
Setelah kelahiran anak kedua dengan jenis kelamin perempuan yang di beri nama Aurora Aryoseno Perwira Atmaja, kini Meytta hamil kembali untuk yang ketiga kalinya.
"Sayang coba dekat Mommy sini," seru Meytta kepada anak lelaki dan perempuan nya .
"Coba rasain perut mommy," kata Meytta menempelkan tangan Raja anak pertama nya yang berusia enam tahun dan Aurora yang berusia tiga tahun.
Keduanya merasakan gerakan bayi di perut mommy nya.
"Ini adikku mom..?," tanya Aurora dengan muka imut dan polosnya.
"Iya..sayang, ini adik kalian ..," kata Meytta mengenalkan kepada Kaka kakaknya.
"Kapan mom aku bisa melihat adikku yang satu ..?," kata Raja tak sabar.
"Bentar lagi kalian akan bisa melihat adik kalian," sahut mommy Meytta sambil tersenyum mengelus rambut kedua anaknya.
**
"Mom..., apakah semua sudah di masukan..?," tanya Bimo kepada Meytta sambil memandang tas yang sudah di tata Bu Siti.
"Kata Bu Siti sih sudah mas..., aku enggak ngecek lagi..," sahut Meytta sambil mengelus perut nya, karena sang baby menendangnya.
"Ya sudah...kalau begitu kita mau berangkat ke rumah sakitnya kapan..?."
"Nanti aja mas kalau sudah mulai kenceng kenceng nya," sahut Meytta masih menata sebagian perlengkapan yang lainnya.
"Ya udah..kalau gitu.."
Bimo keluar dari kamarnya dimana di ruang tengah nampak mama Halimah dan papa Haryo masih bercanda dengan cucu cucunya.
"Opa..Raja pingin naik kereta mini lagi kayak yang di kebun binatang," rengek Raja kepada Opa nya.
"Besok ya sayang kalau kita bermain ke kebun binatang lagi..," bujuk mama Halimah menenangkan cucu lelakinya.
"Kenapa enggak sekarang kan ini minggu.. Raja pas libur enggak sekolah..," sungut Raja merajuk kepada Opa dan Oma nya.
Opa Haryo lalu merangkul Raja.
__ADS_1
"Raja dengarkan Opa," kata Opa Haryo sambil menatap ke arah cucu lelakinya.
"Saat ini adik yang ada di perut Mommy sudah saatnya mau keluar, jadi Opa, Oma dan juga Daddy sama Mommy masih bersiap untuk itu..memangnya kamu enggak mau melihat adik yang akan segera keluar..?."
Kata Opa Haryo kepada Raja yang membuatnya langsung menghentikan rengekan naik kereta mini.
"Adik sudah mau keluar ya Opa..?."
Tanya Raja dengan muka penasaran.
Opa Haryo mengangguk mendengar pertanyaan cucunya tersebut.
"Kalau begitu Raja mau menunggui mommy saja ," kata Raja dengan wajah serius.
"Naah itu baru namanya cucu laki laki Opa." Sahut Opa Haryo menepuk pundak cucu laki lakinya yang sebentar lagi sekolah di SD tersebut.
**
"Ish..mas...ke rumah sakit sekarang ya..?."
"Iya sayang...semua sudah mas Bimo masukkan ke mobil."
Kata Bimo sambil mendekati istrinya yang kembali duduk di tepi tempat tidur karena nampaknya perutnya kenceng lagi.
Bimo berjongkok di depan istrinya mengelus perut yang memang teraba keras.
"Sudah.? sudah enggak kenceng lagi..?, Ayuk jalan ke mobil," ajak Bimo menuntun istrinya.
Meytta mengangguk dengan wajah masih menahan nyeri.
"Pak Joko..!," teriak Bimo yang masih menuntun istrinya.
Pak Joko yang tahu maksud teriakan Bimo langsung berlari ke mobil, tak lupa menghampiri istrinya.
"Bu cucu kita mau lahir lagi..," teriak pak Joko yang memang menganggap Bimo bukan hanya majikan tapi anak sendiri berteriak kepada istrinya, Bu Siti.
Bu Siti langsung bergegas berjalan ke depan dan langsung menuju mobil yang sudah di siapkan.
__ADS_1
"Hati hati pak Joko," pesan Opa Haryo.
"Iya.. tuan." sahut pak Joko.
**
Bertepatan dengan adzan dhuhur terdengar suara tangis bayi di kamar bersalin rumah sakit yang keluarga Bimo punya saham.
Dokter Puspita tersenyum keluar dari ruang persalinan.
"Selamat mas Bimo...baby lelakinya sudah lahir dengan selamat."
"Alhamdulillah..," sahut Bimo di ikuti oleh mama Qonita, pak Joko dan Bu Siti.
Bimo langsung memasuki ruang persalinan, untuk mengadzani baby boy, setelahnya langsung menghampiri Meytta yang masih lemas namun sudah nampak lebih kelegaan di wajahnya.
Bimo mencium istri nya, mengusap lembut rambut nya.
"terimakasih sayang..kau sudah memberikan mas Bimo dua jagoan dan dan satu bidadari," kata Bimo mencium pipi istrinya.
**
Keramaian kembali terjadi di rumah Papa Haryo yang kini di tempati Bimo dan keluarga kecil nya.
Mereka akan melangsungkan acara aqiqah anak ketiga mereka sekalian pemberian nama baby boy.
Acara yang sangat meriah itu di hadiri sanak famili, handai taulan kerabat, sahabat dan juga para rekanan.
Setelah semua syarat Aqiqah di lakukan saatnya pemotongan rambut dan pemberian nama.
Anak ketiga itu di beri nama Romeo Aryoseno Perwira Atmaja.
____________
**Selamat membaca jangan lupa tinggalkan jejaknya...
Baca juga karya lainku dengan mengklik profil ku**
__ADS_1