ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
182


__ADS_3

Hening..


Alex masih setia memandangi Rey yang sedikit menunduk, tak membalas pandangan mata Alex.


Alex masih menunggu jawaban Rey,


"Dia tidak sebaik yang kau pikirkan," kata Rey menarik nafas dalam dalam lalu mengeluarkannya.


"Dulu, aku memang belum bisa mencintainya, aku hanya menggunakan dia untuk balas dendam padamu, dan aku berhasil!" kata Rey yang membuat Alex kembali mengepalkan tangannya.


"Seringnya kami bersama membuatku bisa menerimanya dan mencintainya hingga aku tak sengaja melihat dia memasuki hotel bersama pria." Alex cukup terkejut mendengar pengakuan Rey.


"Apa kau tau, dokter bilang aku mandul dan tak bisa memiliki anak." Alex kembali dibuat terkejut oleh pernyataan Rey.


"Aku divonis tidak bisa memiliki anak dan aku melihat kekasihku sering keluar masuk hotel bersama pria, jika kau menjadi aku apa kau bisa memperlakukan Rhea dengan baik?" tanya Rey tersenyum miris.


Hening... Alex hanya diam tak mampu memberikan jawaban pada Rey.


"Aku ingin meninggalkan Rhea tapi aku sangat mencintainya dan jika tetap bersamanya, rasanya aku juga sudah tak bisa jika harus memperlakukannya dengan baik." jelas Rey lagi dan Alex masih setia dengan keheningannya.


"Dan puncaknya 2tahun yang lalu, dia hamil dan meminta pertanggung jawabanku, aku tidak bisa baik baik saja saat itu, aku membencinya sangat membencinya perlahan rasa cinta ku padanya mulai mengikis."


"Lalu untuk apa kau menikahinya?" tanya Alex mulai membuka suara.


"Aku hanya ingin dia merasakan sakit yang kurasakan selama ini, ya aku memang menyiksanya, tidak memperlakukan dirinya dengan baik, karena memang dia pantas mendapatkan ini semua! ya dia bukanlah wanita yang pantas untuk dihargai dan di cintai!"


Alex menghela nafas, Ia memang mengenal Rey, Rey yang hidupnya penuh dengan dendam karena kurangnya kasih sayang dari orangtua Rey yang telah bercerai sejak kecil.


"Dan aku iri, aku iri melihatmu memiliki wanita sebaik Ella." kekeh Rey.


"Aku juga pernah mengalami hal yang sama sepertimu," kata Alex membuat Rey mendongak menatap Alex untuk meminta penjelasan.


"Ya setelah tidak dengan Rhea, aku memutuskan menikah dengan mantan pelacur." jelas Alex namun Rey tak terkejut karena dulu Rey memang sudah mengenal Hanna.


"Aku menerimanya dengan baik, memperlakukan penuh cinta meskipun Papa ku waktu itu menentang hubungan kami."


"Dan kau tau apa yang mengejutkan dari ini? Aku tiba tiba dipaksa Papa menikahi Ella namun dengan menikahi Ella aku bisa melihat sifat buruk Hanna yang tak pernah kulihat sebelumnya, bahkan Hanna adalah mantan simpanan Papa, itulah sebabnya Papa menentang keras hubungan kami." jelas Alex membuat Rey terkejut mengetahui fakta jika Hanna simpanan Tuan Ken.


"Lalu dimana Hanna sekarang?"

__ADS_1


"Dia dipenjara karena dia terbukti membunuh Papa." Rey kembali dikejutkan oleh pernyataan Alex.


"Tuhan itu adil, Tuhan tidak akan membiarkan kita bersama dengan orang yang salah." kata Alex membuat Rey menunduk.


"Belum terlambat untuk merubah semuanya, aku mengenalmu dengan sangat baik, kau bukanlah orang jahat." kata Alex bangkit dan menepuk bahu Rey lalu berjalan keluar.


"Alex.." panggil Rey membuat Alex menghentikan langkahnya.


"Maafkan aku, aku bersalah padamu." kata Rey tulus.


Alex hanya tersenyum ,"Kita masih berteman sampai kapanpun, dan kapanpun kau butuh sesuatu, jangan sungkan untuk menghubungiku."


"Termasuk jika aku membutuhkan istrimu?"


"Kecuali itu dan jangan berharap kau bisa menyentuh istriku jika kau ingin membusuk dipenjara." balas Alex dingin membuat Rey terkekeh.


"Dasar suami posesif." ejek Rey yang hanya membuat Alex tersenyum lalu pergi dari sana.


Alex memasuki mobil dan sudah ada Sandi disana.


"Kita akan kembali ke kantor atau pulang Tuan?" tanya Sandi.


"Baiklah Tuan," Balas Sandi.


Sandi paham mungkin Alex masih shock dengan kejadian pagi ini, apalagi mengetahui pembunuhan keji yang dilakukan Rhea, sudah pasti Alex memiliki sedikit rasa bersalah karena telah memenjarakan Rey.


Sesampainya di mansion, Ella terkejut dengan kepulangan suaminya yang terlalu awal ini. apalagi melihat wajah pucat Alex, membuat Ella sangat khawatir.


"Mas baik baik saja?" tanya Ella yang tengah mengendong Baby Liu.


"Hmm, aku hanya tak enak badan, aku akan istirahat dikamar." kata Alex mengecup kening Ella dan menoel pipi Baby Liu lalu segera memasuki kamarnya.


Ella yang penasaran akhirnya turun ke bawah untuk menanyakan pada Sandi yang masih ada disana.


"Sebenarnya ada apa dengan mas Alex?" tanya Ella pada Sandi.


"Tadi pagi ada masalah sedikit dikantor nona."


"Masalah apa?" tanya Ella semakin penasaran.

__ADS_1


"Maafkan saya Nona, biarkan Tuan Alex saja yang menceritakan. saya tidak berani bercerita banyak." kata Sandi membuat Ella mendesah kesal.


"Ya sudahlah." kata Ella segera menyusul Alex ke kamar.


Didalam kamar nyatanya Alex sudah berbaring dan memejamkan mata, Ella menaruh Baby Liu disamping Alex tidur. Ella menempelkan tangannya didahi Alex dan memang terasa panas, Alex demam.


Ella segera turun untuk mengambil kompres dan juga menbuatkan jahe hangat untuk Alex.


Alex yang merasa baru saja terpejam merasakan ada kain dinginn yang menempel didahinya, dan saat Ia membuka mata sudah ada Ella yang terseyum padanya.


"Kamu demam mas, makanya aku kompres." jelas Ella membuat Alex tersenyum.


"Minum jahe hangatnya dulu mas, trus tidur lagi biar nanti pas bangun udah enakan." kata Ella menyodorkan secangkir jahe hangat untuk Alex.


Alex pun segera bangun dan langsung minum jahe hangat buatan Ella "Makasih sayang." kata Alex yang hanya diangguki Ella.


Alex kembali berbaring dan memejamkan matanya. sementara Ella hanya memandangi suaminya dengan perasaan sedih. Sedih memikirkan apa yang terjadi pada Alex hingga membuat Alex sakit seperti ini.


..


Alex merasa ada yang sedang menendang wajahnya, jelas itu membuatnya marah. siapa yang berani melakukan itu padanya. semakin dirasakan semakin lama tendangannya semakin keras hingga membuat Alex terbangun dengan perasaan kesal.


Dan saat bangun, Alex malah tertawa geli karena sedari tadi yang menendangnya adalah kaki Baby Liu yang sudah bangun dan bergerak lincah hingga mengenai wajah Alex.


"Ya Ampun nak, kamu bangunin Daddy ya." kata Alex mulai menciumi pipi gemas Baby Liu.


Mata bulat Baby Liu memandang ke arah Alex, bibirnya bergerak gerak lucu, entah apa yang ingin Baby Liu ucapkan.


Alex kembali mencium Baby Liu gemas, "Iya sayang, Daddy udah nggak sedih lagi kok." celetuk Alex dan pintarnya Baby Liu langsung terseyum seolah mengerti ucapan Alex.


Bersambung...


Nah kan, nah kan... Rhea ternyata gicuuu...


Masih nggak nyangka Rhea tukang selingkuh


Buat yang nanya kok Rhea bisa masuk ke kantornya Alex sih? nih aku jawab, Rhea kan gila, orang gila kan pinter ngendap endap masuk keruangan tanpa sepengetahuan orang apalagi itu kejadianya pagi pas belum pada masuk... mungkin gitu kali ya? entahlah authornya juga binggung gimana ceritanya Rhea bisa masuk 😂😂


Jangan lupa like vote dan komen yakk...

__ADS_1


__ADS_2