
"Assalamualaikum..," sapa Bimo sambil memasuki rumah mertuanya.
"Lho..kok sudah pulang mas Bimo..? belum juga jam dua belas..?," tanya mama Qonita yang keheranan.
"Mas Bimo enggak enak badan..?," tanya mama Qonita dengan cemas.
"Enggak kok mah..tadi Meytta telpon katanya sepi minta di temani.," sahut Bimo.
"Haah..?!?! Beneran mas..??," tanya mama Qonita dengan kaget.
"Kok mama malah kaget gitu..?."
Mama qonita tersenyum menyadari reaksi nya.
"Kayak mama dulu pas ngidam..," kata mama Qonita sambil tersenyum.
"Ooh..," Bimo ikut tersenyum mendengar pengakuan mama mertuanya.
"Ya..udah..Bimo ke atas dulu mah..mau ganti baju.."
"Iya..sana nanti habis itu kita makan bersama.." kata mama Qonita
Bimo berjalan ke lantai dua dimana kamar mereka berada.
Pelan di bukanya kamarnya.
Di lihatnya Meytta masih tiduran membelakangi arah pintu sambil memeluk guling nampak malas malasan.
Kakinya di gerak gerakkan seenaknya sambil mendengarkan musik dari ponsel yang di stel sedikit keras.
Bimo hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala melihat kelakuan istrinya yang lagi hamil muda itu.
Bruukk..!!
Tiba -tiba Bimo menjatuhkan diri, di kasur di sebelah istrinya tiduran.
"Aaauu..!."
Teriak Meytta yang kaget tiba-tiba ada yang tidur di sebelahnya.
__ADS_1
"Dady datang sayang...," kata Bimo sambil memeluk istrinya.
"Aaa...mas Bimo..," teriak Meytta langsung memeluk suaminya dengan gembira seperti sudah lama berpisah.
Bimo membalas pelukan istrinya kemudian mengecup lembut bibirnya.
"Aku seneng banget mas Bimo pulang," kata Meytta.
"Udah..ya..mas Bimo ganti baju dulu," sahut Bimo sambil tersenyum melepaskan pelukannya.
Meytta seketika langsung bangun dan nampak bersemangat Kembali.
Merapikan rambutnya sesaat di cermin sambil menanti suaminya berganti pakaian.
"Mas Bimo mau buat minuman apa..?," tanya Meytta kepada suaminya setelah Bimo selesai berganti baju.
"Kopi item sama krimer sedikit aja," kata Bimo sambil menggandeng tangan istrinya keluar dari kamarnya.
**
Di dapur mama Qonita ikut membantu bi ijah dan satu pembantu lainnya menyelesaikan masakannya.
"Enggak apa apa bik..soalnya mas Bimo sudah pulang..biar enggak kelamaan masaknya..," sahut mama Qonita.
"Lho..tuan muda sudah pulang..? tumben ngantor jam segini sudah pulang Nyah..."
"Iyaa..di minta pulang sama Meytta ..kayaknya ngidam nya gitu deh..," kata mama Qonita.
"He.he..he.. iya juga ya Nyah.."
Meytta menghampiri semua yang ada di dapur.
"Non mau ngapain kemari..?."
"Mau buat minuman buat mas Bimo.."
"mau buat minuman apa biar bibi buatkan," kata bi Ijah.
"Nggak pa pa kok bik...biar Meytta aja yang buat, bibik teruskan aja masaknya," kata Meytta sambil tersenyum dan mulai menyeduh minuman untuk suaminya.
__ADS_1
**
Bimo sudah duduk di beranda depan sambil memandangi burung burung yang nampak riang berkicau.
"Minumannya..mas.."
"Makasih sayang..," sahut Bimo.
Meytta kemudian duduk di sebelah suaminya.
"Rencana wisuda mu kapan sih..sayang..?," tanya Bimo sambil meminum kopi nya.
"Bulan depan mas.."
"Loh..kok masih lama.., tempat mas Bimo aja..lima hari lagi..."
"Kok mas Bimo enggak..ngasih tau Meytta kalau lima hari lagi mas Bimo wisuda..kan aku belum pesen baju untuk dampingi mas nanti..," kata Meytta bersungut-sungut.
"Mas Bimo aja baru nyadar tadi di ingatkan si Andre," sahut Bimo.
"Yaa..udah...entar sore kita ke butik ya..mas, siapa tahu ada yang cocok.. sekalian mau lihat pembukuan butik," kata Meytta.
"Memangnya di butik mu ada baju yang bagus..?," goda Bimo.
"Ish..mas.. Bimo ngremehin butik ku ya..," sungut Meytta.
"Enggak gitu sayang... maksud mas Bimo apa kita nyari di tempat lain aja," kata Bimo sambil mengelus rambut Istrinya.
"Enggak pa pa mas..seandainya di butik enggak ada ya pakai baju yang lama," kata Meytta sambil tersenyum.
Mereka masih bercakap cakap ketika bi Ijah datang memberitahu makan siang sudah siap di meja.
"Non Meytta makanan sudah siap di meja..."
"Iya..makasih bik...sebentar lagi kami kesana.
_____________
**Maaf.. chapter nya pendek....
__ADS_1
Selamat membaca**...