ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
64


__ADS_3

Alex kembali membuka lembaran kesepuluh,


*Setelah kejadian Hanna memohon pada Papa malam itu, memang Papa sudah tak peduli lagi dengan Hanna apalagi denganmu yang membenci Papa karena Papa menentang hubunganmu dengan Hanna. Namun satu hal yang harus kamu tau, Papa menentang hubunganmu dengan Hanna bukan karena Papa cemburu melainkan Papa ingin kamu mendapatkan wanita yang lebih baik dari Hanna. Dan Tuhan adil karena setelah kalian menikah bahkan kalian tidak bisa memiliki anak akibat penyakit kanker rahim yang diderita oleh Hanna. Papa merasa senang waktu itu karena Hanna mendapatkan balasan setelah dengan tega membuang anaknya. Papa pikir setelah kejadian pengangkatan rahim Hanna, kamu akan menikah dengan wanita lain yang bisa memberikan keturunan untukmu namun nyatanya papa salah karena kamu masih betah dengan wanita itu selama 5 tahun lamanya.


Alex membuka lembaran kesebelas,


*Papa selalu memikirkan bagaimana caranya agar bisa membuatmu bahagia, agar kamu tidak terjebak dengan wanita seperti Hanna hingga suatu pagi Papa bertemu dengan seorang gadis cantik yang terlihat polos dan kebingunggan sampai berani meminjam uang pada Papa dengan jumlah yang tak sedikit. Gadis yang berani mempertaruhkan hidupnya dengan uang 20juta karena ingin membiayai pengobatan sang Papa, gadis itu Ella yang sekarang mungkin masih menjadi istri kedua kamu.


Entah mengapa melihat nama Ella tertulis di diari yang Alex baca membuat Alex sedikit lega dan tak merasakan sesak lagi.


Alex melanjutkan lembaran yang keduabelas.


*Papa sebenarnya tidak tertarik dengan Ella namun entah mengapa melihat wajah Ella yang masih polos mengingatkan sosok Mamamu yang telah tiada. Hingga Papa memiliki rencana menjambret uang Ella agar Ella tak bisa membayar hutang dan terpaksa menuruti keinginan Papa, ya sejak awal bertemu dengan Ella Papa berniat menjodohkanmu dengannya. Namun sebelum itu Papa sudah memberikan tugas pada Anak buah papa untuk mengecek kondisi Ayah Ella dan Papa mendapatkan kabar jika Ayah Ella telah meninggal membuat Papa melancarkan aksinya untuk menjambret uang yang Ella bawa.


Dan kali ini Alex merasa kesal membaca diary Papanya, bisa bisanya Papa melakukan hal sekejam itu pada Ella. Bahkan Alex tak bisa membayangkan bagaimana sedih dan binggungnya Ella waktu itu.


Alex membuka lembaran ketigabelas.


*Setelah aksi penjambretan berhasil, Papa juga yang membuat Ella dikeluarkan dari pekerjaaannya dan Ella yang tak bisa mendapatkan pekerjaan, semua itu Papa lakukan agar bisa menjebak Ella karena Ella telah berjanji akan menikah dengan Papa jika tak mampu membayar hutangnya. Namun bukan itu semua yang Papa inginkan dari Ella, Papa hanya ingin Ella menikah denganmu dan memberikan keturunan untukmu, karena setelah kamu memiliki keturunan pasti semua akan terasa bahagia dan lengkap. Papa juga merasa Ella wanita baik baik dia pasti bisa membuatmu bahagia melebihi bahagia mu dengan Hanna, itulah sebabnya Papa dulu datang kekantormu dan memohon untuk ikut dengan Papa menagih hutang, semata mata hanya ingin kamu mengenal gadis polos bernama Ella itu.


Entah kenapa membaca tulisan dilembar ketiga belas ini bisa membuat Alex tersenyum, ya Alex ingat siang itu Papa tiba tiba datang kekantornya dan memohon untuk ikut dengannya menagih hutang, awalnya Alex tidak mau namun karena Ia memang tak menyukai pekerjaan Papahnya sebagai rentenir itu namun karena alasan Papa yang membuatnya penasaran hingga ikut Papa menagih hutang dirumah Ella.


"Ayolah Nak, papa mohon sekali ini saja." kata Papa yang datang tiba tiba setelah 5 tahun hubungan Alex dengan Papanya kurang baik karena papanya tak memberi restu padanya.

__ADS_1


"Tidak Pah, lagipula sejak awal aku tidak menyukai pekerjaan Papa itu." balas Alex malas.


"Sekali ini saja, karena Papa benar benar tak sanggup dengan wanita yang keras kepala itu tak mau membayar hutangnya." jelas Tuan Ken.


"Tidak Pah, Alex tidak mau! lagipula kenapa Papa tidak memberikan tugas ini pada para anak buah papa saja jika memang sulit?" tanya Alex yang sebenarnya tak percaya dengan ucapan Papanya itu.


"Selama ini Papa tidak pernah meminta apapun padamu bahkan kamu menikah tanpa restu Papa pun hanya diam saja dan kali ini Papa hanya ingin kamu ikut dengan Papa sebentar saja, masa kamu mau menolak?" kata Tuan Ken yang menyadarkan Alex waktu itu hingga Alex setuju menemani Tuan Alex.


"Baiklah Pah, hanya sekali ini saja kan?" tanya Alex memastikan dan diangguki oleh Tuan Ken.


Alex dan Tuan Ken pun meluncur kerumah Ella. Awalnya Alex juga kaget melihat Ella yang terlihat polos dan ketakutan saat Papa dan dirinya serta anak buah papahnya menagih hutang namun saat itu Ia masih belum respect dengan Ella sama sekali.


"Ck, kata Papa gadis itu susah nyatanya malah ketakutan gitu!" cibir Alex saat Keduanya sudah kembali ke mobil.


"Jadi Papa berencana menikahi gadis dibawah umur itu?" tanya Alex.


"Kenapa? kau mau? aku akan memberikan padamu jika kau mau." kata Tuan Ken yang membuat Alex tersenyum geli.


"Mana mungkin aku menikahi gadis dibawah umur." cibir Alex.


"Kau akan menyesal nanti." kata Tuan Ken yang masih di kekehi oleh Alex.


Alex mengingat percakapan terakhir dengan Papanya sebelum papanya meninggal dan membenarkan ucapan Papanya jika Ia akan menyesal jika tak bisa memiliki wanita seperti Ella.

__ADS_1


Dan untuk kali ini Alex membenarkan semua tindakan jahat sang Papa karena nyatanya bisa menyatukan dirinya dengan Ella.


Alex kembali mengingat malam itu saat tiba tiba salah satu anak buah papahnya menghubungi dan memberi kabar padanya jika Tuan Ken kecelakaaan, Alex langsung panik dan meninggalkan Hanna yang waktu itu sedang bercinta dengannya, tak peduli dengan gerutuan Hanna karena yang Ia pikirkan hanya lah Papanya.


"Tuan Ken kritis, namun Ia sudah sadar dan ingin bertemu dengan putranya yang bernama Alex." kata Dokter yang baru saja keluar menanggani Tuan Ken.


Alex segera memasuki ruangan Papanya dan langsung mendekat kearah papanya.


"Paa, maafin Alex pah! papa harus kuat." kata Alex yang sudah menangis didepan papanya. meskipun Alex selama ini menjauhi Papanya namun bukan berarti Alex membenci Papanya karena mau bagaimana pun juga selama ini Tuan Ken selalu menyayanggi Alex melebihi apapun.


"Ka-lau Pa-pa Minta sa-tu hal, apa kamu mau mengabulkan?" tanya Tuan Ken dengan suara terbata bata.


"Tentu saja Pa, apapun itu pasti Alex bakal kabulin."


"Menikahlah dengan Ella, gadis yang tadi siang kita datangi."


"Tapi Pa..."


"Gantikan Papa, menikahlah dengan Ella."


Tut tut tut... suara mesin detak jantung bersama dengan Papanya yang telah memejamkam mata.


Papa meninggal.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2