Istri Butaku

Istri Butaku
10


__ADS_3

Sedangkan sosok yang berada didalam mobil bersama kakeknya itu terlemas dan juga terlayu. Tubuhnya terasa teramat sangat pedih, seperti disayat-sayat habis. Namun ia harus apa? Somad disanapun menekan pisau dikakinya Abu membuat Abu meringis sakit.”Ingat.. jika ini gagal maka saya pastikan jika Acha akan saya buat lumpu dan juga buta selama-lamanya paham?”Tanyanya membuat Abu meringis perih merasakan darah menjalar disekitar kakinya. Sungguh ini sangat nyilu dan perih..


Somad semakin menancapkan lancipan pisau itu dipahanya Abu membuat rasa nyilu dikaki Abu menjalar dan tak tertahan. Rasa benci dan juga gelap mata ketika melihat anak-anaknya hancur dan juga tak punya muka membuat jiwa iblisnya keluar hingga hati menggelap dan tak terihat apapun sekalin kebencian dan kekhalafan.


“Iya... “Gumam Abu disana. Somadpun segera melepaskan tancapannya dan menampilkan ujung pisau yang lancip itu tadinya berwarna keperakan dan sekarang berwarna merah kentara sekali dengan warnanya. Ia memandang Abu yang meringis dan juga terkulai lemah. Kepalanya bersender dikepada mobil dan juga memejamkan erat matanya menikmatirasa sakit yang tak terhingga dipangkal pahanya.


Yah.. ia tadii pagi bangun dari pingsannnya dan berdoa diruangan yang berisi beberapa dokter. Ia sudah pingsan selama dua hari lamanya dan ketika ia sudah sadar ia diberi kesehatan dan juga makan yang banyak. Ia pikir somad dan juga keluarganya menyesal dan mendapatkan hidayah, ternyata ia salah. Ia hanya dijadikan kambing hitam. Andai ia tau, ia pasti akan memilih tetap tak sadarkan lagi hingga sampai kapanpun.. sungguh mati lebih baik saat ini dimatanya.


Sampai didekat pesantren tepat hampir pukul dua dini hari mereka sampai. Somad disana segera mendorong Abu untuk keluar. Abu yang tak tau pun keluar dnegan ringisan. Sunguh tubuhnya saat ini terasa tersayat-sayat hingga tak ada sisa selain sakit. Kakinya yang nyilu mengeluarkan banyak darah..


Tampa aba-aba Somad membuka baju Abu hingga Abu meringis tak melawan. Kulitnya yang luka semakin mengeloyak dengan gesekan baju. Tampa ada rasa peduli Somad memasang beberapa hal yang tak lain adalah B0m..!!! abu disana pasrah ketika benda itu diikat ditubuhnya.


Somad tersenyum manis menatap benda ditubuhnya Abu itu. Ia disana menatap Abu tajam dan berkata.” Ini sudah saya aktifkan. Waktumu hanya 10menit dari sekarang.. kamu harus ledakkan didalam sana. Jika tidak kamu tau akibatnya bukan?”Tanyanya dengan seringaian sinis.

__ADS_1


Abu mendengarnya menyendu. Ia disana mengangguk dan berkata.”Iy-iya, “Gumamnya.


Somad disana mengangguk dan berkata.”Bagus. jika tidak maka saya jamin keluarga Rindu bunda bodohmu itu akan mati ditanganku. Cepat pergi dari sini, saya muak melihat kamu.”Ujarnya sinis. Mau tak mau Abu mengangguk dan memiliih pergi dengan pincang-pincang.


Bukannya Abu bodoh saat ini ia berusaha sekuat tenaga masuk kepesantren itu. Bukan masuk lebih tepatnya menuju rumah habib.. disana ia tak mampu berjalan namun ia bisa apa saat ini selain meringis dan menangis? Ia harus kuat dan harus memberi tahu jika rumah ini sedang dalam bahaya. Abu tau jika saat ini sudah ada beberapa orang disini sudah membakar rumah rumah yang ada disekitar.


Abu menahan sakit diisekujur tubuhnya.


Tokk.. tok..tok.. ia berusaha sekuat tenaga menahan dirinya untuk tidak jatuh pingsan dan jatuh sakit. Ia harus semangat dan harus kuat. sungguh ia tak mau keluarganya mati karena keluarga Khumairo.


Disisi lain dikamar tak ada yang menyahut sama sekali.. itu membuat Abu tertahan dan juga terjatuh.. hingga ia terpaku ketika bugh.. uhukk. Ia terkaku terbaring ditanah ketika seseorang memukulnya dari belakang.. ia terhempas dina juga mengenai pintu rumah tersebut.


Ia kaget ketika itu. Ada seseorang yang menendangnya kuat. ia melirik siapa itu. Dan ternyata itu adalah habib. Habib disana menendangnya kuat membuat ia tak percaya. Habib menatapnya tajam dan bertanya.”Mau apa kau ha? Mau berkhianat?”Teriaknya marah akibat Abu dirinya dimusuhi Rey dan Rindu mati. Ia membenci Abu saat ini.

__ADS_1


“Abi..”Gumam Abu lirih menatap sosok yang ia sayang selama ini, sosok penguatnya untuk hidup disela semua orang membencinya.. “Abi tolong abu.. Abi harus selamatkan Acha dan Rian bi.. tolong bii keadaanya darurat.. tolongin Abu bi.. dalam tubuh Abu ada b0m.”Gumamnya panic dan parau kepada ayahnya.


Habib disana menatapnya mengabut.. hingga menjawab.”Jangan membohongi abi Abu..!!! kamu benar benar kelewatan. Memang buah jatuh tidak pernah jatuh dari buahnya..!! kamu dan ibumu sama saja. Sama-sama penghancur dan pengkhianat... “Teriak habib kuat.


Abu mendengarnya menatap Habib nanar. Ia tak bisa membuat apapun. suaranya tercekat mendengarnya sekaan-akan dirinya manusia paling jahat dan paling najis dimata Habib. Ia sungguh tak sanggup diucapkan begitu oleh rang yang paling ia percaya dan paling ia sayangi selama ini. habib mengepalkan tangan menatap Abu dan kembali berkata.”Kamu benar—benar anak tidak tahu diuntung...!” Teriaknya.


Abu mengeleng dan menjawab.”Tidak Bi. Abu tidak bersalah.. abu-abu disuruh dan abu selalu belajar menggagalkan apapun untuk kalian. Abu tidak bersalah dan abu tidak sama dengan mereka..!!” jawabnya nanar dan juga tak sanggup.


Habib menatapnya tajam dan melemparkan hapenya kehadapan abu. Disana Nampak Abu yang sedang mau mencelakai mobil Rey dan menyabotase ya membuat Abu gelagapan dan terdiam kaku. Ia mengeleng tak terima namun Habib sudah mempercayai itu.”Kamu anak kurang ajar pergi dari sini cepat..!!!”Teriak Habib kuat.


Abu disana menggeleng. “Abu akan pergi tapi tooong Abu bi.. abu mau hidup tapi, tolongin Abu lepasin b0m ini Bi.. tolong selamatkan aacha Dan smeua orang bi.. cepat tolong abu.”Ujarnya memohon memelas kepada sang ayah.


Namun habib disana Nampak tak peduli dan tak percaya. Abu disana meringis merasakan sakit dikakinya mencoba berdiri dan berkata.”Jika begitu tolong pergi selamatkan Acha kali ini bi. Biar abu pergi. Nanti jangan salahkan siapapun. Abu Cuma mau bilang kalo Abu sayang sama abi.. terimakasih karena sudah mau jadi ayahnya Abu. Terimakasih karena sudah mau menjadi ayah terbaik untuk abu..”Ujarnya Abu nanar disana dan mencoba berlari dari hadapan Habib dan pergi. Habib melihatnya terdiam.

__ADS_1


Kaki Abu yang terpincang-pincang membuat Habib ibah. namun ia tak percaya. Saat ini dimatanya Abu adalah orang jahat dan tersangkah akan semua kejadian buruk menimpak mereka kali ini. abu dan ibunya sama saja.


__ADS_2