ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
86


__ADS_3

Ella tersenyum dengan pria yang kini terlihat lebih kurus itu.


"Aku baru aja liat ada mobil keluar dari pakarangan rumah kamu makanya aku kesini buat memastikan kalau kamu pulang." jelas Mas Dedy.


"Iya mas, makasih ya mas kamu udah telepon aku dan kabarin tentang pakde." kata Ella.


"Iya, Ella kamu hamil?" tanya Dedy melihat perut buncit Ella.


"Iya mas, udah sekitar 6 bulan."


"Oh, selamat! kalau dilihat kamu keliatan bahagia sekarang." kata Dedy.


"Iya mas Alhamdulilah."


"Aku ikut seneng kalau suami kamu memperlakukanmu dengan baik." kata Dedy "Ya udah mas balik dulu, mau mandi dulu! nanti malam mas kesini lagi sama mbak Ani ya?"


"Iya mas, aku tunggu." balas Ella menatap punggung Dedy yang keluar.


Ada yang aneh dengan sikap mas Dedy, itulah yang Ella rasakan namun juga Ella masih belum yakin, apa hanya perasaanya saja karena sudah lama tak bertemu atau memang ada yang tak Ia ketahui tentang Dedy batin Ella menggelengkan kepalanya lalu kembali masuk kedalam rumah.


Baru saja Ella merebahkan tubuhnya diranjang pintu rumah terdengar ada yang mengetuk.


Dengan malas, Ella bangkit dan berjalan menuju pintu depan.


"Bik Sumi." kata Ella senang kala melihat Bik Sumi yang datang membawa bungkusan plastik besar berisi bahan masakan.


"Tadi Den Alex telepon suruh nemenin Non Ella makanya Bik Sumi langsung kesini dianter sama jemputan Den Alex." jelas Bik Sumi.


"Seneng Bik ada temennya." kata Ella.


"Ya udah Non, biar bibik masakin buat makan siang ya, pasti Non Ella belum makan kan?" tanya Bik Sumi.


"Masak bareng aja yuk Bik,"


"Sekali kali biar Bibik yang masak, non Ella istirahat aja."


"Ck, apa sih bik orang Ella aja baru aja bangun tidur." kata Ella mempersilahkan masuk.


Karena memaksa akhirnya Bik Sumi pun pasrah dibantu memasak oleh Ella.


"Aku sebenernya nggak betah Bik tinggal di mansion yang baru, enakan dirumah yang dulu." curhat Ella sambil memotongi sayuran.


"Lho, kenapa nggak betah non, kan enak tinggal dimansion yang gede."


"Kalau dirumah yang dulu kan aku ngerasa bener bener ngejalanin tugasku sebagai istri, masakin buat suami, nyiapin segala sesuatu keperluan suami tapi sekarang? baru masuk dapur aja udah diusir." keluh Ella membuat Bik Sumi tersenyum.


"Non Ella memang beda dari wanita lainnya, biasanya mereka akan senang bisa menjadi ratu dimansion semewah itu namun nyatanya Non Ella sama sekali tidak senang diperlakukan spesial seperti ini." batin Bik Sumi.


"Bibik malah senyum sendiri sih, diajak curhat juga." keluh Ella kala tak mendapatkan jawaban dari Bik Sumi.

__ADS_1


"Abis Non Ella lucu banget sih." kata Bik Sumi.


"Lucu gimana sih Bik?"


"Ya iyalah, biasanya wanita kalau dijadikan ratu itu kan seneng, lah Non Ella malah protes." jelas Bik Sumi sambil terkekeh.


"Ck, jadi ratu masa ngelupain kewajiban ssbagai istri Bik."


"Kewajiban kan nggak melulu soal masak sama nyiapin keperluan suami Non, kita melayani hasrat suami yang lagi pengen aja juga udah melakukan kewajiban sebagai istri." kekeh Bik Sumi yang langsung membuat wajah Ella merona.


"Ihh Bik Sumi apa sih, mesum." kesal Ella membuat Bik Sumi semakin terkekeh.


"Disyukuri aja Non, mungkin ini hadiah dari Tuhan buat kesabaran Non Ella selama ini." jelas Bik Sumi.


"Dari kecil, Ella udah terbiasa hidup sederhana Bik, jadi kalau kayak gini ngerasa berlebihan banget." kata Ella.


"Memang tak salah Tuan Ken mencarikan Den Alex istri," batin Bik Sumi lagi.


"Bik, apa Ella pantas ngedapetin semua ini? Ella ngerasa ngrebut hak mbak Hanna." kata Ella lagi.


"Tentu lebih pantas Non Ella dari pada Hanna, karena sejak awal niat Hanna memang tak baik dengan Den Alex berbeda dengan Non Ella yang tulus sejak awal." jelas Bik Sumi.


"Sama aja sebenarnya bik, kalau dulu Ella nggak karena hutang mungkin juga Ella nggak mau nikah sama Mas Alex tapi ya mungkin memang jodohnya sama mas Alex mau gimana lagi." jelas Ella.


"Tapi seegaknya Non Ella udah berusaha jadi istri yang baik untuk Den Alex makanya sekarang Den Alex pindah sayangnya sama Non Ella."


Selesai memasak keduanya pun makan siang bersama.


Tak banyak yang dilakukan Bik Sumi dan Ella dirumah peninggalan orangtua Ella, keduanya hanya menonton drama ditelevisi sambil menceritakan berbagai hal, hingga malam saat keduanya selesai makan malam ada yang mengetuk pintu rumah Ella kembali.


Ella pikir itu mbak Ani dan mas Dedy karena Mas Dedy sudah janji akan kerumahnya, namun ternyata Budhe yang datang membawa rantang berisi makanan.


"Lhoo Budhe," Ella terkejut melihat kedatangan Budhe malam seperti ini.


"Kata Dedy kamu nginep rumah sini makanya Budhe bawain makan malam soalnya dirumah sini kan nggak ada bahan makanan." kata Budhe sambil memperlihatkan rantang berisi makanan.


"Yahh sayang sekali Budhe, Ella baru aja habis makan malam, soalnya tadi mas Alex minta salah satu maid buat jagain disini." jelas Ella.


"Ada tamu Non?" tanya Bik Sumi datang dari dapur baru saja selesai mencuci piring.


"Ohh iya ni, bik Sumi kenalin Budhe aku." kata Ella memperkenalkan pada Bik Sumi.


"Salam kenal, saya salah satu pembantu dirumahnya Non Ella." kata Bik Sumi ramah mengulurkan tangannya pada Budhe.


"Iya, saya budhenya Ella, terimakasih karena telah membantu Ella selama ini." kata Budhe.


"Sudah kewajiban saya Bu," kata Bik Sumi.


"Ya udah Ella kalau gitu, Budhe pulang dulu ya soalnya kasian pakde dirumah sendiri, makanannya dimakan besok pagi aja kalau udah makan." kata Budhe memberikan rantang makanan pada Ella.

__ADS_1


"Siap Budhe, makasih Budhe."


"Saya pamit dulu Bu." kata Budhe pada Bik Sumi.


"Iya bu, hati hati."


Sepeninggal Budhe, Ella kembali menutup pintu.


"Makanannya ditaruh dikulkas aja Non, biar Besok Bibi angetin." kata Bik Sumi.


"Ya udah Bi." Ella memberikan rantang pada Bik Sumi.


Baru ingin duduk didepan televisi, Pintu rumah kembali terketuk dan Ella yakin jika itu mas Dedy dan mbak Ani.


Benar saja saat membuka pintu memang mas Dedy dan mbak Ani.


"Aku ganggu kamu nggak Ella?" tanya mas Dedy.


"Nggak kok mas, mbak Ani apa kabar?" tanya Ella melihat tatapan tak suka dari Ani.


"Baik kok, wah kamu sudah hamil ya?" tanya Ani terlihat jelas memaksakan keramahan.


"Iya mbak, ya udah masuk yukk." ajak Ella yang diangguki keduanya.


"Wah ada tamu lagi." sapa Bik Sumi.


"Oh ya Bik, kenalin ini mas Dedy sama Mbak Ani." kata Ella.


"Saya Bik Sumi salah satu pembantu dirumah Non Ella." kata Bik Sumi.


Mas Dedy terlihat tersenyum dan menerima uluram tangan Bik Sumi.


"Bibik bikinin minum ya." tawar Bik Sumi yang langsung diangguki keduanya.


"Aku pikir kamu nginep sama suami kamu." kata Dedy.


"Enggak mas, mas Alex lagi ada kerjaan diluar kota jadilah dia nyuruh bik Sumi buat nemenin aku disini." jelas Ella.


"Wah enak ya Ella hidup kamu sekarang, kayak ratu kemana mana naik mobil trus ada yang jagain lagi." Sinis Ani tiba tiba membuat Ella merasa tak enak.


"Kamu apa sih." kata Dedy terlihat tak suka dengan nada bicara Ani.


"Tapi buat apa sih kalau cuma jadi istri kedua mah." sindir Ani lagi.


Deg... dada Ella tiba tiba sesak mendengarkan ucapan mbak Ani.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN...

__ADS_1


__ADS_2