Istri Butaku

Istri Butaku
Kenyataan


__ADS_3

Kemarin banyak banget yang mau lanjut novel ini, tapi sekarang sepi sekali... masih ada yang mau ini lanjut enggak? kalo iya jangan lupa komen.. vote and like ya supaya aku tau.... hehe..


.


.


Pagi ini Nayya sudah sembuh.. Hanya sedikit merah merah dibagian tubuhnya membuat ia bisa keluar dari kamarnya.. meski tak bisa melihat, hanya saja Keyna kehilangan senyumnya dihari hari berikutnya.. ia tak lagi bisa tersneyum secer,ah kemarin entah apa alasannya..


Apalagi hari ini ditambah kekasih Habib.. ralat.. mantan calon istri Habib yang mengunjungi Habib dan meminta kejelasan hubungan mereka membuat ia tambah kehilangan senyumnya.. ia baru tau jika Habib kemarin itu menabraknya ketika mau akad menikah dan karena dirinya ia kehilangan sosok yang ia cintai..


Jujur saja.. Nayya itu sangatlah takut ketika mencintai sosok yang mencintai orang lain, atau bersama orang yang tidak mencintainya, ataupun lagi bersama namun hanya sebatas kasihan.. Nayyna tidka mau karena Nayya sosok yang tidak suka permainan hati..


Cinta beda agama.. Ataupun cinta sebatas singgah.. Karena Nayya berkaitan dengan kalimat "Jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melebihkan cintanya padamu, agar bertambah kekuatanku untuk lebih mencintaimu."


“Jadi Habib? Bagaimana kelanjutan hubungan kalian? Apakah masih akan dilanjutkan dan kapan hal itu?” Tanyanya disana membuat Habib tertegun.. Disana tak ada Nayya hanya saja Nayya bisa mendengarnya dari ndalem bagian belakang.. Nayya memilih didapur saja hari ini.


Nayya tertegun dan menajamkan telinganya membuat Abbi Abu disana menatap sahabatnya itu dengan gugup.” Aduhh maaf kyai Somad.. ini kamikan baru selesai kecelakaan, jadi bisakah kami memikirkan hal ini dikemudian hari..”Ujarnya gugup disana membuat umi menatapnya terkejut. Kenapa suaminya tidak mengatakan hal sejujurnya saja jika Habib sudah menikah?


Ummi anna disana menatap Khumaira sedikit kecewa dna Habib diam dnegan menunduk sendu dikalah melihat Khumairo..


“Habib.. apakah kamu mencintai Khumairo?” Tanya ayahnya Khumairo kepada Habib membuat Habib mendongak menatap sang empuh.


Habib mengangguk lemah karena ia jujur.” Ya... “ Ujarnya jujur..

__ADS_1


Nyut...


Seperti ribuan jarum menusuk didadanya Nayya yang tak orang lain ketahui.. mata Nayya bahkan zekarang meretak seribuh bagaikan kabut didunia gunung..


Habib menatap Khumaira dengan sendu.”Saya mencintai Khumairo.. tapi beri aku waktu abi..”Ujarnya gugup disana.. ia mencintai Khumairao sejak Khumairo dan dirinya SMP.. mana bisa dengan mudahnya ia lepaskan. Ia bahkan sampai lupa jika ia sudah menikah membuat Nayya menghapuskan air mata yang mau jatuh itu dan menegarkan hatinya..


“Bik.. saya mau ketaman belakang saja bik.. Tolong bantu saya... " Ujarnya membuat bik Nur disana mengangguk saja karena tak tega melihat Nayya disana..


“Ba baik niang..”Ujarnya mendorong kursi roda milik hati seorang perempuan yang hatinya sedang melebur.. hancur..


Kyai abu disana menatap anaknya nanar.. dan khuimairo yang senyum malu malu.. ..


“Baiklah.. jika memang begitu.. kita akan menetapkan lain hari saja.. saya hanya mau kepastian, takutnya nanti anak saya sudah menungu tapi nyatanya kamu tidak serius Habib..Ujarnya membuat Habib mengangguk menunduk..


Kyai spomad dam kyai abu saling salam dan mengucapkan salam. ”Assalamu’alaikum..” ujarnya.


"Waalaikum salam... "


Khumairo senyum malu malu didepan Habib dan menangkupkan tanganya didepan dada.. itu membuat Habib membalas begitu juga..


Umi Ana menatap suami dan anaknya tajam dikalah keluarga itu pergi..” Kalian benar benar ya..!! Kalian anggap apa nayya...!!|" Ujarnya disana menjatuhkan air mata. Ia soerang wanita jadi tau betapa sakitnya dibegitukan..”Jika Nayya mendengar bagaimana?!!” Tanya Uminya disana.


“Umi tenang dulu.!”Ujar Kyai Abu membuat umi Ana menatap suaminya tajam.”Umi tau... Kyai Somad itu adalah sahabat abi sejak kecil,Abi tidak mau dia salah paham dengan kejadian ini. Abi tidak mau dia membenci abi karena kesalahan pahaman, abbi hanya butuh waktu menjelaskanya..”Ujar kyai abbu disana jujur.

__ADS_1


Habib disana diam menatap ayah dan ibunya.”Dan Habib tidak bisa berbohong jika Habib mencintai Khumairo umi.. Habib mencintai dia, dia tidak menanyakan hal lain bukan? Habib tidak berbohong..”Ujarnya membuat Umi Anna memijit pelipisnya.


“Umi tenang saja.. Nayya tidak mnendengar hal ini.. Dan ini menjadi rahasia kita.. kita hanya butuh waktu mengatakan hal sebenarnya umi.. Beneran..”Ujar kyai abu menenangkan istrinya itu namun tidak didengarkan oleh istrinya..


Sedangkan dibawah ponoh ada Nayya yang mengusap air matanya.. lalu mendongakkan kepalanya supaya air matanya tak jatuh..”Ingat Nay.. kamu tidak boleh mencintai Habib, karena hubungan kalian haya sebatas minyak dan air, berdampingan namun tak mampu bersatu.. kamu harus kuat “Ujarnya didirinya sendiri membuat awan menatapnya sendu..


Nayya mengusap lagi dadanya yang terasa perih itu dan juga mengusap pipinya.”Ayah.. Bunda.. Nayya mau sama kalian aja, biarlah dia tidak tangung jawab, tapi setidaknya Nayya bisa hidup bahagia bersama kalian..”Gumam Nayya mengingat ibu dan ayahnya..


Sampai pada ada sosok yang memberikanya es yang sangat dingin dipipinya membuat ia terkejut,,,


“Hihi..”Kekehan lelaki membuat ia tertegun.. itu siapa?


“Niang kok disini si? padahalkan tadi Fatih Nyariin niang dikamar tapi Niang tidak ada kata bik Nur niang disini.... Fatih bawahkan Es krim buat niang.. katanya perempuan suka es krim..”Ujar Fatih disana dengan sendunya kepada Naya..


Nayya disana tertegun mendengarnya, ia tersenyum tipis dan menanamkan diddadanya untuk tidak menerima keluarga ini.. “Tap Fatih.. ak aku tidak bisa.. ak.. aku tidak bisa membukanya ataupun memegangnya.. tapi jika kamu mau membantu aku membukanya boleh.”Ujar Nayya disana..


Fatioh tersneyum dibuatnya lalu menarik kursi Nayya membuat mereka didekat pohon.. Fatih duduk diatas baru lumayan besar.,”Tenang saja Niang... Fatih akan melakukan apapun untuk Niang. Jangankan membuka bungkusnya, menyuapi Niang saja Fatih bisa.. tapi Fatih hanya tidak bisa melihat Niang bersedih karena merindukan keluarga Niang..”Ujarnya membuat Nayya tertegun..


Faith tadi mendengar Nayya bergumam ayah dan ibu tidak mendengar untuk abi dan uminya.. pas sekali ia membawa es untuk Nayya membuat ia mendekatinya dan memberinya es krim...


Nayya tersenyum dibuatnya lalu ia merasakan benda dingin mendekati bibirnya “Ayo buka mulut Niang..”Ujarnya membuat Nayya mengangguk dan membuka mulutnya menerima makanan itu.. .”Katanya Es krim bisa membuat wanita tersneyum kenapa niang tidak tersenyum? Apakah Niang bukan perempuan?” Tanya Fatih dengan godaannya membuat Nayya menyunggingkan senyumnya.


” Aku perempuan Fatih..”Ujarnya membuat Fatih gemas dan tersenyum.. Fatih hanya tidak mau Nayya bersedih disini membuat ia menetapkan dirinya supaya bisa membahagiakan niangnya... ya.. akan.. Ia berjanji....

__ADS_1


__ADS_2