Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
38. Calon asisten CEO II


__ADS_3

Andre merasa terkejut dan terharu mendengar semua yang di katakan om Satya, matanya berkaca-kaca bila mengingat semua yang sudah di berikan keluarga Bimo.


Selama ini dirinya selalu mencari tahu siapa sebenarnya yang telah begitu baik mau mengeluarkan begitu banyak uang untuk membiayai sekolah dan kuliah nya yang bahkan uang itu masih cukup memenuhi kebutuhan dapur keluarga nya.


"Jadi selama ini yang menolong ku ternyata keluarga Bimo, aku merasa semakin berhutang kepada sahabat ku ini, aku semakin salut terhadap semua kebaikannya."


"Jadi aku membawamu kesini karena ingin mengajakmu menjadi asisten pribadi ku," kata Bimo ditengah keterkejutan Andre.


''Tapi apakah aku bisa dan mampu untuk bekerja menjadi asisten mu?." dengan ragu Andre menjawab.


"makanya kamu aku bawa ke sini agar bisa mulai belajar bagaimana menjadi asisten pribadi yang terbaik," kata Bimo kembali.


"Aku akan mengajarimu semua yang aku ketahui,'' kata om Satya.


Andre berdiri dari kursinya kemudian membungkuk kan badan ala Jepang dan berkata.


"Terima kasih atas semua yang sudah di berikan kepadaku dan keluarga ku, aku akan bekerja sebaik mungkin untuk bos Bimo," kata Andre


Meskipun itu tampak seperti bermain main namun dalam hati Andre sungguh sungguh ingin melakukan yang terbaik untuk Bimo.


"Aku akan bekerja sebaik mungkin untuk membantu perusahaan ini tambah lebih baik lagi, dan akan belajar menjadi seorang asisten CEO semaksimal mungkin."

__ADS_1


Setelah semua yang perlu di bicarakan dengan Om Satya selesai Bimo berjalan menuju ruangannya ya ruangan CEO, sedangkan Andre masih berada di sana untuk menerima pelajaran pertama nya.


Di depan ruangannya Bimo di sambut sekertarisnya yang bernama mbak Diah.


Mbak Diah sudah menjadi sekertaris tuan Haryo cukup lama, dan cukup piawai di bidangnya.


"Selamat pagi Pak Bimo ," sapa mbak Diah.


"Pagi mbak Diah, apakah ada berkas yang harus aku tanda tangani?,"


"Ada pak , kebetulan sudah saya siap kan di meja bapak," kata mbak Diah.


Bimo memasuki ruangannya, terlihat di mejanya sudah ada beberapa tumpuk berkas yang perlu di tandatangani.


Sekitar satu jam setelah semua berkas selesai di tanda tangani, Om Satya dan Andre menyusul ke ruangan Bimo.


"Bagaimana dengan pelajaran pertamamu dari om Satya ndre..?," tanya Bimo kepada Andre.


"Alhamdulillah..semua bisa aku tangkap dengan baik, aku akan berusaha mengejar ketertinggalan ini, dan siap membantumu," jawab Andre dengan senyuman.


"Bagaimana dengan hasil penyelidikan orang orang Om Satya tentang PT KSAJ," tanya Bimo kepada Satya.

__ADS_1


"Ya memang saat ini PT KSAJ mengalami krisis dan bangkrut, bahkan aku dengar kantor cabang nya banyak yang sudah di tutup atau di gabungkan, tapi Om merasa ada yang aneh dari kebangkrutan itu."


"Aneh ..? maksud Om apa?


"Bangkrut nya terlalu mencolok, seperti sedang di sabotase pihak tertentu, itulah yang masih di selidiki oleh anak buah Om," kata Satya.


"Baiklah Om, aku percayakan itu pada om Satya, hubungi aku bila ada berita.


Hari sudah siang, karena hari pertama bagi Andre maka Bimo pulang dan mengajaknya.


Selama di perjalanan Andre mengutarakan apa yang ada di pikiran nya.


"Aku mau tanya sesuatu kepadamu apakah boleh?," kali ini Andre bertanya dengan sedikit berbeda, terang aja Bimo adalah bosnya sekarang.


Bimo tergelak mendapati sikap Andre yang berubah.


"Santai aja kita hanya berdua bro, tanya apaan sih?


___________


**Selamat membaca jangan lupa like vote dan koment-nya....

__ADS_1


Selamat tahun baru semoga tahun depan menjadi lebih baik lagi bagi kita semua, semoga Allah SWT mengangkat semua keburukan di muka bumi ini.


Happy reading**........


__ADS_2