ISTRI KEDUA TUAN ALEX

ISTRI KEDUA TUAN ALEX
105


__ADS_3

Bik Sumi masih setia menemani Alex yang tengah makan malam.


"Tadi Ella makan malam apa Bik?" tanya Alex.


"Duh Den Alex, lagi marah aja masih perhatian sama istrinya." batin Bik Sumi tersenyum senang.


"Bik.." panggil Alex lagi karena tak mendapatkan jawaban.


"Non Ella tadi cuma minum susu sama makan kue Den." jelas Bik Sumi.


"Ck, kenapa nggak makan nasi sih." gerutu Alex terlihat kesal.


"Nggak nafsu makan katanya Den, soalnya kan Den Alex masih marah sama Non Ella." kekeh Bik Sumi.


"Aku kesel Bik, tadinya pulang awal mau ngajakin Dinner, ehh malah nggak ada dirumah pake bohong sama Bik Sumi sama Pak Tulus lagi." keluh Alex.


"Den Alex udah berubah ya? dulu kalau marah langsung pergi tapi sekarang masih adem ayem aja dirumah." kata Bik Sumi mengingat masa remaja Alex dulu jika sedang marah atau ada masalah dengan orang mansion pasti tak betah dirumah, berbeda dengan sekarang yang sepertinya masih memilih dimansion meskipun sedang marah dengan Ella.


"Eh, iya ya Bik." kata Alex baru menyadari "Nggak tau kenapa rasanya nggak mau pergi aja Bik." kekeh Alex sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Saking sayangnya tuh sama Non Ella." goda Bik Sumi yang hanya membuat Alex tersenyum.


"Kalau Bik Sumi boleh ngasih saran ya Den, bukan nya bik Sumi mau belain Non Ella tapi ada alasan nya kenapa Non Ella pergi bertemu dengan Hanna." jelas Bik Sumi.


"Karena mimpi buruk itu lagi?"


"Iya Den, soalnya Bik Sumi juga kemarin liat sendiri kok Non Ella teriak teriak sampai keringetan pas tidur siang, mungkin itu yang membuat Non Ella nekat pergi menemui Hanna." jelas Bik Sumi yang membuat Alex menghela nafas.


"Tapi aku nggak suka kenapa dia harus bohong gitu Bik, aku tau Ella bukan orang yang sering bohong jadi kecewa aja liat dia tiba tiba bohong gitu."


"Iya Den, Bibik ngerti! Bibik cuma nggak mau Den Alex marahnya lama trus bikin Non Ella stress, Non Ella kan lagi hamil nggak boleh stress kasian janinnya." kata Bik Sumi lagi.


"Hmm, mentang mentang tadi siang dibelain sekarang gantian belain ya Bik." kata Alex yang membuat Bik Sumi terkekeh.


"Ya sudah, aku mau naik ke atas dulu Bik." kata Alex yang hanya diangguki Bik Sumi.


Alex memasuki kamarnya, melihat Ella sudah terlelap tidur. Segera Alex mendekati istrinya lalu menyelimutinya tak lupa mengecup kening Ella setelahnya Alex berbaring disamping Ella.


Alex menatapi wajah cantik istrinya itu, wajah cantik yang dulunya tak terlihat dimata Alex. Ingat saat pertama kali dulu Ia sangat membenci wajah ini, karena Ella Ia terpaksa harus menikah lagi namun siapa sangka sekarang Ia malah bahagia setengah mati memiliki Ella.


Tanpa Alex sadari, Ia mengulas senyum lalu kembali mengecup bibir Ella.

__ADS_1


Alex ikut memejamkan mata sambil memeluk istrinya.


Paginya Ella terbangun dan terkejut melihat Alex ada disampingnya, Ella pikir Alex akan tidur diruang kerjanya namun nyatanya Alex tidur disampingnya.


Ella merasakan kepalanya sedikit pusing, entahlah apa karena Ella tak makan nasi semalam karena biasanya Ella selalu makan nasi sebelum tidur dan sekarang Ia merasakan sedikit pusing.


Ella berajak, hendak mencuci muka dan menggosok gigi setelah itu Ella berniat menyiapkan segala keperluan Alex untuk kekanto namun kepalanya yang terasa pusing membuat Ella mengurungkan Niatnya dan kembali berbaring diranjang, Hingga Ella kembali terlelap.


Sementara Alex yang bangun sedikit heran melihat Istrinya masih memejamkan mata padahal biasanya Istrinya ini sudah bangun dan berkeliaran kemana mana.


Alex pun bangun sendiri lalu berajak kekamar mandi karena hari ini dirinya ada meeting pagi jadi Ia harus segera berangkat kekantor.


Keluar dari kamar mandi, Alex melihat Ella sudah bangun dan tengah menyiapkan baju untuknya.


"Mas, bajunya aku tarus disini ya, sepatunya ada disana trus udah ada kaos kakinya juga." kata Ella dengan suara pelan membuat Alex mau tak mau melihat wajah istrinya itu.


Pucat, wajah Ella terlihat pucat.


"Kamu sakit?" tanya Alex untuk pertama kalinya setelah kemarin Ia sama sekali tak mengajak Ella berbicara.


Ella tersenyum lega mendengar Alex sudah mengajaknya berbicara.


"Enggak kok mas, cuma pusing dikit." balas Ella kembali berbaring.


"Kamu demam," kata Alex sedikit panik.


"Nggak apa apa mas, nanti langsung baikan aku cuma butuh tidur lagi." kata Ella.


"Ayo kita kerumah sakit sekarang!" ajak Alex.


"Nggak usah mas, aku nggak apa apa." kata Ella.


"KAMU MAU NGEYEL LAGI? NGGAK NURUT KATA SUAMI LAGI? IYA!" bentak Alex membuat Ella menuduk takut.


Alex yang merasa sedikit keterlaluan pun mendekati Ella "Maaf." kata Alex namun Ella masih menunduk, sepertinya Ia benar benar takut.


Tok Tok... pintu kamar diketuk membuat Alex mengerutu kesal "Siapa sih!"


Alex pun beranjak membuka pintu,


"Maaf Tuan, ada yang mencari." kata salah satu maid yang mengetuk pintu.

__ADS_1


"Siapa?"


"Aku.." wajah Vano tersenyum jahil ke arah Alex membuat Alex sangat malas.


"Untuk apa kau datang kesini pagi begini?" tanya Alex malas.


"Untuk memastikan jika kakak iparku baik baik saja, mengingat kemarin telah membuatmu marah." kekeh Vano.


"Sialan kau!" desis Alex.


"Dimana dia sekarang?" tanya Vano mengintip ke dalam kamar.


"Apa kau bawa alat doktermu?" tanya Alex.


"Tentu saja, aku dokter selalu membawa peralatan itu kemanapun." kata Vano.


"Sekarang cepat ambillah." perintah Alex.


"Hey, jangan memerintahku."


"Sialan! ambil atau pergi dari sini." geram Alex mendengar Vano bercanda disituasi yang tidak tepat.


"Baiklah baiklah, dasar pemarah." gerutu Vano kembali turun ke bawah.


Alex hendak memasuki kamarnya lagi namun langkahnya terhenti kala melihat Bik Sumi berjalan mendekatinya.


"Sarapannya sudah siap Den." kata Bik Sumi.


"Ella demam Bik, bisa buatkan bubur untuk Ella?" perintah Alex.


"Ya ampun Non Ella, ya sudah Bibik buatkan teh hangat dan bubur dulu." kata Bik Sumi kembali turun.


"Untuk apa aku mengambil ini?" tanya Vano memperlihatkan sebuah tas berisi peralatan dokternya.


"Periksa istriku sekarang!" perintah Alex yang membuat Vano membulatkan matanya tak percaya.


"Ella sakit? apa yang kau lakukan hingga membuatnya sakit seperti itu!" kata Vano terlihat kesal lalu memasuki kamar Ella dan melihat Ella berbaring lemah diranjang.


Sementara Alex hanya membuntutinya dari belakang. Sedikit menyesal karena telah mendiamkan istrinya semalaman yang berujung melihat istrinya sakit sekarang. Awalnya Alex pikir bisa membuat istrinya jera tak kembali membohonginya namun siapa sangka malah membuat istrinya sakit sekarang.


Haduhh....

__ADS_1


Bersambung....


jangan lupa like vote dan komen...


__ADS_2