ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
53


__ADS_3

Didalam ruangan pribadinya, Alex terlihat memijat kepalanya yang terasa pening sekali. hanya memikirkan kelakuan Hanna yang semakin hari semakin menjadi membuat Alex pusing saja.


Disaat seperti ini hanya Ella yang biasa mampu membuatnya melupakan kekesalannya.


Segera Alex mengambil ponselnya dan mendial nomer Ella.


Satu kali panggilan tak terjawab.


Dua kali panggilan juga tak terjawab membuat Alex sangat khawatir.


Dan ini ketiga kalinya Alex menelepon Ella, jika masih tak diangkat, Alex akan menyuruh Sandi untuk datang kerumah Ella dan memastikan Ella baik baik saja karena jika dia yang datang resikonya sangat besar.


Namun Ella sudah menjawab panggilan Alex.


"Ada apa? tumben menelepon mas?" tanya Ella diseberang sana.


"Kemana saja? kenapa baru mengangkat telepon nya?" tanya Alex terdengar ketus.


"Maafkan aku, aku sedang diluar menonton televisi bersama bik Sumi, ada apa? kenapa kau terdengar kesal? apa aku melakukan sesuatu yang salah?" tanya Ella.


"Tidak sayang, aku hanya khawatir karena kau tak segera menjawab panggilanku." jelas Alex.


"Maafkan aku, sebenarnya ada apa?" tanya Ella lagi masih penasaran untuk apa Alex meneleponnya.


"Tidak ada apa apa, aku hanya meridukanmu." jawab Alex.


"Bukan apa apa, tapi kalau bisa jangan lagi meneleponku saat kau bersama Hanna." pinta Ella.


"Memangnya kenapa?"


"Aku tidak ingin Hanna tau dan menganggapmu bersikap tidak adil karena menghubungiku disaat kau tengah bersamanya." jelas Ella.


"Aku tidak peduli." kata Alex ketus.


"Kau harus peduli sayang." Suara Ella terdengar lembut.


"Ya ya Baiklah, aku akan menutup panggilan nya." kata Alex.


"Ohh ya, terimakasih sayang untuk uang bulanannya, kau mengirimkan banyak sekali, aku bahkan binggung harus menggunakan untuk apa." keluh Ella yang membuat Alex tercenggang.


Sejak Ella pindah dirumah sendiri memang Alex hanya mengirim 15 juta saja karena Ella hanya membayar 1 maid Bik Sumi, namun semenjak Ella hamil Alex menambah jatah bulanan karena sekarang Ella harus membayar Pak Tulus dan Roni juga jadi Alex mengirim 30juta untuk Ella dan dia sudah kebinggungan untuk apa uangnya itu, benar benar diluar dugaan. Nominal yang Ia kirim sangat jauh dari Hanna namun Ella terlihat sangat bersyukur bahkan berterimakasih pada Alex, sedangkan Hanna sejak pertama menikah dengan Alex tidak sekalipun mengucapkan terimakasih saat menerima uang bulanan dari Alex.


"Apa masih tersambung?" gumam Ella yang masih bisa didengar Alex.

__ADS_1


"Love you sayang, segeralah tidur ini sudah sangat malam, aku akan mematikan panggilannya." kata Alex.


"Ya baiklah." balas Ella yang terlihat terkejut mendengar Alex mengatakan cinta padanya.


"Apa aku salah dengar?" batin Ella mengerjap beberapa kali saat panggilan Alex sudah terputus.


"Tapi aku sangat yakin tadi Alex mengatakanya, love you sayang , Apa benar dia mencintaiku?" batin Ella terlihat sedikit senang.


...


Selesai menelepon Ella, mood Alex sedikit membaik, Alex memutuskan untuk kembali kekamar karena ia ingin segera tidur agar besok ia bisa bangun lebih pagi.


Saat memasuki kamar Alex melihat Hanna sudah berganti pakaian mengenakan lingerie hitam disertai renda dipinggiran menambahkan kesan seksi, terlihat jelas tubuh Hanna karena Hanna tidak memakai dalaman.


Melihat Hanna berpenampilan seksi membuat Alex membayangkan, bagaimana jika Ella yang mengenakan lingerie itu, pasti sangat menyenangkan, sepertinya Alex akan meminta Ella melakukan itu besok.


"Apa aku terlihat seksi sayang hingga kau memandangiku seperti itu?" tanya Hanna yang kini sudah mengalungkan tangan nya di leher Alex.


"Kupikir kau masih marah?" kata Alex terdengar sinis.


"Ohh ayolah, aku sangat meridukanmu dan aku tidak ingin mendebatmu?" kata Hanna memainkan dada Alex menggunakan jarinya membuat Alex dirundung nafsu.


Alex pria normal, beberapa hari tak melakukan dengan Ella yang sedang hamil membuatnya tak bisa menuntaskan hasratnya.


"Bermainlah kasar sayang, aku sangat menyukainya." kata Hanna.


Tanpa ampun Alex menuntaskan hasratnya kasar pada Hanna, melupakan sejenak kekesalan nya pada Hanna.


3 ronde dengan berbagai gaya membuat Hanna ambruk didada bidang Alex.


"Apa aku masih bisa membuatmu puas sayang?" tanya Hanna pada Alex yang terlihat masih mengatur nafasnya setelah permainan panas mereka.


"Ya, rasamu masih sama." balas Alex.


"Karena aku sudah membuatmu senang, jadi apakah kau akan membelikan aku baju yang tadi ingin kubeli?" rayu Hanna membuat Alex melotot tak percaya.


Segera Alex menyingkirkan tubuh Hanna kasar hingga Hanna jatuh diranjang.


"Apa kau ini pelacur? bisa bisanya kau meminta uang setelah melayani suamimu!" kesal Alex meninggalkan Hanna memasuki kamar mandi dan menutup pintu sekeras mungkin.


"Astaga, aku kembali membuatnya marah!" kata Hanna memukul kepalanya sendiri merasa bodoh.


Didalam kamar mandi Alex menguyurkan tubuhnya dishower, mendadak Ia merasa jijik dengan Hanna yang bersikap seperti jalang.

__ADS_1


Baru saja Alex melupakan kelakuan Hanna yang membuatnya kesal dan sekarang Hanna melakukan lagi, benar benar wanita tak tahu diri batin Alex menggeram kesal.


Alex memakai handuk dipinggangnya, lalu keluar melihat Hanna yang sudah berpakaian berdiri didepan kamar mandi seperti sedang menunggunya.


"Sayang, kau marah? maafkan aku." kata Hanna memohon dan memegang erat lengan Alex dengan kedua tangannya.


"Lepaskan tanganmu itu dari tanganku Hanna!" desis Alex.


"Tidak, aku tidak akan melepaskan sebelum kau memaafkanku!" Kata Hanna keras kepala.


Alex melepaskan tangan Hanna secara paksa dan mendorongnya hingga Hanna jatuh, rasanya Ia sudah tak ada belas kasihan pada Hanna yang meringgis.


Alex tidak peduli, Ia mengambil ponselnya dan mengetikan sesuatu.


"Aku sudah mengirim 20 juta untuk bayaranmu! kau bilang mau bayaran kan?" kata Alex sinis.


"Sayang jangn seperti itu aku ha-"


"Berhenti bicara dan mendekat Hanna." bentak Alex yang membuat Hanna berhenti mendekati Alex.


"Mulai sekarang, aku akan memberikannmu uang jika kau melayaniku seperti tadi namun jika kau tidak melayaniku jangan harap aku akan memberikan sepeser uang untukmu!" tegas Alex pada Hanna.


"Tidak! kau tidak bisa melakukan ini padaku Alex." teriak Hanna terlihat frustasi.


"Jangan menyalahkanku Hanna, kau yang memulai semuanya." kata Alex tajam.


Alex memakai bajunya dan hendak keluar dari kamar.


"Kau tidak bisa melakukan ini padaku, aku ini istrimu." teriak Hanna masih tak terima.


"Kau memang istriku Hanna dan aku suamimu! aku sudah menjadikanmu ratu disini tapi kau tidak pernah menjadikanku raja, kau tidak pernah memerankan tugas istri untuk suamimu ini." kata Alex dan langsung menutup pintunya kasar.


"Tidak, kau tidak bisa melakukan ini padaku." teriak Hanna sambil menangis.


Alex sudah tidak akan peduli lagi, Ia benar benar sangat kecewa pada Hanna.


Alex memasuki kamar yang dulu sempat ditempati Ella.


Ia akan tidur disini malam ini tak peduli dengan Hanna yang menangis dan meraung dikamarnya.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN..

__ADS_1


__ADS_2