Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
43. Perkelahian di Jalanan


__ADS_3

Malam itu menjadi malam yang sangat menyengkan bagi meytta secara pribadi maupun perkembangan bisnisnya.


Semua acara lancar terlaksana, omset penjualan juga meningkat hampir lima ratus persen, membuat Meytta terlihat bahagia.


"Tos dulu teman teman kata Meytta setelah acara selesai dan akan menutup cafe,"


Mereka saling "TOS" merayakan keberhasilan acara trobosan marketing yang mereka gagas.


Hari itu merupakan hari tersukses dalam omset penjualan di cafe D'JOSs tersebut, dan bila ini bisa bertahan lama dan stabil maka Meytta menjanjikan kenaikan gaji untuk para karyawannya.


Mendengar janji Meytta membuat teman-teman nya bersorak kegirangan.


''Horeee..., semoga kesampaian kita naik gaji," kata Iwan dengan gembira.


"Aamiin..!," balas teman temannya


*****


Minggu pagi Bimo telah mandi, sehabis sholat subuh dia sudah bersiap siap berangkat ke Dojo pagi itu, sambil menunggu waktu Bimo menelpon Andre.


"Assalamualaikum ndre..,"


"Waalaikumssalam ada apa bos?," kata Andre di seberang sana.

__ADS_1


"Gimana perkembangan pekerjaan mu?,"


Andre menceritakan beberapa tugas yang di berikan, dan beberapa hal yang diajarkan oleh Om Satya.


"Alhamdulillah pak Satya mengajariku dengan sabar, sehingga aku mulai bisa mengerjakan pekerjaan yang di berikan. Dan juga dengan bantuan mbak Diah membuat pekerjaan makin lancar dan mudah."


"Syukurlah kalau begitu semoga kamu bisa menyesuaikan diri dan bisa bekerja sama dengan tim yang sudah ada," kata Bimo lagi.


"Oh ya ..gimana dengan kursus setir mobilnya?," tanya Bimo kembali.


"Lancar sih ..cuma ya masih takut aja pegang setir sendiri, rasanya hati ini belum mantap," kata Andre menanggapi pertanyaan Bimo.


"Ya gak usah buru-buru nanti malah bahaya, biarkan mengalir pelan asal sampai di tujuan."


"Ok ,bos," jawab Andre dari seberang.


Karena waktu sudah menunjukkan pukul 6 pagi Bimo mulai menyiapkan peralatan nya untuk ke Dojo.


Dengan mengendarai motornya Bimo berangkat ke Dojo, jalanan tampak masih lengang karena itu hari minggu, tidak seperti hari kerja banyak orang lalu lalang, yang ada hanya orang orang yang sedang berolahraga baik sepeda maupun joging.


Memasuki jalanan yang agak sepi motor Bimo di Pepet sebuah mobil, hampir saja Bimo terjatuh bila tidak segera menghentikan motornya.


"Sempruul..!!.hati hati bawa mobilnya !," teriak Bimo sedikit emosi.

__ADS_1


Mobil berhenti di depan motor Bimo, beberapa laki laki tegap keluar dari mobil itu, hanya tersisa seseorang yang ada di dalam mobil namun tidak nampak jelas siapa yang ada di dalamnya karena kaca mobil yang gelap.


Mereka menghampiri Bimo yang juga sudah turun dari motornya, melihat tampang tampang tidak bersahabat itu Bimo mulai pasang kuda kuda.


"Memangnya kamu mau apa kalau kami menyetir seenaknya," kata salah satu dari mereka.


Melihat kesombongan orang tersebut dengan cepat kaki Bimo menghajar dengan tendangan.


Proooottt..!!


orang yang tak menyangka dapat serangan itu langsung tumbang mukanya di hajar tendangan Bimo.


Teman-temannya mulai mengelilingi Bimo berniat mengeroyok, satu pukulan dari musuh yang ada di kanan Bimo di hindari, sambil menghindar siku Bimo bergerak menyikut muka orang tersebut dan tepat mengenai dagunya dan ambruk KO seketika.


Tinggal dua orang yang ada di depan dan kiri Bimo, musuh yang ada di depan melepaskan tendangan ke arah perut, dengan tangan kiri tendangan itu di tangkis Bimo di susul dengan tendangan balasan yang tepat mengenai ulu hati orang tersebut dan terjengkang ke belakang.


Melihat ketiga temannya roboh dalam beberapa pukulan, membuat sisa musuh Bimo yang tinggal seorang diri ketakutan.


Saat Bimo mau menghajarnya, dari arah belakang terdengar beberapa orang bermotor mendekat.


Suara deru motor yang memekakkan telinga berdatangan, membuat perhatian semua orang yang ada disana teralihkan dan melihat ke arah orang orang itu.


_____________

__ADS_1


Selamat membaca jangan lupa like vote dan koment-nya....


Happy reading...


__ADS_2