
Bimo masih memacu motornya dengan kecepatan tinggi, membelah macetnya jalan raya sore itu.
Saat ini sudah lebih dari 24 jam semenjak penculikan Meytta, membuat hatinya benar benar menghawatirkan gadisnya tersebut.
"Siaal..!,kenapa macet begini sih..," umpatnya sambil memandang padatnya arus lalu lintas yang membuat motornya tersendat.
Bimo kembali mencoba menerobos kemacetan namun sia sia saja, saking padatnya kendaraan sehingga membuat Bimo tak bisa melewati tempat tersebut dengan lancar.
Diambilnya telpon genggam dari saku nya di pencetnya nomor Fachri, lalu dengan alat wireless bluetooth yang selipkan di telinga nya mereka berkomunikasi.
"Halo bang.., di mana posisi Abang..?," tanya Bimo.
"Ya.., ini sudah meluncur ke lokasi sebentar lagi sampai," kata Fachri menjawab pertanyaan Bimo.
Bimo sedikit lega mendengar teman temannya dari Dojo sudah bergerak meluncur ke arah lokasi penyekapan.
**
Fachri yang mendapat informasi dari Bimo tentang keberadaan kekasihnya segera menghubungi teman teman yang lainnya.
"Halo..posisi dimana kamu Ton..?," tanya Fachri kepada Anton.
"Ini baru nganter anak istri ke rumah mertua, ada apaan sih..?," tanya Anton dari lain tempat.
"Lokasi pacar Bimo sudah terlacak, ni teman teman mau meluncur ke sana," kata Fachri kepada Anton.
"Ok share lokasi aja, nanti habis dari rumah mertua aku meluncur kesana," balas Anton sebelum menutup telponnya.
Setelah menelpon Anton, Fachri berniat menghubungi Asep dan Maman.
"Halo, dimana ..lu Sep..?," tanya Fachri kepada Asep.
"Biasa bang lagi mangkal di pasar, ada apa bang..? tanya Asep.
Asep adalah mantan preman pasar yang sudah insyaf dan sekarang menjadi kuli panggul di pasar tersebut.
"Lokasi kekasih bos Bimo sudah ketemu, anak anak mau meluncur ke sana," kata Fachri kepada Asep.
"Ok bang siap meluncur," kata Asep kepada Fachri sambil meminta alamat lokasi tujuan.
"Oh ya..kau beritahu si Maman mungkin lagi ngamen di sekitar situ, biar cepat mengawasi lokasinya ," perintah Fachri kepada Asep.
"Siap bang nanti biar Maman aku kontak," jawab Asep dan menutup telponnya.
Maman yang kebetulan ngamen di sekitar lokasi rumah keluarga Hartono langsung meluncur ke arah rumah mewah tersebut.
Sehabis menghubungi beberapa teman lainnya Fachri dan beberapa orang yang sedang ada di markas Dojo segera bergerak menuju alamat yang tadi sudah di beritahukan oleh Bimo.
**
__ADS_1
Di rumah mewah Hartono, nampak sang kepala keluarga itu marah marah kepada kelakuan anaknya.
"Kamu itu bodoh apa memang tolol sih..? sudah tahu kan perbuatanmu ini melanggar hukum..?"
"Kenapa malah kamu bawa sandera ke rumah ini, mau membuat seluruh keluarga ini di tangkap polisi ya..!," bentak Hartono kepada Johan anaknya.
Johan hanya gelagapan menjawab pertanyaan dari papa nya tersebut.
"Aku ingin agar Meytta aman dan nyaman di sini pah, siapa tahu kalau merasa nyaman Meytta mau menjadi istriku dengan suka rela tanpa paksaan," kata Johan yang memang tergila gila sama Meytta berkilah.
"Bukankah bisa kau sembunyikan di Mension keluarga kita, disana lebih aman dan berada di pinggiran," bentak Hartono lagi kepada Johan anakanya mendengar alasan yang tak masuk akal tersebut.
Hartono benar benar marah kali ini, dan tak bisa menyembunyikan kemarahannya.
Bahkan saking marahnya Johan sempat di tamparannya tadi.
Seumur umur belum pernah Hartono mengasari anak lelakinya tersebut, namun kali ini dirinya benar benar sangat marah dan kehilangan kontrol.
Johan yang merasa bersalah dengan keputusan menyekap Meytta di rumah utama berniat memindahkan Meytta ke Mension keluarga yang ada di pinggiran.
Dengan masih kesal Johan memerintahkan anak buahnya untuk menyiapkan pemindahan Meytta dari rumah utama tersebut.
Dalam sekejap saja nampak kesibukan dan kehebohan di sana, anak buah Johan nampak sibuk menyiapkan mobil untuk memindahkan Meytta.
**
Rombongan dari kepolisian yang sudah mendapatkan surat ijin dari pimpinan kepolisian untuk penggeledahan rumah dari tuan Hartono segera menyiapkan beberapa anggotanya untuk ikut dalam penggerebekan itu.
Dengan di pimpin oleh kepala regu tim penangkapan yang di tunjuk, para anggota kepolisian itu berangkat menuju lokasi yang sudah di ketahui.
Meskipun bergerak cepat para anggota kepolisian tersebut tetap terjebak kemacetan.
Sirine sudah di hidupkan namun tetap tak kuasa menyibak banyaknya kendaraan yang menghalangi laju kendaraan para anggota kepolisian itu.
**
Maman yang saat itu mengamen di sekitar wilayah itu hanya membutuhkan beberapa menit saja untuk sampai di lokasi yang di maksud.
Bersama empat orang lainnya kelompok pengamen jalanan itu mengawasi aktivitas di rumah mewah itu.
"Kita cukup mengawasi dari seberang sini saja, sambil menunggu instruksi berikut nya," kata Maman kepada teman temannya.
Mereka pura pura mengamen di sekitar rumah Hartono dan mangkal di sana sambil pandangan selalu mengawasi gerbang rumah mewah itu.
Maman juga sudah di beri gambar foto Meytta dari Fachri pada saat Bimo datang kemaren ke Dojo
Sebenarnya berita penculikan inipun sudah di siarkan di televisi swasta di negeri ini.
Dan berita penculikan ini menjadi trending topik di berbagai media sosial.
__ADS_1
Seorang anak pengusaha yang juga enterpreneur muda hilang di sinyalir di culik saat berada di kampus nya.
Berita tersebut menggegerkan tanah air.
Maman yang asyik bermain gitar dikagetkan dengan keluarnya dua mobil dari rumah mewah itu.
Salah satu teman Maman yang di tugaskan berdiri dekat gerbang utama mengawasi setiap isi mobil memberikan kode bahwa Meytta ada di dalam mobil tersebut.
Melihat kode dari temannya tersebut Maman dan teman temannya lainnya bersiap bergerak membuntuti mobil tersebut.
Ada yang menghubungi Fachri dan ada pula yang menghubungi Bimo.
"Ya halo,"sapa Bimo dari tempat lain karena belum sampai di tempat itu.
"Bos..kayaknya pacar bos mau di pindahkan dari lokasi awal," kata Maman kepada Bimo.
"Ke arah mana..?," balas Bimo.
"Ini menuju ke arah timur bos menuju jalan xx ," kata Maman lagi.
"Ok.. kebetulan aku sedang di jalanan xx mau menuju kesana," kata Bimo.
"Aku di persimpangan seruni," kata Bimo lagi.
"Baik ..bos menunggu di sana saja, ni rombongan sudah mendekati persimpangan seruni," kata Maman lagi.
Fachri dan teman teman lainpun sudah di beritahukan arah dari rombongan penculik Meytta, Anton yang sempat salah mengambil arah sudah memutar motor sportnya.
Bimo yang berhenti sejenak di persimpangan seruni sudah memberikan petunjuk kepada kepolisian dan rombongan dari kepolisian tersebut sudah mengarah ke arah yang di maksud.
**
Meytta yang masih berada di dalam ruang penyekapannya kaget, tiba tiba masuk Johan dan beberapa penculiknya.
Mereka memaksa mengikat Meytta dan membungkam mulutnya dengan lakban.
Semula Meytta berontak namun karena ancaman salah satu anak buah Johan akhirnya Meytta hanya diam saja saat kedua tangan nya diikat dan mulutnya di lakban
"Nona jangan mempersulit kami, kalau nona tidak menurut jangan salahkan kami bertindak kasar," kata orang yang di perintahkan mengikatnya.
Setelah mengikat dan membungkam mulut Meytta mereka membawa nya ke sebuah mobil untuk di pindahkan sesuai perintah Johan.
__________
**Selamat membaca jangan lupa like, vote dan hadiah-nya..
Juga rate bintang lima dan koment-nya...
Jadikan cerita ini favorit ya..
__ADS_1
Baca juga karya lainku bergenre silat Nusantara yang berjudul "SANG PENGACAU**"