Istri Butaku

Istri Butaku
Habib


__ADS_3

Divbelahan dunia lain ada sosok Habi b yangs emakin tak terurus, lihatlah wajahnya yang dulu selalu rapi sekarang berjambang dan tidak terawatt, kulitnya yang bagus sekarang lihatlah.. ia bahkan sekarang sangat kurus dan juga tak enak dipandang.


Ia sudah mencari dimana tempat foto-foto yang terkirim dengannya, dan kalian tau? Semua fotonya itu da ada keterangan, ia sudah meneywa detektif dan juga banyak lainnnya untuk mencari Nayya dan keluarga, tetapi tetap saja tak ada kabar dimana Nayya berada sekarang.


Pusing? Tentu saja, ia bagai kehilangan arah saat ini, makan ia lupakjan, ibadah ia berantakan, semuanya berantakan sampai pada keluarga Khumairo memarahinya dan selalu menuntutnya. Otaknya terkuras banyak hingga ia jatuh sakit selama dua bulan ini. ia kekurangan cairan dan kemarin ditemukan orang dijalan dengan keadaan pingsan.


Darah rendah, alam lambung dan juga magh kambu, ia sangat lemah dan setiap ucapanya selalu terlontar dimana Nayya berada. Sungguh ia sangat mencintai Nayya dna kehilangan Nayya. ia kehilangan sosok istri yang begitu ia pujah dan ia sayangi.


Dan seperti saat ini, ada Khumairo yang menatap Habib yang belum juga sadar itu nanar. Perutnya membuncit dan juga akan segera melahirkan. Ia membutuhkan habib namun Habib tak mempedulikan dirinya. Ketika tahu anaknya meninggal gara gara Habib ia memang sangat marah dan kecewa tetapi tetap saja. Ia tetap berharap dengan semua masalah itu Habib mencarinya dan meminta maaf. Ternyata ia salah. Habib hanya datang beberapa kali meminta maaf, dan itupun Khumairo lupa kapan itu terjadi.


Ia mencintai Habib, sangat...


benarkatanya Rindu .. semua kebahagiaan ketika kita yang kita rebut dari kebahagiaan orang lain kita tidak akan menemukan kebahagiaan diakhir, ketika kita terlalu seraka makah kita sendirilah yang hancur dengan ulah diri kita sendiri.


“Nayya.. kamu terlalu serakah.”ujarnya lirih mengusap perutnya membuncit. “ Aku hanya meminta sedikit ruang ditempat kalian yang sebenarnya adalah ruangku namun kau rebut. Tapi kau terlalu tamak hingga aku terbuang jauh.”Ujarnya lagi menadang wajah Habib lirih.


“Dan liat sekarang, aku hancur, anakku lahir tanpa ayah, dan untungnya Habib mau jadi ayah anakku. Kau pergi dan menghancur segalanya. Sungguh aku tak pernah berniat mengambil Habib darimu.. tapi kamu malah pergi dan menghancurkan semua anganku.”Air matanya jatuh dengan lirihnya.


”Aku membayangkan betapa bahagianya aku dan kau bercerita bersama, menggandeng anak kita keskeolah dan melayani mas Habib, aku takk masalah harus berbagi Mas Habib aku hanya igin kita bersama. Tapi kau menghancur semuanya sedari awal.”Gumamnya irih.


“Maaf.. aku terlllau egois..”Lirikhnya disana..


pundaknya ditepuk seseorang membuat ia mendongak.. disitu ia menatap seseorang yang tak ia kenali.. akh ternyata dokter membuat ia bangkit.”Akh iya dok apa apa?”Tanyanya.


Dokter itu menatap Mira sinis dan berkata.” Keluarlah.. aku mau memeriksa suamimu.”Ujarnya. Khumairo mengangguk saja dan mulai pergi meninggalkan dokter itu.


Dokter itu menatap sinis. “Mau bagaimanapun niatmu, mau kau tak mau merusak, mau berbagi atau mau apapun itu ketika tak ada izin dari orang rumah untuk masuk, kau tetap saja tak sopan dan pencuri.. sama dengan pernikahan dan rumah tangga. Mau ada atau tidak niat dalam merusak hubungan orang. Kau tetap saja perusak dan pelakor. “


“Jadi jangan mendalihkan sesuatu dengan hal yang baik bagimu.. Tak pantas.”Ujarnya dokter itu. Khumairo terdiam mendengarnya.. Dokter itu pergi mendekati habib dengan Khumairo yang terdiam bertanya-tanya. Apa maksud dari sang dokter canntik tadi?

__ADS_1


...----------------...


Habib disana merasakan kegelisahan ditubuhnya.. matanya terbuka degan beratnya menatap siapa didepannya, dan ternyata dokter.. habib disana merasakan dadanya sesak...”Oh tuan sudah sadar?”Tanyanya dokter Fey disana dengan senyumnya.


Namun Habib disana sangat gelisah dan cemas,, dadanya sesak, tubuhnya dirundung dengan kegelisahan. Tubuhnya bagaikan dililit oleh ular besar.. dokter menatapnya bahkan heran dan mulai memeriksanya.” Astaga.. kau kenapa tuan?”Tanyanya disana.


Habib disana mersakan dadanya sesak dan menggeleng.”Sakit.. akh.. tolong sust akhh.”Ia menahan tubuhnya, memeluk tubuhnya ia baru sadar setelah dua hari pingsan.. dan sekarang lihatlah dia.. dia bahkan merrasakan perutnya mmelilit. “Dok tolong Astahgfirullah. Akhh.”Teriaknya sesak dan sakit memegang dada dan perutnya.


Dokter Fey disana cuup panik melihatnya,, ia memeriksa suhu dan semua bagian tubuh Habib yang sakit.. “Tuan sabar, biar saya periksa sebentar.”Ujarnya. ia mulai memeriksa denyut nadii Habib dan juga bagian yang sakit. Ia juga memeriksa monitor dan sebagainya, namun tak ada yang salah, hanya saja tekanan darahnya meningkat. “Tuan tidak punya masalah dibagian manapun.. apa tuan merasa mual?”Tnayanya.


Habib menggeleng... ia merasakan cemas semakin jadi dna semakin mendalam. Ia bahkan menangis merasakan sakit disana.. “Sok tolong saya dok... akh.. hiks hiks.”Ia menangis merasakan buliran keringat jatuh dan juga sangat sakit diseluruh tubuhnya.


diluar pun kelihatan panic ketika tahu jika Khumairo akan melahirkan.. Khumairo merasakan sakit dibagian perutnya ketika setelah mendengar suara dokter Fey tadi. Ia dibawa keruangan lain dan juga diatsi dengan dokter kandungan.


Fey disanapun segera keluar melihat istri dan juga keluarga Habib.. “ dokter mau kemana?”Tanya dari keluarga Habib.”Apa Habib baik baik saja?”Tanyanya. dia Fatih, sebab keluarga Habib membantu dan menunggu Kumairo yang akan melahirkan.


Dokter itu pun menelpon dokter lain dan berkata.”Habib memburuk, saya tidak tahu dia sakit apa, sekara aku sedang menghubunngi rekan saya. Anda lebih baik tenang dulu yah.”Ujarnya menepuk pundaknya dengan senyum menenangkan. Namun Fatih disana cukup tertegun dan juga terheran. Kakaknya kok bisa memburuk?


Dokter yang mendengarnya segera mendekati Habib. Disana nampak Habib seperti kehilangan dunianya, sekujut tubuhnya keringat dan selalu menyebut nama Nayya dan juga meminta maaf.. ia segera memeriksa denyut nadi habib dan juga semuanya. Tetapi semuanya sama persis seperti seseorang wanita yang akan melahirkan membuat ia tertegun.. ia terdiam menatap Fey yang diam juga.


“Dia punya istri yang hamil besar?”Tanya dokter pria yang bernama Heru itu.


Dokter Fey disana pun mengangguk.”Yah... istrinya sedang melahirkan diruang sebelah.”Ujarnya disana dengan gamblang. Sebab ia tahu Khumairo kan istrinya yang akan melahirkan? Ia tadi sempat tahu jika Khumairo pelakor karena ia mendengar kata maaf dari khumaro.


Dokter itu mulai mengangguk paham.”Saya tidak juga terlalu paham, namun sepertinya dia mempunyai ikatan batin terhadap anaknya yang akan lahir dan istrinya yang akan melahirkan, mangkanya ia measakan beberappa gejala kecemasan yang tinggi dan sakit dibeberpa bagian. Bahkan ia juga bisa merasakan sakit seperti orang yang akan melahirkan.”Ujar dokter Heru disana dengan serius.


Fey disana menatapnya bingung,, sebab ia bukan dokter spesialis kandungan. “Maksud dokter begitu? Memang ada yah dok?”Tanyanya hera.


Dokter itu mengangguk menjawab.”Ada., hanya beberapa saja karena biasanya hormone ini sangat langkah.”Ujarnya. Fey disana mengangguk saja karena cukup kagum akan keterangannya..

__ADS_1


Anaknya dendam pada Habib la? Habib bagaikan manusia kena santet Hias.


Fey kembali bertanya.”Jadi apa yag harus kita lakukan dok jika begini?”Ia menatap Habib kasihan. Lihatlah, wajah habis yang memerah dan juga keringatnya yang membanjiri, ia sangat kasihan sungguh.


Dokter itupun menatap Habib.”Kita hanya perlu menemaninya merasakan sensasi ini sampai anaknya lahir, setelahnya ia akan kembali normal biasanya.”Ujarnya disana. Ia juga kasihan kepada Habib saat ini, tapi ia harus apa jika sudah begini ha? Diakan hanya dokter buka Tuhan.


Habib disana pun merasa nafasnya semakin cepat dan juga sperti ada yang memaksa diperitnya..” Dok sakit dok.. akh.. sakit.”Ujarnya. cemasnya menjadi-jadi disana. Ia mendengar semua yang dikatakan dokter membuat iia tambah menangis, bukan Khumairo yang membuatnya geram. Tetapi Nayya..!!


“Kamu sabar yah tuan.”Ujarnya dokter Heru memegang tangan Habib yang gelisa. Habib disana mengangguk dan juga memegang tanganya erat hingga ia merasa dunianya terhenti dan rasa sakitnya hilang sejenak setelah rasa sakit yang sangat mencekat tadi. Nafasnya bahkan terhela dengan kasar saking capek dan juga lelahnya dirinya.


“Dok minum toolong.’'Uja Habib, segera dua dokter iitu membantunya, namun belum ia meneguk minum itu, belum sampai air itu kebibirnya ia kembali merasakan perutnya sakit dan melilit, rasa cemas dan juga kekhawatiran semakin menjadi jadi hingga ia sangat takut dan juga tak nyaman.. infusnya sudah tak tahu lagi bagaimana bentuknya.


“Dok kenapa sakit lagi?”Tanya Fey disana heran.


Dokter Heru menggeleng.”Mana saya tahu. Saya kan ikan.”Ujarnya dan lanngsung ditepuk oleh Fey. Heru terkekeh dibuatnya lalu kembali menahan tubuh Habib yang linglung.


“Mungkin, tapi hanya sebentar reaksinya berhenti, tetapi sekarang lihatlah. Aku juga tidak tahu, tugas kita hanya membantu, kau bantu saja aku yah.”Ujarnya dan segera diangguki oleh Fey disana. Mereka mulai merasakkan tubuh Habib bergetar dengan pipi yang sudah memerah, keringat yang membanjir dan juga bibir yang pucat pasih bagai sudah tak diakhiri darah lagi.


Habib pun mulai berkata dan berdoa.”Yallah,, jika ini adalah hukuman darimu untukku karena sudah membuat kedua orang yang aku sayangi kecewa tidak apa, aku akan menikmatinya hinga akhir. sungguh aku ikhlas.”Ujarnya.


“Tapi aku mohon, lindungilah istriku, selamatkan dia dan anakku.. tolong berikan rasa sakitnya semuanya padaku tapi jangan dengan mereka. Aku akan menahan sebisaku.. tolong jangan sakiti Nayyaku dan anakku.”Gumamnya lirih hingga jatuh air matanya..


Heru dan juga Fey disana menatapnya haru.. hinga Habib terpingsan saking tak kuatnya menahan sakit. Dokter itupun segera memasikan keadaan Habib dan juga mulai membantunya. Sungguh ia tak kuat melihat Habib begini.


.


.


.

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak yah guys... ...


__ADS_2