelan ludahnya berhenti bertanya. Sesungguhnya rencana apa yang Rey rencanakan?


Tinggal 12 bab lagi yah..!!!! ini sudah mo tamat., ingat Cuma 12bab lagi hooho...

__ADS_1


__ADS_2