ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
103


__ADS_3

Sore ini Alex pulang lebih awal, karena akhir akhir ini Ia selalu pulang malam dan kali ini Alex menyempatkan pulang lebih awal karena Alex berencana ingin mengajak Ella dinner diluar.


Alex segera keluar dari mobil sesampainya dimansion,


"Lho, kok Tuan sendirian?" tanya Pak Tulus terkejut.


"Maksudnya apa pak?" tanya Alex heran.


"Bukannya Non Ella dijemput sama Tuan Alex ya?" tanya Pak Tulus binggung.


"Memang Ella kemana? Ella didalam kan?" tanya Alex memastikan.


"Tidak Tuan, tadi Nona meminta saya untuk mengantar kerumah sakit citra medika katanya menjenguk teman yang sakit dan meminta saya pulang karena dijemput oleh Tuan Alex, begitu katanya." jelas Pak Tulus sedikit binggung.


"APAAAA????" Alex memasuki mansion dan langsung memanggil Bik Sumi.


"Bik, Bik Sumi." teriak Alex.


"Lho Tuan sudah pulang?" tanya Bik Sumi terkejut melihat Alex pulang dan wajahnya terlihat sedang marah.


"Ella mana Bik?" tanya Alex terlihat gelisah.


"Anu Den, tadi sih katanya mau kerumah pakde," jelas Bi Sumi sedikit takut.


"Bukannya saya sudah bilang kalau kemana mana Bik Sumi yang nganter? kenapa dibiarin pergi sendiri?" tanya Alex lagi.


"Tadinya Bibik udah mau ikut Den, tapi Non Ella nya yang nggak ngebolehin, pergi gitu aja!" Jelas Bik Sumi.


Alex terlihat sangat frustasi,


"PAK TULUSSS!!!" teriak Alex dengan nada suara tinggi.


Merasa namanya dipanggil Pak Tulus segera berlari kearah suara.


"Iya Tuan?" tanya Pak Tulus dengan nafas tersenggal.


"Bik Sumi bilang Ella pergi ke rumah pakde? jadi sekarang yang benar yang mana?" tanya Alex suaranya sedikit merendah.


Bik Sumi dan Pak Tulus melonggo dibuatnya, apa Non Ella telah membohongi mereka? batin keduanya.


"Tapi Den, Non Ella memang mengatakan itu pada Bibik."

__ADS_1


"Tapi saya tadi memang mengantar Non Ella kerumah sakit citra medika." kata Pak Tulus tak mau kalah.


"Shitttt..."


Pranggg, Alex membanting Vas bunga yang ada dimeja dekat Alex berdiri.


Emosi, itulah yang saat ini Alex rasakan mengetahui kemana tujuan Ella sampai membohongi Bik Sumi dan pak Tulus.


Alex segera keluar hendak menyusul Ella, namun baru sampai didepan pintu Ia melihat Ella turun dari mobil Vano.


Alex terlihat geram, "Pasti Vano yang telah mengantar Ella!" Alex berdiri didepan pintu menungu Ella datang.


Sementara Ella yang sudah keluar dari mobil Vano bisa melihat Alex yang menunggunya didepan pintu.


Sepertinya Ia harus mempersiapkan diri untuk mendapat amarah dari Alex.


"Aku yang akan mengantarmu dan membantu menjelaskan pada Alex." kata Vano ikut keluar.


"Sepertinya tidak perlu dokter, karena pasti Alex semakin marah jika melihatmu, biarkan aku saja yang menjelaskan, kau pergi saja." jelas Ella.


"Tidak, tidak bisa seperti itu, kau tak tau saja bagaimana Alex saat marah, dia bisa saja melukaimu!"


"Tetap saja aku harus kesana." Vano masih mengeyel.


"Sudahlah! pergi saja sana!" kata Ella dengan nada tinggi membuat Vano menghela nafas, "Ya sudah, jika dia menyakitimu hubungi aku." kata Vano yang langsung diangguki Ella.


Vano kembali memasuki mobil, "Tetap saja aku tak tenang," kesal Vano didalam mobil.


Ella berjalan pelan ke arah suaminya yang tengah melipatkan kedua tangannya didada dan menatap dirinya tajam.


Takut, Namun mau bagaimana lagi, Ia juga salah karena telah membantah suaminya.


"Mas, kok sudah pulang?" tanya Ella sedikit menunduk karena takut menatap Alex.


"Masuk!" pinta Alex dengan suara tinggi membuat Ella terkejut.


Ella pun membuntuti Alex dan disana ada Bik Sumi serta pak Tulus dengan raut wajah ketakutan sama seperti dirinya.


"Sekarang jelaskan padaku, kamu pergi kemana? ke rumah pakde atau kerumah sakit menjenguk temanmu? siapa yang harus kupercayai, Bik Sumi atau pak Tulus?" tanya Alex.


Deg, jantung Ella serasa mau meloncat keluar, apa yang harus Ia katakan sekarang. Tadinya Ella membohongi Bik Sumi dan pak Tulus karena Ella pikir Alex tak akan pulang secepat ini.

__ADS_1


"Jawab aku Ella, ucapan siapa yang harus ku percayai? jika pak Tulus benar jadi aku akan memecat Bik Sumi karena telah membohongiku begitupun sebaliknya jika Bik Sumi lah yang benar aku akan memecat pak Tulus, jadi katakan sekarang Ella ucapan siapa yang benar?" tanya Alex yang membuat Ella menggelengkan kepalanya tak percaya, Ia tak menyangka semua aka seperti ini, Bik Sumi dan Pak Tulus pun tak kalah terkejut dengan ucapan Alex.


Dipecat? bagaimana dengan nasib keluarganya? batin Ella menatap kasian ke arah Pak Tulus dan Bik Sumi.


"Jika disini kau lah yang membohongi mereka, aku akan memecat mereka berdua karena tak becus menjagamu!" kata Alex lagi yang langsung membuat Ella semakin terkejut.


"Mas, aku mohon jangan pecat mereka, maafkan aku!" kata Ella lirih.


"Aku tak butuh permohonanmu Ella, Aku hanya ingin kau menjawab agar aku bisa tau siapa yang telah membohongi!" kata Alex terdengar geram.


"Aku, aku mas yang telah berbohong, hukum aku tapi jangan pecat mereka, mereka tak salah apapun, disini aku yang salah." kata Ella mulai terisak karena merasa Alex telah menyudutkannya dan membuat Ella mengakui semuanya.


"Ah, jadi kau yang berbohong, baiklah sepertinya aku harus memecat kedua orang ini karena tak becus menjagamu." kata Alex sambil menunjuk ke arah pak Tulus dan Bik Sumi.


"Mas, jangan mas! aku mohon jangan pecat mereka, mereka tidak salah, aku yang salah, aku mohon jangan pecat mereka!" pinta Ella hendak mengenggam tangan Alex namun ditepis oleh Alex.


"Kenapa? kenapa aku harus menuruti ucapanmu sementara kamu saja sudah mengingkari janjimu Ella, kau ingkar janji!" kata Alex mulai emosi.


"Semalam kau berjanji tak akan menemui Hanna, namun nyatanya apa? kau menemuinya dan bahkan mengajak Vano! kau sudah benar benar mengecewakanku!"


Ella merasa hatinya sakit karena Alex telah kecewa padanya, ya dirinya telah mengecewakan suami yang sudah menyayangginya itu.


"Dan mulai sekarang kalian berdua aku pe-" belum sempat Alex menyelesaikan ucapannya, Ella sudah bersujud di kaki Alex, memohon sambil menangis.


"Mas aku mohon jangan pecat mereka, mereka nggak salah, kamu boleh marah sama aku, kamu boleh hukum aku apapun tapi jangan pecat mereka." pinta Ella sambil menangis.


"BANGUN!" Sentak Alex yang hanya di gelenggi Ella.


"Aku nggak akan bangun sebelum kamu janji nggak akan mecat mereka." kata Ella.


"Non, bangun jangan seperti ini! kita nggak apa apa kalaupun harus dipecat." kata Bik Sumi yang tak tega melihat Ella sampai bersujud dikaki Alex begitu juga dengan pak Tulus.


Alex menatap Ella geram lalu pergi meninggalkan Ella memasuki kamarnya.


Sementara Ella menangis bersedu, berharap Alex akan memaafkan nya dan tidak memecat Bik Sumi serta pak Tulus.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN KOMEN


..

__ADS_1


__ADS_2