ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
61


__ADS_3

Ella memasuki kamarnya setelah membawa keluar piring kotornya.


Melihat Alex yang berbaring memunggunginya membuat Ella tersenyum geli karena Alex malu ketauan pura pura ngambek.


Ella menaiki ranjang dan langsung memeluk tubuh Alex yang Ella yakini belum tidur.


"Jangan salah paham mas, tadi cuma temen sekolah aku, dulu memang sempet pacaran tapi udah putus lama banget kok." bisik Ella membuat Alex langsung berbalik menghadap Ella.


"Tapi kamu bilang mau nungguin dia.'' kata Alex dengan nada kesal.


"Itu dulu sebelum aku tau kalau dia pacaran sama temen deket aku sendiri." jelas Ella.


"Kamu nggak bohong kan sayang?" tanya Alex.


"Enggaklah mas, mana berani aku bohong sama suami aku sendiri." kata Ella.


Alex menatap mata Ella memang tak ada kebohongan disana.


"Ya udah aku percaya sama kamu." kata Alex mengecup kening Ella. "Tapi awas aja sampai kamu temuin dia dibelakang aku!" ancam Alex.


"Enggak mas, mana berani aku kayak gitu." ucapan Ella terlihat meyakinkan membuat Alex gemas dan memeluk Ella.


"Aku percaya sama kamu, jangan sekali kali berkhianat dibelakang aku." kata Alex masih memeluk Ella sambil mengelus rambut Ella.


"Enggak mas, aku nggak bakal nglakuin apapun yang bikin kamu sakit." kata Ella dengan wajah tersipu.


"Kalau kayak gini rasanya pengen nerkam kamu."


"Huu mesum." satu tamparan mendarat di dada Alex.


Alex terkekeh "Aku sayang banget sama kamu." seketika wajah Ella memerah saat mendengar Alex menyatakan itu padanya.


Alex menilik wajah Ella karena Ella hanya diam saja, melihat wajah Ella yang sudah merah sambil tersipu malu membuat Alex gemas "Dasar bocah." ejek Alex mengingat perbedaan umur mereka yang sangat jauh.


Ella langsung memukuli dada bidang Alex "Bocah bocah gini juga udah kamu hamilin!" kesal Ella membuat tawa Alex semakin kencang.


Karena kesal akhirnya Ella mengoda Alex dengan mengelusi Dada Alex yang membuat Alex mengeram "Jangan godain aku sayang, kalau nggak inget pesen Dina, aku udah nerkam kamu dari tadi." kata Alex menghentikn tawanya.


"Dasar tua mesum, baru diginiin aja udah pengen." ejek Ella barulah Alex sadar jika Ella sedang balas dendam dengan nya.


Alex hanya tersenyum lalu menyambar bibir Ella, ********** penuh nafsu dan gairah, cukup lama hingga Alex melepaskan panggutannya.


"Kamu nyesel nikah sama pria tua kayak aku?" tanya Alex yang membuat Ella gelagapan,


"Eh, enggak gitu mas, aku nggak maksud." Ella merasa bersalah padahal niatnya cuma mau bercanda.

__ADS_1


Alex mendesah pelan lalu membalikan tubuhnya memunggungi Ella membuat Ella panik "Ya ampun ngambek lagi." batin Ella.


"Mas, jangan marah dong! kan aku cuma bercanda." kata Ella sambil terus mengoyang goyangkan tubuh Alex Sementara itu Alex tersenyum geli.


"Kamu bilang aku tadi mesum tua, ya aku ngerasa sadar aja sih aku nggak pantes buat kamu."


"Ya ampun aku minta maaf mas, maafin aku yaa, aku kan cuma bercanda lagian kamu tadi juga ngatain aku bocah." Ella mengingatkan.


Alex membalikkan tubuhnya menatap Ella gemas karena wajah Ella saat ini terlihat pucat dan serius sekali.


"Ya udah aku nggak marah lagi, tapi aku nggak suka kalau dikatain tua."


"Aku juga nggak suka kalau dikatain bocah." protes Ella.


"Kan emang kamu masih bocah sayang?" ejek Alex.


"Tuh kan kamu mulai lagi." Ella cemberut.


Alex kembali terkekeh "Ya ampun rasanya bahagia banget ya punya kamu." kata Alex kembali membawa Ella kedalam pelukannya.


Meskipun dulu Alex sempat menolak perjodohan dengan Ella namun nyatanya sekarang Ia malah sangat bahagia. jika saja tidak bersama Ella mungkin hidupnya monoton bersama Hanna.


....


Senin adalah hari yang malas untuk Alex, ya meskipun nanti juga Ia akan kembali kerumah ini tapi rasanya masih enggan berpisah dari Ella.


"Jam berapa sih?" tanya Alex.


"Jam 7, bangun! aku udah bikinin sarapan sama siapin air anget." kata Ella.


"Kamu ikut kekantor aja yuk." kata Alex yang sudah bangun namun masih menyadar ditubuh Ella.


"Ih mas, apa sih! enggak ah gabut aku nanti disana."


"Tapi aku nggak mau jauh jauh dari kamu sayang." manja Alex.


"Semalem ngatain aku bocah, sekarang siapa yang bocah!" cibir Ella membuat Alex tertawa.


"Jadi nggak mau nih ikut kekantor?" tanya Alex lagi.


"Enggak mau, aku nanti binggung mau ngapain." kata Ella membuat Alex cemberut.


"Awas aja nanti keluar ketemu si Dandang itu."


"Dandang siapa sih mas?" Ella terlihat binggung.

__ADS_1


"Yang kemarin ketemu di rumah pakde."


"Danu mas, bukan Dandang." kekeh Ella.


"Kamu apal banget namanya." sebal Alex membuat Ella tak bisa menahan tawanya. Bagaimana Ia tak apal orang teman nya ini.


"Ya ampun Nak, liat Daddy kamu posesif banget sama Mommy." kata Ella sambil mengelus perutnya membuat Alex tersenyum dan menciumi pipi Ella gemas.


"Udah buruan mandi, nggak kasian apa udah ditungguin Sandi."


"Perhatian banget sama Sandi." Cibir Alex membuat Ella menggeleng tak percaya, tak menyangka Alex mempunyai sifat yang menyebalkan seperti ini.


Kini giliran Ella yang gemas, mencabuti bulu kaki Alex membuat Alex menjerit kesakitan.


"Mandi nggak atau aku cabutin bulu kamu sampai habis." ancam Ella.


"Oke oke, aku mandi, astaga istriku kejem banget." gerutu Alex mengelusi kakinya sedangkan Ella hanya tersenyum.


....


Hampir satu jam Sandi menunggu Alex dengan kesabaran extra tentunya.


"Mau nambah kopinya den?" tanya Bik Sumi melihat gelas yang tadinya berisi penuh kopi sekarang sudah habis beserta pisang goreng yang hanya tinggal beberapa biji saja dipiring.


"Boleh deh Bi." kata Sandi dengan cengiran.


Bik Sumi segera mengambil gelas dan membawanya kembali masuk kedapur.


"Sabar ya den, Tuan Alex kalau udah sama Non Ella memang suka lama, maklum lah lagi seneng senengnya." kata Bik Sumi.


"Udah biasa juga bi." balas Sandi santai.


"Apanya yang sudah biasa?" tanya Alex dengan suara dingin.


"Eh anu Tuan, maksudnya-" Sandi terlihat gugup.


"Anu apa? yang jelas kalau ngomong itu!" kata Alex dengan suara tinggi membuat Sandi ketakutan, bukan masalah apa apa jika Sandi dipecat lalu bagaimana dengan resepsi pernikahan, bisa bisa gagal tidak jadi membiayai Sandi.


"Udah kamu ini apa sih mas, pagi pagi udah ngerjain orang mulu." kesal Ella dari arah belakang melihat wajah Sandi sudah panas dingin.


"Ck, baru juga mau ngeprank." kata Alex terlihat kecewa menimbulkan tawa Bik Sumi dan Ella sedangkan Sandi hanya terbenggong tak percaya.


Syukurlah cuma prank, batin Sandi.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN...


__ADS_2