Jodoh Dari Remaja

Jodoh Dari Remaja
Bab 178


__ADS_3

Kai pulang bekerja ia melihat Nara sudah bersiap dengan dress panjangnya. Wajahnya juga sudah di rias terlihat begitu manis dan cantik.


"Kau mau kemana?" tanya Kai.


"Aku ingin mengajak anda makan malam di luar"


"Makan malam di luar?"


"Iya" jawab Nara dengan wajah berbinar.


"Hen pesan tempat di salah satu restoran langganan ku"


"Tidak perlu, aku yang akan mentraktir anda jadi jangan di restoran langganan anda pasti menunya sangat mahal"


"Mentraktir ku kau bilang?"


"Iya, hari ini aku berulang tahun jadi aku akan mentraktir anda"


Sial! aku tidak tahu kapan hari ulangtahunnya! -Kai-


Kai menahan tawa mendengar Nara ingin mentraktir dirinya. Begitu juga Hendra yang terlihat tersenyum.


"Baiklah aku ikut dengan mu"


"Bisakah kita tidak perlu mengajak sekretaris Hendra?"


Hey nona kenapa aku tidak ikut di traktir juga? aku ingin melihat seperti apa makan malam kalian. -Hendra-


"Baiklah dia memang banyak makan, kau jangan sampai mentraktirnya atau kau akaan bangkrut!"


"Kalau begitu saya permisi tuan"


"Hmmmm"

__ADS_1


Jadilah malam itu Kai mengemudikan mobilnya sendiri dan bepergian dengan Nara.


Nara mengajaknya berbelok ke sebuah restoran sederhana.


"Disini tempatnya?"


"Benar, ayo"


Kai mengamati rumah makans sederhana itu. Meja kursi dan menunya juga standard saja.


"Anda tidak suka makan disini?"


"Kalau aku bilang suka apa kau percaya?"


"Tidak juga tapi ini ulang tahun ku jadi suka atau tidak aku yang mentraktir mu"


Kai meraih ponselnya dan mengirim pesan singkat pada Hendra.


[Maaf tuan tapi nona saja penjual bunga masa anda mau memberikannya bunga? bagaimana kalau perhiasan saja?]


[Baiklah terserah padamu, booking meja di restoran Bern, besok aku ingin makan malam dengan Nara disana]


"Apa anda sedang sibuk?" Nara memperhatikan Kai yang memainkan ponselnya sejak tadi.


Kai meletakkan ponselnya lalu menikmati pesanan yang sudah di sajikan.


"Lumayan masakan disini tidak buruk" kata Kai yang terlihat senang.


"Apa aku boleh pulang ke rumah bapak malam ini?"


"Oh kau mentraktirku makan malam untuk merayuku agar aku mengizinkan mu pulang?"


"Bukan begitu! aku memang ingin makan malam dengan anda, kalau aku tidak boleh pulang tidak apa"

__ADS_1


Kai diam saja sampai selesai makan malam dan keduanya berada di mobil.


Kai membelokan mobilnya di toko khusus oleh-oleh.


"Pilih sesukamu aku akan menunggu disini"


"Aku harus beli apa? untuk siapa oleh-oleh ini?"


"Untuk keluarga mu"


Nara tersenyum tidak menyangka Kai memberinya izin pulang.


"Baiklah terimakasih"


Nara meraih keranjang belanjaan dan bergegas meraih beberapa makanan khas kesukaan bapak dan ibu Dewi. Ia juga membeli beberapa baju untuk bapak dan ibunya.


"Sudah selesai" kata Nara.


Kai membuka dompetnya dan menyerahkan benda itu pada Nara.


"Ah tidak, aku tidak berani membuka dompet anda"


"Kau tidak mencurinya, aku memang memberikannya pada mu pakai saja sesuka mu"


Nara meraih dompet itu dengan ragu dan menuju kasir. Selesai membayar ia mengembalikannya pada Kai dan menjelaskan berapa uang yang ia pakai tadi.


Malam itu Kai mengantar Nara pulang ke rumah Kusmanto.


Setibanya di rumah orangtuanya Nara di sambut di depan rumah oleh Kusmanto dan Dewi. Seperti biasa mereka beramah tamah pada Nara dan Kai.


Baca juga ya novel karya Thor yang lain:


__ADS_1


__ADS_2