Istri Butaku

Istri Butaku
Bantuan?


__ADS_3

Langkah kaki nanar Abel dan Nayya sangat berat disana. Nayya berasa perutnya sangat keram saat ini, hingga kepalanya sangat sakit dan kaki terasa sangat berat. Langkah kakinya bahkan terhenti.


“Nay kamu tidak apa-apa?”Tanya Abel dikalah melihat Nayya yang sudah seperti ingin pingsan.


“Bentar lagi Nay. Kita bentar lagi dekat jalan kok. Ayo yang kuat yah..”Ujarnya disana panic melihat Nayya.,


“Perut aku sakit banget Bel.”Ujarnya disana meringis. Abel disanapun tak kalah sakit tapi harus bagaimana lagi? “ Disini sakit banget.. “Ujarnya nanar memegang perut bagian bawahnya itu meringis. Sebab sudah tiga jam mereka berjalan tak tentu arah. Kakinya bahkan suah luka sana sini dibuatnya.


Abel disana menjongkokan diri dihadapan Nayya.” Naik nay. Biar aku gendong, kita harus cepat cari bantuan.”Ujarnya disana. Nayya diam meringis menerima bantuan, ia tak tau apa-apa hinga ia merutuki dirinya..


“Aku beban yah Bel.”Gumamnya lirih disana.


Abel disana mengangguk. “Iya kamu beban. Mangkanya jangan sakit. Nanti beban aku tambah banyak.”Gumam lirih Abel. Abel wanita kuat ia yang sangat kuat saat ini.. andai jika Lisa yang selamat. Mungkin merekka tidak akan keluar dari sini. Itulah yang ada, seperti yang sudah ditetapkan jika takdir Allah itu adalah yang terbaik.


Nafas Abel terdengar melepas dikalah melihat jalanan. Nayya semakin meringis memegang perutnya.. “Duh perutku makin sakit Bel.. hiks hiks.”Gumam lirihnya memegang perutnya tak kuat. Abel semakin panic.


“ Bentar Nay.. kita udah sampek dijalan Nay.. bentar kita cari bantuan yah.”Gumamnya disana dan mempercepat jalannya, kakinya sangat berat hingga telapak kakinya sudah luka sana sini akibat tumbuhan liar dan duri.. mana belum makan dua hari hingga ia terasa pusing..


Arghh.. Apel terjatuh bersama Nayya dikalah kakinya menginjakkan akar kayu yang besar.


Nayya yang terjatuh terdiam merasakan tubuhnya terjatuh diatas Abel.. Abel meringis disana sama halnya denganya karena terlalu kaget..


Nayya diam disana. “Abel.. kamu tidak apa-apa abel?”Tanyanya disana meringis.


Abel disana meringis sakit merasakan kakinya terkelisu.”Tidak apa-apa nay. Kita harus cepat kesana.. cepat kamu jalan yah.”Ujarnya disana merasakan nyilu dikakinya.


Air matanya sudah jatuh. Nayya meringis.”Perutku sakit sekali tapi.”Cicitnya takut disana.. ia tak kuat.


“Sedikit lagi Nay. Nanti kita tungu mobil ayok.”Ujarnya.. ia harus segera bangkit meski kakinya terkilir. Ia memejamkan mata sakit tak mau berteriak dikalah melihat Nayya. ia tak mau Nayya bersedih dan menambah beban.

__ADS_1


Nayya disana meringis dan menangis. Ia terpaksa mengangguk. Abel mengusap air mata Nayya.” Jangan nangis. Kita pasti selamat kok Nay.”Gumamnya lirih disana. Dan diangguki Nayya.. Nayya menangis disana dan kembali berjalan nmemegang perutnya. pinggangnya dipegang Abel yang pincang-pincang. Nayya sangat kagum akan Abel.


Ternyata benar yah. Kadang pura pura baik-baik saja itu adalah obat ketika rasa sakit menyerang.


Nayya kembali diam merasakan perutnya terlilit hingga ia sudah tak kuat lagi..


“Hiks sakit sekali Bel.”Gumamnya disana terjatuh. Abel disana terdiam panic melihatnya. Padahal mereka sudah dipingir jalan besar.


Nayya sudah tak kuat disana. Perutnya sudah sangat sakit hingga ia merasakan tubuhnya bergetar dan matanya memberat..


“Nayy Nay..!” Teriak Abel menahan tubuh Nayya.. tanpa terasa tangannya merasakan ada cairan dibagian pantat Nayya. “Kamu datang bulan Nay? Tapi ini banyak sekali.. Nay bangun..!” Teriaknya namun Nayya sudah pingsan akibat lelah dan lemahnya dirinya.


Mata Abel memanas melihatnya.”Nay bangun. Jangan gini hiks hiks. Jangan nambahin beban aku Nay. Nay kamu itu beban hiks hiks.”Gumamnya lirih disana berharap Nayya bangun. Namun Nayya tetap tidak bangujn. Hinga matanya melirik kebelakang. Ada mobil..


Ia bangkit dari sana dan meletakkan kepala Nayya diatas batu.. ia berjalan terlati ketengah jalan.. “Tolong..!! tolong kami..!!” Teriaknya, namun mobil itu bahkan lewat saja membuat Abel disana menghindar dan hampir tertabrak..


Argh.. Abel disana terjatuh ketika menghindrai mobil..


“Yaallah bantulah kami hiks hiks. Hambah banyak dosa, beri hamba janji akan taat jika kau beri hamba kesempatan lagi nanti hiks hiks.”Gummanya lirih menangis disana...


Tak berselang lama, nafasnya yang dari tadi naik turun itu merasakan cahaya dari depan wajhnya. Ia terdiam melihat, ia membuka matanya merasakan silau.. Tintin.. suara mobil, itu membuat ia tersadar dan melambaikan tangan.”Tolong kami.. teman saya pingsan tolong kami diculik hiks hiks.”Gumamnya berjalan menyeret kaki yang sudah membengkak itu...


Tangisannya berderai karena amarah dan haru. Ia kembali berlari mengetok pintu mobil.. Matanya penuh air mata.. “Tolong kami tuan hiks hiks..”Gumamnya lirih.


Didalam mobil pun itu kaget,, tadi ia piikir itu setan ditengah jalan, baju compang camping, rambut yang tergerai dan kusut.. kaki yang tertekuk.. ia meneguk saliva kering.. kembali terkaget dikalah mnereka minta tolong.


Disampingnya ada istrinya yang tertidur dan terbangun. “Ada apa si sayang?”Tanyanya disana serak karena merasa mobil tak melaju lagi.” Kita udah sampek?”Tanyanya lirih.


“Tolong hiks hiks tolong kami. Kami manusia..!!” Teriak dari luar.

__ADS_1


“Astraghfirullah siapa tu.”Gumam dari dalam membuat suaminya menggeleng.


” Abi cepet keluar kita liat itu manusia.”Ujar istrinya nanar mau membuka pintu mobil.


“Jangan. Nanti kalo dia maling bagaimana? Perampok? Sekarang banyak yang berkedok minta tolong begitu.”Ujarnya suaminya tak mau.


Rasa takutnya disana membuat akal sehatnya hilang. Istrinya pun menggeleng. “Demi Tuhan abi.. Jikapun mereka perampok matipun aku yakin jika Tuhan sudah menentukan kematian kita dijalan ini. Bagaikan aku lebih baik hati karena mau membantu orang yang salah ketimbang meninggalkan orang yang benar benar meminta bantuan.. cepat bantuin abi. Mati dan hidup seseorang ada ditangan Allah.”Ujarnya disana nanar hingga suaminya menganggik


Pintu itu terbuka membuat Abel menangis menunuki Nayya yang terkapar,.’'Tolong hiks hiks. Tolong teman saya tuan nyonya hiks hiks.”Nafasnya naik turun disana. Wajahnya memerah penuh air mata. Itu membuat sosok yang ingin membantunya prihatin..


“:Abi bantuin.. cepet.”Ujarnya kepada suaminya. Suaminya menggeleng disana.


”tapi---“


“Tidak ada tapi-tapi, umi juga bantu ayo..”istrinya tau jika suaminya tak ingin menyentu wanita manapun, bahkan suaminya itu tak pernah melirik wanita manapun Karena sangat menjaga istrinya itu. Iya.. suaminya sangat mencintai istrinya. Sangat..


Mereka membawa Nayya kedalam mobil dengan nanar. Beserta Abel yang ikut masuk, keadaan Abel memburuk hingga ia pun disana menangis merasakan pedih disekujur kakinya.. “Nama kalian siapa?”Tanya nyonya yang membantu Nayya dan juga Abel itu lirih.”Kenapa kalian bisa disini?”Tanyanya lirih lagi..


“Umi kasih dia minum dan makan dulu. Dia pasti belum makan.”Ujar suaminya. Istrinya baru sadar disana hingga ia memberikan mineral dan juga makanan berupa makanan ringan.


”Maaf merepotkan kalian tuan nyonya.. dan terimakasih.”Ujar Abel gemetar disana menerima minuman dan juga makanan, hanya roti tapi cukup membuat ia memakannya bergetar.. mobil itu melaju membuat ia bersyukur.. Tuhan memberi ia kesempatan untuk hidup.,


“Perkenalkan nama saya Rindu.. Rinzu Azzahra. Dan ini suami saya namanya Natan Keynan tapi saya panggil Rey. Kamu bisa pangil dia Rey juga,”Ujarnnya disana memperkenalkan diri menunjuk dirinya dan suaminya.


Abell diam melihatnya lalu menatap perit buncit dia, oh dia sedang hamil.. ia menganggul.”Iya.. namaku Abel, dan ini Nayya.. dan kami diculik. “Ia tak bisa menjelaskan banyak hal, ia hanya bisa menjelaskan sebatas itu saja membuat ia terdiam meliriknya. Lalu ia menghela nafas dan tersenyum.


Rindu dan Rey disana diam menatap Abel prihatin, lalu menatap Nayya.. dengan segera Rey mengendarai mobilnya menuju klinik terdekat.. sebenarnya mereka itu dari tempat dimana anaknya sekolah, dan niatnya untuk mengambil surat untuk perpindahan sekolah sebab mereka ingin pindah ke turki beberapa hari lagi.


.

__ADS_1


.


... Jangan lupa tinggalkan jejak yah.. ...


__ADS_2