ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
82


__ADS_3

Seminggu berlalu...


Pagi ini Ella sudah harus bersiap karena Alex ingin mengajaknya ke suatu tempat. Ini semacam sureprise untuk Ella karena sedari tadi Ella bertanya, Alex bahkan tak memberitahu sebenarnya Alex akan membawa Ella kemana.


"Cantik sekali istriku ini.." bisik Alex ditelinga Ella kala Ella selesai merias wajahnya dengan riasan natural.


"Sebenarnya kita mau kemana sih mas?" tanya Ella untuk kesekian kalinya.


"Rahasia dong, kalau dikasih tau sekarang namanya nggak surprise." kata Alex sambil mencubit hidung Ella.


"Aku aja nggak ulang tahun ngapain juga dikasih surprise." gerutu Ella yang membuat Alex terkekeh.


"Ya udah kita berangkat sekarang aja biar kamu nggak penasaran lagi," ajak Alex yang langsung diangguki Ella.


Keduanya berangkat menggunakan mobil Alex, tanpa Sandi karena Sandi masih menemani Nisa yang masih sakit. setelah kejadian penyiksaan Nisa, memang Nisa menginap dirumah Ella namun hanya semalam dan setelah itu Nisa dibawa kerumah sakit karena takut terjadi infeksi diluka lebamnya.


"Kok berhenti disini mas?" tanya Ella binggung saat Alex menghentikan mobilnya di pinggir jalan.


Alex mengeluarkan sebuah kain panjang untuk menutup mata Ella, ya karena ini surprise jadi Ella harus menutup matanya, begitulah yang dipikirkan Alex namun nyatanya mendapatkan penolakan dari Ella.


"Nggak mau mas, takut gelap." renggek Ella.


"Bentar aja sayang, abis itu langsung dibuka lagi." pinta Alex.


"Aku tutup mata aja deh, nggak usah pakai ginian." bujuk Ella.


"Nanti ngintip, kan malah nggak jadi sureprise ."


"Enggak mas, percaya wes nggak bakal ngintip." kata Ella sambil mengangkat dua jarinya.


"Ya udah deh, merem dari sekarang." perintah Alex.


"Siap boss." Ella segera menutup matanya, ya meskipun Ia mengintip sedikit namun Ella masih belum tau sebenarnya Ella dibawa kemana, yang Ella lihat mobil Alex memasuki sebuah mansion.


"Jangan ngintip!" suara Alex membuat Ella terkejut pasalnya dirinya memang sedang mencoba mengintip lebih dalam.


"Udah sampai ya mas?" tanya Ella mendengar Alex sudah mematikan mesin mobilnya.

__ADS_1


"Udah sayang, tunggu biar aku bukain pintu mobilnya." kata Alex segera keluar lalu membuka pintu mobil dan membawa Ella keluar.


Alex menuntun Ella beberapa langkah lalu Ia berhenti membuat Ella pun ikut berhenti.


"Sekarang boleh buka mata." pinta Alex.


Ella pun membuka mata,


"Selamat datang di mansion nyonya Ella.." seru semua orang yang berbaris disana mengenakan pakaian maid.


Ella terkejut karena Alex membawanya ke sebuah istana yang sangat besar dan mewah, lebih mewah dari mansion Alex yang ditempati Hanna dulu.


Dan lagi disana Ia bisa melihat para maid yang dulunya bekerja dimansion Hanna. yang membuat Ella bahagia karena ada Bik Sumi disana ikut berbaris menyambut kedatangannya dengan senyum sumringah.


"Apa maksudnya ini mas?" tanya Ella masih belum paham.


Alex merangkul lengan Ella, "Mulai sekarang kita akan tinggal disini, kau mau kan tinggal disini bersamaku? dan juga mereka lah yang akan melayanimu mulai sekarang." jelas Alex membuat Ella melonggo tak percaya karena merasa semua ini terlalu berlebihan untuknya.


"Apa ini nggak berlebihan mas? aku tinggal dirumah kita yang kemarin aja udah seneng banget."


"Tentu saja nggak berlebihan, kamu itu sekarang sudah menjadi Nyonya Alexander Kenandra jadi pantas dapetin ini semua, anggap aja ini buah kesabaran karena mau menemani aku dalam suka dan duka." jelas Alex namun Ella masih merasa tak menginginkan semua ini. baginya hidup sederhana saja sudah membuatnya sangat bahagia.


"Udah nggak ada tapi tapian, mau atau nggak kita akan tetep pindah kesini hari ini sayang." kata Alex memaksa membuat Ella hanya bisa pasrah.


"Ya udahlah mas, tapi kita masih balik kerumah kan mas? kan barang barang aku masih ada disana semua."


Alex terkekeh "Kamu nggak perlu pikirin itu semua sayang, karena didalam sana udah banyak barang barang yang lebih bagus dari punya kamu kemarin."


"Apa?? ya ampun mas, sayang banget kan kalau harus dibuang,"


Alex hanya bisa geleng geleng kepala tak percaya melihat istrinya yang terlalu hemat padahal dirinya super duper kaya raya dan bisa membelikan apapun untuk Ella.


"Udahlah sayang, nggak usah bahas lagi masalah kayak gitu, lebih baik sekarang kita jalan jalan keliling mansion baru kita," ajak Alex mengandeng tangan Ella.


"Dan untuk sekarang Nyonya kalian bukan lagi Hanna tapi Ella, jadi apapun yang dia inginkan kalian harus memenuhinya dan mematuhi semua perintannya!" kata Alex pada para maid.


"Baiklah Tuan." mereka menjawab serentak.

__ADS_1


"Kalian boleh bubar." perintah Alex lagi dan langsung dituruti oleh para maidnya.


Alex segera mengajak Ella berkeliling diistana barunya. jika tadinya Ella merasa malas namun kini Ia tampak kagum saat Alex mengajaknya ketaman belakang dimana disana terdapat kolam renang yang sangat besar dan juga taman bunga yang sangat indah karena bunga mawar yang ditanam disana sedang bermekaran.


Alex tersenyum kala melihat raut senang Ella "Mulai besok kalau kamu bosen, kamu bisa ngerawat bunga bunga yang ada ditaman ini tapi kamu juga harus inget nggak boleh capek capek." kata Alex.


"Makasih ya mas, aku seneng banget." kata Ella "Trus aku boleh kan renang disana juga?" tanya Ella menunjuk kolam renang.


"Boleh dong, tapi harus sama aku."


"Ck, beda cerita kalau sama mas." cibir Ella yang langsung dikekehi oleh Alex.


Selesai melihat taman belakang Alex mengajak Ella memasuki dalam mansion, sebenarnya isinya sama saja dengan mansion lama Alex namun bedanya mansion yang baru lebih banyak ruangan terbuka yang membuat tempat itu terasa sangat sejuk.


Bukan tanpa alasan Alex membuat semua ini mengingat Alex sering melihat Ella mengisi rumah lamanya dengan tanaman tanaman yang membuat semua ruangan segar dan sehat. dan karena memang Ella sedang hamil jadi Alex membuat istananya nyaman dihuni agar Ella tak bosan dan stres dirumah.


"Dan ini kamar kita." kata Alex memasuki sebuah kamar yang sangat besar dan mewah.


"Bagus banget." puji Ella.


"Suka hmm?"


"Suka banget mas, makasih ya mas." Ella yang terharu akhirnya memeluk Alex.


"Hmm, kamu pantes dapetin ini sayang." kata Alex sambil mengelus rambut Ella. "Maaf harus membuat kamu menunggu lama, maaf harus membuat kamu merasakan sakit saat awal menikah denganku." kata Alex lagi yang langsung membuat Ella terisak.


Bukan tanpa sebab Ella menangis, Ia hanya terharu dan masih tak menyangka Alex bisa berubah seperti ini mengingat awal pernikahan dulu Alex sangat dingin dengannya.


"Kok malah nangis sih?"


"Nggak nyangka aja mas, kamu nglakuin semua ini buat aku padahal dulu aja kamu kayak nggak menginginkan aku."


"Huss, udah ya jangan inget yang dulu lagi! mas minta maaf kalau dulu pernah jahat sama kamu, mau kan maafin mas?" tanya Alex penuh kelembutan.


Ella hanya mengangguk,


"Sekarang kita mulai semua dari nol ya sayang? dan mas janji akan selalu bahagiakan kamu." kata Alex kembali memeluk Ella membuat tangis Ella semakin pecah.

__ADS_1


Bersambung....


Jangan lupa like vote dan komen yaaa...


__ADS_2