Istri Butaku

Istri Butaku
Masa lalu Aron


__ADS_3

Bugh. Bugh.. Bugh.. Clap... suara itu memekakan telinga disana.. Sosok mungil berdiri kaku didekat dinding melihat nanar sosok didepanya itu membunuh orang dan memukulnya membabi buta.. Namun sebisa mungkin ia diam tak bicara apapun dan menikmatinya seakan itu bukan hal yang membuat ia takut. Lalu disusul oleh dua temannya yang lain disana melirik wanita itu dengan tatapan datarnya.


Ia tau psikopat akan lebih berbahaya jika kita takut..!


Lalu sosok pria berbadan kekar tinggi menjulang dengan seragam putih kotak-kotak berwarna biru itu mendekati sosok wanita itu dan menarik tangannya.. Namun sosok wanita itu memberontak hingga tangannya terasa perih..


“Lihat Bintang loe. Dia akan mati kalo loe enggak juga mau nerima Gue..!” Ujarnya menekan kata-katanya disana.


Sosok wanita itu menatap lelaki terkapar disana nanar lalu menatap kedepan.. “Gue enggak bakal maafin loe kalo dia kenapa-napa Aron..!!|" Ujarnya disana cukup dingin meski tak bisa ia control jika tangannya gemetar ketakukan sekarang. Sosok Aron adalah sosok paling bahaya yang ia temui...!


“Gue bilang putusin dia dan terima gue baru gue akan lepasin dia dan bantu dia kerumah sakit.” Ujarnya sosok pria yang tak lain bernama Aron itu tegas dan membentak dihadapan sosok didepannya. Sosok yang sudah berkali-kali menolaknya karena sudah memiliki kekasih. Sudah dua tahun ia menanti namun wanita tak kunjung mencintainya. Semua lelaki didekat dan mendekati wanita itu selalu ia habisi dan ia ancam.. hanya satu laki-laki ini yang tak ia lukai.. Karena ia sudah diancam wanita ini. Dan lagi lelaki itu adalah orang yang cukup kuat dan kaya.


Tapi hari ini. Ia melakukan hal yang diluar kendali lagi ketika gadis impiannya kembali menolaknya terang terangan....


Wanita itu pun menghela nafas menatap Aron datar. “ Gue enggak suka sama loe. Loe bauk dan loe br3ngset. “Ujarnya jujur. Ia tak suka bauh rokok dan alcohol mangkanya dia bilang begitu. Bahkan lelaki didepanya ini perokok aktif membuat ia membencinya. “ Bawa dia kerumah sakit, selamatin dia dan kita pacaran..”Ujarnya disana. ia tau jika Aron akan melakukan hal yang lebih jika tidak.


Karena saat ini dia dan Bintangnya di Hutan rimba yang jauh dari desa.. Tak ada cara lain selain menyerah diri untuk menyelamati Bintangnya.


Semua sudah direncana olah Aron.


Lelaki itu menyeringai dan mau memeluk sosok didepanya iitu mamun ditahan, “Loe bauk. Kalo mau deket-deket jangan ngerokok.. atau minum alcohol. Alcohol loe murahan jadi hidung gue sakit.”Ujarnya lalu pergi meninggalkan sosok yang baru saja menjadi kekasihnya itu.


“Cepetan dia bisa mati Aron ...!”Teriak wanita itu lagi. Hingga Kuku si Aron memutih mengepalkan tangannya erat mendengarnya.


Brak.. ia memukul dinding hingga tulang nya terdengar bergeser dan darah mengalir, namun ia tak peduli..” Bawa dia kerumah sakit.!”Teriaknya disana membentak membuat dua temannya mengangguk.


Lalu Aron menarik tangan sosok wanita yang Nampak khawatir akan kekasihnya itu. “Dan loe....! Berani loe sentu cowok lain. Gue bakal habisin loe..!! bahkan keluarga loe gue bakar...!”Ujarnya disana dengan datarnya dan menariknya kasar hinga sosok itu meringis dan menurutinya menuju kemana ia pergi. “Inget... Loe milik gue... selamanya..!!”


“ Gak inget gue. yang gue inget loe manusia yang paling gue benci..|" Ujar sosok didepanya ini. Sosok yang mencuri hatinya itu memang aneh. Ia bahkan tidak tau kenapa menyukai wanita berhijab manis ini. Namun ia diam disana menghiraukan kata kata yang wanitanya ucapkan.


Pertama kali ia bertemu dengan perempuan itu sungguh memikatnya. Senyum manis yang ia beri pada orang lain dan berkata. “ Kenalin nama gue Nayya Maura Nadifa. Hobby gue ngebuat orang lain tersenyum.."


Dan teman kelasnya lebih tepatnya pembinanya pun bertanya "Gimana bisa? Gue jarang tersenyum mau apa Loe... !!"


Sosok itu hanya tersenyum manis mengipitkan matanya hingga sosok didepan matanya pun tak sadar jika ia terpana akan hal itu tak sadar jika ia juga tersenyum tipis. lalu sosok didepannya malah tertawa lebar disana bak dewi bulan turun dari langit. Ditambah hijab putih dan baju bersihnya

__ADS_1


"Misi berhasil.. Mangsa tersenyum komandan... "Ujarnya terkekeh membuat sosok itu tertegun baru sadar jika ia juga tersenyum..


Sial...! batin si pria yang tak lain adalah Aron.. Yah.. Sosok Aron dikalah itu kakak pembina MOSnya... Dia Nayya Maurah Nadifa...


" Kenapa Hobbi gue ngebuat tersenyum? Karena gue mau jadi sumber senyum untuk semua orang..” Ujar Nayya lagi dengan manisnya. Ia sosok periang meski mengenakan hijab.


Dia dibilang Aneh oleh satu sekolah karena mengenakan hijab. Tak jarang dibilang ibu-ibu dan juga kasidahan atau gambus, kenapa? karena ia masuk disalah satu sekolah elit yang tak ada satupun yang mengenakan hujan meski bayak yang beragama islam. Bahkan guru saja tidak ada.. Semuanya modis dengan baju yang hanya selengan dan Rok diatas lutut, Jika Rok dibawah lutut maka siap siap kena Bully karena dianggap cupu.. Tapi ia satu satunya yang tak pernah dibully fisik, karena kebaikan dan keramahannya, bahkan ia anak kesayangan dari kakak tingkatnya yang berjenis Adam karena dirinya yang baik dan juga tak pernah berkata kasar barang sedikitpun.


Tapi Kaum hawa banyak yang iri membuat mereka menghina Nayya dengan kata-kata peda, dengan mengatakan dirinya ibu-ibu dan sok suci. Mereka tak berani menyakiti fisik karena ada banyak yang melindungi Nayya.


Namun meski dihina ia tetap PD dengan hijabnya dan kembali berkata. “Barang Bungkusan dan barang pajangan beda kualitas.. “Itulah yang ucapkan hingga membuat sosok Aron sangat tertarik..


Hingga satu fakta yang ia ketahui.. Lelaki paling tampan disekolahan itu dikalahkan dengan lelaki yang menyandang status pacar perempuan itu.. bahkan pacar gadis itu tak setampan dirinya..!! Dan dia juga adik kelasnya hingga membuat satu rencana untuk memisahkan dirinya dan juga gadisnya dengan satu cara..!!


...----------------...


Aron menghela nafas ketika mengingat masa dimana ia menginjakkan usia 16san tahun namun sudah mengenal cinta.. entahlah, bisa dikatakan dia itu ambisus, jika sudah menyukai maka ia harus memiliki ia terlahir dikeluarga kayavraya membuat ia mampu memiliki segalanya. Ia rela membunuh apa yang bisa ia bunuh supaya bisa mendapatkan apa yang ia mau. Ia bisa melakukan apapun namun sayang. Mau dia membunuh dan melakukan kejahatan apapun itu. Tapi ia tak akan mampu memikat hati perempuan incarannya.. bagaimana pun caranya..


Yah gadis itu adalah Nayya Maura Nadifa. Gadis sejuta pesonanya, gadis yang ceria dan lembut. Jika dibilang polos ia polos tapi kepolosannnya tak dapat membuat orang menipunya. Ia cerdas namun tak berambisi dihidupnya. Ambisinya hanya satu. Tak merepotkan orang lain dan percaya pada diri sendiri.


Disisi lain ia menatap sosok itu. Sosok dibelakang rumah yang diam menghirup udara segar dan disitu datang sosok permuda tampan yang membawa satu boxs yang bergambar ayam goreng. Apa itu? Tapi samar-samar ia mendengar ujaran mereka.


“Niang... niang... aku membawa ayam level 7buat niang dan burger... Ayo dimakan..”Itu lah suaranya.. Dia adalah sosok Fatih yang membawa ayam Crispy yan pedas level tujuh itu. Tadi ia melihat semuanya yang Nayya lakukan hingga ia berisiatif membelikan makanan kesukaan Nayya dari tempat makan satu paket dengan burger dan juga nasi.


Bukan tak mau membantu Nayya. tapi ia tau batasan dirinya.


Nayya yang memikirkan pernikahannya itu mendengarnya pun mengangkat kepalanya dan membuka matanya. Disana Ia tersenyum dan menggulurkan tanganya. " Mana-mana?” Tanyanya disana membuat Fatih terkekeh disana dan megusap kepalanya. Ia juga membeli boba untuk Nayya yang rasanya Chocolate.


Fatih memberinya membuat Nayya disana tersenyum dan menaruh makan diatas pahanya ia mengambil tysu basah didekatnya untuk membersihkan tangannya dan mulai memakanya. Tysu itu memang selalu ia bawa karena memang ia tak bisa melihat tapi ia harus tetap menjaga kebersihan.


“Umm.. Makasih yah Fatih..”Ujarnya membuka mulutnya lebar dan memakan burger yang pertama kali ya gigit.


Faith tersenyum menatapnya. Tak ada guratan sedih diwajah Nayya. ia Nampak menikmati makanannya disana hingga tak merasa jika makannya cukup berantakan. “ Jangan bersedih yah niang...”Ujarnya bergumam, disana dan menghela nafas, “Fatih akan menjadi garda terdepan untuk melindungi Niang. Fatih selalu mendukung apa yang niang inginkan.,”Ujarnya,.


Nayya terkekeh disana. “Kau lihat. Apa aku sedang bersedih hm?”Ujarnya dan mulai melahap ayam yang berwarna merah itu kemulutnya. Itu bagian sayap membuat Fatih meringis. Nampak tak ada kesedihan si.

__ADS_1


Nyaya kembali terkekeh. “Semua yang ada didunia ini hanya titipan,”Gumamnya disana.


“Tak ada yang harus aku takuti dan aku sedihkan. Bercerai dan berpisah itu takdir..”Lanjutnya disana Fatih diam menatapnya.


“Niang tidak bersedih sama sekali?”Tanyanya miris. Bagaimana bisa Niangnya ini sama sekali tak mempedulikan suaminya dan hubungan mereka.


Nayya menggeleng. “Aku pernah disakiti dan semenjak itu aku berfikir jika tidak ada yang bisa menyakiti diri kita kecuali diri sendiri.”Ujarnya disana lalu meminum minumannya. Segar. “Kamu tau Fatih? Dulu aku dikatakan ****** oleh teman-temanku..” Ujarnya terkekeh.


Faith disana menatapnya dengan alis mengerut..”Kenapa?”Tanyanya heran.


Nayya disana memakan lagi makananya kembali berkata. “Dulu dikelasku ada gempa bumi, dan itu cukup kecang, dan dikalah itu aku yang sedang tidur tak peduli dikalah semua orang berlari keluar dengan heboh dan panik.. Aku nya diam dan menikmatinya hingga kakiku diseret keluar dan digendong oleh temanku dengan paniknya ia berkata. ‘Tidur yah tidur tapi enggak usah ngebangke..' Hahah mereka tidak tau jika aku sudah bangun dan menikmati gempa itu.. mereka takut aku mati.” Ujarnya disana absrak mengingat hal itu.


“Kau tak takut mati?”Tanya Fatih tak mengerti...


Nayya kembali menggeleng. “ Bukan tak takut. Tapi lebih tepatnya aku bisa mengontrol diri. Mana yang harus aku khawatirkan dan mana yang bukan. Aku harus peka mana yang membahayakan dan mana yang tidak. Bagaimana pun kami dikalah itu berada di kelas lantai 3 jika keluarpun itu percuma, bahkan mereka yang berdesak desakan banyak yang terluka karena terinjak dan didorong, bahkan ada yang mau terjun dari atas saking takutnya...! Bagaimanapun paniknya dalam suatu masalah itu mempengaruhi semuanya. Bagaimana kondisinya maka ita harus berfikir jerni.. Semua manusia memiliki reflek yang tinggi tapi seharusnya itu harus dikontrol.. yah aku hanya tidak mau mengekang suatu keadaan. "


"Aku hanya mau hidup dengan apa adanya bukan mengejar sesuatu. Seperti kata Habibi, kamu jungkir balikpun jika Ainun jodohku maka aku yang dapat.”Ujarnya tersneyum.


Faith tersneyum dibuatnya.. Nayya menghela nafas disisi lain tak mampu ia pungkiri jika hatinya terasa neyri saat ini. Nyeri Karena merasa jika Habib tak tegas dan mempertahankan hubungan ini. Nayya memang sosok yang tak terlalu mengekang suatu keadaan. Jika sesuatu itu pergi maka pergilah.. Ia terlalu hidup mandiri selama ia kecil.


Yahyah.. mungkin saking mandirinya dia ketika buta sekalipun ia tetap ingin mandiri dan tidak merepotkan orang lain, tak mau mengejar apa yang seperti orang lain. Bisa dikatakan jika Nayya tidak memiliki obsesi terhadap perasaan atau apapun yang ada. Mungkin terdengar aneh. Namun begitulah keadaanya.


Disisi lain Aron mendengar semuanya terdiam. Mengepalkan tangan ketika tahu jika Nayya adalah istri dari lelaki sang adiknya.. lelaki yang sangat diinginkan adiknya. Dan ternyata Nayya adalah orang dimasa lalunya.


Dulu Nayya selalu membantahnya menganggap kata-katanya bagaikan angin lalu. Meski ia mengancam untuk menyakiti kekasihnya bahkan dirinya sendiri Nayya tak pernah takut dan selalu nengatakan jika semakin dirinya mengekang maka semakin renggang tali pengikat mereka. Nayya tidak suka dikendalikan membuat ia terlepas tanpa Aron sadari. Nayya memiliki cara tersendiri untuk keluar dari kekangan orang lain...


.


.


Yuhuu.... Ada yang nanya kenapa namanya Habib juga sama kayak novel aku sebelumnya hehe.. Sebenarnya bukannya mau sama'in. Awalnya aku enggak mau lanjutin novell Hijrah sang gadis pemberontak karena dikitnya pembaca. Lalu aku bikinlah novel ini. Ehhh enggak taunya HSGP banyak yang minat meski enggak ratusan jadi aku tetap lanjutin deh.. terus pas HSGP udah tamat banyak yang mau ini novel aku lanjutin. Mangkanya aku lanjutin hehe.. jadi mangkanya namanya sama maaf yah.


Dan lagi aku lanjutin itu karena banyaknya yang minat dan komentar dan Like. Sama kayak ini. Ini sekarang banyak yang komentar Like dan juga Vote. Jadi semakin mau aku meneruskanya.. jejak kalian itu memang membuat Mood seorang penulis itu naik banget serius hehe.


Ini harusnya 2 Up tapi aku satuhin aja yah.... Jadi jangan lupa Like komentar dan Vote terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2