
Selesai resepsi, Baby Liu menempel dipelukan Mommy nya karena seharian Ia bersama Bik Sumi mengingat hari ini Mommy dan Daddy sedang jadi Ratu dan Raja sehari.
"Adek sayang, yuk sama Bibik dulu biar Mommy mandi dulu." rayu Bik Sumi kala Baby Liu enggan melepaskan pelukannya saat mereka sudah berada di dalam sebuah kamar.
"Kangen ya Nak sama Mommy? maaf ya nak habis ini ditemenin sama Mommy deh, sekarang sama Bibik Dulu ya Mommy mandi dulu." bujuk Ella yang masih saja tak digubris oleh Baby Liu.
"Lho, kok bajunya belum dilepas sih sayang?" tanya Alex yang baru saja keluar dari kamar mandi, melihat Ella masih mengenakan gaun pengantinnya.
"Nih anak kamu ngambek nggak mau diajak Bik Sumi, maunya nempel gini trus mas." adu Ella membuat Alex tersenyum geli melihat tingkah manja putranya itu.
"Duh ceritanya ngambek lagi nih putra Daddy?" celetuk Alex sambil mengelusi pipi Baby Liu membuat Baby Liu tersenyum geli.
"Uluh cenyum cenyum anak ganteng Daddy, udah yuk sama Daddy dulu biar Mommy mandi dulu." ajak Alex, mengambil Baby Liu dan membawanya ke dalam dekapan. Dan benar saja Baby Liu tidak menangis malah kini menempel di dada Alex.
"Bibik Istirahat aja nggak apa apa, biar Baby Liu disini aja." kata Alex saat Ella sudah memasuki kamar mandi.
"Tapi Den, nanti Baby Liu ganggu Den Alex kalau mau ekhem sama Non Ella." kata Bik Sumi yang langsung membuat Alex terkekeh.
"Enggak lah Bik, nanti Ekhem nya kalau Baby udah tidur." jelas Alex "Lagian Pasti Adek kangen sama Mommy Daddy nya seharian udah ditinggal." imbuh Alex membuat Bik Sumi mengangguk paham.
"Ya sudah den, nanti kalau butuh Bik Sumi panggil aja ya." kata Bik Sumi yang langsung diangguki Alex.
Malam ini memang Alex menyewa banyak kamar dihotel tempat mereka resepsi agar tak hanya dirinya yang menginap disana namun juga para maidnya bisa sesekali menginap dihotel mewah.
Ceklek... pintu kamar mandi terbuka menampilkan Ella yang keluar dengan jubah mandi dan terlihat sangat segar.
"Masih belum mau tidur ya mas?" tanya Ella mendekati Alex yang tengah duduk disofa panjang sambil masih mengendong Baby Liu.
"Belum lah, kan masih nungguin Mommy nya mau minta jatah." kekeh Alex.
Ella tersenyum, membawa Baby Liu ke dalam pangkuannya lalu menyusui disana. Baby Liu yang sudah sangat merindukan makanannya pun terlihat menyedot dengan rakus.
"Laper banget ya sayang, maaf ya seharian minumnya di botol, tuh salahin Daddy kamu." adu Ella.
"Baby nggak marah kok ya, kan Daddy lagi bikin Mommy bahagia." balas Alex yang membuat Ella tersenyum.
"Makasih ya mas buat hari ini, kamu benar benar buat aku bahagia." kata Ella.
Alex mengelus rambut Ella penuh sayang "Kamu memang harus bahagia sayang." kata Alex lalu mengecup bibir Ella.
__ADS_1
"Ck, mas... diliatin anaknya tuh."
Alex terkekeh "Nggak apa apa ya nak, Daddy boleh ya nyium Mommy, cuma dikit kok nggak banyak." dan Giliran Ella yang tertawa dengan celetukan Alex.
Setelah kenyang, Baby Liu pun tertidur. Ella membaringkan Baby Liu ke ranjang yang sudah dipenuhi bunga. Seharusnya diranjang yang sudah dihias sedemikian indah itu menjadi saksi malam yang sudah bukan pertama lagi namun karena kehadiran Baby Liu diantara mereka jadilah malam yang bukan pertama lagi mereka lakukan di sofa panjang. Dimana disofa itu mereka bisa melihat pemandangan luar kelap kelip lampu kota yang sangat indah.
Ella menghampiri Alex, duduk disamping Alex. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Alex membawa Ella duduk di pangkuannya.
mengelus pipi Ella sebentar lalu mencium bibir Ella, awalnya ciuman itu terasa pelan dan lembut namun semakin lama semakin mengebu.
Tak cukup hanya ciuman, tangan Alex pun mulai nakal melepaskan tali jubah mandi hingga membuat tubuh Ella yang tak memakai dalaman terekspos. menjelajahi setiap inci tubuh dengan tangannya.
Setelah puas mencium bibir Ella, bibir Alex pun turun kebawah menciumi bagian tubuh sensitif Ella membuat Ella melayang dan meloloskan desahannya.
Otong milik Alex sudah menegang hebat, siap untuk bertempur, Alex dengan tak sabar membuka jubah mandinya. Menidurkan Ella di sofa panjang dan Ia menidih Ella.
Baru hendak memasukan otongnya ke dalam sarang tiba tiba saja...
Ting tong... bunyi bel kamar mereka mengejutkan keduanya yang sudah di landa hasrat.
"Shit.. ganggu aja siapa sih." kesal Alex berniat tak mengubris namun suara bel berbunyi berkali kali hingga membuatnya menghentikan aktifitasnya dan bangkit memakai jubah mandinya lagi berjalan mendekati pintu.
Namun saat keduanya membuka pintu,
Tadaaa... tidak ada siapapun disana.
"Anjir, siapa yang ngerjain sih ini." kata Alex terlihat emosi.
"sudah mas nggak usah marah marah, yukk masuk lagi aja." ajak Ella yang langsung diangguki Alex.
Menutup pintu, Alex kembali melanjutkan aksinya yang sempat tertunda. mencium Ella lagi dan membawanya kembali berbaring disofa. Saat hendak membuka jubah mandinya lagi,
Ting tong... pintu kamar berbunyi lagi dan berkali kali.
"Sialan! berani beraninya ganggu gue!" umpat Alex dengan nada marah. kali ini Alex berniat mencari siapa yang sudah mengerjai dirinya seperti ini.
Ella pun kembali bangkit dan menemani suaminya, takut suaminya melampiaskan emosi dengan kekerasan.
Alex membuka pintu dan melihat seorang wanita tengah berdiri didepan pintu kamarnya sambil membawa nampan berisi dua gelas teh hangat.
__ADS_1
"Ngapain kamu?" tanya Alex mengeryit heran melupakan amarahnya.
"Sa-saya mengantar teh hangat, katanya kamar ini meminta dua gelas teh hangat." kata wanita pelayan hotel itu.
"Jadi kamu yang sedari tadi memencet bel kamar ini?"
"Bu-bukan, saya baru sekali ini." kata pelayan itu dengan nada takut.
"Tapi kamar ini tidak memesan teh, sudah pergi sana!" kata Alex dengan nada kesal membuat wanita itu mengangguk lalu pergi meninggallkan kamar Alex.
Brakk... Alex menutup pintu nya dengan kasar.
"Mas, sudah jangan emosi." kata Ella menenangkan.
"Aku tau pasti ada orang yang sedang ngerjain kita." kesal Alex.
Ella pun segera mengalungkan tangan nya dileher Alex, mencium bibir Alex membuat Alex tersenyum dan melupakan amarahnya.
Membawa kembali tubuh Ella di sofa, dan setelah ini mereka tak akan mengubris lagi jika ada yang menekan bel, karena malam ini milik mereka berdua.
Sementara diluar kamar seorang pria terkekeh karena berhasil mengerjai Alex, siapa lagi jika bukan Vano.
Entah alasan apa yang membuat Vano seperti ini yang pasti Ia sangat puas melihat wajah kesal Alex yang Ia intip dari jauh.
"Kamu ngapain sih mas disini?" tanya Riska dengan nada galak. Ia sedari tadi mencari Vano kemana mana dan menemukan Vano didekat kamar Alex.
"Jangan jangan kamu habis-" belum sempat Riska melanjutkan ucapannya, Vano membegap mulut Riska dan membawanya menjauh dari sana.
"Kamu jangan keras keras ngomongnya nanti gangguin mereka yang lagi bikin dedek." kata Vano.
"Yang bener kamu kan habis gangguin mereka kan!"
"Ck, mana mungkin aku kayak gitu, dah ah aku mau balik kamar." balas Vano.
Jika sampai Riska tau dan mengadukan pada Alex bisa bahaya dia. karena Vano tau pasti Alex akan membalaskan lebih kejam dari apa yang Ia lakukan sekarang.
BERSAMBUNG...
CK, baru hamil aja bapaknya udah jail gini gimana sama anaknya besok ya gengs🤣
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak yesss😘