Jodoh Dari Remaja

Jodoh Dari Remaja
Part 133 Menjenguk Kalila


__ADS_3

Aska dan Raya pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Kalila.


"Sayang apa Kalila baik-baik saja?" Raya terlihat cemas.


"Raya istriku yang polos dan naif, Kalila itu hanya bersandiwara mencari perhatian Rama saja. Aku pastikan dia tidak apa-apa"


"Sayang kenapa kau jahat sekali mengatai Kalila bersandiwara?"


"Kau lihat saja sendiri jika tidak percaya"


Keduanya tiba di depan kamar rawat Kalila. Raya bergegas membuka pintu dan ia mendapati Kalila sedang makan dengan lahap. tak ada Rama di ruangan itu.


"Uhukk!" Kalila tersedak karena terkejut mendapati Raya dan Aska di hadapannya sekarang.


Kalila segera meminum air putih di gelasnya.


Ia mengatur napasnya dan sebisa mungkin membuat wajahnya terlihat lemas, pucat dan tidak bergairah.


"Kakak kalian kemari?" dengan suara yang di buat selemah mungkin.


"Sudah ku katakan pada mu Raya gadis ini hanya bersandiwara..." kata Aska melirik sinis ke arah Kalila dan piring yang sudah kosong di depan Kalila.


Raya menyikut perut Aska agar suaminya itu tutup mulut.


"Hehehe jangan hiraukan kakak mu, Kalila bagaimana keadaan mu?"

__ADS_1


"Aku masih lemas kak, tapi nanti siang sudah bisa pulang"


"Dimana Rama?" tanya Aska.


"Kak Rama aku minta untuk pulang beristirahat saja, ia sudah menunggui ku sejak kemarin"


"Oh bagus bukankah rencana mu berhasil Kalila?"


"Sayang sudah hentikan!" Raya mulai kesal pada Aska yang terus menyindir adik sepupunya itu.


"Syukurlah kalau kau baik-baik saja. Rama mengabari kami semalam dan kami sangat cemas"


Dia bilang kami? jelas-jelas dia sendiri yang cemas, aku sudah berulang kali mengatakan jika gadis bodoh ini hanya bersandiwara.


Ponsel Aska berbunyi, ada telepon dari Tan. Ia harus bergegas kembali ke Admaja Group.


"Tidak perlu sayang, pergilah aku akan minta sopir menjemput ku"


"Baiklah, hati-hati" Aska mengecup kening Raya sambil mengusap lembut rambut Raya.


Kalila menghela napas perlahan. Ia merasa tertohok dengan pemandangan manis di hadapannya.


Kapan aku bisa seperti kalian berdua? aku juga ingin kak Rama memperlakukan ku seperti kak Aska memperlakukan kak Raya.


"Kakak ipar boleh aku bertanya sesuatu?"

__ADS_1


"Katakan Kalila ada apa?"


"Aku hanya ingin tahu bagaimana kakak bisa merubah orang seperti kak Aska menjadi lembut dan penyayang?"


"Merubah?" Rya mengerutkan keningnya.


"Kak Aska orang yang cuek, dingin, menakutkan dan semena-mena kepada orang lain. Tapi aku melihatnya menjadi sosok berbeda ketika ia bersama mu"


Raya tersenyum, ia sendiri terkadang juga bingung Aska bisa seperti dua sosok berbeda. Ia bisa Dangan penyayang pada istri dan anaknya tapi ia juga bisa tegas dan beringas ketika sudah berhubungan dengan Admaja Group.


"Mungkin karena aku tulus memeperlakukannya jadi Aska juga begitu pada ku dan anak-anak"


"Tulus?"


"Iya Kalila jika ku menyayangi orang dengan tulus maka kau juga akan mendapat kebaikan dari orang yang kau sayangi itu"


Kalila mengangguk, ia menatap takjub pada Raya.


Jelas kak Aska sangat tergila-gila pada mu kak, kau sangat baik, sabar dan penyayang. Kau juga penuh semangat dan pantang menyerah kau wanita yang sungguh hebat kak Raya.


"Oh ya bagaimana dengan mu dan Rama? apa hubungan kalian sudah ada perkembangan"


"Apa kak Raya mendukung kami seperti kakak mendukung Tan dan Yuki?"


"Tentu saja Kalila , aku akan mendukung mu dan Rama papun yang terjadi! kau harus semangat! sama seperti Yuki dan Tan yang akhirnya mereka berjodoh. Seperti ku dan Aska yang juga berjodoh"

__ADS_1


Kalila tersenyum puas rasanya menyenangkan jika sudah bercerita dengan Raya. Kalila juga berharap jika dirinya berjodoh dengan Rama.


__ADS_2