Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
112. Imbas serangan hacker


__ADS_3

"Assalamualaikum...halo ada apa..mah..?," tanya Meytta mengangkat handphone nya.


"Mama mau ajak kamu menemui pemilik katering yang nanti kita pesan, memastikan aja," kata mama Halimah.


"Jam..berapa mah..? Meytta tak bersiap dahulu..."


"ini masih jam sembilan, nanti jam sepuluhan mama jemput ya..,"kata mama Halimah lagi.


"Iya ..mah," kata Meytta sambil mematikan handphone setelah mama Halimah mematikannya.


"Jam sepuluh mama Halimah mau jemput Meytta memastikan menu katering nanti mah," kata Meytta.


Mama Qonita hanya tersenyum saja, padahal kan bisa seorang mama Halimah memanggil tukang katering ke rumahnya, ya mungkin mamah Halimah pingin cari kesibukan saja, batin mama Qonita.


"Ya udah...sana lekas mandi nanti keburu mama Halimah kesini kamu belum siap," kata mama Qonita lagi.


Meytta tersadar dan tersenyum.


"Ya..udah Meytta mandi dulu ya mah..."


"Iya.. cepetan mandinya jangan lama lama, nanti keburu mama Halimah datang," kembali mama Qonita mengingatkan.


Beneran.. beberapa saat kemudian sebuah mobil mewah sudah memasuki halaman rumah itu.


Nampak mama Halimah turun dari mobilnya dan di sambut oleh mama Qonita.


"Mari.. Jeng..masuk dulu..," kata mama Qonita.


"Makasih jadi merepotkan loh jeng," kata mama Halimah.


"Ini tadi orang rumah membuat kue Jeng," kata mama Halimah sambil menyerahkan kotak makanan berisi kue.


"Waah .. terima kasih loh Jeng kok malah repot repot segala," kata mama Qonita sambil menerima kotak kue tersebut.

__ADS_1


"Mari silahkan duduk dulu ..," kata Mama Qonita mempersilahkan calon besannya untuk duduk.


Bibik pembantu datang menghidangkan minuman di meja.


"Mari..Jeng silahkan di minum dulu mumpung masih hangat," katama Qonita mempersilahkan.


Kedua mama itu menikmati minuman dan camilan sambil mengobrol santai sambil menunggu Meytta yang tengah mandi dan bersiap.


Beberapa saat Meytta sudah siap dan berdandan cantik menemui mama Halimah.


"Mama sudah lama..?," tanya Meytta kepada mama Halimah.


" Baru seperempat jam..," kata mama Halimah sambil tersenyum.


"Haah..?, kan mama Halimah bilang jam sepuluhan..," Meytta sedikit heran.


"Ini masih jam sepuluh kurang seperempat jadi mama datang setengah sepuluh..?," tanya Meytta keheranan.


"Iya kebetulan mama lagi enggak ada banyak acara, sekalian aja dolan kemari," kata mama Halimah sambil tersenyum.


"Ya udah Ma.... kita berangkat saja, nanti takut nya makin siang tambah macet jalanan," kata Meytta kepada mama Halimah.


"Ayuuk..," kata mama Halimah.


"Jeng Qonita enggak ikut sekalian..?," tanya mama Halimah menawari.


"Lain kali aja Jeng, nanti malah kelamaan nunggu saya siap siap," tolak mama Qonita dengan halus.


Mereka berdua pun menaiki mobil mewah yang di bawa mama Halimah.


"Langsung ke Tempat Katering aja pak di jalan xxxx," kata mama Halimah memberikan perintah kepada sopir nya.


Pak sopir sedikit menganggukkan kepalanya, kemudian melajukan kendaraan menuju jalan yang dimaksud menemui pengelola katering yang nanti akan di pesan.

__ADS_1


**


Bimo yang ada di kantornya masih makan siang dengan Andre di tempat yang sudah di sediakan oleh pihak perusahaan.


Jika tak ada keperluan yang lain maka para direksi pun makan di ruang yang sudah di sediakan.


Memang ruang yang di gunakan berbeda dengan ruang pegawai biasa tapi masih satu lokasi.


"Habis ini kita ada rapat membahas masalah kekacauan yang terjadi akhir-akhir ini," kata Bimo kepada Andre.


''Ya ...semoga kedepannya kita tak lagi mengalami kejadian seperti ini, karena bagaimanapun sedikit banyak kita mengalami sedikit kerugian," jawab Andre.


Mereka makan dengan cepat karena mereka belum sholat dhuhur, dan merekapun meninggalkan tempat tersebut setelah menyelesaikan acara makan nya.


Mereka menuju mushola di lantai tempat berlangsungnya acara meeting agar tak terlalu jauh dan jangan sampai telat menghadiri rapat.


Tepat pukul 13.00 semua sudah berkumpul di tempat rapat tersebut.


Bimo membuka acara rapat tersebut dan mulai sedikit memberikan penjelasan tentang situasi yang terjadi akhir-akhir ini.


Bimo yang juga mengajak Hendry di rapat tersebut meminta Hendry untuk menjelaskan sedikit tentang kondisi yang terjadi.


Anak muda tersebut menjelaskan tentang adanya serangan virus di sistem komputer perusahaan yang bisa mengacaukan sistem di perusahaan.


Dia juga sudah menerangkan bahwa sementara ini sudah melindungi sistem yang ada dengan antivirus yang sudah di tanamkan nya, namun bila ada jenis virus baru yang di susupkan lagi maka belum tentu bisa di lindungi kalau memang jenisnya di luar jangkauan perlindungan.


"Maka saya meminta kepada semua divisi untuk melakukan backup semua data data untuk menjaga jangan sampai kita kehilangan data data tadi," kata Bimo kepada seluruh kepala divisi dan juga direktur cabang yang menghadiri acara rapat tersebut.


Mereka pun membahas berbagai imbas dari kejadian yang sudah terjadi sampai seberapa parah akibat yang di timbulkan.


Semua perwakilan dari masing masing cabang sudah memberikan laporan dan Alhamdulillah efek dari serangan itu tak terlalu signifikan, itu yang di tangkap oleh Bimo.


__________

__ADS_1


**Selamat membaca jangan lupa tinggalkan jejak...


Happy reading**....


__ADS_2