
Happy new year....semoga di tahun yang baru ini kita semua di beri kesehatan, keselamatan dan kebahagiaan.
********
"Sebenarnya apa yang terjadi selama ini? bukankah dulu kudengar kematian kedua orang tuamu?, terus harta dan aset disita semuanya, tapi kenapa semua sekarang menjadi lain?", bertubi-tubi pertanyaan di lontarkan Andre kepada Bimo.
Nanti akan aku ceritakan semuanya kepada mu, tapi aku mohon kamu jangan menceritakan tentang kisah hidupku ini kepada orang lain.
Sementara aku masih ingin menguji semua orang yang ada di sekitarku.
Meskipun Andre tidak memahami apa maksudnya untuk merahasiakan tentang diri Bimo, namun Andre berjanji tidak akan mengatakan apapun sesuai permintaan Bimo.
Mobil mewah itu melaju menuju kediaman mewah Bimo, setelah mengganti dengan motornya Bimo kembali mengantar Andre ke rumahnya.
"Mulai besok carilah rumah di sekitar kantor kita, biar kamu tidak kesulitan dalam bekerja karena rumah kontrakan keluarga mu terlalu jauh."
"Tapi aku kan belum punya gaji, untuk makan ku gimana?," dengan polos Andre bertanya.
"Masalah itu gampang biar nanti di transfer ke rekening mu," kembali Bimo berkata.
"ngomong omong kamu bisa menyetir mobil?," tanya Bimo kembali setelah diam sesaat.
"Boro boro nyetir... memegang klakson mobil aja belum pernah," kata Andre dengan lemas.
__ADS_1
"Mana ada orang miskin macam aku belajar nyetir mobil, bisa naik motor aja sudah beruntung. itupun motor butut satu satunya milik babe.''
"Tenang aja gak usah lemes kayak gitu nanti belajar nyetir mobil, biar mobilitasmu tidak terganggu, ok bro?," kata Bimo lagi.
Matahari mulai menggelincir ke barat, hari mulai sore, panasnya sudah tidak semenyengat tadi.
Motor melaju menuju kediaman Andre dan keluarga nya, sebelum sampai di tujuan Bimo menghentikan motornya di salah satu outlet penjual kebab terkenal, kemudian membeli beberapa bungkus dan di serahkan kepada Andre.
"Untuk adik adikmu ," kata Bimo singkat.
Andre hanya menerima plastik bungkusan itu dan mengangguk, itu sudah cukup karena hari ini sudah terlalu banyak kata terima kasih yang di ucapkan kepada Bimo.
Akhirnya motor sampai juga di kediaman Andre.
"Waalaikumssalam," balas suara babe dari dalam.
Bimo masuk dan duduk santai di beranda itu, Andre lansung masuk ke dalam rumah, terdengar teriakan Rizal adik bungsu Andre yang nampak kegirangan mendapatkan oleh oleh dari Bimo.
"Terima kasih kak Bimo," teriak Rizal keluar dari dalam rumah sambil mulutnya penuh dengan kebab yang di makannya.
Bimo tersenyum melihat kelucuan itu, Rizal adalah adik bungsu Andre memang anaknya ceria badannya yang agak gembrot dengan nafsu makan yang besar membuat nya nampak makin lucu.
Sesaat kemudian Andre keluar dari dalam rumah dengan pakaian santai, kaos dan celana kolor nya.
__ADS_1
"Sudah minta ijin sama Babe ?, kalau besok mulai pindah rumah dekat kantor?."
"Belum sih, Babe masih sibuk mbetulin gerobak di belakang, nanti aja deh kalau dah longgar, lagian gak masalah aku ngekos kan untuk kerja, pasti emak dan Babe seneng banget anaknya dapat kerja."
"Pada ngomongin apaan sih serius amat?," tanya Babe yang tiba-tiba muncul dari belakang pintu.
"Babe duduk sini dulu," pinta Andre kepada ayahnya.
Babe duduk di kursi, sementara itu putri adik kedua Andre menyajikan minuman dan cemilan rumahan.
"Babe aku mulai besok mau pindah ngekos apa ngontrak rumah," kata Andre kepada ayahnya.
Sebelum semua perkataan Andre selesai babe sudah memotong perkataannya.
"Emang duit dari mana...ndre? Babe gak punya uang, lagian ngapain sih pindah ngekos sendiri, disini kan enak bisa berkumpul dengan keluarga," kata Babe dengan sedikit keberatan.
"Tenang aja Be.., Masalah itu aku yang tanggung," Bimo menyela perkataan Babe.
____________
**Selamat membaca jangan lupa like, vote dan koment-nya....
happy reading**........
__ADS_1