ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
168


__ADS_3

Malam ini Ella tengah disibuk kan dengan merias diri sebelum Alex menjemputnya untuk pergi ke pesta, karena memang Alex bersiap dikantor jadi Ella harus selesai sebelum Alex pulang.


Padahal sudah 2 jam lamanya Ella merias didepan cermin namun belum selesai juga. Karena memang Ella tak terbiasa merias diri hingga membuatnya sedikit kesulitan, padahal paginya Alex sudah menawarkan akan menyewa make up untuk merias Ella namun dengan cepat Ella menolaknya karena Ella ingin sesekali berusaha sendiri.


Sementara Alex baru saja tiba dimansion, sudah rapi dengan setelan jas warna hitam. Alex segera memasuki mansion, tak sabar melihat penampilan sang istri.


"Ella mana ?" tanya Alex pada salah satu maid.


"Masih dikamar Tuan,"


"Baby Liu?"


"Dikamar bersama Bik Sumi Tuan." kata Maid itu yang langsung saja diangguki oleh Alex.


Alex menaiki lift menuju kamarnya, membuka pintu kamar sepelan mungkin karena dia penasaran dengan penampilan Ella.


Alex tersenyum geli melihat istrinya begitu antusias dengan riasannya.


"Habis ini harusnya pakai blush on, trus apa ya tadi?" Ella kembali melihat video tentang tutorial make up simple.


"Tinggal lipstik, udah deh selesai." Ella berdiri dan berbalik namun siapa sangka sudah ada Alex dibelakangnya tengah tersenyum memandangi Ella.


"Lho mas udah pulang, sejak kapan udah disitu?" tanya Ella nampak malu malu.



Alex begitu terpesona dengan kecantikan Ella, meskipun hanya riasan natural dan rambut yang digulung ke belakang serta poni rapi didepan tak memudarkan kecantikan alami Ella. Apalagi gaun yang Ia beli sangat pas dan cocok untuknya membuat Ella semakin cantik saja bahkan tak terlihat jika Ella sudah memiliki anak.


"Mas? aneh ya? kok ngeliatinnya gitu banget?" tanya Ella merasa insecure karena sejak tadi Alex hanya diam memandanginya.


Alex mendekati Ella lalu memeluk Ella tak lupa mencium kening Ella,


"Cantik banget sih istriku ini, jadi takut nanti kalau banyak yang naksir gimana?" kata Alex membuat Ella mencubit pinggang Alex.


"Ck, malah dicubit sih." keluh Alex.


"Abis kamu gombal banget deh mas, aku seriusan mas, keliatan aneh nggak sih?" tanya Ella lagi.


"Enggak sayang, dibilang enggak juga masih aja nggak percaya!" kata Alex.


Ella tersenyum memperlihatkan gigi putih yang terbaris rapi juga ada gingsul yang membuat Ella terlihat mengemaskan.


"Aku takut bikin kamu malu mas." ungkap Ella

__ADS_1


"Aku malah takut nanti banyak yang naksir kamu."


"Ck, apa sih mas, udah punya anak juga," dengus Ella.


"Kamu udah punya anak pun masih keliatan cantik gini kok, bikin aku takut aja." kata Alex.


"Gomball teruss."


"Beneran sayang, pokoknya aku nggak akan biarin kalau ada cowok lain yang deketin kamu,"


"Ck, udahlah mas, gombal terus kapan berangkatnya!"


"Ya udah yuk berangkat sekarang!" ajak Alex menggenggam tangan Ella.


"Nggak mau pamitan dulu sama Baby Liu?" tanya Ella yang langsung membuat Alex menepuk jidat.


"Lupa sayang kalau udah punya Baby," kekeh Alex membuat Ella geleng geleng kepala dibuatnya.


Keduanya pun memasuki kamar Baby Liu yang ada disamping kamar mereka. terlihat Bik Sumi tengah menyelimuti Baby Liu,


"Adek udah bobok Bik?" tanya Ella setengah berbisik.


"Sudah Non, baru saja tidur! wah Non Ella dan Den Alex terlihat serasi sekali, sama sama cantik dan tampan!" kata Bik Sumi kagum dengan majikannya itu. Alex hanya tersenyum,


"Bibik Bisa aja, ya udah nitip adek ya bik." kata Ella yang langsung diacungi jempol oleh Bik Sumi.


Selama perjalanan, Alex hanya menggunakan tangan kanannya untuk menyetir sementara tangan kirinya sibuk menggenggam tangan Ella, sesekali Ia mencium tangan Ella.


"Mas, udah ah, bahaya!" protes Ella mengingat Alex tengah menyiumi tangannya.


Alex hanya terkekeh "Nggak perlu takut sayang, aku nggak mungkin bikin kamu celaka."


"Tetep aja mas, kita harus waspada! masa nyetir cuma pake satu tangan aja."


"Ck, jadi aku diremehin nih?"


"Nggak gitu mas, bahaya sayang." kata Ella dengan nada lembut.


"Iya deh iya, terpaksa ngalah dari pada diambekin sama istri aku yang paling cantik ini."


Ella terkekeh "Emangnya aku pernah ngambek apa mas?"


"Nggak pernah kok sayang paling cuma ngomel ngomel."

__ADS_1


"Ih mas mah." Ella memanyunkan bibirnya membuat Alex gemas saja.


"Nggak usah manyun manyun gitu dong sayang, bikin pengen aja." celetuk Alex membuat Ella memukul lengan Alex.


"Dasar mesum!" Alex hanya terkekeh.


Sesampainya di hotel tempat diadakannya pesta, Ella keluar dan segera dirangkul pinggangnya posesif oleh Alex.


"Wah hotelnya bagus banget mas?" Ella kagum dengan hotel tempat diadakannya pesta.


"Gimana kalau nanti kita nginep di hotel ini, mau?" tanya Alex dengan tatapan nakal.


"Mas, inget anak dirumah, bisa bisanya ngajak nginep dihotel." gerutu Ella.


"Ya udah besok kita bawa Baby Liu nginep sini deh."


"Nggak usah aneh aneh deh mas." kata Ella yang menyakini apapun yang diucapkan Alex pasti akan jadi kenyataan, seperti pernikahan ulangnya kemarin, yang Ia pikir hanya candaan namun siapa sangka menjadi kenyataan.


Alex memasuki ballroom hotel yang sudah ramai para tamu undangan yang kebanyakan para pengusaha dan sebagian besar Alex mengenal mereka.


"Wah, akhirnya kau datang juga, aku pikir kau tidak akan datang mengingat kau tidak menyukai pesta seperti ini." kata Brata saat Alex dan Ella menghampirinya.


"Tentu saja saya akan datang, mana mungkin saya mangkir dari undangan bapak." balas Alex.


"Jadi ini istri baru mu? maafkan aku yang tak bisa ikut di acara pernikahan mu kemarin." kata Nyonya Brata mengingat kemarin Brata datang ke acara pernikahan Ella dan Alex dengan istri mudanya.


"Tidak apa, saya mengerti." balas Alex.


"Istrimu sangat cantik, berbeda sekali dengan istri pertama mu." puji Nyonya Brata dan entah mengapa pembicaraan ini membuat Alex maupun Ella sedikit tak nyaman.


"Pria memang seperti itu, jika sudah mendapatkan yang lebih cantik dia pasti akan melupakan yang menemaninya sejak nol, jadi rawatlah dirimu baik baik agar suamimu tak brpaling lagi nantinya." imbuh Nyonya Brata pada Ella dan entah mengapa membuat Ella maupun Alex sedikit tersinggung padahal niat Nyonya Brata hanya ingin menyindir Suaminya.


"Sudahlah, mereka sedang berbahagia jadi jangan mengatakan itu pada mereka." kata Brata merasa tak enak atas sikap istrinya.


"Nikmatilah pesta nya dengan istrimu, kami akan menyambut tamu yang lain." kata Brata yang langsung mengajak istrinya menjauh dari Alex dan Ella.


Alex segera merangkul pinggang Ella dan membawanya ke tempat yang sedikit sepi karena tau raut wajah Ella berubah mendengar ucapan Nyonya Brata.


"Hey sayang, jangan dipikirkan oke?" kata Alex lalu memeluk tubuh Ella.


Ella merasa ucapan Nyonya Brata tadi menganggap dirinya hanya perusak hubungan Alex dan Hanna, membuatnya sedih namun pelukan yang Alex berikan sedikit menenangkannya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


padahal tiap part ada 1000kata kadang lebih nggak pernah kurang tapi kok banyak yang bilang dikit sih 😁


jangan lupa like vote dan komen yaaa...


__ADS_2