ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
93


__ADS_3

Sore ini mobil jemputan Ella sudah datang, dan sudah ada Bik Sumi didalam mobil. ternyata pak Tulus menjemput Bik Sumi lebih dulu sebelum menjemput Ella.


Ella yang sebenarnya masih enggan pulang ke mansion pun berjalan keluar dengan malas.


"Kamu yakin mau pulang sekarang? nggak nginep disini dulu?" tanya Budhe yang mengantar Ella sampai didepan rumah.


"Sebenernya masih pengen disini Budhe, tapi gimana lagi mas Alex ngajak pulang." adu Ella.


"Ya udah kamu hati hati ya, nanti kapan kapan kalau pakde udah sembuh, Budhe kesana."


"Beneran Budhe?" Ella terlihat sumringah.


"Iyalah, Besok Budhe juga bakal nemenin kamu lahiran." kata Budhe lagi .


Ella hanya mengangguk "Budhe sama Pakde kalau ada apa apa lagi langsung hubungin Ella ya?"


"Iya, kamu tenang aja."


"Ella pamit." Ella segera mencium tangan Budhe lalu memasuki mobil.


Mobil pun melaju meninggalkan pekarangan rumah Budhe.


...


Alex keluar kantor berjalan mendekati mobilnya, lalu memasuki mobilnya yang sudah ada Sandi disana.


"Bagaimana? apa kau sudah menemui anak buah papa?" tanya Alex.


"Sudah Tuan, memang benar jika Ani membantu Tuan Ken agar Nona Ella dipecat dari pekerjaannya." jelas Sandi.


"Lalu apa lagi?"


"Hanya itu saja Tuan,"


"Ck, dasar wanita bermuka dua." kata Alex terlihat kesal.


"Lalu apa yang akan Tuan lakukan sekarang?" tanya Sandi.


"Aku ingin menemuinya besok, sekarang lebih baik kita pulang." ajak Alex.


"Baiklah Tuan."


"Apa Ella sudah pulang?" tanya Alex.


"Baru saja saya menghubungi Pak Tulus, Non Ella sudah dijemput."


"Baiklah, kita segera pulang saja agar kau bisa segera pulang menemui istrimu." kata Alex mengingat sudah dua hari Sandi tak pulang karena harus menemaninya.


"Baiklah Tuan, terimakasih."


Sesampainya di mansion Alex segera keluar dan langsung mencari keberadaan istrinya.


"Dimana Ella?" tanya Alex pada salah satu maid.


"Non Ella sudah berada dikamarnya Tuan."

__ADS_1


Alex mengangguk dan segera menuju kamarnya.


Didalam kamar Alex tak menemukan Ella namun Ia mendengar suara gemericik air di kamar mandi.


Alex tersenyum, sepertinya mandi sore bersama akan menyenangkan batin Alex.


Alex melepas sepatunya lalu memasuki kamar mandi.


Melihat tubuh polos Ella tanpa busana dan tengah diguyur air shower membuat Alex seketika menegang.


Alex segera melepas semua pakaiannya, Ella masih saja belum menyadari jika Alex berada dibelakangnya.


Baru setelah Alex memeluk Ella dari belakang membuat Ella terkejut dan sadar jika suaminya sudah pulang.


"Mas.."


"Hmm, udah lama ya nggak mandi bareng." Bisik Alex, tangan nya tak berhenti menyusuri area tubuh Ella.


Ella yang sudah paham jika suaminya tengah dilanda hasrat hanya bisa pasrah dan melayani keinginan suaminya itu.


Tak cukup dikamar mandi, dengan perut Ella yang sudah membuncit, mereka kembali melakukan diatas ranjang untuk ronde kedua.


Hingga pelepasan, akhirnya keduanya kelelahan berbaring diatas ranjang dengan tubuh telanjang yang tertutup selimut.


"Ck, mandi lagi deh." keluh Ella.


"Mandi bareng lagi?" goda Alex.


"Lama lagi ntar mas, aku sendiri aja lah."


Ella pun segera beranjak dari ranjang memasuki kamar mandi untuk mandi lagi.


Setelah selesai mandi, Ella dan Alex pun turun untuk makan malam.


"Mas mau lauk cumi apa ayam?" tanya Ella setelah mengambilkan nasi dipiring suaminya.


"Cumi aja deh, sayurnya nggak usah banyak banyak." protes Alex kala melihat Ella memasukan oseng kangkung di piringnya.


"Biar sehat mas, lagian kenapa sih nggak mau makan sayur." omel Ella.


"Mau tapi dikit aja sayang."


"Udah ah nggak usah protes, pokoknya harus dihabisin." kata Ella memberikan piring yang sudah berisi sayur dan lauk kepada Alex.


"Siap ibu negara." balas Alex yang membuat Ella terkekeh mendengar panggilan baru untuknya.


"Harusnya aku yang masak ini semua, tapi masuk dapur aja nggak boleh." keluh Ella disela sela makan nya.


"Perut kamu sekarang udah nambah besar sayang, jadi dibuat istirahat aja, lagian percuma dong ada maid kalau kamu harus masak sendiri." kata Alex.


"Ya sekali kali nggak apa apa kan mas? kadang kan aku juga kangen masak."


"Kan kemarin juga udah masak pas dirumah Budhe sama rumah kamu." kata Alex yang membuat Ella tak bisa berkata lagi.


Sudahlah, percuma berdebat dengan Alex karena sudah pasti dia yang kalah batin Ella.

__ADS_1


Ella hanya diam saja, hingga makan malam usai pun masih diam saja.


"Mau nonton tv dulu?" tanya Alex yang digelengi oleh Ella.


"Langsung tidur aja mas," balas Ella langsung berjalan ke atas menuju kamarnya.


"Ceritanya ngambek nih istriku?" goda Alex sambil menyusul langkah Ella.


"Enggak ngambek kok mas, cuma kesel aja." kata Ella yang langsung berbaring diranjang memunggungi Alex.


Alex hanya bisa terkekeh sambil geleng geleng kepala keheranan melihat tingkah istrinya itu.


Jika biasanya wanita lain akan senang jika memiliki banyak maid jadi mereka tak perlu repot mengurus rumah berbeda dengan Ella yang justru sedih dan kesal karena memiliki banyak Maid dan dia jadi tak bisa melakukan apapun.


"Apa karena hormon bayinya ya? jadi ngambekan gini." Kata Alex sambil memeluk istrinya dari belakang.


Diam diam Ella mengulas senyum mendengar ocehan suaminya.


Tangan Alex yang sedang berada diperut Ella pun tersentak kala baby yang ada didalam perut menendang cukup keras.


"Aduh," Ella reflek kala baby yang ada didalam perut menendang.


"Uhh anak Daddy juga lagi ikutan marah ya sampai tangan Daddy ditendang, jangan keras keras ya sayang kasian Mommy kamu kesakitan, ntar tambah ngambek lagi." kata Alex dengan suara seperti anak kecil membuat Ella tak tahan untuk tidak tertawa.


"Eee mommy kamu udah ketawa tuh, udah nggak ngambek lagi." kata Alex masih terus mengelusi perut Ella.


"Apa sih mas, lagian siapa juga yang ngambek?" protes Ella.


"Mommy yang ngambek."


"Jangan panggil mommy lah, nggak mau! panggil ibu aja!" kata Ella.


"Ck, bagusan Mommy sayang."


"Aku maunya Ibu sama Ayah." Ella tak mau kalah.


"Hmm, ya udah biar nanti anak kita yang milih mau panggil yang mana."


Ella kembali terkekeh "Mana bisa gitu mas, kamu kok bisa lucu juga sih."


"Emangnya aku monster apa yang nggak bisa ngelucu," balas Alex sengit.


"Padahal dulu nggak kayak gini, udah dingin, judes ditambah galak lagi!"


"Masa aku dulu gitu sih?" tanya Alex pura pura lupa.


"Ck, nggak inget apa dulu pernah marah marah sama aku gara gara nggak terima ngeliat mbak Hanna sedih." ejek Ella seketika. membuat Alex diam.


Ella yang melihat perubahan raut wajah Alex sedikit tak enak karena ucapannya seperti menyinggung Alex.


"Maaf mas, aku nggak maksud.-"


Bersambung....


Yuk Votee nya Yukk ,😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2