
Bik Sumi membuatkan teh hangat untuk Ella melihat Ella sangat shock dengan ucapan Alex.
"Sudah Non, bibik nggak apa apa kok kalaupun harus dipecat karena memang sudah salah Bibik." kata Bik Sumi sambil menyodorkan Teh hangat buatannya.
"Nggak Bik, aku yang salah, aku yang sudah bohongin Pak Tulus dan Bik Sumi seharusnya aku yang dihukum, Bik Sumi sama Pak Tulus tenang aja, aku nanti yang akan ngomong lagi sama Mas Alex." kata Ella meyakinkan.
"Sudahlah Non, jika memang tak bisa kami nggak apa apa kok." kata Pak Tulus yang masih disana.
"Nggak, kalian tenang aja, aku nggak akan biarin kalian dipecat." kata Ella.
Sementara para maid yang ikut menyaksikan dari dapur merasa iba, ya tidak biasanya Tuan Alex semarah itu padahal dulu saja sewaktu dengan Hanna jarang sekali mereka bertengkar didepan para maid seperti tadi.
Namun mereka juga merasa salut dengan Ella yang mau membela Bik Sumi dan pak Tulus mati matian hingga bersujud dikaki Alex, jika saja itu Hanna sudah pasti membiarkan Bik Sumi dan Pak Tulus dipecat yang penting Alex tak marah lagi.
"Sebenernya Non kemana? apa bener Non Ella ketemu sama Hanna sampai Den Alex semarah tadi?" tanya Bik Sumi.
"Maafin aku Bik, aku terpaksa! tadinya aku memang udah nggak kepikiran buat nemuin Hanna lagi karena semalem udah janji juga sama mas Alex, tapi tadi lagi lagi aku mimpiin Hanna lagi Bik, memang bener kayaknya aku harus jelasin ke Hanna, sekarang abis dari sana perasaan udah enakan tapi malah mas Alex marah." kata Ella menunduk sedih.
"Ya ampun non, maaf bibik nggak bisa ngertiin Non Ella padahal Non Ella udah cerita dari kemarin ya, Bibik pikir cuma mimpi biasa tapi ternyata ada alasanya juga." kata Bik Sumi ikut merasa bersalah "Tau gini tadi Bik Sumi anter Non jadi kan nggak kayak gini." imbuh Bik Sumi.
"Udahlah Bik, memang bener kata Dokter Vano kalau Mas Alex nggak bakal bisa dibohongi sekalipun Bik Sumi anterin juga paling mas Alex tau." kata Ella "Nanti biar aku bicara lagi sama mas Alex ya bik, udah Bik Sumi tenang aja." kata Ella yang hanya diangguki Bik Sumi.
Sementara Alex kini tengah menguyurkan kepala dan tubuhnya dibawah shower air dingin. kepalanya yang panas karena emosi memang harus Ia dingin kan agar tak terjadi sesuatu yang tak di inginkan.
Jangan, jangan sampai Alex kasar dengan Ella, Alex tak ingin menyakiti istrinya secara fisik, Ia akan memberi pelajaran Ella namun tidak untuk main fisik.
Alex hanya masih tak menyangka Ella sampai sujud dikakinya agar Ia dimaafkan, sungguh membuat Alex tak tega sebenarnya apalagi Ella sambil menangis membuat Alex semakin tak tega, namun Ia masih harus tetap memberi pelajaran sang istri agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.
Setelah dirasa cukup, Alex mengambil jubah mandinya dan memakainya, lalu keluar dari kamar mandi. Alex cukup terkejut karena Ella sudah berada dikamar, memang Ella sudah tak menagis lagi namun Alex bisa melihat jika istrinya itu masih takut padanya.
__ADS_1
Biar saja Ella mau menganggap Alex bagaimana karena saat ini memang Ella lah yang salah.
"Ak-aku udah siapin baju gantinya mas." kata Ella terdengar gugup,
Alex tak menjawab, Ia hanya mengambil baju yang disiapkan Ella lalu memasuki ruang ganti yang ada disamping kamarnya.
Ella hanya bisa menghela nafas,
Sabar, memang Ia yang sudah salah batin Ella.
Setelah selesai berpakaian Alex kaluar dan Ella masih disana, sepertinya Ella memang sengaja menunggunya.
Alex berlalu begitu saja, namun nyatanya Ella tak menyerah dan malah membuntuti Alex.
"Mas mau dibikinin teh hangat nggak?" tanya Ella yang lagi lagi tak dijawab oleh Alex, namun Ella tetap tak peduli Ia masih membuntuti suaminya namun saat sudah sampai puncak pintu, Alex buru buru dan segera menutup pintu membuat Ella tak bisa memasuki ruang kerja Alex.
Menghela nafas kasar, sepertinya Alex benar benar marah level tinggi kali ini.
Namun nyatanya hingga pukul 8 malam, Alex belum juga nampak keluar dari ruang kerjanya, padahal Ella sudah menunggu dimeja makan.
"Den Alex belum turun ya Non?" tanya Bik Sumi melihat raut wajah Ella yang sedih.
"Iya Bik, Ella harus gimana sekarang ya Bik?" tanya Ella binggung.
"Kalau saran Bibik sih mendingan Non Ella nggak usah ganggu Den Alex dulu biar Den Alex tenang soalnya Den Alex kalau lagi marah memang nggak bisa diganggu." jelas Bik Sumi.
"Gitu ya Bik? jadi lebih baik aku cuekin aja gitu?" tanya Ella masih tak paham.
"Iya jangan cuek cuek banget Non, ya Non Ella melayani Den Alex kayak biasa tapi nggak perlu maksa buat ngajak ngobrol." Jelas Bik Sumi lagi.
__ADS_1
"Ya udah Bik, aku ikuti saran Bik sumi deh." kata Ella yang langsung diangguki Bik Sumi.
Ella hanya minum susu hamil dan mengambil sepotong kue karena nafsu makannya mendadak hilang, setelah selesai Ella segera menuju depan pintu ruang kerja Alex.
Ella mengetuk pintu kamar lalu berkata "Mas makan malemnya udah siap, jangan lupa makan malem ya." kata Ella.
Ella berdiri cukup lama disana, masih menunggu jawaban dari Alex yang nyatanya tak menjawab. Karena tak ada jawaban, Ella pun berajak memasuki kamar untuk istirahat karena jika Alex tau Ella menyiksa diri dan tidak istirahat pasti Alex semakin marah padanya.
Di dalam ruang kerjanya, Alex sempat mendengar jika Ella menyuruhnya makan namun memang Alex sengaja tak menjawab.
Setelah dirasa tak ada Ella didepan pintunya, Alex pun keluar dan memang benar Ella sudah tak nampak lagi.
Alex pun turun untuk makan malam karena marah pun juga butuh makan.
Saat berjalan hendak menuju meja makan, Alex berpapasan dengan Bik Sumi yang masih menunduk.
"Bik, " panggil Alex.
"Iya Den."
"Maaf buat yang tadi siang, Aku nggak serius kok, cuma mau ngasih pelajaran Ella aja biar nggak bohong lagi." kata Alex yang memang tak ada niat untuk memecat Bik Sumi maupun pak Tulus, Ia tau jika Ella tak akan diam saja jika Alex memecat Bik Sumi dan Seperti dugaan Alex, Ella langsung mengakui kesalahannya.
"Ya ampun Den Alex, bibik kira Den Alex beneran marah sama Bibik." kata Bik Sumi tertawa lega.
"Mana mungkin aku mecat Bibik yang dulu udah ngerawat Aku dari kecil." jelas Alex.
"Tapi Den, kasian Non Ella jadi sedih." kata Bik Sumi.
"Biar aja Bik, biar nggak diulangi lagi bohong kayak tadi." jelas Alex yang hanya diangguki Bik Sumi.
__ADS_1
Bersambung,
jangan lupa like vote dan komen.