Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
94. Makan Malam bersama keluarga Bimo


__ADS_3

Meytta yang sangat cemas di peluk oleh mama Halimah.


Merasa tangan Meytta sangat dingin mama Halimah menjadi khawatir.


"Bimo kalau nyalain AC mobil jangan kenceng kenceng dong, ni lihat tangannya sampai dingin banget kayak gini..!!," teriak mama Halimah kepada anak nya.


"Enggak kok Tante, Bimo enggak salah kok ..," kata Meytta yang makin salah tingkah.


"Ayo duduk dulu..sayang..," ajak mama Halimah sambil menggandeng tangan Meytta.


Setelah duduk sesaat Meytta kemudian memperkenalkan diri.


"perkenalkan Tante saya Meytta..," kata Meytta dengan sopan.


"Iya..saya Halimah mamanya Bimo, jangan panggil Tante sayang..panggil sama mama seperti Bimo memanggil ya..," kata mama Halimah.


Kemudian mereka berbincang bincang di ruang tamu itu.


Bu Siti yang mendengar suara Bimo segera menyambut keluar sambil membawakan makanan kecil dan minuman.


Bimo juga mengenalkan Bu Siti kepada meytta, saat menghidang kan makanan dan minuman.


"Mah...papa mana nih..? kok sepi..?," tanya Bimo memecah kekakuan Meytta


"Papa baru ada urusan, sudah dari siang tadi paling paling sebentar lagi juga pulang, kan mau ketemu calon menantu," kata mama Halimah menggoda Meytta yang masih nampak sedikit tegang.


Mama Halimah memang langsung cocok dengan Meytta, bahkan sebelum bertemu pun mama Halimah sudah setuju Bimo menjalin hubungan dengannya, karena menurut cerita Bimo hanya gadis itulah yang tak mempermasalahkan keadaan Bimo yang miskin dan yatim piatu saat itu.


Mendengar godaan mama Halimah, langsung saja pipi Meytta bersemu kemerahan dan hatinya berbunga bunga, mendapatkan orang tua kekasihnya nampak menyetujui hubungan mereka.

__ADS_1


Mama Halimah yang melihat ketegangan sudah mulai menghilang mengajak Meytta masuk kedalam rumah utama.


"Ayok kita ke dalam aja, kalau di sini kayak tamu,'' kata mama Halimah.


Meytta mengikut saja, rasa kagum terhadap kemewahan rumah tersebut masih belum bisa di hilangkan.


Bimo pamit ke kamarnya, ingin berganti baju dulu soalnya tadi dari kantor langsung jemput Meytta.


"Mau ikut nggak sayang..?"


"Ke mana..?"


"Ke kamar aku... mandi.." goda Bimo.


Bluuuss..langsung saja wajah Meytta blussing.


"Hush...! belum boleh..!!," kata mama Halimah.


Bimo ngakak mendengar kepanikan mamanya.


"Bercanda..mama...," kata Bimo masih dengan terbahak.


"Awas kamu kalau macam macam sama anak gadis orang," ancam mama.


Bimo tergelak sambil berlalu menuju ke kamarnya.


Hanya sesaat saja Bimo mandi dan berganti pakaian yang lebih santai namun masih tetap keren.


Berbarengan dengan itu terdengar suara mobil memasuki garasi rumah tersebut.

__ADS_1


Papa Haryo yang baru datang bersama pak Joko langsung menuju ruang keluarga.


"Ehh..ada tamu to..," kata papa Haryo pura pura terkejut.


Padahal kan sudah di beritahukan oleh mama Halimah, kalau Bimo mau mengajak teman wanitanya.


Meytta berdiri dari duduknya dan menyambut tangan papa Haryo sambil mengenalkan diri.


"Saya Meytta ..om." kata Meytta sambil mencium tangan papa Haryo.


Papa tersenyum ,"ya ..duduk dulu sama mamanya Bimo, om akan bersih bersih dulu."


Selesai papa Haryo mandi, keluarga itu kembali berkumpul di ruang keluarga, bercanda sedikit sebelum acara makan malam di mulai.


Bu Siti yang menyiapkan meja makan sudah memberitahukan bahwa makanan sudah siap di meja makan.


"Ayuk..kita makan dulu," ajak mama Halimah sambil menggandeng tangan calon menantu nya tersebut.


Meytta sangat senang hatinya, kegundahan selama dua hari ini ternyata tak terbukti.


Kedua orang tua dari kekasihnya itu, memperlakukannya dengan sangat sangat baik.


Menu makan malam yang mewah itu membuat makan malam layaknya jamuan makan malam di istana istana.


Meytta sangat berkesan hingga akhirnya pamit undur diri karena hari sudah malam.


___________


**Happy reading..

__ADS_1


Selamat membaca jangan lupa like vote dan hadiahnya juga rate bintang lima dan koment nya**..


__ADS_2