ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
99


__ADS_3

Alex yang tengah menguyur tubuhnya dibawah shower pun mendadak menghentikan aktifitasnya kala mendengar suara Ella berteriak.


Alex menyambar handuknya lalu melilit asal kepinggangnya dan keluar dari kamar mandi.


"Sayang, ada apa?" tanya Alex dengan wajah panik, segera Alex menghampiri Ella yang berteriak dan wajahnya bercucuran keringat.


"Kamu kenapa sayang?" tanya Alex lagi yang kini sudah mendekap tubuh Ella yang kini menangis "Mimpi apa sampai kayak gini? hmm?" tanya Alex lagi.


"Mas, apa aku, apa aku ini perebut suami orang ya?" tanya Ella sambil terisak.


"husst, siapa yang bilang gitu? nggak lah kamu bukan perebut," kata Alex mencoba menenangkan Ella.


"Aku mimpi Hanna mas, dia bilang aku ini perebut." kata Ella lagi masih terisak.


"Cuma mimpi sayang, ini pasti gara gara kamu tidurnya lama jadi mimpi aneh." jelas Alex.


"Kamu udah pulang? ini jam berapa mas?" tanya Ella melirik kearah jam sudah pukul 7 malam padahal tadi Ella tidur sekitar pukul 1 siang.


"Tadi Bik Sumi bilang sama aku kalau kamu tidurnya pules banget sampai dibangunin aja nggak bangun akhirnya nggak dibangunin sama Bik Sumi." jelas Alex.


"Maaf mas, aku tidur sampai nggak tau kamu udah pulang." Ella terlihat sudah tak menangis lagi.


"Nggak apa apa sayang, kamu kan juga butuh istirahat."


"Aku ambilin baju buat kamu abis itu aku mau mandi." kata Ella beranjak dari ranjang melakoni tugasnya sebagai istri.


"Mandinya mau ditemenin nggak nih, ntar teriak teriak lagi." goda Alex.


"Ih mas, sukanya gitu." Ella cemberut mendengar godaan suaminya itu membuat Alex terkekeh dan berakhir mencium bibir manyun Ella.


"Udah nggak usah dipikirin lagi ya, mimpi itu cuma bunga tidur, nggak bakal jadi kenyataan kok." jelas Alex.


"Tapi aku ngerasa mimpinya nyata banget mas."


"Ya tetep aja kamu nggak boleh terlalu mikirin, kamu harus inget kalau kamu itu lagi nggak sendiri dan aku nggak mau kalau sampai kamu kenapa napa." kata Alex.


"Iya mas, tapi beneran kan aku dulu nggak ngerebut kamu? kamu sendiri yang maksa aku buat nikah sama kamu, kamu juga nggak bilang kalau kamu punya istri." protes Ella membuat Alex terkekeh.

__ADS_1


"Nggak lah sayang, kita bisa bareng itu karena memang sudah takdir, sudah jodoh, jadi kamu jangan mikir yang aneh aneh lagi, aku sekarang cuma mau kita bahagia, udah gitu aja." kata Alex yang membuat Ella tersenyum lalu memeluk tubuh Alex yang masih telanjang.


"Katanya mau ngambilin baju tapi kok malah meluk terus sih dari tadi." protes Alex membuat Ella tersenyum nyengir.


Selesai mengambilkan baju untuk Alex, segera Ella bersiap untuk mandi.


"Yakin nggak mau ditemenin? aku bisa bantuin kamu gosok punggung lho?" tawar Alex yang hanya diliriki tajam oleh Ella setelahnya Ella memasuki kamar mandi.


Alex hanya terkekeh melihat tingkah istrinya itu, baru saja Ella menangis tapi sekarang sudah bisa menatapnya tajam seperti itu.


Meskipun didepan Alex, Ella sudah terlihat biasa saja namun nyatanya didalam kamar mandi pun Ella masih merasa sedih, sedih memikirkan mimpinya yang memang terasa nyata untuk Ella.


Jika saja dulu Ella tau kalau Alex mempunyai istri pastilah Ella akan menolak dan berusaha bagaimanapun caranya untuk membayar hutangnya, namun sayangnya waktu itu Ella juga tak berpikir untuk mencari tau identitas Alex.


"Sayang, kok lama banget, kamu nggak apa apa kan?" Ella dikejutkan oleh suara Alex dan ketukan kamar mandi membuat lamunannya buyar, saking asiknya melamun Ella sampai lupa jika tubuhnya sudah telanjang sedari tadi.


Segera Ella menguyurkan tubuhnya di bawah shower, sebelum Alex memaksa masuk dan melihat Ella belum selesai mandi bisa bisa Alex mengomel tak henti sepanjang malam.


Ella memakai jubah mandinya lalu keluar, disana Ia bisa melihat raut wajah khawatir Alex yang menunggunya.


"Lama banget sih, ngapain aja coba didalem?" tanya Alex dengan raut wajah kesal.


"Sayang, aku masih nungguin jawaban kamu lho." suara Alex sekali lagi membuyarkan lamunan Ella.


"Apa sih mas, lagian biasanya aku mandinya juga lama kan?" balas Ella cuek.


"Coba deh liat jam, kamu tadi masuk jam 7 dan sekarang udah hampir jam 8 sayang, kamu lama banget tau nggak?" protes Alex yang membuat Ella sadar jika dirinya benar benar lama.


"Iya deh mas maaf lama." balas Ella merasa tak enak.


"Ck, ini pasti gara gara kamu masih mikirin masalah mimpi itu kan?"


"Eng-enggak kok mas." sangkal Ella.


"Kamu tuh nggak pinter bohong sayang jadi jangan coba coba buat bohongin aku hmm."


"Iya deh mas Maaf." Ella terlihat menuduk membuat Alex tak tega melihatnya.

__ADS_1


"Semua baik baik aja sayang, nggak ada yang perlu kamu khawatirin, ada aku yang selalu jagain kamu." kata Alex sambil memeluk Ella dan entah mengapa ucapan Alex sedikit membuat Ella tenang.


"Sekarang kamu ganti baju terus kita makan malam." ajak Alex yang langsung diangguki Ella.


Selesai makan malam, Keduanya tak langsung tidur karena Alex masih melajutkan pekerjaannya sementara Ella menemani Alex sambil melihat televisi dikamar mereka.


"Kalau memang pekerjaannya belum selesai kenapa buru buru pulang sih mas?" tanya Ella sambil mengupas apel.


"Kangen sama kamu, pengennya cepet pulang." balas Alex sambil matanya masih fokus pada layar laptopnya.


"Ck, apa sih mas, kayak anak muda aja dikit dikit kangen." cibir Ella.


"Jadi maksud kamu aku udah tua gitu?" protes Alex yang hanya dikekehi Ella.


"Aku nggak bilang gitu ya, mas bilang sendiri lho." kekeh Ella lalu menyuapkan potongan buah apel yang baru saja Ia kupas ke mulut Alex.


"Tetep aja maksud kamu gitu kan?" kata Alex sambil mengunyah apel suapan dari Ella.


"Iya deh iya, yang ngerasa masih muda." cibir Ella.


"Kamu kok lama lama gemesin sih." kata Alex yang langsung menghujami pipi Ella dengan ciuman.


"Mas, udah lepasin geli." kata Ella menjerit dan meronta. bagaimana tidak geli jika Alex saja belum mencukur bulu dagunya dan menggesekan dipipi Ella, tentu saja membuat Ella geli.


"Biarin, salah sendiri ngeledekin aku." Alex masih melanjutkan ciumannya.


"Iya mas, ampun! aku salah aku minta maaf." kata Ella masih tertawa.


Alex menghentikan ciumannya, tersenyum melihat wajah memerah Ella.


"Love you istriku sayang." bisik Alex membuat wajah Ella kembali merona.


"Ck, apa sih mas!" kata Ella tersipu malu.


Alex langsung saja membawa tubuh Ella ke dalam pelukannya.


"Aku bahagia banget punya kamu." kata Alex yang membuat Ella tersenyum.

__ADS_1


Bersambung....


jangan lupa like vote dan komen...


__ADS_2