Istri Butaku

Istri Butaku
butuh


__ADS_3

Kejadian itu membuat Fatih mengajak Nayya untuk didepan ndalem saja. Ditaman dimana Habib mengajaknya kemarin. Nayya diam mengepalkan jantungnya supaya berhenti berteriak untuk marah...


Fatih disana menghentikan kursi roda Nayya dan menatap langit. “ Katanya orang yang paling kuat itu bukanlah orang yang bisa menunjukan dirinya paling kuat. Tapi ia adalah orang orang yang sabar..!”Ujarnya membuat Naya disana diam.


Rasulullah SAW pernah menggambarkan dalam sebuah hadits; Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah.” (HR. Bukhari)


Seseorang yang sabar akan mendapatkan pahala surga. Dalam sebuah hadits digambarkan; Dari Anas bin Malik ra berkata, bahwa aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah berfirman, “Apabila Aku menguji hamba-Ku dengan kedua matanya, kemudian diabersabar, maka aku gantikan surga baginya.” (HR. Bukhari)


Fatih disana menduduki dirinya dikursi dan menaruh Naayya didepanya. Tatapan sendunya ia berkata.” Dan apa yang Niang lakukan tadi itu adalah suatu hal yang benar.. namun ada hal yang lebih benar lagi kok.. dan yang pastinya lebih baik selain mengatakan niang lebih baik dari orang yang menggunjing Niang ..”Ujarnya lembut.


Nayya tetap diam nendengarkan. Fatih disana menarik jilbab Nayya yang kurang rapi dan merapikannya.” Yaitu dengan memberikan suatu fakta... bukan kata-kata. Kadang kita terlalu menggebu gebu mengatakan diri kita lebih baik, padahal dengan kita sudah memamerkan diri kita lebih baik dikalah itu. Bisa jadi Alllah selipkan didada kita ada setitik rasa sombong dan haus akan pujian, ada setitik rasa marah dan setitik rasa dendam..Sedangkan Allah sudah mengatakan jika dihati kita ada sebesar biji Zahra saja rasa sombong . Maka ia akan masuk kedalam neraka. Belum lagi dosa haus pujian, dosa tak mampu menahan emosi.. Niang mau segala yang Niang perbuat didunia menjadi sia-sia hanya karena ada rasa sombong sedikit dihatinya atau rasa dendam didadanya?” tanya Fatih.


Nayya disana menatap nanar dan juga menggeleng.. ia takut akan neraka membuat faith terkekeh.


”Niang tidak usah menangis. Kan Fatih sudah bilang jika yang dilakukan Niang tadi benar dan tidaklah salah, karena orang seperti Aisya memang harus diberi pelajaran supaya dia mampu menjaga lisannya dan niang tidak diinjak injak lagi.. Tapi alangkah baiknya seorang wanita yang mampu menjaga lisannya dan juga mampu menjaga hatinya supaya mampu menahan dahaga akan pujian..”


“Fatih tau., mungkin selama ini Niang adalah sosok yang selalu dipuji oleh keluarga, dikagum kagumi oleh semua orang, dan juga pasti selalu menjadi primadona karena Niang yang mandiri, Niang yang jago katate, inang yang jago bikin tesis dan juga tulisan.. sampai pada Niang menjadi orang yang digantungi oleh orang tua Niang dan juga abang Niang ... dan karena rasa itulah mungkin Allah memberikan ujian kepada Niang melalui Niang yang tak lagi mampu melihat, tangan Niang yang patah dan juga kaki yang patah..” Nayya disana diam mengangguk.


Ya.. dirinya selama ini adalah primadona sebagaimana yang dibahas, dipuji karena suara tilawahnya yang bagus, penghafal Qur’an, disayangi oleh ayah dan ibunya, disegani karena sifat santunnya.. siapa yang tidak kenal Nayyya diSMA maupun dikampungnya?


“Dan sekarang dimana fase Niang diberi ujian oleh Allah.”Ujar Fatih dsana mengambil makanan yang diajukan oleh bik Nur..

__ADS_1


Fatih disana mengucapkan terimakasih sebentar lalu lanjut lagi.. Ia meletakkan nasi disampingnya.


“ Ketika Niang bukan lagi primadona,. Niang yang mandiri harus bertergantungan dengan orang lain, Niang yang mampu berkarate sekarang Niang diberi untuk istirahat dan tidak lagi menjadi orang yang kuat, dan sekarang Niang di uji. Apakah Niang menyerah akan melanjutkan hafalan Niang dengan mata Niang yang sekarang sudah tidak lagi bisa melihat? Apakah niang sekarang kuat dengan cemooan, hinaan orang. Padahal dunia niang sebelumnya bergelimpangan dengan pujian. Apakah Niang memikirkan itu?” Tanyanya,


Nayya disana semakin menggeleng dengan air mata yang jatuh.” Menangislah Niang. Karena sesungguhnya Allah sedang tersenyum melihat hambanya yang sadar akan kesalahannya.. lebih baik kita sadar sekarang dengan kesalahan kita dibanding nanti menangis karena penyesalan diakhirat..” Ujarnya lembut.


“ Terus gimana? Nay Nayya tidak bisa dihina terus. Nayya bisa bisa masak, Nyya tidak bisa melakukan apapun, bukan karena Nayya tidak bisa.. Tapi keadaan Nayya yang tidak memungkinkan.. Tangan Nay., mata Nay., kaki Nay. Dan Nayya cuma enggak mau dijatuhkan dan dihina.”Ujar Nayya menangis disela ucapannya.


“Niang harus ingat kalimat ini..”Ujarnya menepuk pundak Nayya dan berkata. “ Jikapun dipuji maka aku tidak akan melayang dan jikapun dihina aku tidak akan tumbang... jikapun ingin dipuji tidak harus menggonggong dan jikapun dipuji bukan berarti harus berbangga.. karena Tuhan menyukai manusia manusia yang berjalan dijalankan menuju kejalannya.. Niang hanya khilaf dan lupa, jika sebenarnya pujian yang Niang dapatkan hanyalah fatamorgana yang lenyap tanpa sisa hanya karena kekurangan Niang miliki. “


“Seharusnya Niang sekarang harus bersyukur, disaat Niang yang memiliki kekurangan seperti ini Niang bisa tau yang mana yang paling tulus pada Niang dan yang mana yang memuji hanya karena fisik Niang.. dan Fatih juga malu dengan Niang. Karena mungkin Fatih tidak bisa setegas niang dalam membantah argument seseorang pada diri Fatih dikalah Fatih dihina. Tapi Niang malah dengan beraninya.. Niang jangan sedih lagi ya.. kita perbaiki diri sama sama.”Ujarnya.


“Dan ketika aku marah, sesungguhnya yang bicara dan bertindak itu bukanlah aku, tapi amarahku. Karena itu, aku lebih baik aku menggigit lidahku supaya aku tau dan ingat jika lidah itu mampu membuat orang lain sakit..”Ujar Fatih membuat Nayya mengangguk..


Fatih disana ingin mengusap air mata itu, tapi ia tau batasan dirinya, Nayya disana menghela nafas dan menunduk. ”Terimakasih.. karena kamu udah inginkan aku.. makasih..”Ujarnya Nayyya disana dengan gugup dan menggigit bibir atasnya sebagai kebiasaannya.


Faith terkekeh dan mengambil nasinya disampingnya tadi dan segelas susunya.”Nah aku enggak terima terimakasih gratisan, aku kultum aja dibayar tau nggak..!”Ujarnmya membuat Nayay mengerjab.


"Ba berapa? " Tanyanya gugup.


”Sebagai imbalanya Niang harus makan yang banyak supaya cepat sehat.. dan lagi, nanti Fatih akan beliin hadia buat niang yang bagus.”Ujarnya membuat Niang menghela nafas.

__ADS_1


Nayya disana menggeleng.”Nay kira tadi bayar pakek apa, tapi hadia apa??”Tanya Nayya disana gugup. Karena mau menerima makan bagaimana?” aku udah kenyang, aku enggak kau makan.”Ujar Nayya.


Ia sosok yang tidak suka menjilat ludahnya.


“Huus.. Niang enggak boleh gitu, tadi aku udah nyuruh bik Nur masak nasi goreng buat Niang dan enggak makan makanan dari ndalem, jadi niang tidak perlu khawatir.. ini enak kok.. satu porsi bagi dua.”Ujarnya lembut disana.”Dan lagi nanti kalo Niang habis makannya Niang akan aku kasih hadia. Dan hadianya rahasia dong.”Ujarnya membuat Nayya mendelik.


“Makan ya.”Ujar Fatih membuat Nayya mengangguk.


Fatih mulai menyendoki Nayya makan. Dan ia tak makan, ia hanya menyuruh Nayya makan banyak saja, ia hanya makan sedikit supaya menepati janji.. dari sejauh ini ia tau. Jika sebenarnya Nayya hanya butuh dipahami dan dimengerti.


.


.


.


.


Yaah doain biar aku bisa dapat jodoh kayak Fatih ya.. Amiin.. dan kalian juga aamiin Wkkw ...


jangan lupa vote, like and komentar yah guys..

__ADS_1


__ADS_2