Istri Untuk Fernando

Istri Untuk Fernando
seratus enam puluh satu


__ADS_3

Fernando benar-benar membatasi pergerakan istrinya, bahkan untuk sekedar memegang ponsel pribadi milik wanita itu.


Rara yang harus memeriksa usaha onlinenya, hanya saat ia bersama suaminya.


Keluar kamar hanya bersama dengan suaminya, segala aktivitas seperti makan ataupun bermain dengan Arana, semua dalam pengawasan lelaki itu.


Jika ada pekerjaan yang membuat Fernando keluar kamar, maka kamar itu akan dikunci dari luar.


Sama seperti Benedict dulu yang membatasi semua pergerakan Ayudia di Penthouse yang berada di New York.


Hanya saja keadaan Rara lebih baik berkat kehadiran Arana.


Rara bisa berkomunikasi dengan putranya, menggunakan ponsel Fernando,


Dari pengakuan putranya, remaja itu mendapatkan peringkat tiga besar di kelasnya,


Sudah dua pekan, Rara berada di kamar milik suaminya, sebenarnya ia sangat bosan berada di sana, namun dirinya tak berdaya dengan perintah lelaki itu.


Bahkan saat Nicholas dan kedua sahabatnya datang untuk liburan semester satu, Rara hanya beberapa kali menemui putranya.


Kesal tentu saja, setiap kali dirinya protes, maka lelaki itu akan menggagahinya hingga bagian sensitifnya terasa perih.


Benar-benar menyeramkan ketika lelaki itu marah, hanya karena ia meminta berpisah akibat cemburu melihat suaminya bersama mantan pacarnya, ia harus dikurung bagai tahanan.


Tertekan tentu saja, tapi ia meyakinkan dirinya agar selalu kuat untuk putrinya.


Tak cukup sampai disitu, beberapa kali, Arana akan dibawa pergi oleh suaminya dengan alasan Nicholas ingin bermain dengan adik perempuannya seharian.


kalau sudah begitu, maka lelaki itu akan membuatnya tak bisa berjalan dengan normal, seharian ia dan suaminya hanya akan berada di kamar melakukan kegiatan panas.


Beberapa hari mendekati pergantian tahun, suaminya sedikit memberikannya kelonggaran, karena lelaki itu sibuk menyiapkan pesta yang akan diadakan oleh resort mendekati tahun baru.


Lelaki itu akan sibuk diluar, hanya kembali saat waktu makan dan mandi.


"Kata Daddy, Uma minta berpisah, apa alasannya Uma? apa Uma nggak mikirin Nicho sama Rana?"Tanya remaja itu, saat keduanya sedang berada di balkon suatu sore mendekati tahun baru.


"Karena Uma marah, Daddy bersama mantan pacarnya masuk ke kamar,"jawabnya.


"lalu kenapa saat mommy aku berkunjung kenapa Uma tak marah?"Tanya Nicholas heran.


"mommy kamu nggak pernah membahas sesuatu yang sensitif, dan karena beliau mommy kamu, jadi Uma menghormatinya,"jawabnya jujur.


"Kehidupan orang dewasa rumit ya! apa ini alasan Daddy melarang Nicho untuk berhubungan dengan banyak wanita?"


"mungkin,"


"lalu jika Uma terus disini, bagaimana dengan aku?"

__ADS_1


"coba kamu tanyakan ke Daddy,"


"tapi Daddy bilang aku disuruh ikut mommy aku, karena Uma harus bersama Daddy, aku tidak mau Uma,"


Rara tersenyum, "coba kamu bujuk Daddy lagi,"


"udah Uma, tapi Daddy bilang Uma harus selalu berada disini,"keluh remaja itu.


"maaf Nicho, Uma nggak bisa berbuat banyak, bagaimanapun seorang istri harus mengikuti suaminya,"


Terlihat raut kekecewaan di wajah remaja itu,


"Kalau aku pindah sekolah bagaimana menurut Uma?"tanya Nicholas penuh harap.


Rara terdiam sejenak, lalu menatap putranya, "gini aja, kamu selesaikan satu semester lagi lalu jika nanti kenaikan kelas, Uma coba bujuk Daddy untuk memindahkan sekolah kamu,"


Remaja itu mengangguk, sambil mengerucutkan mulutnya.


Malam pergantian tahun, diadakan pesta cukup meriah di Resort, Fernando dibuat semakin sibuk karenanya.


Sehingga pengawasan terhadap istrinya tidak seketat biasanya.


Lelaki itu bahkan lupa mengunci pintu kamarnya.


Nicholas menghampiri uma-nya untuk menghadiri pesta menjelang tengah malam.


Nicholas meminta salah satu staf hotel yang dikenalnya untuk menjaga Arana, tak lupa memberikan uang bayaran cukup tinggi.


Hanya sampai tengah malam, saat kembang api dinyalakan.


Rara hanya pasrah, dengan permintaan putranya, bahkan remaja itu memberikan Hoodie miliknya agar tak terlihat ada perempuan dengan hijab datang ke pesta itu.


Tentu akan menjadi pusat perhatian jika ada perempuan dengan hijab dan gamis ditengah pesta yang terdapat alkohol, perempuan seksi dan gemerlap musik dari salah satu disc jockey kenamaan.


Rara juga terpaksa memakai celana kulot panjang agar tak terlihat aneh diantara para pengunjung, karena dirinya biasa memakai rok panjang atau gamis yang menjuntai.


Demi menghibur putranya agar, remaja itu tidak terlalu kecewa karena keputusan sepihak daddy-nya.


Dan disinilah Rara bersama putranya, ditengah pesta yang membuatnya mendadak pusing sekaligus mual.


Aroma Alkohol, rokok, dan berbagai jenis parfum bercampur jadi satu.


Seumur-umur baru kali ini dirinya menghadiri pesta dengan suasana lebih mirip Diskotik.


Belum lagi musik yang begitu kencang dan teriak-teriakan pengunjung.


Rara menepuk pelan tangan putranya, agar remaja itu mendekatkan telinganya,

__ADS_1


Nicholas menunduk sedikit agar uma-nya bisa menjangkau telinganya, "jangan sampai Daddy tau Uma disini, kamu tau bukan, Daddy melarang Uma untuk keluar,"


Remaja itu mengangguk,


Tak lama keduanya bertemu dengan Lucky dan Dani,


Rara memberi peringatan kepada ketiga remaja itu agar tidak meminum alkohol, karena masih dibawah umur.


Benar-benar tidak nyaman, tapi mau bagaimana lagi, ia juga harus mengawasi putranya.


Rara duduk disalah satu sofa bersama ketiga remaja itu, dimeja mereka hanya disediakan minuman bersoda dan beberapa camilan pendamping.


Ia juga hanya beberapa kali menangapi obrolan ketika remaja itu.


Dari tempatnya ia duduk terlihat Bagus sedang berbincang dengan salah satu pengunjung, asisten suaminya itu tidak menyadari keberadaannya.


Rara dan ketiga remaja itu bernafas lega ketika Bagus pergi dari sana.


Rara kembali mengedarkan pandangannya, ia hanya ingin tau apa yang sedang dilakukan suaminya.


Hingga Lucky memberitahukan padanya keberadaan Fernando.


Rara mengikuti telunjuk dari salah satu sahabat putranya,


Terlihat dari kejauhan, Fernando sedang berbincang dengan seorang wanita yang hanya mengenakan bikini di tepi kolam renang, sayangnya Rara tidak bisa melihat jelas siapa wanita itu.


Karena penasaran ia meminta putranya menemaninya, menghampiri Fernando.


keduanya sepakat hanya akan melihat siapa wanita itu dari jarak lima meter, supaya tidak ketauan.


Rara menggandeng lengan putranya, menggenggamnya erat, hingga jarak semakin dekat, keduanya berada tak jauh dibelakang Fernando.


Rara bisa melihat dengan jelas siapa wanita yang hanya mengenakan bikini, itu Kelly,


Mata bulat itu berkaca-kaca, ia tak menyangka, suaminya masih berhubungan dengan wanita itu.


Keduanya bahkan terlihat akrab dan saling tertawa.


Tanpa pikir panjang, Rara melepaskan genggaman tangannya dari putranya, lalu menghampiri kedua orang yang sedang asik mengobrol.


Karena suara musik bersamaan dengan kembang api yang tengah dinyalakan menandai pergantian tahun, Rara menepuk punggung suaminya agar lelaki itu tau jika ia memergokinya.


merasa ada yang menepuk, Fernando menoleh, ia melebarkan matanya terkejut dengan kehadiran istrinya.


Dapat lelaki itu lihat mata bulat itu berkaca-kaca, terlihat raut kekecewaan di wajah istrinya.


Keduanya saling bertatapan dibawah kembang api yang mengembang di langit malam.

__ADS_1


Rara memutuskan terlebih dahulu tatapan itu, ia memilih berlari meninggalkan tempat itu.


__ADS_2