
Keduanya masih menikmati suasana makan malam yang romantis.
Selain menu yang menggugah selera, juga suasana yang mendukung dengan pemandangan yang tak biasa namun sangat enak di pandang membuat kedua nya nyaman berlama lama di sana.
"Mas..sudah mau setengah sembilan..nanti keburu malam..?," kata Meytta mengingatkan.
Bimo mengangguk mendengar istrinya berkata.
Kemudian Bimo melambaikan tangannya ke arah pramusaji yang ada di sana untuk meminta Bill tagihan meja nya serta meja Yosef.
Pramusaji itu mendekat sambil menyerahkan bill tagihan serta menawarkan mau memakai uang cash apa kartu debit.
"Pakai kartu debit saja ," kata Bimo ( menggunakan bahas Inggris)
Sesaat kemudian pramusaji tersebut mendekat dengan membawa mesin kartu debit dan Bimo menggesekkanya setelah menekan nomer PIN nya.
**
Ketiganya Sudah keluar dari Le Train Bleu restoran dan menuju ke mobilnya.
"Terima kasih tuan ..,seumur umur belum pernah saya makan di tempat tadi ," kata Yosef dengan sopan.
"Sama sama Yosef, saya juga berterima kasih karena sudah kamu antar kesana kemari," sahut Bimo sambil tersenyum kearah pemuda blasteran tersebut.
"Itu sudah tugas saya Tuan karena saya kan karyawan anda di GSB group yang ada di kota Paris ini," kata Yosef sopan.
Yosef kemudian berjalan duluan untuk membuka kan pintu mobil kepada kedua atasannya tersebut.
"Sekarang kami mau berbelanja di sini coba kamu katakan kemana saja kami bisa melakukan itu..?," kata Bimo meminta Yosef menyebutkan tempat tempat belanja.
"Ada banyak tempat belanja di kota Paris ini tuan tapi hanya lima yang akan saya rekomendasikan kepada tuan dan nyonya muda," kata Yosef sambil menyebutkan dan menerangkan supermarket apa saja itu.
"Pertama Le bon Marche, merupakan departemen store tertua di Paris yang sudah ada sejak tahun 1852."
"Di departemen ini kita bisa mendapatkan barang barang branded seperti sepatu, pakaian dan kosmetik."
"Di bangunan tersebut juga berdiri butik butik branded seperti Luis Vuitton, Chanel dan Dior."
"Kedua adalah Avenue Montaigne merupakan salah satu shopping street di Paris, di sepanjang jalan para pelancong bisa temukan berbagai toko brand ternama seperti Salvatore Ferragamo, Dior, Fendi, Bulgari dan lain lain."
__ADS_1
"Tempat ini juga berdekatan dengan Plaza Ahonee hotel yang merupakan salah satu hotel bintang lima di Paris."
"Ketiga La Velle village, tempat ini menjual barang branded namun dengan harga yang murah, bahkan potongan bisa sampai tujuh puluh persen."
"Semua barang asli bukan palsu namun merupakan sisa stok dari butik aslinya yang belum laku terjual, adapun brand yang bisa di temui antara lain Gucci, Burberry, Jimmy Choo dan lain lain".
"Keempat adalah Galeries Lafayette, tuan pasti tidak asing dengan tempat perbelanjaan yang satu ini.
"Karena di sini tempat belanja kalangan kelas atas dan elit."
"Banyak artis mancanegara yang berbelanja di sini."
"Bentuk bangunannya yang megah dan berkelas membuat mall ini memang di peruntukan buat kalangan kelas atas."
"Di dalam Mall tersebut terdapat berbagai butik branded yang di peruntukan bagi kelas atas seperti Channel, Louis Vuitton dan juga Hermes."
"Yang terakhir adalah Marques Avenue, tempat ini hampir mirip dengan La Velle village karena banyak barang branded yang di jual murah disini," kata Yosef berturut turut.
Bimo dan Meytta mendengarkan dengan seksama.
"Antarkan kami ke Galeries Lafayette, aku ingin istri ku berbelanja di sana," kata Bimo.
Mobil sudah sampai di tempat dimana gedung itu berada.
Setelah menemukan tempat parkir yang dirasa sesuai mereka keluar dan mulai berjalan menuju gedung tersebut.
Gedung dengan luas sekitar 70.000 meter persegi ternyata bukan hanya tempat belanja saja, tapi ada juga restoran, area bermain, gedung galeri seni dan lain lain.
Bahkan bila kita kebingungan kita bisa menyewa guide disana.
Tempat yang begitu luas dengan atap seperti kubah tembus pandang alias kaca tersebut memang sangat megah.
Berapa pesohor bisanya menaiki helikopter dan turun di helliped yang berada di gedung bagian atap.
Karena tempat nya yang luas dan membingungkan maka Bimo memutuskan menyewa seorang guide memandu mereka.
Meytta nampak senang sekali bahkan beberapa kali mengambil gambar dengan ponselnya.
Setelah menemukan seorang guide Bimo kemudian minta di antarkan di tempat penjualan sepatu terlebih dahulu.
__ADS_1
Sepatu branded yang mencapai harga ratusan juta itu nampak mewah dan berkelas.
Mereka membeli beberapa pasang sepatu untuk mereka berdua.
Kemudian ke butik pakaian membeli beberapa gaun untuk istrinya.
Dan terakhir ke tempat idola para wanita di bagian tas Hermes.
Meytta membeli satu tas jinjing lagi yang dengan model yang cantik dan warna berbeda dengan yang sudah di punyainya.
Hari sudah makin malam, semua belanjaan tersebut oleh pihak pengelola akan di antarkan menggunakan kurir khusus mereka dan di pastikan tiba di apartemen pagi hari.
Bimo dan Meytta pun menyetujuinya, karena pesawat penerbangan akan berangkat sore hari.
Setelah melakukan pembayaran dan juga biaya ongkos kirimnya mereka meninggalkan tempat belanja super megah tersebut.
"Makasih mas..," kata Meytta yang tak bisa menutupi kebahagiaannya sambil mendekap erat lengan kekar suaminya.
Bimo mengangguk sedikit tersenyum.
"Aku benar benar merasa menjadi seorang putri raja yang semua selalu di turuti," kata Meytta kembali.
Bimo yang gemas dengan istrinya yang meracau sendiri malah mencium dan memeluk istrinya.
"Tak apa sayang...karena ini kan honeymoon kita, mumpung kita ada di sini...kita manfaatkan berbelanja, belum tentu kan kita bisa kesini lagi..? sahut Bimo sambil tersenyum.
"Tahun tahun berikutnya kita manfaatkan ke tanah suci untuk beribadah," kata Bimo Kembali.
Meytta kini yang mengangguk gantian mendengar rencana suaminya yang akan mengajaknya ke tanah suci untuk beribadah.
Tanpa terasa mobil yang di kendarai Yosef sudah sampai di apartemen mewah mereka.
___________
**Selamat membaca jangan lupa tinggalkan jejaknya...
Baca juga karya lainku
* Sang Pengacau (silat)
__ADS_1
* Aku Lebih Mencintaimu (roman**)