Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
148. Honeymoon II


__ADS_3

Malam sudah datang di langit Amsterdam.


Suasana langit Amsterdam yang berbeda dengan tanah air membuat terasa makin indah malam itu.


Lampu lampu kota di tata dan di buat sedemikian indahnya, memanjakan yang melihat nya


Meytta dan Bimo dengan di antar pak Abraham melakukan dinner di restoran yang cukup terkenal dan mewah dengan label Halal nya.


"Pak Abraham mau makan malam sekalian..?," Bimo menawarkan.


"Hehehe...," pak Abraham malah tertawa.


"Saya bukan orang yang tak tahu aturan, silahkan tuan muda dan nyonya muda menikmati makan malamnya saya menunggu di luar, bila sudah selesai tinggal saya di hubungi," kata pak Abraham sambil menunduk hormat.


Mereka memilih private room di mana di ruang yang cukup luas hanya ada mereka berdua.


Meytta yang merasa sangat di manjakan Bimo tak kuasa menahan perasaan hatinya.


"Terima kasih mas...," ucap Meytta sambil berjalan memasuki ruang yang sangat mewah tersebut.


Sambil berjalan Bimo memeluk istrinya begitupun Meytta melingkar kan tangannya di pinggang suaminya.


Dengan pemandangan taman indah yang berada di sisi ruang restauran itu sambil menunggu pramusaji menyiapkan hidangan yang mereka pesan.


Satu persatu menu mulai di sajikan di awali dengan menu pembuka.


Opal apple Summer Roll dengan campuran mentimun, Shiso dan buah delima.


Kemudian menu utama berupa steak daging sapi pilihan yang di panggang di hidangkan dengan olahan sayuran dan mashked potato serta beragam sause seperti mushroom sause, BBQ sause, brown sauce.


Lalu dessert nya semacam puding shio dengan susu almond yang di sajikan dalam sacam cangkir kecil yang unik dan indah.


"Enaak banget mas..aku suka pilihan menu yang mas Bimo pilih," kata Meytta dengan sangat senang sekali.


Selesai makan malam mereka kembali keliling kota Amsterdam menikmati malam yang indah di sana.


Mendekati hampir pukul 22.00 malam, mereka memutuskan Kembali ke kondominium di mana mereka tinggal selama di Amsterdam.


"Oh...iya tuan.., barusan tuan Haryo.. papa tuan muda mengirim pesan agar besok pagi tuan muda dan nyonya muda bersedia melihat lihat perusahaan," kata pak Abraham.


"Baik pak..jam berapa ..?."


"Terserah tuan Muda....mau jam berapa...," kata pak Abraham.


"Kalau begitu pagi sekalian jam delapan berangkat, soalnya aku masih ingin berkeliling melihat kanal dan museum," kata Bimo.


"Baik..tuan.."


Pak Abraham pun pamit meninggalkan bangunan kondominium tersebut.


Kini tinggal lah Bimo dan Meytta di di lobi, mereka menuju lift dan langsung ke kondominium mereka.


**

__ADS_1


Pagi hari sesudah sholat subuh Bimo dan Meytta masih bersantai sejenak.


"Mas.. Bimo mau enggak kalau aku buatkan mie instan kuah, aku tiba -tiba pingin makan yang seger seger," kata Meytta.


Bimo mengangguk.


"Mau mas Bimo bantu..?," tanya Bimo.


"Enggak usah..mas, aku saja yang membuatnya lagi kepingin masak kayak di rumah," kata Meytta sambil tersenyum.


"Minumnya apa mas..?."


"Jahe hangat aja sayang," kata Bimo sambil membuka pesan di email nya.


Bimo membaca pesan papanya rupanya sama dengan apa yang pak Abraham sampai kan semalam.


Tak berapa lama di meja makan sudah terhidang mie rebus kuah yang menggugah selera.


Dengan jahe hangat yang tampak nikmat.


"Mas mie nya sudah matang,'' kata Meytta sedikit berteriak kepada Bimo yang masih di ruang tengah.


''Iyaa..sayaang..," sahut Bimo, kemudian bergegas menuju meja makan yang berada dekat dengan dapur.


"Waaah..dingin dingin gini makan mie rebus memang enak," kata Bimo begitu melihat masakan istrinya.


"Makasih sayang...," kata Bimo sambil mencium pipi istrinya.


Mereka makan bersama sebelum bersiap menuju ke kantor perusahaan cabang dari GSB group yang ada di Amsterdam.


Tepat jam delapan Bimo dan Meytta sudah turun ke lobi gedung tersebut.


Sampai di sana pak Abraham rupanya sudah berada di lobi.


"memang orang luar itu sangat di siplin dan tepat waktu," gumam Bimo pelan.


Meytta tersenyum mendengar perkataan pelan suaminya.


"Selamat pagi tuan muda," sapa pak Abraham.


"Pagi pak Abraham." jawab Bimo.


Mobil meluncur ke kantor GSB group yang berada di Amsterdam.


Disana hanya memperkenalkan Bimo sebagai Owner saja, Bimo tidak melakukan apapun.


Para pekerja yang kebanyakan asli penduduk Indonesia dan hanya sebagian yang asli Amsterdam memyambut kedatangan Bimo dan Meytta.


Saat memasuki pintu depan kantor sudah ada tulisan "Welcome Mr Atmaja Junior & Wife".


Begitu memasuki ruangan kantor perusahaan cabang Bimo dan Meytta kaget, rupanya di sana sudah di siapkan semacam pesta kecil, dengan sedikit hiasan pernak pernik pesat.


Semua karyawan menyambut dengan antusias dan mengucapkan selamat atas pernikahan keduanya.

__ADS_1


Bimo yang tak menyangka akan mendapat sambutan seperti itu kaget dan hanya mengucapkan.


"Thank you..."


Sesaat bertegur sapa dengan para pegawai di sana dan memakan hidangan kue kue yang terhidang di sana.


Para pegawai juga merasa beruntung bertemu dengan CEO pusat perusahaan mereka.


Selesai berramah tamah Bimo pun berpamitan karena masih akan menikmati suasana kota dan wisata di Amsterdam.


Sesuai janji Bimo mengajak Meytta berwisata tur kanal atau di kenal dengan Keizersgracht.


Keizersgracht adalah salah satu kanal utama dari tiga kanal yang di bangun abad 17 pada zaman keemasan Belanda di sebut juga Kanal kaisar, berada di tengah tengah kota Amsterdam.


Sambil menyewa perahu yang khusus di gunakan untuk mereka berdua.


Sambil menikmati suasana kota Amsterdam dengan perahu lewat kanal Keizersgracht Meytta tak lupa mengambil gambar gambar dan mengupload nya di media sosial nya.


Honeymoon adalah judul yang di tuliskan di media sosial nya.


Dalam waktu sesaat saja sudah banyak yang komentar di media sosial nya.


Teman teman kuliah, para pegawai cafe D'JOSs dan juga rumah butik nya serta teman dan relasi yang lain.


Banyak yang komentar lucu lucu, dari yang kagum sampai yang minta oleh oleh, namun ada juga yang hanya komentar "Pameeer" namun cuma bercanda.. ujungnya minta oleh oleh juga.


Sambil menikmati suasana kanal dan sekitarnya Meytta membalas pesan pesan dan komentar para fans nya tersebut.


"Kenapa senyum senyum sih..," kata Bimo sambil medekap istrinya karena udara yang hanya 4 derajat Celcius.


"Ini mas..anak anak cafe D'JOSs minta oleh oleh," kata Meytta menunjuk pesan pesan dari pegawai nya tersebut.


Bimo tersenyum..dan mengangguk.


''Nanti kita akan membeli oleh oleh dan akan langsung kita kirim ke tanah air," kata Bimo.


"Iya...mas..??..asik..," kata Meytta senang karena bisa membeli oleh oleh dan bisa langsung di kirim.


"Kapan Mas..?," tanya Meytta


"Habis ini kita akan ke museum dulu sayang...terus nanti malamnya baru membeli oleh oleh nya," kata Bimo.


Meytta mengangguk kesenengan.


___________


**Selamat membaca jangan lupa tinggalkan jejaknya...


Baca juga karya lainku


*Sang Pengacau (silat)


*Aku Lebih Mencintaimu (roman**)

__ADS_1


__ADS_2