ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
125


__ADS_3

Dua bulan berlalu...


Alex tengah memijit kaki Ella yang sedikit bengkak.


"Kita periksain aja ya sayang." bujuk Alex yang hanya digelengi oleh Ella.


"Nggak usahlah mas, ini gara gara mas juga sih." kesal Ella yang tengah duduk bersandar di ranjang sementara Alex begitu telaten memijat kaki istrinya itu.


"Lho kok gara gara aku sih?" tanya Alex binggung.


"Iyalah mas, dikit dikit nggak boleh jadi ya gini. orang lagi hamil harus banyak jalan jalan mas ee malah nggak dibolehin." kesal Ella mengingat beberapa hari ini Alex berada dimansion menemani Ella membuat Ella tak leluasa mencuri curi melakukan sesuatu seperti biasa.


Alex memang sengaja mengambil cutinya beberapa hari ini karena mendekati jadwal kelahiran calon putranya, namun hingga 3 hari masih belum ada tanda tanda melahirkan membuat Alex sedikit cemas.


"Nanti kamu capek kalau nggak istirahat sayang." balas Alex begitu sabar.


"Coba deh mas tanya sama dokter Vano dan Dina kalau nggak gogling aja deh biar cepet. orang hamil itu harus banyak gerak sama jalan jalan." jelas Ella.


"Nurut sama suami pahalanya banyak lho sayang." kekeh Alex.


"Serah mas aja deh. lagian mas ngapain sih nggak berangkat kerja aja, udah libur 3 hari juga." kata Ella dengan nada kesal.


"Ngusir nih? Aku khawatir kalau kamu udah kerasa mau melahirkan trus aku nggak ada disamping kamu." jelas Alex..


"Kan bisa aku kabari mas, udah mas kerja aja nggak apa apa deh."


Alex hanya diam saja, sebenarnya pekerjaan dikantor juga sedang banyak banyaknya namun Ia tak tega jika tak bisa menemani istrinya saat melahirkan nanti.


"Mas, malah melamun sih?" tanya Ella.


"Iya sayang, ya udah kalau hari ini masih belum kerasa mau lahiran, besok aku berangkat kerja ya?" kata Alex yang langsung diangguki senang oleh Ella.


"Seneng banget mau ditinggal kerja." gerutu Alex tak terima.


"Nggak gitu mas, soalnya aku juga kasihan sama kamu, dirumah 3 hari nemenin aku kayak orang binggung." Ella menertawakan Alex.


"Iya iya besok aku berangkat kerja tapi ada syaratnya." pinta Alex.


"Apa mas syaratnya?"


"Sekarang kamu harus mau ke tempat dokter Dina buat periksa kaki bengkak kamu ini."


"Baru dua hari yang lalu kesana, masa sekarang udah mau balik lagi kesana sih mas."

__ADS_1


"Ya udah kalau nggak mau, jangan maksa aku buat kerja besok." kata Alex pura pura cemberut.


"Mas mah sukanya ngancem gitu, iya iya ayo kita periksa." kata Ella malas sementara Alex terlihat senyum penuh kemenangan.


"Yuk siap siap." Alex segera bangkit sebelum Ella berubah pikiran.


Sesampainya di klinik Dokter Dina dibuat binggung oleh pasangan pasutri ini. Pasalnya mereka baru kemarin kemari dan sekarang sudah kemari lagi.


"Apa terjadi sesuatu Ella?" tanya Dokter Dina yang sudah mulai akrab dengan Ella.


"Tentu saja terjadi sesuatu, jika tidak mana mungkin aku membawanya kemarin" kata Alex dingin.


"Aku tidak bertanya padamu, aku bertanya pada Ella," sinis Dina.


"Sudah jangan bertengkar lagi!" kata Ella kesal melihat Alex dan Dina yang selalu saja bertengkar jika bertemu seperti ini.


"kedua kaki ku bengkak dan mas Alex memaksa agar dibawa kesini." balas Ella.


"Benarkah? coba ku lihat." Dina bangkit dari duduknya lalu berjalan mendekati Ella dan melihat kedua kaki Ella yang memang bengkak.


"Sebenarnya normal saja kaki bengkak saat hamil, penyebabnya mungkin saja terlalu kelelahan atau bahkan karena tidak melakukan aktifitas apapun yang membuat kaki bisa bengkak." jelas Dokter Dina yang membuat Ella menatap Alex dengan nada protes "Aku tau suami posesif mu itu tidak akan membiarkan mu melakukan apapun tapi kamu juga harus mengerti jika jalan kaki setiap pagi bisa melancarkan kelahiranmu nanti." sindir Dokter Dina.


Sementara Alex hanya diam saja, menyadari dirinya memang se posesif itu.


"Maafin aku ya sayang, aku bener bener nggak tau kalau jalan jalan itu memang di ajurkan untuk ibu hamil, aku hanya takut kamu terlalu lelah dan terjadi sesuatu dengan anak kita." kata Alex dengan nada menyesal.


Ella tersenyum menatap suaminya yang juga sedang mengemudikan mobilnya.


"Aku ngerti kok mas, kita berdua itu sama. sama sama awam dalam masalah kayak gini, aku juga belum pernah hamil dan ini pertama kalinya untuk kita jadi jangan membuatmu jadi beban, ok." balas Ella membuat Alex lega. padahal tadinya Alex pikir Ella akan marah bahkan menyalahkannya namun nyatanya Ella sangat pengertian.


"Mulai besok pagi sebelum berangkat kerja aku akan menemanimu jalan jalan keliling mansion." kata Alex yang langsung membuat Ella sumringah.


"Beneran mas?"


"Bener dong sayang, biar nanti kamu lahirannya juga lancar trus kita ketemu sama Baby kita."


Ella mengelus perutnya senang "Tuh dek, daddy kamu nggak sabar banget mau ketemu ."


"Ck, tukang ngadu." gerutu Alex yang membuat Ella tertawa.


Dan pagi harinya, Alex benar benar menepati ucapannya. Ia bangun lebih awal tepatnya saat istrinya bangun Ia ikut bangun dan menemani jalan jalan keliling mansion, ya hanya keliling wilayah mansion saja tidak sampai keluar mansion.


"Harusnya kita jalan jalan keluar, kalau cuma keliling mansion sama aja mas." protes Ella.

__ADS_1


"Diluar kan berarti dijalan, banyak debu polusi, aku nggak mau baby kita kena polusi." balas Alex.


"Ya ampun mas, ini masih pagi banget masih belum ada kendaraan lewat mana mungkin sih ada polusi, lagian dikomplek ini juga nggak terlalu banyak rumah, nggak banyak yang wira wiri." kesal Ella mendengar keposesifan tak wajar suaminya itu.


"Dah dong sayang, nurut aja kenapa sih."


Ella hanya mendengus sebal mendengar ucapan Alex.


Mata Alex tak sengaja melihat kaki Ella yang telanjang tanpa sandal.


"Ya ampun sayang, kamu nggak pake sandal?" tanya Alex dengan nada histeris membuat Ella memutar bola matanya malas.


"Kalau jalan jalan kan memang baiknya nggak pake sandal mas." geram Ella.


"Kotor sayang, nanti kalau kaki kamu kena paku, kena cacing atau kena ulat gimana? nggak mau tau pokoknya kamu harus pake sandal."


"Ya ampun mas..." Ella terlihat benar benar kesal.


"BIKKK SUMIIIIII.." teriakan Alex mengema seluruh mansion.


Tampak Bik Sumi berlari ke arah Alex dan Ella "Oh iya den, ada apa?" tanya Bik Sumi sesampainya disana.


"Tolong ambilin sandal Ella, aku nggak mau dia nyeker gitu." kata Alex menunjuk kaki Ella yang telanjang.


"Oke den." tanpa Protes Bik Sumi segera mengambilkan sandal Ella sementara Ella hanya diam saja menahan kekesalannnya, mau protes pun percuma begitu pikirnya.


...


"Yakin nih nggak apa apa aku berangkat kerja?" tanya Alex saat Ella mengantarkan didepan pintu.


"Nggak apa apa mas, udah sana tuh Sandi udah datang."


"Ya udah nanti kalau ada apa apa kabarin ya." kata Alex mengecup kening Ella lalu memasuki mobilnya.


Baru 5 menit Alex pergi, Ella merasakan mulas perut.


"Aduh duh..."


BERSAMBUNG...


HAYOO SIAPA YANG MAU PUNYA SUAMI SEPOSESIF ALEX CUNGG 😂


jgn lupa like vote dan komen yaaa

__ADS_1


__ADS_2