Istri Butaku

Istri Butaku
Cerita 2


__ADS_3

”Saya tidak sanggup menatap anak kami, saya merasa menjadi manusia paling kejam didunia ini hikls hiks.”Ujarnya lirih dan juga lelah. Ia mengusap wajahnya lagi.


Habib yang mendengarnya ikutan terdiam sakit. “Ini semua gara-gara keluarga saya yang selalu menghasut dan menuntut saya untuk memiliki anak cepat cepat dan mengatakan istri saya mandul, lalu menjodohkan saya. Ini karena saya yang tidak memiliki keregasan dan juga plinplan, yang bisa diubah-ubah hiks hiks. Saya mudah tergoda akan dunia hiks hiks. Tuhan saya menyesal kembalikan istri saya.”:Teriaknya namun karena tubuhnya yang lemah tenggorokan yang sakit suara itu terdengar sangat melelahkan. Sangat tak bertenanga dan juga pasrah.


Ia seseukan menangis namun habib terdiam, ia merasa dirinya tersindir sata ini. ia punya istri ketika hamil juga kan? Ia juga meninggalkan Nayya dan menikah lagikan hinga Nayya pergi darinya? Bukankah ia sama bejatnya dengan lelaki didepanya ini? lantas bagaimana keadaan Nayya membesarkan anak-anaknya? Apakah ia baik-baik saja? Ia bergetar hebat saat ini ingat jika dirinya salah. Ia juga lelaki yang tak punya ketegasan akan hidup. Sungguh.


“Sungguh jangan mencampurkan masalah keluarga suami dan istri. Jangan jadi saya tuan sakit sekali rasanya ketika saya tau kehilangan orang yang saya sayangi.”Ujar lelaki itu dengan suara paraunya. Habib menatapnya dengan diam.”Ketika ia dengan ibu dan ayahnya mereka dirawat dengan sepenuh hati dan juga dengan seluruh jiwa mereka, mereka diberi makan dengan sehat dan enak meskipun orang tua mereka harus banting tulang.”


“Baju mereka dicuci, makanan mereka dimasaki, hingga mereka menjadi tuan putri oleh keluarga mereka. Cukup saya saja yang salah dan juga gagal menjadi seorang suami. Saya pikir suami itu tugasnya hanya memberi nafkah dan istri melayani kita. menjadikan kita raja hiks hiks. Ternyata salah. Bukan begitu. Istri relah meninggalkan keluarganya demi kita yang bukan siapa-siapa. Kita yang meminta dan kita yang menjemput. Lantas kenapa ketika dirumah mereka diperlakukan seperti babu, tak dianggap dan juga dibeda-bedakan dengan keluarga. Sungguh saya menyesal.”Ujarnya lirih.

__ADS_1


Habib diam mendengarnya lagi. ia tak pernah memperlakukan Nayya seperti babu. Namun ia ingat bagaimana Nayya yang marah karena dikata-katai dan dimaki Aisya. Ia ingat hal itu apalagi Cakra dari kakaknya Nayya yang mengatakan jika adiknya itu mandiri dan juga baik hati. Disayang dan juga sangat diperhatikan oleh keluarga. Ia ingat semuanya. Hingga ia sadar apakah ia sudah meperlakukan nayya dengan baik sampai-sampai Nayya pergi? Tangannya terkepal. Bagaimana bisa ia baru sadar hal itu saat ini.


Lelaki yang bercerita itu terus mengoceh bagaimana menderitanya istrinya. Habib yang didekatnya diam merenung diri, bagaimana ia hidup dan tak menyadari hal ini. hingga ia tak sadar lelaki itu pingsan disisinya ia tetap terdiam.”Bapak pingsan. Bantu-bantu..”Teriak dari luar. Habib yang kagetpun diam menatapnya disisinya. ia pingsan dengan muka yang merah karena terlalu lama menangis.


“Maaf tuan. Suami adik aya memang gila karena ditinggal oleh istrinya padahal ini kejadian satu tahun yang lalu. Maaf sudah membuat tuan terganggu.”Ujarnya. Habib diam menatapnya menjauh. Sekarang kenapa rasanya ia semakin tak pantas untuk Nayya? ia berkjecil hati sebab tau ia jsudah jauh dari lkata lelaki yang baik untuk Nayya. sekarang ia terdiam mentap langit-lanngit masjid nanar..


“Saya jadi teringat kisah Laila dan juga Quais.. Ketika Quais ditanya’Seandainya ketika engkau diminta memilih antara seluruh kekayaana dunia dibandingkan Nayla, maka mana yang akan kau pilih?”” Suara itu membuat Habib Melirik kebelakanmg. Siapa dia? Dia lelaki tua yang mengenakan baju kokoh putih dan tersenyum cerah menatap kedepan. Tangannya selalu mengalunkan tasbi membuat habib diam mendengar kata-katanya.


“Zaman sekrng masih adalah leklaki yang mencintai wanitanya sedemikian rupa? “Tanyanya. Habib diam karena ia tak tau kakek itu bicara dengan sopan.

__ADS_1


Lalu kakek itupun berkata “Banyak. Salah satunya Alm Habibi. Ketika ia yang sudah sampai kekantornya kembali memilih berbelok dan pulang lagi kerumahnya untuk meminum kopi. Lalu ajudannya bertanya. Ia pun menjawab. ‘Ainun sudah menyiapkannya sedari pagi. Pasti ia lelah menyiapkanya.” Salah satu kisah cinta yang bisa kita jadikan didikan pada diri kita. bahwa sebenarnya cinta itu butuh penghormatan dan pemahaman, menghormati apapun yang ada dipasangan dan memahami yang diinginkan dari pasangan. Bukan penghormatan atas keinginan diri dan pemahaman karena keegoisan masing-masing.”Ujarnya. lalu setelahnya ia memilih pergi meninggalkan habib yang kembali diam.


Lagi n lagi ia kembali ditampar akan sebuah kenyataan. Benar, semuanya benar. Kalian tau kisah Quais dan LAILA? Siapa yang tidak tau kisah legendaris sebagaimana Quais lelaki miskin yang mencinti Lailah sigadis anak orang kaya? Mereka saling mencintai hingga pingsan ditengah pernikahan namun tetap tidak bisa bersatu karena tahta dan juga harta?


Cinta mereka melebihi diri mereka sendiri namun tak mampu saling memiliki. Dari cerita ini mampu kita belajar jika cintai seseorang dengan apa adanya saja jika belum ada ikatan dan juga kata Halal yang sesungguhnya Sebab cinta itu buta. Jika sudah menjadi buta maka kita akan buta. Buta melihat lelaki atau perempuan yang tulus mencintai kita karena terfokus pada orang yang kita cintai. Buta akan dunia jika sebenarnya dunia itu juga indah.


Buta jika sebnarnya diri kita yang seharusnya kita tangisi. Sebab diri kita sudah terlalu mendewakan cinta itu sendiri. Jangan sampai membuat Tuhan cembru akan kecintaan kita pada makhluk ciptaannya/(Just ini pandangan dari aku ye. jadi jangan sampai mencintai manusia terlalu dalam sebab semakin dalam kita mencintai seorang maka semakin sakit yang kita rasakan ketika tak mampu bersama.


Apalagi cinta itu semu, tak menentu atau tak bisa dipastikan apakah kita bisa bersatu atau tidak. Sebab kata-kata yang harus kita ingat jika sebenarnya ‘Jodoh yang sesungguhnya yang datang itu hanya satu. Yaitu maut. Jangan terlalu memikirkan jodoh sebab jodoh sudah ada yang mengatur. Bisa jadi yang sibuk memikirkan jodoh ternyata maut yang duluan menjemput. Jangan salah maut bisa datang kapan saja sebagaimana layaknya jodoh)

__ADS_1


Begitu juga hubungan. Hubungan itu tentang dua manusia yang menyatuhkan dua keluarga, jika sedari awal kalian tak bisa disatukan hanya karena tahta dan juga harta. Tolong yah jangan mau menikah meksi kalian saling mencintai..!! sebab makan hati itu tidak enak. Kalian mau dibanding-bandingkan dan selalu dicaci maki disetiap harinya? Dibandingkan dengan wnaita yang dianggap baik diluar sana..! secinta apapun kalian jika sudah menyangkut keluarga yang tak merestui pilihlah mundur dan terima yang bisa menerima kamu apa adanya.. bisa menghormati kamu layaknya wanita yang sebagaimana diri kamu. Kamu miskin kamu kurang cantik. Kamu berisi atau kamu kurus. Sebab menikah itu tentang mencari kebahagiaan bukan menekan batin. Lagi pula banyaknya orang bercerai itu karena terlalu banyak makan batin. Dikira enak dicaci maki? Jangan terlalu buta oleh cinta sebab cinta tak selalu bisa membuat kamu bahagia.


Habib segera bangkit dari duduknya dan memilih memasuki kamarnya Nayya. ia ingin memeluk istrinya dan mengatakan kata maaf sebab tak bisa menjadi laki-laki baik. Entahlah hatinya selalu terasa ditampar dan juga ditendang oleh kenyataan. Bahwa sesungguhnya ia bukanlah suami yang baik. Ia malu akan titelnya yang Gus. Sungguh ia berjanji akan membuat istri dan anaknya itu lebih baik kedepannya. Langkah kaki lebarnya mendekati Nayya yang masih tertidur itu. Matanya menyelirsik garis wajah nayya dan juga terdiam. Nayya masih tetap cantik meski dimakan usia. Ia mengusapnya dan mencium tangannya.


__ADS_2