Istri Butaku

Istri Butaku
Definisi


__ADS_3

Assalamu’alaikum semua. Semoga selalu dalam lindungan Allah swt yah..


Btw disini aku mau sedikit spike up yah masalah novel ini hehe.. Jika kemarin aku menulis novel tentang gadis pemberontak sekarang aku bikin istri pemberontak yah...


Keduanya memang beda yah... dan inti dari novel nya juga beda, alur dan masukannya juga akan beda...


...Tadi aku baca, ternyata ada yang non muslim yang baca. Sebenarnya disini itu enggak ada kejelekan yang saya sampaikan. Semoga apa yang kandungan dalam novel ini itu ada ilmunya gitu. Dan buat yang Nonis rekomendet novel yang “Hijrah Sang Gadis Pemberontak “...


Nah disana ada sedikit pembahasna masalah agama islam kok. Kalo yang ini itu belum selesai nanti takutnya ada yang salah paham gitu.


Dan buat yang baca terus nanya. Kok novelnya kacau si, alurnya enggak jelas. Jujur ini baru awalan. awalan dari saya untuk menanamkan beberapa ilmu agama itu. Mungkin semuanya butuh proses. Jikapun saya langsung satuin Habib dan Nayya maka tidak akan terjadilah novel. Mudah bagi saya memberikan Ending happy dan hidup bahagia. Namun point utama dalam saya membuat novel agama itu untuk memberikan beberapa ilmu dan juga beberapa pemahaman saya gitu. Bukan hanya tulisan tapi juga kesan dan pesan...!


Salah satunya saya jelaskan tentang Nayya. watak Nayya yang keras dan juga kekeh akan keinginanya dia yang tidak mau dipoligami, itu saya beri karena saya mau ngasih tau * Sekuat apapun kamu mempertahankan argumentasi, keinginan dan juga kemauanmu tentang hidupmu. Tapi jika Tuhan berkehendak. Maka tidak akan mampu dibantah. Mau bagaimanapun caranya. Maka pilihannya ada ditanganmu. Mau tetap bertahan atau mundur. “


Sosok Habib.. Saya beri disini itu saya terinspirasi dengan watak lelaki yang lemah lembut dan juga rendah hati. Pemahaman agama yang kuat dan juga sangat sopan . disini saya menanamkan satu nilai ^ Mau setaat apapun kamu, selembut apapun kamu, sebaik apapun kamu. Kadang kita butuh menyakiti sesuatu untuk melindungi yang ada didiri kita. Kadang kita butuh egois dalam hidup kita untuk mempertahankan suatu hal. Semua itu bukan jahat, tapi karena memang kehidupan memang begitu. Harus menyakiti sesuatu untuk mendapatkan kebaikan yang kebih besar. Dan menjadi terlalu baik dan lembut kadang bisa membuat bomerang pada diri kita sendiri. Dan disini saya mengajarkan ‘Titik control dalam kehidupan. Kamu harus bisa mengontrol diri kamu dan orang sekitar, Bukan orang sekitar yang mengontrol kamu. Dan kamu yang harus mengontrol keadaan, bukan keadaan yang mengontrol kamu. *


Wataknya Khumairo. Disini ada banyak yang membencinya, dan saya sebagai author tak marah bahkan saya cukup apresiasi karena komen head kalian dan amarah kalian membuat saya tau jika novel ini bisa jatuh kehati kalian hehe. Dan watak dan tokoh ini saya beri karena satu tujuan * Kehidupan itu sudah ada yang mengatur. Ketika kamu menentang takdir, maka ada banyak hati yang kamu sakiti, ada banyak luka yang akan kamu toreh. Sebagaimana yang dia lakukan, merebut Habib yang artinya ia melukai banyak hal. Coba dan andai dia mengikhlaskan maka mungkin saat ini kisah ini beda cerita.. jadi kamu bisa jadi penghancur melebihi setan jika kamu tak ada rasa keihlasan dan juga rasa malu.. Banyak orang yang berilmu namun tak banyak orang yang beradap.. “


Yang wataknya Kyai ABU. Aku masukin karena ada banyak puluhan ulama diluar sana paham agama namun dia tetap diam ketika ada yang mungkar, dia tetap mendiaminya karena merasa ada yang paling baik dan benar. Disini aku Cuma kaish karena apa. Don’t Gudge by Cover. This jangan dilupakan yah..


Fatih? Aku bikin karena apa? Jangan meremehkan seseorang hanya karena umur. Umur Fatih jauh dibawah Habib tapi lihatlah, dia lebih mampu mengontrol diri dan lingkungan. Kadang seseorang itu tak mampu diinilai dari umur, tapi dinilai dan pemahaman dan juga kedewasaan. Kadang dewasa tidak memandang umur.


Udah itu saja.. aku Cuma berpesan. Jika inti novel akan segera dimulai.


Dan maaf untuk beberapa pihak yang saya rugikan, tak ada maksud untuk merusak citra nama dan juga eksensi seseorang dalam novel ini. Ini hanya fiktif belaka. Dan beberapa kisah yang nyata saya akan berikan dipart berikutnya. Aku kutip novel ini dari kisah kakak teman saya. Terimakasih.


Dan semoga apa yang saya sampaikan mampu ditelaah dan dipahami oleh kita yah.. aamin..


...----------------...

__ADS_1


sudah satu bulan Nayya pergi dari desanya, dan sekarang ia tinggal diTurkei bersama keluarga Rindu dan bersama Abel juga. Disini sangat ramai. Bahkan Cakra juga tinggal disini.. rumah Rindu itu sederhana jauh dari yang semua orang bayangkan, tapi karena ada banyaknya orang membuat ia merehab rumah menjadi lebih besar dan juga luas. Rindu dan Rey ternyata orang kaya.


Dan disinilah Nayya sekarang, ia duduk ditaman menatap kedepan dengan tatapan kosong, ia mengusap perutnya. Ia memilih kembali menghafal hafalannya yang hilang, kembali menghafal yang seharusnya ia hafal. Sayangkan beberapa hafalannya hilang begitu saja. Namun terhenti dikalah Rindu menyahuti hafalanya yang salah.


Nayya tersenyum mengusap perutnya dan terhenti.”Mbak ih ngagetin.”Ujarnya disana dengan Kaget.


Rindu disana terkekeh. perutnya kian membuncit dan sebentar lagi ia akan melahirkan. Hanya hitung hari saja lagi.


Rindu mengangguk dan duduk disamping Nayya. “Kamu hafalannya salah. Kamu balik lagi kesurah Al-Kahfi itu.”Ujarnya disana. Rindu itu hafal 30just yah teman.


Nayya disana membulatkan matanya.”Astaghfurillah benarkah.?.. Nay lupa hehe.”Ujarnya nyengir.. Rindu hanya menggeleng saja


Nayya kembali menghela nafas disana.”Mbak enggak marah dengan gossip yang ada disekitar mbak?”Tanya Nayya disana dengan takut kepada Rindu.


Rindu mengerutkan keningnya sembari makan straoberynya. “Gosip yang mana si?”Tanyanya disana dengan heran.


Rindu disana tersenyum dibuatnya. “Yah kalo juga enggak apa-apa kok. Sepertinya seru juga kan.”Ujarnya bergurau.


Nayya terdiam dibuatnya. “Iiiih mbak ngacok deh.. Nayy engak bakal gitu. Nay enggak mungkin mau.”Ujarnya Nayya mengelak cepat. Mana mungkin dia mau jadi madu kan? Dipoligami saja ia tak mau,


Rindu disana terkekeh lagi dibuatnya dan mengusap punggung Nayya. “Nay Nay.. kadang tu mau kamu menolak takdir, sekuat apa, dan sekeras apapun itu. Kamu tidak akan mampu, sebab yang kamu lawan bukan manusia, tapi Tuhan ..”Ujar Rindu disana mengunya lagi straoberynya santai. Ia menatap langit dan kembali berkata. “Manusia itu hanya bisa memilih. Bukan menentukan.”Lanjutnya lagi.


Nayya terdiam. Benar semua yang dikatakan, sebagaimana ia diculik dan hilang menikah dan hamil.. Pisah dan meninggalkan. .. “ Kok Mbak tidak sakit hati jika Mas Rey menikah lagi dengan wanita lain?”Tanya Nayya disana mencicit. ”Bukan karena Nay mau, tapi Nay Cuma mau denger dari Mbak aja.”Ujarnya lirih.


Rindu disana menggeleng. “Mbak akui mbak sakit.”Ujarnya. Nayya kembali diam.”Wanita mana si yang enggak sakit kalo berbagi. Tapi mbak yakin jika apa yang sudah Tuhan tetapkan kepada mbak itu adalah yang terbaik. Mbak engak mau hidup dalam kekhawatiran atau kecemasan, “Ujarnya.


Ia menunjukan straobetry yang ia makan.”Kadang bunga juga mau mekar dan menua hinga mati, ingin merasa hidup lebih lama. Namun siapa yang peduli jika Tuhan mengirimkan lebah yang menghancurkan? Ulat yang merusak? Atau hama yang mereraikan impiannya? Namun meski begitu, bukankah itu adalah kebaikan untuk bunga itu sendiri? Lebah yang menyerbukkan sari darinya supaya berkembang, ulat dan hama pertanda jika ia adalah tumbuhan yang subur? Meski nampak tak baik namun para dasarnya semuanya itu adalah yang terbaik untuk bunga itu sendiri kan? Bunga butuh semua itu supaya ia bisa kembali berkembang dan kembali menciptakan bunga yang jauh lebih banyak dan lebih cantik dikemudian hari. "


"Manusia hanya mampu berencana bukan menetapkan.. Mbak tidak mau memusingkan hidup. Karena hidup akan bahagia ketika kita mempercayai semuanya dengan Tuhan.,”Ujarnya disana.

__ADS_1


“Bahkan sebiji nasi didalam perut kita, itu sudah Allah tetapkan diribuan tahun lalu sebelum ia menciptakan kita dimuka bumi ini. Dan sesungguhnya Allah mengetahui tentang apa yang tidak kita ketahui Nay.. Jadi jangan terlalu khawatir akan dunia yah.”


Nayya disana menatap lirih. Rindu jauh berbeda dengan dirinya. Ia yang terlalu cemas akan rasa sakit. Ia yang terlalu memikirkan akan kebahagiaan.


Rindu menepuk lagi kepala Nayya sayang.” Bahagia itu bukan tentang kamu memikirkanya Nay. Tapi tentang kamu membahagiakan diri kamu dengan apa yang kamu punya sekarang. Pikirkan apa yang bisa membuat kamu bahagia, maka kamu akan tersenyum.”Ujarnya disana tersenyum. “Kamu hanya perlu berusaha untuk masa depan, selain itu biarkan takdir yang menentukan.”


Nayya Disana kembali diam, ia malu.. ia sangat malu akan dunia. Kenapa dirinya tak bisa seperti Rindu yang mengikhlaskan hidup kepada Tuhan saja? Kenapa ia terlalu memikirkan yang seharusnya tak ia pikirkan? kenapa ia terlalu memikirkan masa depan? Sedangkan masa depan sudah ditetapkan? ”Mbak bener.. Nay terlalu bodoh memikirkan dunia ini.”Ujarnya menunduk mengenggam erat tongkat yang ada ditanganya.


Rindu disana menepuk pundaknya dan berkata. “Tidak apa. Mbak juga pernah kayak kamu..”Ujarnya. nayya disana mengangguk dan menghela nafas.


Nayya tersenyum miris, wajar saja Rey mencintai Rindu. Bahkan Rindu sangat mempercayainya dan menyerahkan semua pada takdir..


"Tapi berserah diri dengan takdir saja itu juga salah loh Nay.”Ujar Rindu disanna.


Nayya diam mendengarnya. “Yah salah, Allah memang sudah menetapkanya Diribuan tahun yang lalu, namun jika kamu tidak berusaha dan berdoa kamu tidak akan mendapatkanya, ibarat nasi atau uang .. tidak mungkinkan mereka datang sendiri? Haha lucu kali jika datang sendiri kehadapan kita. Malah Kita yang kabur nanti.”Ujarnya tertawa disana. Tawanya sangat lepas.


Nayya disana terkekeh.”Intinya Nayya harus tetap berusaha kan mbak supaya Nayya bisa dapat hasil yang lebih bagus? Nayya harus berdoa jugakan?”Tanyanya disana.”Tak boleh berserah diri saja karena berserah itu ibaratkan makan nasi tanpa lauk. Kenyang saja namun tak mendapatkan vitamin dan zat yang dibutuhkan, tapi jika bekerja saja tanpa doa itu sama saja dengan makan lauk tanpa nasi., enak si namun akan membuat mual dan membuat sakit.. Pada dasarnya doa dan usaha juga mempengaruhi masa depan kan?”Tanyanya.


“Tul betull... ”Ujar Rindu disana.. “Oh yah, kamu puasa kan?”Tanyanya disana memakan buahnya.


Nayya disana tersenyum dan mengangguk.”Enak yah Nyya, mbak engak bisa puasa karena laper terus. Nanti kasihan anak mbak engak dapet nutrisi hehe.”Ujar Rindu membuat Nayya terkekeh.. Rindukan hamil besar..


Yah Nayya harus berubah untuk kehidupan berikutnya.


.


.


...Jangan lupa tinggalkan jejak yah Guyss......

__ADS_1


__ADS_2