Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
"34. Calon Asisten CEO


__ADS_3

Bimo hanya tersenyum menanggapi perkataan Bu Siti tentang "calon mantu" .


"Ya semoga aja jadi calon mantu ideal Bu," kata Bimo.


Mendengar kepulangan kedua orangtuanya yang masih lama Bimo pun memutuskan pamit kembali ke kosnya


"Kalau begitu saya pamit dulu Bu Siti, mau balik ke kos kosan," kata Bimo kembali berpamitan.


Setelah Bimo berpamitan dengan orang-orang yang ada di rumahnya, Bimo kembali berganti baju sebagaimana biasa dan mengambil motornya.


Sore itu Bimo berniat ke cafe lebih awal dia ingin mengetahui perkembangan tentang perusahaan ayah Meytta.


Namun sebelum meluncur ke cafe D'JOSs Bimo teringat pesan Om Satya untuk segera mencari asisten pribadi.


"Oh iya bukankah aku sudah ada calon itu," senyuman menghiasi wajah Bimo.


Seketika Bimo teringat Andre sahabat nya, dia merasa Andre sosok yang tepat karena pintar, cerdas dan pekerja keras.


Masalah kesetiaan dan kesetiakawanan tidak di ragukan lagi.


Bimo memutar motor nya ke arah rumah Andre dengan segera.


******


Di tempat lain di sebuah ruangan suatu perusahaan.


"Bagaimana dengan perkembangan perusahaan itu apakah sudah kau kacaukan?," Tanya seseorang kepada anak buahnya.

__ADS_1


"Semua rencana yang kita susun sudah berjalan lancar tuan.''


"Ha .. ha..bagus tidak sia sia aku membayarmu untuk mengerjakan tugas ini," tampak orang tersebut tertawa dengan senang.


Orang tersebut adalah tuan Hartono, dia merupakan kompetitor dari PT KSAJ yang di pimpin Adrian, Hartono yang seorang ambisius ingin menguasai semua usaha properti yang ada saat ini.


Dengan berbagai cara dia berusaha merebut dan menguasai perusahaan lain.


Sudah banyak perusahaan yang di incarnya untuk dikuasai, termasuk ingin menguasai perusahaan Adrian.


Hartono ingin menikahkan anaknya dengan anak Adrian supaya bisa menguasai perusahaannya, namun ajakkan itu di tolak Adrian dengan alasan anaknya belum siap menikah.


Mendengar penolakan itu Hartono menjadi tersinggung dan sangat marah sehingga dia semakin ingin menjatuhkan usaha Adrian.


Hartono memakai cara cara kotor untuk itu termasuk menyerang melalui hacker merusak data data, juga mengacaukan saham dari PT KSAJ.


Adrian yang mengetahui perusahaan mengalami gangguan sudah mencoba berbagai cara untuk mengatasinya ,namun serangan yang di sengaja itu sudah di atur dan disusun dengan baik, sehingga sangat kesulitan bagi Adrian untuk menyelamatkan perusahaannya.


"Maaf pak Adrian kita belum bisa lepas dari masa kritis ini, bahkan beberapa anak cabang kita sudah mulai di tutup atau di gabung untuk mengurangi pengeluaran," jawab pak Bandi.


Mendengar laporan dari salah satu kepercayaan nya itu membuat kepala Andrian semakin pusing.


"Kira kira apa yang membuat perusahaan ini bisa seperti ini pak ," kata Adrian seakan berbicara dengan dirinya sendiri.


"Saham hancur, semua tender yang kita ikuti selalu di kalahkan kompetitor, aku pusing memikirkan semua itu," kembali Andrian berkata pelan sambil duduk dengan malas di kursi nya.


Disaat mereka tengah membicarakan masalah yang dihadapi dengan berbagai kecemasan.

__ADS_1


Kriiing... kriiing....


Suara telepon kantor terdengar berdering.


******


Bimo mengendarai motor dengan santai menuju rumah Andre, melewati jalan perkotaan yang sore itu sedikit lengang.


Mungkin karena cuaca yang sedikit mendung membuat orang orang enggan keluar rumah, sehingga jalanan tidak terlalu ramai.


Hanya membutuhkan waktu tak kurang dari satu jam sudah sampai di depan rumah Andre.


"Assalamualaikum.."


"Waalaikumssalam..."


Seorang remaja putri keluar dari rumah sederhana itu, sesaat bingung melihat ada cowok tampan di depannya.


"Nyari siapa ya kak..?"


"Andrenya ada dik...?" tanya Bimo.


Sambil tersenyum remaja itu mempersilahkan tamunya masuk.


"Mari kak masuk dulu, bang Andre lagi mandi." kata gadis itu.


__________

__ADS_1


Selamat membaca jangan lupa like ,vote dan koment-nya....


Happy reading....


__ADS_2