Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
41. Sahabat Sahabat Bimo


__ADS_3

Pagi hari Bimo menjemput Andre lagi untuk ke kantor, semakin cepat dia belajar semakin baik, karena tidak ada suatu hal yang bisa langsung di kuasai oleh seseorang namun harus bertahap sedikit demi sedikit baru semua bisa di pahami dan di kuasai.


Sebelum menuju kantor Bimo singgah di sebuah apartemen mewah yang tidak terlalu jauh dari perusahaannya.


Mobil mendekati rumah susun mewah tersebut, setelah memasuki parkir di basemen Bimo mengajak Andre turun.


"Kita turun dulu, bawa semua barangmu," perintah Bimo.


"Memangnya mau apa ke tempat ini, kok barangku di suruh bawa sekalian,emang aku mau tinggal di sini?, bukankah ini berlebihan?, terlalu mewah."


" Memangnya aku akan tinggal disini?," tanya Andre yang penasaran.


Bimo hanya mengangguk sambil membuka apartemen mewah itu.


"Kamu akan tinggal di sini, berhubung kamu belum bisa menyetir mobil maka kamu pake motor dulu, kuncinya ada di meja makan ," kata Bimo.


"Motornya jenis X ada di basemen B1 warna hitam dengan nomor XX 2341 XX," kata Bimo lagi.


Andre hanya manggut-manggut mendengar semua perkataan dan arahan Bimo.


"Ok bro .., ini kunci apartemennya, trus kunci motor di meja makan. nanti akan ada transfer sejumlah uang di rekeningmu yang biasanya itu, untuk semua kebutuhan mu."


"Siap bos," dengan sedikit bercanda Andre menjawabnya.


Berhubung hari masih pagi dan hari itu Bimo tidak ada agenda ke perusahaan maka Bimo berencana ke kampus, menyelesaikan beberapa hal yang sempat tertunda.


Dan membiarkan Andre ke perusahaan sendirian untuk bekerja dan mempelajari semua hal tentang masalah perusahaan.

__ADS_1


Tidak lupa sebelum ke kampus Bimo ke rumah orangtuanya untuk mengganti mobil mewahnya dengan motornya.


"Assalamualaikum selamat pagi Bu Siti ,"


"Waalaikumssalam, pagi mas Bimo," kata Bu Siti.


"Mas Bimo mau makan dulu apa langsung pergi lagi?," kata Bu Siti kembali.


"Bolehlah makan dulu, sudah lama tidak merasakan masakan Bu Siti."


Kemudian Bu siti menyiapkan semua makanan di meja makan, dan mempersilahkan Bimo untuk makan.


*****


Dikampus Bimo berpapasan dengan Arlita yang sedang bergandengan tangan dengan pacarnya, Joni Arman yang melihat Bimo melintas berkata menyindir.


Bimo berhenti sejenak, menoleh ke arah Joni dan menunjukkan tinju nya


"Mau...ini..?,"


Melihat Bimo menunjukan bogemnya, Joni Arman hanya ngeloyor pergi tanpa berkata lagi.


Arlita hanya memandang Bimo dan mengangguk kecil, namun di acuhkan Bimo.


Bimo berlalu terus berjalan ke ruang kelasnya sampai di persimpangan bertemu rombongan teman temannya.


"Hai Bimo..!," panggil Muklis yang juga teman satu kosnya.

__ADS_1


"Pada ngapain sih..?," tanya Bimo yang melihat teman teman satu kampus juga satu kosnya itu pada berjalan beriringan.


"Lagi mau ke kantin nih, kebetulan ketemu kamu disini mau bareng sekalian gak," tanya Budi.


"Bolehlah..tapi aku mau ngumpulin tugas dulu, apa kalian ke sana dulu nanti aku menyusul."


"Kita nunggu di sini aja, lagian kita juga gak terburu buru kok," sahut Agung.


"Oke lah, tunggu ya.." balas Bimo selanjutnya.


Mereka berpisah Bimo menuju ruang kelasnya dan ketiga temannya menunggu di taman itu.


Ketiga teman kosnya itu memang termasuk sahabat sahabat Bimo yang baik, mereka sudah berteman sejak pertama kuliah dan sama sama mencari tempat kos.


Setelah beberapa saat lamanya akhirnya Bimo muncul juga dan langsung menghampiri mereka bertiga.


"Ayo ke kantin ," kata Bimo kepada ketiganya.


Keempat orang itu berjalan menuju kantin yang ada di kampus itu.


kantin yang asri dengan pemandangan yang indah itu merupakan favorit bagi para mahasiswa.


Apalagi harga makanannya juga sangat bersahabat bagi kantung mahasiswa mahasiswa disana.


____________


Selamat membaca jangan lupa like ,vote dan koment-nya....

__ADS_1


Happy reading......


__ADS_2