Istri Butaku

Istri Butaku
Mira


__ADS_3

Hari-hari Nayya jalani sekarang jauh lebih baik. Khumairo sudah tak datang, namun sesekali Aisya yang suka menganggunya. Ada juga Fatih yang jarang bermain dengannya lagi . Ada satu lagi. Kado rahasia yang ia dapatkan, ia tak tau dan ia tak juga mau tau. Yang penting sekarang hidupnya jauh lebih bahagia.


Orang tuanya juga selalu mengunjunginya selama dua minggu sekali,. Tak pernah kekurangan kasih sayang meski matanya buta. Kasih sayang ia dapatkan bahkan sekarang makin berlipat ganda oleh orang-orang terdekatnya.


Ibunya yang selalu memberikan apapun yang ia mau ketika datang., habib yang selalu memberikan dirinya apapun yang ia mau, Habib juga yang mengurisnya dengan baik. Putri sang teman yang baik hati ,mau membantunya kemanapun ia mau, dan Fatih yang selalu menghiburnya.. ada banyak cacian yang ia dapat. Ada ribuan dengki yang terlontarkan, dan ada jutaan hatii yang iri akan yang ia miliki.


Hanya saja semua orang tak ada yang tau bagaimana perasaan Nayya.


Semua hampa,..


Semua yang diberi hadia tapi tak mampu melihatnya, ia yang dekat dengan ayah dan ibunya namun terasa kosong dan gelap karena tak mampu menatap kasih sayang mereka. Ia memiliki cinta dari Habib namun ia sendiri tak bisa menjabarkan bagaimana bentuk suaminya. Yang ia tau jika suaminbya hanya tampan, sebab Habib digadang-gadang menjadi calon suami yang di idam-idamkan kaum hawa dipondok pesantren.


Seperti sekarang. Nayya diajak oleh Habib pergi kemasjid berdua, ia menggandeng tangan Nayya, dibelakangnya ada Putri dan bik Nur supaya Nayya tak bosa dirumah dan menemani nya dimasjid. Nayya si senang-senang saja dijalanannya. Sesekali ia bermain dengan Habib yang menjahilinya dengan memainkan jilbabnya atau apapun itu.


Nayya tersenyum dan tertawa dengan habib membuat dan memancing pandangan banyak mata.


”Ih Gus udah.. Aku kalah iya, maaf ahha..”Ujarnya disana dengan gelaknya akrena Habib menggitiknya. Tadinya ia menjahili Habib disampingnya dengan menyentuh tangannya. Kan tidak boleh.


“Kamu si nakal haha.”Ujar Habib mengatup pipi Nayya imut. “Padahalkan aku udah ambil Wudhu ih. Biar adil biar kamu juga ambil lagi.” Ujarnya disana lalu mencium pipi Nayya berkali-kali membuat kaum hawa dan kaum adam yang menjomblo iri dan berteriak dalam hati.


“Haha jangam dicium terus. Pipi aku jadi bauh ih, bauk terasi.”Ujar Nayya yang tak tau apa-apa keadaan sekitar. Habib tak menghiraukan sekeliling. Bagaikan ini dunianya saja. Ia mengacak kepala Nayya dan menariknya dan menarik pinggangnya.


Nayya mengerutu disana.”kamu si bandel. Jadikan ambil wuduhu lagi. Dan mana ada bauk terasi, aku aja enggak makan terasi ” Ujarnya.


"Beneran boong nya maksud Nay hahaha.. "Ujar Nayya terkekeh pelan. tadi si Habib yang mulai duluan...


Nayya tersenyum memamerkan giginya. Yah sebenarnya hal ini cukup kurang dipahami oleh orang-orang awam sebagaimana lainnya..


Benar. Suami istri yang sudah mengambil wudhu jika bersentuhan itu batal. Dan ini menurut pandangan imam syafi’i. Tapi ada banyak pendapat lainnya contohnya pendapat imam lain yang mengatakan tidak apa-apa asalkan tidak ada hawa nafsu diantara keduanya dan tak ada yang keluar dari ***** ataupun zubur. Tapi sulit untuk lelaki tak memiliki nafsu ketika menyentu perempuan. Mangkanya lebih baik berwudhu lagi.


Namun ada lagi pendapat menetang dan mengatakan jika bersentuhan dengan perempuan yang sudah menjadi istri itu tidak apa-apa karena sudah bercampur. Dan didukung dengan hadist dari Aisya RA.. yang menyatakan ketika Rosulullah saw sesudah sholat ia mereka bersalaman dan mencium keningnya Aisya RA dan kembali melaksanan sholat tapi tak kembali mengambil wudhu.. Hadis riwayat ahmad..


Namun yang menjadi landasan untuk wudhu batal adalah karena suami bukanlah mahrom, namun suami adalah orang yang halal. Sebagaimana yang sudah dijelaskan dalam Al-Qur'an surah An Nisa ayat 22-24.. siapa-siapa saja yang mahrom kita.. jadi tergantung dengan mana pendapat dan mana yang kita ambil imamnya. Tetapi karena Habib berada di Indonesia pastinya ia mengambil mahzab imam Syafi'ih.


“Yaudah yah.. kamu sholatnya yang Khusyuk. Nanti mas jemput,”Ujar Habib mengnantar Nayya didepan mushola perbatasan dan mengusap kepala Nayya lembut .


Nayya pun mengangkat tanganya hormat bagaikan didepan bendara.”Ay ay captain.” Ujarnya


Habib pun menggeleng melihatnya dan meninggalkan Nayya. nayya dibawa oleh Putri ketempat wudhu dan mengambil air wudhu kembali. Mereka memillih dibarisan paling belakang supaya bisa membantu dan tidak mengganggu orang depan nanti.

__ADS_1


“Eh ada si buta.. Awas.. Awas... duluan aja lah, nanti takutnya jatoh.”Ujarnya dari sisi kanan membuat Nayya disana diam mendengarnya. Ia tak tau itu siapa.


Beda dengan Putri yang menatapnya tajam.”Apaan si.. Jaga ucapan loe Mina..!!” Teriaknya disana. Mereka baru saja selesai ambil wudhu dengan Putri yang memasangkan Nayya kembali hijab.


Sosok yang tak lain bernama Mina itu terkekeh disana. Ia temannya Aisya dan teman lainya.”Uh guekan ngomong bener., ngapain dijaga lagian mulut gue enggak bakal pindah kan haha.”Ujarnya terkekeh disana.


“Lagian ngapain si buta kesini. Nyusahin hidup orang aja cekcek.. engak pantes banget si sama gus. Ngerepotiin.”Ujarnya mencibir.


Ada banyak pasang mata, namun lebih banyak yang sinis menatap Mina dan kasihan pada Nayya. ada juga yang setuju dengan Mina karena mereka suka Gus Habib.


Nayya diam saja disana dan berjalan meninggalkan mereka. Putri disana mengepalkan tangan kuat dibuatnya, Nayya memilih duduk saja.


”Tapi katanya selain buta dia juga mandul deh.. liat sampek sekarang belum hamil juga hahaha.!!” Ujar dari sebelahnya dengan kekehan menghina.


Nayya disana menghela nafas lagi. Putri pun bangkit disana dan menarik mukenanya. ”Loe bisa nggak, enggak usah cari masalah haah...!!”Ujarnya membentak disana. Itu membuat banyak pasang mata menatap kearah mereka dan juga kepo. Untungnya para lelaki dibatasi dengan tirai tinggi jadi tak akan tau apa-apa.


Mira pun menjulak bahunya Putri.”Apa ha? Guekan bener. Mereka udah nikah lebih dari tujuh bulan kata Aisya tapi dia belum juga hamil. Apa lagi kalo bukan mandul ha?!”Tanyanya membentak membuat bisik-bisik terdengar. ”Lagian loe enggak usah sok baik deh. Dia memang buta dan mandul, enggak ada yang kita sembunyiin lagi.” Ujarnya disana sinis.


Aisya disana tersenyum dalam dibuatnya. Semua orang menatap Aisya dengan sinis. “Belum hamil bukan berarti mandul. Kalian tu engak usah sok sempurna jadi orang..!!” Teriak Putri menjulaknya juga.


Nayya menghela nafas.,”Udah-udah jangan berantem.. aku yang Belum hamil kenapa kalian yang pusing.”Ujar Nayya disana lembut membuat disana menatap Nayya dengan sendu, ada banyak yang mau bantu tapi takut kena hukum jika ada keributan dan perkelahian.


Dghhthh.


"’ Maksud loe loe nyumpahin gue mandul kayak loe..!” Teriak Mira disana mendorong Nayya kuat. Namun dihalang wanita lain. Tak tau siapa dia..


"Mira jangan keterlaluan....!!! "Bentak gadis itu membela Nayya dan melindungi Nayya dibelakangnya. Nayya orang baik jadi banyak yang menyukainya dan melindunginya meski ia buta.


Mira melotot melihat gadis didepannya yang tak lain adalah ketua asrama putri yang ditakuti Sandri wati.


“Lagian saya hanya bilang supaya kamu sadar. Ingat yah saya bilang semoga kamu bukan bagian wanita mandul sebagai mana yang kamu bilang ..|'’Ujar Nayya disana menyelah. Ia tak ada maksud untuk mendoakan atau menghina orang lain, hanya menyadarkan jika dikatakan begitu sakit.


Ia memberi jeda, “Lagi pula tidak ada yang salah dengan takdir Allah. Mau dia mandul mau dia subur atau mau dia jelek atau cantik. Mau dia buta dan mau dia bisa melihat. Katika kalian tidak menghormati kekurangan orang lain dan menghinanya, sama saja kalian menghina ciptaan Allah. Ketika kamu menghina ciptaan Allah kamu saja saja menghina Allah. Kalian tidak ingat jika Aisya Istri rosulullah tidak memiliki anak ha? Kalian sama saja menghina bunda kita jika begitu. Ingat kemuliaan seseorang bukan dari anak. Tapi dari kamu yang bisa membuktikan jika diri kamu muliya dari akhlaknya.”Ujar Nayya disana dengan lembut lagi lalu menghela nafas.”Saya tidak mau berdebat tapi saya harap kamu bukan wanita mandul nantinya yah supaya kamu tidak merasakan sakitnya dihina begitu.” Ujar Nayya sendu lalu duduk.


Semua orang menatap Mira sinis dibuatnya. semua orang tau sakitnya dihina begitu, ditambah Nayya perempuan, tak ada yang mau menjadi cacat begitu. Mira pun terdiam menatap Nayya yang sendu dan sayu. Tak ada rasa amarah diucapannya.. ia menatap Aisya meminta bantuan namun Aisya namun Aisya disana menatapnya diam dan gugup.


Ditambah Nayya bicara begitu dirumah Alllah membuat Mira Disana terdiam kaku takut ucapan Nayya terkabulkan.


” Mira bikin rusuh aja sama Niang..”Gumam yang lain sinis. Sebab ada banyak fans Nayya yang berwajah cantik dan juga babyface. Suara yang lebut dan tersenyum manis. Meski banyak juga yang tak suka dan kasihan.

__ADS_1


Nayya menghela nafas disana lalu menatap kedepan nanar. Pernikahan mereka memang sudah lama tapi mereka kan---.. akh sudahlah, tak banyak yang mengerti apa yang ia lakukan dengan Habib.


"Niang tidak apa-apa?? "Tanya Putri khawatir.


Nayya menggeleng. "Aku baik... "Jawabnya lemah.


“Niang jangan pikirin ucapan Mira yah. Dia memang kayak gitu. Ngomong suka kayak petasan engak punya otak.”ujar dari sisi kananya lembut. Nayya tidak tau dia siapa tapi Nayya tersenyum dan mengangguk.


“Kenapa harus didengarkan. Lagipula yang dibicarakan dia bukan aib aku kok. Yang dia katakan hal benar semua., aku buta dan aku belum punya anak.”Ujar Nayya dengan berat. Lalu tersenyum.”Doakan saja yah supaya aku bisa melihat lagi. ”Ujarnya tersenyum dan lembut lagi.


"Aamiiin... "Ujar mereka serentak.


“Niang tidak marah dihina?”Tanya sosok Putri kesal disana.”Tapi Putri kesal dan lainnya marah Niang. Kenapa Niang diam saja. Memangnya Mira itu siapa berani beraninya menghina Niang, kita lapor saja yah pada Gus.. pasti dia akan dihukum nanti. ”Gumamya disana sinis tak terima.


Nayya terkekeh dibuatnya.”Marah dan kesal itu sifat alami manusia. Jadi kamu tidak salah.”Ujarnya terkekeh lagi.” Lagipula marah boleh, tapi sebaik-baiknya marah lebih baik diam saja. Lagipula biasanya yang menghina akan dihina suatu saat nanti. Ingat kan saja pada diri sendiri jika kamu itu sesempurna itu diciptakan oleh Allah Swt sampai orang lain mencari kejelekan kamu dan menjatuhkan kamu. Kamu itu berharga jika kamu menghargai diri kamu sendiri. Tidak butuh hinaan atau pujian orang lain, sebab ketika kamu mendengar hinaan orang lain, kamu sendiri yang terbakar. Kamu sendiri yang mampu mengendalikan diri kamu, bukan orang lain .”ujar Nayya. Semua yang sisi nya mendengar dengan kagum.


“Jangan terlalu dipikirkan. Yakinkan saja pada Diri kita jika kita sempurna.” Ujarnya tersenyum manis.


“Tapi manusia itu tidak ada yang sempurna.”Ujar dari sisi lain Nayya.


“ Kan Nay bilang. anggap kamu sesempurna itu diciptaan Tuhan, Tuhan menciptakan kita sebaik-baiknya. Lagipula kamu mau nunggu diri kamu sempurna yah baru bisa merasa diri kamu itu berharga? Ingat berharga itu bukan tentang sempurna tapi tentang bagaimana kamu menerima apa yang kamu miliki bukan apa yang kamu inginkan.” Ujarnya Nayya menjawab.


Semuanya diam kagum akan Nayya. inilah yang mereka suka dengan Nayya. tak pernah berkata kasar dan tak suka marah. Jikapun marah yah marahnya begini. Tak pernah mengeluh dibalik kekurangannya.


“Udah Azzan.. diem.’’Ujar dari Nayya pada lainnya.


Nayya dan lainnya pun segera melaksakan sholat. semua orang tak tau saja betapa sakitnya dihina tentang fisik dan dihina tentang tidak bisa memiliki anak. Haha.. Miris yah..


.


.


.


Ini harusnya 2bab tapi tak apa aku jadikan satu saja..


.


...Terimakasih orang baik yang mau meninggalkan jejak dan mensuport saya......

__ADS_1


__ADS_2