
Mobil yang mereka kendarai melaju menuju ke arah rumah utama.
Tak sampai satu jam mobil sudah sampai di gerbang depan rumah, setelah tadi melewati gapura jalan pribadi rumah utama itu.
Meskipun sudah malam namun keramaian kota seakan tak pernah berkurang, tetap aja macet meski tak separah siang hari.
"Besok kita ke rumahku jam berapa mas..?,"tanya Meytta kepada Bimo suaminya.
"Jam jam sepuluhan kali ya..," sahut Bimo sambil menyetir mobil menuju garasi setelah seorang petugas membukakan gerbang rumah mewah tersebut.
Setelah sampai di garasi keduanya langsung masuk ke rumah utama dan langsung menuju ke kamarnya.
Bimo langsung menuju ke kamar mandi dan mengganti bajunya dengan baju tidur yang tersedia di lemari yang ada di walk in closed.
Meyttapun demikian, ke kamar mandi, menggosok gigi lalu berganti pakaian dengan baju tidurnya yang sudah tersedia.
"Mas Bimo sudah mengantuk..?," tanya Meytta begitu keluar dari kamarnya dan mendapati suami nya sudah baring di kasur.
"Belum sih.. cuma pengen rebahan aja..," sahut Bimo sambil tangannya menggapai lengan istrinya agar ikut tiduran di sampingnya.
"Sebentar mas...aku belum makai cream malam..," kata Meytta sedikit merengek karena tangannya di tarik oleh suaminya.
"Makanya besok kita periksa..biar tahu, kamu sudah mengandung apa enggak..soalnya denger denger saat hamil di larang pakai bedak bedakan..," sahut Bimo kepada istrinya.
"Ish.. mas Bimo sok tahu..," sungut Meytta.
"Beneran sayaang..coba deh kamu browsing..biar sedikit tahu..," kata Bimo kembali.
Mendengar itu Meytta mengurungkan niatnya memakai cream malam nya.
Dia lalu merebahkan diri di samping suaminya yang langsung menerkam nya dan menarik nya ke dalam pelukannya.
"Ummm...sebentar mass...issh..," kata Meytta yang langsung diserang dengan ciuman di lehernya dan tangan suaminya yang sudah kemana mana.
"Katanya di suruh Browsing ini aku mau browsing dulu..," sahut Meytta sambil kegelian karena serangan beruntun sang suami.
Mendengar istrinya yang akan browsing Bimo menghentikan kenakalannya, kemudian cuma mendekap istrinya sambil membiarkan sang istri memainkan ponselnya.
Dengan pelan Meytta membaca sebuah artikel yang mengulas bahan apa saja yang di larang untuk ibu hamil.
"Meskipun hamil, mother boleh tetap tampil cantik, namun harus ekstra hati-hati dalam menggunakan produk kecantikan, karena tidak semua aman bagi ibu hamil seperti bahan bahan yang ada di produk kecantikan ini."
"Pertama, Merkuri merupakan kandungan yang berbahaya dan tidak boleh ada di dalam produk kecantikan, bahkan saat tidak hamil pun penggunaan produk yang mengandung bahan ini tetep dilarang, karena merkuri dapat berdampak pada kerusakan syaraf selain gangguan perkembangan pada janin."
__ADS_1
"Kedua, Salicyl Acid(BHA) biasanya ada pada produk penghilang jerawat dan dapat berbentuk sabun maupun krim. Untuk pemakaian dengan konsentrasi dua persen masih di kategorikan aman, namun ibu hamil lebih baik menghindari penggunaan produk yang mengandung salicyl acid."
"Ketiga, Retinoid merupakan turunan dari vitamin A yang berfungsi mempercepat regenerasi kulit. Penggunaan Retinoid dapat menyebabkan janin mengalami kecacatan fisik dan mental."
"Keempat, Benzoil Peroxide...zat ini dapat di serap sebanyak lima persen saat di oleskan meskipun belum banyak penelitian mengenai bahan ini pada manusia, namun lebih baik ibu hamil menghindari bahan ini."
"Kelima, Hidroquinone biasanya zat ini ada pada produk pemutih kulit yang sebaiknya di hindari oleh ibu hamil. Bisa menyebabkan kerusakan pada janin sehingga akan lebih baik ibu hamil tidak menggunakan produk kecantikan pemutih kulit lebih dahulu."
"Keenam Soy atau kedelai merupakan fitoestrogen yang dapat mempercepat bercak hitam pada ibu hamil."
"Ketujuh PABA, atau Para Amino Benzoid Acid biasanya terdapat pada produk tabir Surya, produk yang memiliki kandungan PABA ini dapat menyebabkan keseimbangan hormon terganggu dan menjadi kan kulit gelap."
"Ke delapan Benzophenone -3 (Oxybenzone) juga terdapat dalam beberapa produk tabir Surya dan memiliki peran seperti yang di lakukan hormon estrogen sehingga menyebabkan ketidakseimbangan hormon."
"Ke sembilan Rhodamin, biasanya terdapat pada make up dengan warna mencolok, zat pewarna ini di larang untuk bahan kosmetik karena sebenarnya merupakan pewarna untuk tekstil sehingga sangat berbahaya bagi manusia bisa menyebabkan kanker kulit."
"Issh...serem serem banget ya mas..," kata Meytta setelah menyelesaikan bacaannya.
"He'em..," ucap Bimo yang langsung melakukan serangannya kembali hingga Meytta kewalahan.
"Auww..mass.. pelan pelan dong mas..," kata Meytta yang merasakan suaminya sangat agresif tersebut.
"Habisnya..kamu dari tadi malah ngoceh terus...mas kan sudah tak sabar...," kata Bimo sambil merangkak naik.
Tanpa menjawab Bimo meraba remote control lampu yang ada di bawah bantalnya.
Klik
Lampu mati dan Kemabli mereka melanjutkan kegiatan suami istri tersebut.
**
Pagi hari di meja makan, mama Halimah dan papa Haryo sudah bersiap untuk makan hanya tinggal menunggu anak dan menantu nya yang masih di lantai atas.
"Bu Siti...pangilin Bimo gih.. sarapannya sudah siap ..sekarang," kata mama Halimah.
"Baik nyonya..," sahut Bu Siti yang berniat beranjak dari sana.
Namun belum sampai Bu Siti sampai di tangga Bimo sudah nampak turun dengan menggandeng tangan Meytta.
"Maaf mah, pah..agak lama..soalnya menyiapkan baju untuk nanti nginap di rumah papa Adrian," kata Bimo.
Papa Haryo dan mama Halimah hanya tersenyum dan mengangguk.
__ADS_1
"Memang mau kesana jam berapa..?," tanya papa Haryo.
"Jam sepuluhan Pah..," sahut Bimo.
"Mumpung lagi cuti.."
"Iya..nanti hati hati..," kata papa Haryo.
Keduanya mengangguk.
"Udah papa pimpin doa," kata mama Halimah setelah mama mengambilkan makanan untuk papa dan Meytta pun sudah mengambilkan makanan untuk Bimo dan dirinya.
Papa Haryo kemudian memimpin dia sebelum makan.
"Aamiin." sahut semua nya di akhir doa papa Haryo.
"Lho.. mama enggak sarapan.... nasi..?," tanya papa Haryo yang melihat mama Halimah hanya mengambil sepotong roti dan selai.
"Mama lagi diit pah..," kata mama Halimah sambil tersenyum.
"Tapi jangan sampai lemah badannya lho Ma...," kata papa Haryo lagi.
Mereka masih meneruskan makan sambil berbincang kecil.
"Jadi periksa ke dokter sayang..?." tanya mama Halimah kepada Meytta.
"Sebenarnya mau nunggu dulu Ma, tapi semalam mau pake bedak jadi ragu.. mungkin nanti sore... ke dokter yang dekat rumah sana aja Ma..," jawab Meytta sambil mengunyah makanannya.
"Iya. Ma..soalnya makin cepat tahu kehamilan Meytta kan kita bisa mempersiapkan semua mulai sekarang," kata Bimo menimpali.
"Ya.. sudah..yang penting segera periksa memastikan semuanya, dan bila memang positif kan mama bisa beliin susu untuk ibu hamil kalau mama pas ke mall," kata mama Halimah yang sangat antusias tersebut.
"Iya..Ma..bener itu..," kata Papa Haryo sambil menyuapkan makanan di sendok terakhir nya.
Acara makan pagi itupun selesai dan semua kembali melakukan aktivitas yang hari itu akan di lakukannya.
___________
**Selamat membaca jangan lupa tinggalkan jejaknya..
Baca juga karya lainku
* Sang Pengacau
__ADS_1
* Aku Lebih Mencintaimu**