ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
100


__ADS_3

Tengah malam Ella terbangun, bukan karena mimpi buruk namun karena perutnya lapar dan Tiba tiba Ia ingin makan seblak.


Dengan sangat terpaksa Ella membangunkan Alex, "Mas, bangun." Ella menggoyang goyangkan tubuh Alex.


"Hmm, memangnya udah pagi?" gumam Alex Dengan mata yang masih terpejam.


"Mas, bangun." renggek Ella yang membuat Alex terpaksa bangun meskipun matanya masih sulit terbuka.


"Kenapa sayang? masih tengah malam ini." kata Alex melihat jam dinding masih pukul 1 pagi.


"Aku laper mas." kata Ella.


"Haa? jam segini?" Alex terkejut.


Ella mengangguk "Tapi aku pengen makan seblak."


"Oo, ya udah biar aku bangunin Bik Sumi." kata Alex hendak bangun.


"Tapi aku maunya yang bikinin Mas Alex aja." kata Ella yang membuat Alex melonggo dibuatnya.


"Jangan bercanda sayang, kamu tau kan aku nggak bisa masak."


"Tapi aku maunya seblak buatan mas Alex." kata Ella "Mas nggak mau buatin? mas mau anak kita nanti ileran?" tanya Ella yang membuat Alex bergidik takut.


"Oke oke, mas buatin." balas Alex.


Berbekal ponsel, Alex mengikuti tatacara membuat seblak di youtube.


Dengan bahan ala kadarnya, Alex segera membuatkan untuk Ella.


Sementara Ella menanti seblak buatan Alex dan menunggu dimeja makan. Satu jam Seblak buatan Alex siap dinikmati. sebenarnya Alex merasa tak yakin jika masakannya layak dimakan namun melihat Ella menikmati seblak begitu lahapnya membuat Alex sedikit lega dan menganggap seblaknya enak.


Pagi harinya, semua maid yang ada dimansion Alex dibuat penasaran dengan kondisi dapur yang sangat berantakan bahkan wajan nya sampai gosong dan tak bisa digunakan lagi membuat mereka kebinggungan apa yang terjadi semalam? dan siapa yang membuat dapur mansion seperti ini?.


Sementara Ella membantu Alex memasangkan dasi saat Alex bersiap pergi kekantor.


"Nanti aku pulang agak telat ya sayang." kata Alex.


"Sibuk banget ya mas? tetep jaga kesehatan ya mas, aku jadi takut kalau sampai mas sakit."


"Ck, khawatir banget sih istri aku ini." kata Alex memeluk Ella.


"Seriusan mas." keluh Ella.


"Iya sayang tenang aja, kalaupun aku sakit kan ada istri aku yang bakal ngerawat." kekeh Alex.

__ADS_1


"Ooo jadi ngarep sakit nih?"


"Enggak dong sayang, pokoknya Daddy harus sehat terus sampai dedek bayinya lahir." kata Alex yang membuat Ella tersenyum geli.


"Ya udah yuk, Daddy sarapan dulu." ajak Ella setelah selesai memakaikan dasi untuk Alex.


"Mommy juga dong , tuh si dedek juga udah nendang perut Mommy mau minta makan." kata Alex.


"Belum laper banget kok mas, lagian semalem juga udah dimasakin sama mas kan?" kata Ella manja yang hanya dibalas senyuman oleh Alex, mengingat semalam membuat Alex sedikit geli, Alex yang dulu terkenal garang pun menurut saat istrinya meminta Ia memasak.


Keduanya pun keluar menuju meja makan untuk sarapan. Setelah sarapan, Ella mengantar Alex sampai keluar mansion.


"Nanti kalau ada apa apa langsung hubungin aku ya." pinta Alex.


"Ya mas, mas hati hati ya."


Alex mengecup kening Ella sebelum memasuki mobil.


Mobil Alex keluar meninggalkan mansion.


"Jadi bagaimana? apa kau sudah mendapatkam kabar tentang kakak Ella yang ada dikota?" tanya Alex pada Sandi.


"Maaf Tuan, masih belum! mereka masih mencari keberadaan kakak Nona Ella." jelas Sandi.


"Ya sudah, cepat kabari kalau mereka sudah menemukan keberadaan Kakak Ella." pinta Alex.


"Baiklah Tuan."


Sementara Ella terlihat asyik menata buku buku yang ada diruangan baca Alex. karena bosan tak melakukan apapun akhirnya Ella diam diam pergi keruangan baca. Para maid pikir Ella hanya membaca buku padahal Ella sedang menipu para maid dan menata buku buku yang ada disana untuk menghilangkan kebosanan. Bahkan Ella menata buku sesuai abjad padahal disana ada ribuan buku.


"Akhirnya selesai juga." kata Ella setelah hampir 3 jam disana.


"Ternyata capek juga ya." kata Ella kemudian merebahkan tubuhnya di sofa panjang yang ada disana.


"Gara gara nggak pernah megang kerjaan jadi gini kan, baru aja 3 jam aja udah loyo." batin Ella, semakin lama mata Ella semakin berat hingga akhirnya Ia pun memejamkan mata tertidur.


"PEREBUT KAMU ELLA!! PEREBUT!"


"Tidak, aku tidak merebut Alex, TIDAKKKK!!" Ella membuka matanya terkejut kala Bik Sumi sudah berada didepan nya.


"Non Ella nggak apa apa kan?" tanya Bik Sumi terlihat khawatir.


Ella tidak menjawab, Ia masih mengumpulkan kesadarannya.


"Non Ella mimpi buruk ya? tadi Bibik mau bilang kalau makan siangnya udah siap tapi Non Ella malah teriak teriak, Bibik khawatir." jelas Bik Sumi.

__ADS_1


"Ella, mimpi buruk lagi Bik." kata Ella mulai menangis, Ia benar benar tak paham mengapa Ia harus mimpi seperti itu. Ia pikir hanya sekali kemarin nyatanya sekarang Ia masih bermimpi lagi.


"Ya ampun non, udah nggak usah dipikirin lagi ya, mimpi kan cuma bunga tidur." kata Bik Sumi mencoba menenangkan.


"Iya bik, tapi udah kedua kalinya ini,"


"Memangnya Non Ella mimpi apa?" tanya Bik Sumi penasaran.


"Ella, mimpi tentang Hanna bik," sedih Ella.


"Udah Non, nggak usah dipikirin ya,"


"Tapi Bik, mimpinya kayak nyata banget, apa seharusnya aku temuin dia ya bik?" tanya Ella.


"Jangan Non, kalau Den Alex tau bisa marah." Bik Sumi mengingatkan.


"Tapi Bik-".


"Percaya deh sama Bibik, jangan sekali kali Non Ella nemuin Hanna, ntar Den Alex ngamuk lagi" kata Bik Sumi lagi.


"Gitu ya Bik,?"


"Iya Non."


"Bik, apa menurut Bik Sumi Ella itu udah ngerebut Alex dari Hanna ya?" tanya Ella.


Bik Sumi malah terkekeh "Nggak kayak gitu lah Non, Non Ella ini memang jodohnya Den Alex cuma mungkin Tuhan nyatuinnya waktu Den Alex udah punya istri, lagipula Bibik lebih dukung Den Alex sama Non Ella dari pada sama Hanna, masalahnya Bibik tau kalau Den Alex itu orang baik, nggak adil namanya kalau Den Alex dapet jodoh wanita kayak Hanna." jelas Bik Sumi.


Ella masih diam meresapi ucapan Bik Sumi, entah mengapa Ella masih ingin menemui Hanna setidaknya untuk menjelaskan pada Hanna jika dirinya tak ada niat untuk merebut Alex dari Hanna.


"Udah ya, mendingan sekarang Non Ella turun makan siang," ajak Bik Sumi yang langsung diangguki oleh Ella.


Selesai makan siang, Ella hanya berdiam diri dikamar saja, tak melakukan apapun.


Ella masih memikirkan tentang mimpinya yang Ia rasa aneh, jika Hanya sekali saja mungkin Ia bisa melupakan mimpinya itu namun ini sudah hampir 2x, Ella yakin pasti ada yang tidak beres, itulah yang membuat Ella sangat ingin bertemu dengan Hanna. tapi bagaimana Alex pasti tak akan mengijinkan Ia bertemu dengan Hanna.


Ella hanya bisa menghela nafas panjang, semua ini benar benar menguras batinnya.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN YAAA...


Ohh ya sekedar tanya aja, ada yang penasaran nggak sih sama calon anaknya Alex dan Ella... kalau pensaraan follow IG ku dong, aku bakalan upload nama anak mereka 😁


IG : Nhaaa_apr

__ADS_1


__ADS_2