Istri Butaku

Istri Butaku
Tamat


__ADS_3

Disisi lain vano merengguh tubuh mungil itu ditubuhnya hingga tak ada cela. Kepalanya ia taro didada bidangnya dan juga pelukan begitu erat. Detik berikutnya ia merasa ada banyak kaca yang menyobek-menyobek tangannya. Ada banyak juga luka dikepalanya hingga semuanya berbauk amis. Tak sampai disana ia merasakan amisnya darah yang kental ditubuhnya.


Kesadarannya menghilang namun sadar ada darah dipunggung nayya membuat ia segera membalik tubuh nayya dan iapun me,meluknya. Mobil berguling dan berdesis mengakibatkan api keluar dari decitan mobil dann aspal. Mobil itu terjungkang dengan Nayya dipelukan Vano.


Vano disana terkapar dengan luka di kepalanya dan ditubuhnya. Nayya? ia disana merasakan sakit ditangan dan punggungnya tetapi ia tak luka terlalu banyak. Ia membuka matanya dan menatap kedepan, ternyata Vano sudah penuh dengan darah diwajahnya. Ia disana berteriak keras dengan histerisnya dan juga Menangis.”vano..!” Teriaknya mengusap wajah tampan sang suami yang ia diami selama ini dan ia tak terima. Disana dirinya memberontak namun disaat begini saja Vano masih tetap memeluknya begitu erat bahkan sangat erat hingga ia tak bisa bertkutik barang seincihpun. Ia menangis dengan sesegukan disana.


Vano samar-samar membuka matanya melirik Nayya menangis dipelukannya. Disana ia tersenyum dengan khasnya yang itupun membuat nayya berhenti menangis.. ia menatap Vano yang mengusap kepalanya dengan tangan kekarnya.”hehe saya bahagia bisa lihat kamu menangis karena saya Nay.”Ujarnya disana. Nayya disana menangis dengan jeleknya dihadapannya.” Tapi saya lebih bahagia jika melihat kamu tersneyum bahagia karena saya. “Ujarnya disana dengan berbisik. Nafasnya menerpa wajah Nayya yang nampak penuh darah miliknya.


Nayya menangis dan menggeleng.” Kamu jangan mati hiks hiks. LEPAS Vano biar saya cari bantuan buat kamu, buat kamu biar bisa selamat. Kamu banyak luka.”“Ujarnya. Vano disana terkekeh dan memeluknya lebih erat


Nayya disana menangis sesegukan dibuatnya. Vano tidak melepaskannya dan mencium kening nayya dengan dalam. Nayya disana diam dengan posisi yang tak bisa berkutik. Ia hanya bisa merasakan penyesalan yang kuat dalam dirinya.


Vano menggeleng.”Enggak mau. Saya mau peluk kamu kayak gini aja. Jangan dilepas, biarin saya enggak selamet yang penting saya bisa peluk kau sampai mati.. karena nanti saya tidak akan bisa kan peluk kamu?”Tanyanya disana dengan senyum lirihnya. Nayya memukul kepalanya membuat Vano samar-samar meliriknya.,”Kamu ngomong apa si? Saya membenci orang yang mendahului Tuhan Vano.. kamu akan selamat percayalah..”ujarnya.”Tapi lepaskan saya dulu.”Ujarnya disana. Vano disana samar-samar vano tak merasakan kesadarann lagi hingga pelukan itu terlepas.


Yang ada hanya tangisan Nayya yang menggema dan juga darah yang semakin banyak. Ia disana menangis dengan rasa takut semakin kuat, ia tak mau kehilangan vanoo. Ia tau jika Vano bukanlah suami yang ia inginkan, tapi ia tak mau jadi janda lagi...!! lagi pula Vano bukanlah lelaki yang buruk, dia memiliki cara tersendiri memperhatikan nayya. ia punya suatu hal yang tidak dimiliki oleh lelaki lain.


5tahun setelahnya...!!!!


Semuanya sudah berbeda..!! berbeda dengan harapan, berbeda dengan keinginan dan berbeda dengan kenyataan. Kalian sadar tidak jika kebanyakan harapan itu tidaklah berjalan dengan semestinya? Tetapi tanpa disadari tergantikan dengan lebih baik lagi


Seperti sekarang ini? sosok mungil yang lari-lari dengan gamis hitamnya itu dengan balon ditangannya.,” Laila jangan lari nak..!!!! hiss Umi capek ih...!!!” Ujar dari sosok wanita cantik yang membawa piring yang berisikan buah-buahan yang sudah dikupas ada disana. Sosok itu adalah sosok Acha yang sudah dewasa. Dia yang sosok kekanak-kanakan sekarang sudah dewasa dan juga sudah sangat besar.


Anaknya yang dipanggil Laila itu tergelak karena usianya yang baru 2setengah tahun, sejujurnya sebagai bocoran Rian tidak menyentuhnya setelah mereka menikah. Hingga tahun setelah Acha tamat Kulia. Bukan karena apa. Rian tau jika Acha masih ke kanak-kanakan. ia tau jika Acha membutuhkan waktu untuk menerima dirinya yang sudah menikah. Memahami a[a yang harus ia pahami hingga belajar masak. Rian menunggu semua itu dengan kebahagiaan dipondok kepesantrennya ini.. ahkk ralat, Rian mengurus pesantren yang dibuat oleh orang tuanya sendiri kok..


Sosok Laila yang mengenakan hijab itupun memeluk kaki lelaki yang sudah berumur 50itu dan tertawa keras.”Bububu.. “Teriaknya meloncat-loncat. Sosok itu merasakan sosok mungil itupun terkekeh dan juga memeluknya. Tersenyum tulus.”Eh Laila kenapa sayang?”Tanyanya disana.


“Abi, tangkap anak pintar iji, dia tidak mau makan buah, padahal nak loh. Apa Acha Umi yang makan semuanya?”Tanya Acha membuat Habib tergelak disana. Ia disana pun menyambut Laila dan juga memeluknya. Laila meloncat-loncat disana karena tak ingin diambil alih oleh ibunya.


“Eh jangan loncat sayang nanti kamu jatuh. Kakek sudah tua loh ini.”Ujar Acha lembut pada anaknya. anaknya malah terkekeh dan juga mengangguk dengan lucunya. Disana sosok habib tersenyum menatap sang cucunya. Ia memilih duduk di kursi panjang yang ada di pesantren itu, disisi nya ada sosok wanita buta dengan tongkat ditangannya, ia menaruh Laila dipangkuan nya dan berkata.”Lihat lah cucu kita sayang,. Dia sangat cantik, mirip dengan kamu.”Ujarnya.


Sosok itu tersenyum dengan kekehannya, ia meraba dan juga mengusap pipi Laila. Ia mengerjab dan juga merasa bahagia.”hehe iya kah? Tapi sepertinya dia lebih cantik deh. Soalnya pipinya sangat gembul. Dia pasti sangat menggoda untuk dicubit.”Ujarnya membuat sosok habib tergelak. Nampak sosok wanita itu menimang anak itu dikakinya dan mengusap kepala sang anak yang Nampak anteng disana


Acha menghela nafas saja melihat anaknya yang selalu anteng dielus oleh sosok Anaknya yang dipelukan orang lain tersbeut. Habib disana mengusap kepala sang istri dan berkata.” Anak kita pasti sangat lucu juga yah kan?”tanyanya mengusap perut istrinya yang buta tersebut.


Namun sosok itu malah memerah malu dan juga menahan tangan habib.”Ih malu bi. Jangan gitu kita udah tua.”Ujarnya


Habib tergelak disana.”Loh kenapa? Kan kita halal ngapain malu.”Ujarnya. sosok itu pun mengeleng dengan malunya dan berkata.”Udah punya cucu masa harus saingan sama anak lagi? hehe aku enggak hamil. Cukup punya cucu cantik kayak laila dan juga Karla sudah cukup.”Ujarnya disana dengan ,,lembut dan juga santun. Yah karla itu anak Acha juga tetapi dia bersama Rian diruang tamu.


Habib disana tersenyum dan mengangguk”OIya deh. Yang mana baiknya menurut kamu aja. “Ujar Habib. Sosok istrinyapun tersenyum malu dan mengangguk lemah. Habib disana diam menatap ke pada Laila. Jujur Laila adalah sosok yang mirip dengan nayya istrinya dulu.

__ADS_1


Yah dulu karena sekarang sudah tidak lagi,


Ia dikagetkan dengan sosok Nayya yang kecelakaan 5tahun yang lalu, dengan nafas yang ketar ketir ia menemuinya dirumah skait. Namun bukan salah takdir, lagi-lagi ia dikagetkan jika Nayya bersama sosok suaminya. Nayya menangis kuat disana dengan tubuh lelaki yang berlumuran darah, ia memanggilnya dengan suamiku. Itu hatinya menjadi sangat hancur dan juga tak bisa dikatakan baik. Ia terduduk disana memegang dadanya yang meredam. Sulit baginya untuk menerima hal tersebut. Ia terlalu kaget sebab perjuangannya selama ini sia-sia bukan?


Tak lama setelahnya ia menemui nayya dnegan senyum manisnya, disana Nayya yang menangis menatapnya lirih. Nayya tak memeluknya. Ia ingin memeluk nayya tetapi Nayya malah menghindarinya dan juga menatap kearah ruangan yang dimasuki oleh sosok yang tadi ia sebut suamiku. Itu membuat habib kembali hancur dan juga kembali dipatahkan. Ia bagaikan dijatuhkan dari langit yang paling tinggi. Ia hancur sungguh..!!


“Sejak kapan Nay?”Tanyanya dikalah itu.


Nayya malah mengusap kepalanya dan juga wajahnya. Ia disana Nampak sangat pusing dan juga sakit.”Mau saya bawa kekamar? Kita obati.”Ujarnya Habib menahan pertanyaanya melihat wajah Nayya yang kusut.


“Bagaimana bisa? dia masih didalam.. dia tidak baik-baik saja..”Ujar Nayya berteriak lalu terjatuh menangis dengan mengusap wajahnya dnegan hijab. Habib yang dibentak pun terdiam, siapa lelaki itu? Hingga ia tau dari ibunya Nayya jika itu sosok lelaki pilihan ayah nayya.. mereka menikah setelah satu bulan yang lalu. Itu kenyataan yang pahit tapi Habib terima. Dan disaat itulah ia menyalakan Nayya. bukan karena apa. Karena ia tau Nayya yang diselamatkan dikalah tragedy itu. Yang artinya lelaki itu mampu melindungi nayya dan memeluknya erat. Ia yakin Nayya bahagia dnegyan sosok lelaki tersebut dan juga mampu membahagiakan nayya jauh dari dirinya..


Setelahnya ia ia tak lagi tahu apapun tentang nayya. ia hanya tau satu hal. Nayyanya pergi kenegaraan seberang bersama suami dan ibunya. Arga? Arga memilih bersama Rey menuntut ilmu bersama Abu dan juga Rajja. Sesekali juga pulang menjenguknya dan juga Acha.


Setelah ditinggal oleh Nayya Habib memilih menyibukkan diri dipesantren, mengajar dan menuntut ilmu yang lebih dalam. Ia membangun panti dan juga rumah social, namun lagi dan lagi ia dikagetkan dengan sosok yang sangat ia kenali. Khumairo dan keluarganya, mereka menjadi gelandangan dan juga sangat menyedihkan, mereka disana bukanlah salah satu yang minta-minta. Melainkan orang yang memberi padahal bukan orang kaya. Sangat-sangat membuat habib tertegun.


Sebab dikalah itu mereka saja kelihatannya bukan dari orang berada malah memberi dua kantung beras. Ayah Khumairo pun disana meminta maaf kepadanya dan juga bahkan hampir bersujud, khumairo? Disana juga sama, hanya saja ia sudah mengenakan cadar dan bisa bicara. Ia disana sudah bertaubat.


Khumairo disana sudah membuat usaha.


Disana awalnya Habib hendak membantu keluarga ini saja. Dimulai menjual kali grafik buatan Khumairo, dan juga anyamannya bambu dari keluarganya. Keluarganya hidup dengan sederhana. Ibunya mengajar ngaji, ayahnya hanya guru honorer disekolah yang tertinggal. Hal yang membuat Habib kagum, keluarga yang diberikan kesengsaraan itu malah mendekatkan diri kepada Tuhannya. Tidak seperti orang-orang ditinggal dunia dan harta malah menyalahkan Tuhan. Mereka malah sadar dan memperbaiki diri. Sungguh Habib kagum akan hal itu.


Kabarnya Khumairo dikalah itu hendak dinikahi oleh seseorang tapi Khumairo menolak. Sesungguhnya dilubuk hati Khumairo masih menyimpan cinta yang begitu dalam terhadap Habib tapi terpendam saja. Ia tak lagi mengejar atau berdoa. Ia hanya pasrah pada tuhannya. Ia hanya pasrah akan apa yang Tuhannya berikan.. hingga suatu hari ia dikagetkan akan Habib yang menemuinya dan juga melamarnya meski dalam keadaan buta. Dikalah itu ia tak bisa membohongi dirinya jika dadanya terasa ingin meledak karena terlalu senang.


Disisi lain ada sosok pemuda yang berdiri jauh dari kedua sosok tersebut. Ia disana Nampak memandangnya dari jauh. Memegang undangannya ditangannya. Disampingnya ada sosok yang tak kalah tampan darinya.. bahkan lebih tampan Dari nya itu menepuk pundaknya.”Udah setengah jam ini aduh.. aku mau lihat ponakan ku ini loh. Udah gemes mau cubit pipinya.,”Ujarnya dengan gemes melihat laila yang bermain dengan Habib dan Mira.


Sosok itu menghela nafas dan juga menatap saudaranya itu. “Belum siap? Masih takut? Kan ada abang. Kalo dia ngapa-ngapain kamu abang bakal maju paling depan loh. Cepet ih. Gerah ini.” Ujarnya,,, sosok pun mengangguk dan juga melangkah menuju kepada kedua orang tua yang ia lihat tersebut. Dengan lemah.


Habib yang menyadari yang datang membuat ia melirik kedepan, disana ia tertegun melihat lelaki tampan nan gagah didepannya, ia tersenyum dangan lirihnya namun habib tak mengenalinya tetapi ia seperti familiar. Hingga mendekat mata Habib membulat.”Abu.. kamu nak?”Gumamnya kaget. Sosok ACha yang melihatnyapun segera mendekat hendak mengambil anaknya namun ternyata kalah dengan raja yang sudah menarik anaknya dan menggendongnya. anaknyaun disana menangis membuat Raja cemberut,,.


Khumairo mendengar nama anaknya disebut-sebut segera melirik segala arah. Abu disana mendekati habib dan memeluknya.”Apa kabar bih?”Tanyanya. habib memeluknya erat heingga menangis.


Habib mengangguk,”Baik. Kamu apa kabar? Kenapa tidak ada kabar untuk kami ha? Apa sudah mau jadi anak durhaka kamu?”Tanyanya disana.


Abu disana terkekeh menangis lalu menggeleng.”Surprise saja. Biar kalian rindu.”Ujarnya lalu melirik Khumairo. Disana Khumairo meremas baju bawahnya dengan lirih. Abu melihatnya diam dan juga sendu, habib menepuk pundaknya membuat ia disana menyalimi tangan ibunya. Nampak kaget. Namun tangan dingin itu ternyata menerimanya dengan sendu.”Assalamualaikum Umi.”Ujarnya disana dengan gugip kepada Khumairo.


Hiks hiks..”Abu.. hiks hiks..”Ia menangis disana dengan diam. Abu melihatnya segera memeluk ibunya erat, khumairo bisa merasakan tubuh anaknya yang dulu ringkih sekarang kekar pertanda ia sehat edan tambah besar. Ia memeluk anaknya erat dan menangis disana.”Hiks giks. Maafkan Umi nak. Maafkan umi yang tidak pantas jadi umi kamu hiks hiks.”Ia menangis sesegukan disana.


Abu menggeleng dan juga melirih,”Umi memang salah tapi Umi tidak boleh bicara begitu.. karena selamanya Abu anak Umi dan Umi tetap pantas menjadi Uminya Abu. Abu sayang sama umi dan abi.”Ujarnya memeluk keduanya. Keduanya saling berpelukan menghantarkan rasa hangat dan juga kerinduan,, khumairo yang sangat merindukan anaknya dan Abu yang merindukan sosok ibu kandungnya yang hangat. Ia tau kabar pernikahan keduanya dari Rey. Mereka diundang tapi ia tak datang akibat traumanya..

__ADS_1


Ia mengeluarkan undangan dibajunya tadi membuat Habib menatapnya dengan kaget.


Abu disana tersenyum dan berkata.,”Itu undangan pernikahan Abu insyallah akan dilaksanakan dua minggu kali, kalian datang yah. “Ujarnya.


“Kamu mau nikah nak?”Tanya Khumiaro disana kaget kepada Abu yang datang-datang sudah sebar undangan.


Abu terkekeh dan juga mengangguk.”Iya Mi. insyalllah akan dilaksakan w Minggu lagi dikediaman wanitanya. Jadi nanti dateng yahh sebagai walinya Abu. Kata ayah Rey kalian lebih pantas sebagai orang tua Abu. Jadi abu mohon.”Ujarnya. habib dan juga Khumairo disana mengangguk dan juga tersenyum. Mereka disana berbincang banyak gal prihal Abu. Abu yang sudah tamat S2 dan ternyata sudah menjadi dokter disana. Mereka bangga akan pencapaiannya abu yang bahkan jauh dari perkiraan mereka sungguh.


...----------------...


Sisi lain ada sosok yang semakin tua mtetapi semakin cantik, dengan mata malasnya melirik sosok disampingnya yang bergelayut tegas namun posesif nya itu. Jika diindonesia siang maka disini malamn, yah mereka sekarang malam menuju kesebuah restouran yang dipesan oleh suaminya. Mereka memilih duduk diikursi yang sudah suaminya pesan. Akh ralat si ini lebih tepatnya dibalkon yang sangat luas disana sudah dihiasi oleh banyak lampu dan juga hiasan membuat Nayya disana kagum. Ini bukan sekali atau dua tetapi sering sebab suaminya romantic. Disekitarnyapun ada banyak lampu dari bangunan yang sangat cantik.


“Gimana? Kamu suka nggak sayang?”Tanya sosok tampan nan gagah dihadapanya itu.


Nayya disana mengangguk dengan semangat,”Suka-suka.. tapikan Van kita udha tua masa kayak gini terus. Kamu nggak malu apa? Diliatin sama pemilik restouran loh.”Ujarnya disana meringis.


Yah itu sosok nayya dan Vano. kalian bertanya berarti sosok vano selamat dari tragedi tersebut? maka jawabannya iya, Vano dinyatakan koma selama dua minggu lalu iya ya bangun dan daya menerimanya sebagai suami memulai hidup baru.


Vano Nampak mengernyit bingung dibuatnya.”Kenapa malu/ justru saya bangga memiliki istri secantik kamu. “Ujarnya disana mengangguk tersenyum. Lalu mendekati istrinya untuk ia peluk. Nayya disana terkekeh dengan suaminya.”Kamu tetap cantik diusia senja Nay.”Ujarnya mengecup singkat bibir nayya membuat ia tersipu malu. Yah..


“Ihhh Bubun sama ayah jahat enggak ajak-ajak kita.. kita mau ikut tauk..!” Teriak dari pintu membuat keduanya kaget.. disana Nampak sosok perempuan cantik berumur 11 tahun menggandeng sosok anak lelaki tampan berumur 4tahun dengan gaya keren nya.


“Loh kok kalian disini?”Tanya Vano disana kaget melihat anak anaknya. lala anak yang dulu sakit ternyata sembuh dan yang kedua anak mereka kedua yang bernama Arjuna..


“maafin Ibu Nay mereka pengen ikut, mereka nangis dari tadi nyariin kalian..!” ujar ibunya membuat Vano memejamkan mata erat karena anak-anaknya. ia harus sekali menculik nayya untuk mendapatkan Nayyanya. Mereka harus berebut begini kah? Lihatlah kedua anak itu sekarang menjadi benteng dirinya dan nayya. ia mendelik dan tak terima.


Nayya terkekeh.”Ini anak kamu. Inget sayang.”Ujarnya. ia disana mengangguk dan mencium istrinya.


”Ihh papa inget ada kita masih kecil tauk.”Ujar anaknya Lala.. Vano disana mendelik melihat anaknya dan Nayya yang tertawa bahagia.


Ternyata bahagia itu sesederhana itu, ketika kamu menerima takdir kamu, memberi kesempatan untuk hal lain, tidka terbelenggu akan harapan kamu saja. Mereka takdir dan menciptakan kebahagiaan sendiri..


Kebahagiaan tidak selalu tentang apa yang kamu harapkan, tetapi juga tentang apa yang kamu lakukan p yang ada pada kamu.


Nayya bahagia.. vano yang sangat menyayanginya dan melindunginya.


Anak-anaknya yang manja dan juga sangat baik. Mereka hidup bahagia. lalu bagaimana dengan Arga dan Acha? Arga tinggal bersama dirinya disini kok, lalu Acha? Acha memilih bersama ayahnya karena tak ingin Habib bersedih, mereka bahagia dengan cara masing-masing..


Bukankah disini kita harus belajar jika kadang berpisah itu bukan selalu tentang keinginan dan keegoisan, tetapi juga tentang takdir dan juga kebahagiaan masing-masing?

__ADS_1


...TAMAT,,, ...


Terimakasih buat semuanya. semoga kalian bisa ambi baik dan buang buruknya yah..


__ADS_2