Jagoanku Ternyata CEO

Jagoanku Ternyata CEO
47. Hati yang hancur


__ADS_3

Bimo yang datang awal melihat ke arah ruangannya Meytta yang ada sedikit kacanya, meskipun kaca itu agak buram namun cukup untuk melihat gambar siluet orang yang di dalamnya.


"Memangnya Meytta belum datang ya ?," tanya Bimo sedikit penasaran, karena tak biasanya Meytta datang terlambat ke cafe D'JOSs tanpa memberitahukan lebih dulu.


"Iya ..ya tumben mbak Meytta belum datang dan tak kasih kabar," jawab Ani yang saat itu membereskan sisa makanan di bekas meja salah satu pelanggan nya.


"Coba di cek hpmu, mungkin mbak Meytta memberi kabar, kan kamu pacarnya," kembali Ani berkata.


Bimo segera mengambil hp yang ada di kantong celananya kemudian mengecek apakah ada pesan atau panggilan yang masuk, namun kosong.


Bimo menjadi sedikit khawatir dicobanya menghubungi nomor Meytta.


Tuuut...tuuut....


Suara nada dering tersambung namun tak ada yang mengangkatnya.


Bimo semakin gelisah.


"Tak biasanya seperti ini, apakah terjadi sesuatu padanya?, atau mungkin Meytta sedang tertidur, tapi biasanya enggak deh jam segini tidur," suara batinnya berkecamuk.


Hari sudah mulai gelap, nampak dari jauh Meytta berjalan dengan lemas, tak bersemangat.


"Lah....itu mbak Meytta..!," teriakan Ruri mengagetkan semua yang ada di sana.


Bimo merasa lega melihat nya, namun melihat muka Meytta yang sayu dan sembab seakan habis menangis membuat hatinya kembali bertanya tanya.

__ADS_1


Meytta tersenyum meski sedikit di paksakan.


FLASHBACK...


Di rumah yang yang cukup mewah dengan cat berwarna merah muda dipadu dengan warna maroon Adrian tampak keluar dari mobilnya.


Tidak biasanya Adrian pulang ke rumah lebih awal dari biasanya, wajahnya terlihat gelisah dan tidak tenang.


Segala permasalahannya di kantor membuat kepala nya terasa pusing.


"Assalamualaikum..,"


"Waalaikumssalam ..eh papa, tumben pulang cepat," tanya Qonita Isnaini istri dari Adrian Subekti.


Melihat raut wajah suaminya yang tegang dan gelisah, Qonita hanya tersenyum mendekat tak bertanya apapun, kemudian membantu melepaskan jas dan dasi nya lalu menyimpan sepatu yang sudah di lepas Adrian.


"Papa ..mau di buatkan minuman apa?,"


"Teh hangat aja," jawab Adrian singkat sambil menghela nafasnya.


Qonita berdiri berjalan menuju dapur dan berkata ke pada Bik Iyem, salah satu pembantu di sana.


"Bik Iyem tolong bapak di buatkan teh hangat ya, nanti kalau sudah jadi langsung di bawa ke depan saja ," kata Qonita kepada pembantunya itu.


"iya Bu nanti langsung saya antar ke depan," balas Bik Iyem dengan segera.

__ADS_1


Bik Iyem adalah pembantu di sana yang sudah bertahun tahun bekerja di keluarga itu, dari saat Meytta bayi sampai sekarang.


"Tumben Bapak jam segini sudah pulang, biasanya habis magrib baru sampai di rumah bahkan kadangkala sampai malam hari baru pulang," bik Iyem berbicara sendiri.


Meytta yang kebetulan keluar dari kamarnya mendengar bik Iyem bicara sendiri.


"Ada apaan sih bik, kok ngomong sendirian," tanya Meytta karena penasaran.


"Eh..non Meytta kirain siapa sampai bibik kaget," kata bik Iyem sambil memegang dadanya.


Meytta tersenyum melihat tingkah bik Iyem yang terkesan lucu tersebut.


"Itu loh non, papanya non Meytta tumben jam segini sudah pulang kan ngak biasanya ," jawab bik Iyem lagi sambil tersenyum kepada Meytta.


Mendengar papanya pulang Meytta langsung menuju ruangan dimana papa dan mamanya berada.


Meytta berjalan ke ruang depan tersebut, sebelum sampai di ruang depan Meytta mendengar perbincangan, dirinya menghentikan langkahnya semua yang di perbincangkan papa dan mamanya terdengar jelas di telinganya.


Bahwa saat ini perusahaan papa nya sedang ada masalah dan menuju kebangkrutan,tapi yang paling mengagetkannya adalah tentang rencana perjodohan nya dengan anak rekan bisnis papanya, untuk menyelamatkan bisnis papanya tersebut.


Air mata bening mengalir di pipinya dan membuat dadanya terasa sesak, Meytta menangis sambil meninggalkan ruang tersebut menuju kamarnya.


__________


Selamat membaca jangan lupa like vote dan koment-nya.....

__ADS_1


Happy reading......


__ADS_2