
Cukup lama Alex dan Ella berpelukan hingga tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang melihat ke arah mereka dan tersenyum sinis.
"Jangan cemberut dong sayang." goda Alex membuat Ella tersenyum.
"Aku nggak cemberut mas, memang gini kok muka nya!"
"Nggak ah, tadi aja cantik kok."
"Oo sekarang nggak cantik gitu?" protes Ella membuat Alex terkekeh.
"Cantik lah, mau kayak gimanapun istriku itu selalu cantik."
"Gombal ih." Ella memukuli lengan Alex membuat Alex terkekeh.
"Yuk kesana, kita makan, minum atau ngeliat orang dansa." ajak Alex yang langsung diangguki Ella.
Ini kali pertamanya Ella mengikuti acara pesta orang kaya disini, semua orang terlihat tampil modis dan elegant. beruntung suaminya sangat pengertian membelikan dirinya gaun hingga Ella terlihat sama dengan yang lain bahkan mungkin lebih cantik dari yang lain.
Begitu juga dengan Alex, Ia dulu sering menerima undangan pesta dari para klien nya namun baru kali ini Ia begitu semangat berangkat dan mengajak Ella. apalagi semua orang disini memandang Ella dengan pandangan pujian membuat Alex merasa sangat beruntung memiliki Ella.
"Mas mau apa? biar aku ambilin?" tawar Ella.
"Apapun yang kamu ambil pasti aku makan sayang." kata Alex yang langsung diangguki Ella.
Ella mengambil beberapa potong kue untuk dirinya dan Alex,
"Hay, kita bertemu lagi." sapa seorang wanita dengan gaun seksi berwarna maroon.
"Hmm, ya kita bertemu lagi." balas Ella melihat siapa wanita yang menyapanya.
Rhea... mantan kekasih Alex.
Sebenarnya Ella tak begitu peduli dengan status mantan kekasih yang disandang Rhea namun entah mengapa setiap kali melihat sorot Rhea, Ella merasa sepertinya dia bukan orang ramah yang selalu menyapa siapa saja.
"Sayang, kau ada disini." seorang pria datang dan mencium pipi Rhea, dia adalah suami Rhea, Rey. berada didepan mereka membuat Ella tak nyaman apalagi posisi Alex yang sedikit jauh darinya. ya Alex tengah berbincang dengan salah satu klien nya.
"Kau istrinya Alex bukan?" tanya Rey pada Ella.
Ella hanya mengangguk lalu melanjutkan memilih kue lagi, meskipun sebenarnya kue yang Ia ambil cukup namun hanya ingin menghindari kedua orang didepannya ini jadi Ella pura pura sibuk.
"Dimana suamimu?" tanya Rey.
__ADS_1
"Dia sedang berbicara dengan temannya." balas Ella malas.
Rey terkekeh membuat Ella mengeryit heran. Perkataannya tidak ada yang lucu, bagaimana bisa Rey malah terkekeh seolah ada yang lucu batin Ella kesal.
"Maaf, aku tak bermaksud menghinamu dengan tertawa, hanya saja aku merasa heran dengan Alex, bagaimana bisa Ia meninggalkan istrinya yang cantik ditengah pesta seperti ini! bagaimana jika seseorang mengambilnya?" tanya Rey membuat Ella melotot ke arahnya tak percaya dan lagi Ella menatap ke arah Rhea hanya santai saja saat mendengar suaminya mengatakan itu pada wanita lain didepannya.
Sebenarnya ada apa dengan mereka? batin Ella melanjutkan mengambil kue dan segera ingin pergi dari sini.
Ella langsung saja pergi tanpa mengubris Rey yang masih saja memanggilnya. Ia benar benar tak nyaman berada didepan mereka seperti itu.
"Sayang, maaf tadi salah satu klienku memanggilku dan mengajak mengobrol sebentar jadi aku meninggalkan mu disana." jelas Alex menghampiri Ella sebelum Ella menghampirinya.
"Kamu kenapa? apa terjadi sesuatu?" tanya Alex melihat sorot mata takut diwajah istrinya.
"Eng-enggak kok mas, ya udah yuk makan dulu." ajak Ella membuat Alex semakin yakin jika terjadi sesuatu pada Ella.
Alex yang masih penasaran pun melihat ke arah sekitar dan dia melihat ada Rey dan Rhea disana.
Rey yang tengah menatap ke arah Alex dengan senyuman licik.
"Ah pasti karena mereka!" batin Alex kesal.
Alex dan Ella pun duduk disalah satu kursi untuk menikmati makanan mereka,
Ella tau Yang dimaksud Alex adalah Rey dan Rhea karena kini Alex tengah menatap keduanya sambil mengepal tangan.
Tak ingin memperburuk perasaan Alex, Ella menggemggam tangan Alex berusaha untuk menenangkan Alex.
"Mereka nggak ngelakuin apapun ke aku kok mas, hanya saja aku memang sedikit tak nyaman dengan mereka. sudahlah mas lebih baik kita nikmati saja pestanya." kata Ella.
Alex mengangguk dan sudah tak menatap ke arah Rey dan Rhea lagi membuat Ella sedikit lega.
Setelah kenyang menikmati kue, Alex mengandeng tangan Ella dan mengajaknya ke tengah pesta untuk melihat orang orang berdansa.
"Wow mereka terlihat sangat bagus." puji Ella dengan tatapan kagum.
"Kau ingin berdansa?" tanya Alex.
"Aku tidak bisa mas, dan aku tak ingin membuatmu malu." ungkap Ella sambil terkekeh.
"Tidak masalah, aku akan mengajarimu. Ayo kita berdansa." ajak Alex lagi.
__ADS_1
Awalnya Ella masih saja menolak namun karena Alex terus memaksa nya akhirnya Ia menuruti untuk berdansa dengan Alex.
Alex mengajak Ella memasuki lantai dansa, membuat para mata langsung memandang ke arah mereka penuh pujian.
Pasangan serasi, cantik dan tampan begitulah pujian yang mereka lontarkan untuk Alex dan Ella.
"Aku menyukainya?" bisik Alex ditelingga Ella.
"Aku sedikit tak percaya diri mas." kata Ella jujur karena memang Ia sama sekali belum pernah melakukan ini dan Ia juga sedikit takut jika nanti membuat Alex malu.
"Tenang saja sayang, aku tak akan membuatmu jatuh." kekeh Alex "Rileks saja oke," imbuh Alex lagi dan hanya diangguki Ella.
Setelah Ella dan Alex memasuki lantai dansa, entah mengapa Ella merasa banyak pasangan yang juga ikut masuk untuk dansa. termasuk Rhea dan Rey yang juga ikut masuk untuk dansa bahkan tepat disamping Alex dan Ella.
Ella mencoba tak mengubris Rey yang sedari tadi terus memadangnya, Ia mencoba Fokus pada Alex saat ini.
Hingga sebuah suara "5 menit lagi kita akan bertukar pasangan." teriak seseorang yang membuat Alex maupun Ella terkejut.
"Sial, kenapa harus ada seperti itu!" gerutu Alex terdengar marah.
"Mas aku harus gimana?" tanya Ella binggung.
"Lebih baik kita segera keluar saja." ajak Alex.
Baru ingin menyudahi dansa mereka mendadak lampu padam, Ella merasa ada yang menarik tangannya namun bukan Alex dan saat lampu menyala Ella sangat terkejut karena yang ada didepannya saat ini mengajakanya berdansa bukan Alex melainkan Rey.
Ella binggung, saat melihat kesamping Ella melihat Alex berdansa dengan Rhea. Alex yang menatap ke arahnya dengan tatapan marah.
"Kau tidak cemburu kan dengan mereka?" bisik Rey ditelingga Ella membuat Ella sedikit menjauh.
Jika bisa Ella ingin pergi dari sini, Ia tak ingin ada yang menyentuh dirinya selain suaminya.
Berkali kali Ella ingin melepaskan tangan Rey yang ada di pinggangnya namun selalu saja gagal.
"Aku ingin keluar dari sini." pinta Ella.
"Tentu saja tidak bisa, jika kau keluar begitu saja bisa membuat suamimu malu nanti karena disini banyak yang melihat ke arah kita." kata Rey membuat Ella ingin menangis saja, apalagi Alex tak mencoba untuk menolongnya.
"Kau sangat cantik Ella, aku benar benar menganggumi mu." kata Rey yang membuat Ella benar benar jijik dan takut.
Bersambung...
__ADS_1
Jangan lupa like vote dan komen yaaa...